in

Review Novel Sang Penyihir dari Portobello Karya Paulo Coelho

Rating: 3.56

Bagaimana kita dapat memastikan bahwa kita tidak sedang berbohong kepada diri sendiri, meskipun identitas kita masih abu-abu? Ini merupakan tema utama dalam novel Sang Penyihir dari Portobello oleh Paulo Coelho yang sudah dikenali orang banyak orang di dunia. Novel ini menceritakan tentang Athena, seorang wanita enigmatik yang menjadi topik perbincangan baik oleh mereka yang mengenalnya secara dekat maupun oleh orang-orang yang sama sekali tidak mengenalnya.

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Buku Sang Penyihir dari Portobello, pertama kali diterbitkan pada 1 September 2006 dengan judul A Bruxa de Portobello, merupakan salah satu karya tulis terkenal dari Paulo Coelho. Buku ini telah diterjemahkan ke berbagai macam bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, dan versi terjemahannya diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama pada 30 Desember 2018. Dengan tebal 304 halaman, novel ini mengisahkan tentang seorang wanita yang lahir di Transylvania dari ibu Romani dalam suku gipsi tanpa melalui proses pernikahan. Tokoh utamanya, ditinggalkan oleh ibu kandungnya karena ayahnya adalah seorang asing (gadje), kemudian ia diadopsi oleh pasangan kaya raya dari Lebanon.

Sebelum kita kenali cerita ini lebih lanjut, kita kenalan dulu dengan sosok Paulo Coelho, yuk! Simak profilnya di bawah ini ya! Setelah itu, baru lanjut baca ulasan buku Buku Sang Penyihir dari Portobello sampai selesai!

Profil Paulo Coelho – Penulis Novel Sang Penyihir dari Portobello

Paulo Coelho, seorang penulis Brasil, lahir pada tahun 1947 di Rio de Janeiro. Sebelum mengabdikan dirinya sepenuhnya pada bidang sastra, dia terlibat dalam berbagai profesi seperti sutradara dan aktor teater, penulis lirik, dan jurnalis. Pada tahun 1986, Coelho melakukan perjalanan ziarah ke Santo Yakobus dari Compostela, pengalaman ini kemudian diabadikan dalam bukunya yang berjudul The Pilgrimage. Pada tahun berikutnya, ia menerbitkan The Alchemist. Meskipun penjualan awalnya lambat dan menyebabkan penerbit aslinya membatalkan novel tersebut, tetapi kemudian buku itu menjadi salah satu buku terlaris sepanjang masa di Brasil.

Beberapa judul lainnya termasuk Brida (1990), The Valkyries (1992), By the River Piedra I Sat Down and Wept (1994), kumpulan kolom terbaiknya dari surat kabar Brasil, Folha de São Paulo, yang berjudul Maktub (1994), kompilasi teks Phrases (1995), The Fifth Mountain (1996), Manual of a Warrior of Light (1997), Veronika Decides to Die (1998), The Devil and Miss Prym (2000), kompilasi cerita tradisional dalam Cerita untuk Orang Tua, Anak, Cucu (2001), Eleven Minutes (2003), The Zahir (2005), The Witch of Portobello (2006), dan The Winner Stands Alone (2009). Pada bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2006, Paulo Coelho melakukan perjalanan untuk merayakan ulang tahun ke-20 perjalanannya ke Santo Yakobus dari Compostela pada tahun 1986.

Dia juga mengadakan acara penandatanganan buku secara mendadak, yang diumumkan hanya satu hari sebelumnya, di beberapa kota selama bulan tersebut, memberi kesempatan kepada para penggemarnya untuk bertemu dengannya. Dalam perjalanan ziarah selama sembilan puluh hari, penulis tersebut melakukan perjalanan keliling dunia dan naik kereta Trans-Siberia yang terkenal, membawanya ke Vladivostok. Selama pengalaman ini, Paulo Coelho meluncurkan blognya, Walking the Path – The Pilgrimage, untuk berbagi impresinya dengan pembaca. Sejak awal blog ini, Paulo Coelho telah memperluas kehadirannya di internet dengan blog harian di platform seperti WordPress, Myspace, dan Facebook.

Dia juga aktif di platform media sosial lainnya seperti Youtube dan Flickr, secara rutin ia tidak hanya membagikan tulisan tetapi juga video dan gambar kepada pengikutnya. Dari minat dan penggunaan internet yang intens, muncul proyek baru yang ambisius: The Experimental Witch, di mana dia mengajak pembacanya untuk menyesuaikan cerita dari bukunya, The Witch of Portobello, ke layar. Paulo Coelho memang sangat yakin pada internet sebagai media baru, dan dia menjadi penulis terlaris pertama yang secara aktif mendukung distribusi gratis karyanya secara online.

Sinopsis Novel Sang Penyihir dari Portobello

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Novel Buku Sang Penyihir dari Portobello ini mengisahkan tentang seorang wanita misterius yang bernama Athena, diceritakan dari perspektif orang-orang yang pernah bertemu dengannya. Pusat cerita buku ini adalah tentang pencarian identitas sejati dan keberanian untuk menjelajahi segala kemungkinan yang ada di sekitar kita. Melalui perjalanan spiritual Athena dalam mencari jati dirinya, pembaca diajak untuk merenungkan dan belajar dari pengalaman orang lain untuk saling menginspirasi.

Tokoh utama dalam buku Buku Sang Penyihir dari Portobello adalah Athena, yang menjadi figur spiritual yang dihormati dan sejenis dewi dalam aliran spiritual kuno. Cerita dimulai dengan kematian Athena di awal narasi. Kemudian, bab-bab berikutnya mengungkap kisah Athena melalui sudut pandang orang-orang yang mengenalnya dengan dekat; mulai dari seorang penulis yang jatuh cinta padanya, seorang seniman yang menjadi muridnya, seorang dokter yang juga menjadi mentornya, hingga seorang ahli spiritual yang kesulitan memahami dirinya. Setiap tokoh memberikan pandangan dan pengalaman pribadi mereka dalam berinteraksi dengan Athena, menginterpretasikan dirinya melalui prisma keyakinan dan pengalaman mereka sendiri. Ikutilah perjalanan mereka melalui kisah yang menarik ini!

Kelebihan dan Kekurangan Novel Sang Penyihir dari Portobello

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Pros & Cons

Pros
  • Cerita yang penuh misteri.
  • Terdapat kritik sosial.
  • Memberikan pengetahuan tambahan untuk pembaca.
  • Plot yang sangat halus dan rapi.
  • Gaya pembawaan cerita yang unik.
Cons
  • Terlalu banyak tokoh yang dimasukan. 

Kelebihan Novel Sang Penyihir dari Portobello

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Buku Sang Penyihir dari Portobello karya Paulo Coelho memiliki sejumlah kelebihan yang menjadikannya buku yang mendunia dan direkomendasi untuk dibaca. Novel ini menawarkan cerita yang penuh misteri, dengan karakter utama yang misterius dan penuh teka-teki. Di dalam buku ini, Paulo Coelho mengumpulkan beragam cerita dari individu yang telah akrab atau bahkan tidak mengenal sosok wanita misterius yang menjadi pusat perhatian. Dengan informasi yang berhasil dikumpulkannya, misteri di seputar wanita tersebut mulai terkuak sedikit demi sedikit melalui tulisan dan keterangan yang disajikan.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Lewat hal ini saja, penulis sudah dapat mempertahankan minat pembaca hingga halaman terakhir. Selain itu, Coelho juga menyelipkan kritik sosial yang tajam dalam narasinya, mengajak pembaca untuk merenungkan realitas sosial yang ada. Tak hanya itu, novel Buku Sang Penyihir dari Portobello ini juga memberikan pengetahuan tambahan bagi pembacanya, baik tentang sejarah, teologi, bahkan sampai tentang penciptaan.

Plot dirancang dengan sangat halus dan rapi membuat alur cerita menjadi lancar dan memikat. Terakhir, gaya pembawaan cerita yang unik dari Coelho juga memberikan nuansa tersendiri yang membedakan karyanya dari yang lain, memperkaya pengalaman membaca pembaca. Dengan kombinasi elemen-elemen ini, Sang Penyihir dari Portobello menjadi sebuah karya yang luar biasa dan sangat layak untuk diapresiasi.

Kekurangan Novel Sang Penyihir dari Portobello

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Buku Sang Penyihir dari Portobello karya Paulo Coelho memang menghadirkan banyak keunggulan yang menarik bagi pembaca, tetapi seperti karya tulis lainnya, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kelemahannya adalah penggunaan berbagai nama untuk menjelaskan sudut pandang tertentu. Jumlah sudut pandang yang banyak ini kadang-kadang membuat pembaca merasa kebingungan, karena mereka harus terus-menerus menyesuaikan diri dengan perubahan perspektif yang ada dalam cerita.

Selain itu, tokoh utama dalam cerita ini juga memiliki banyak nama, yang turut menambah tingkat kebingungan bagi pembaca. Penggunaan beberapa nama untuk satu karakter utama bisa membuat alur cerita terasa kompleks dan membingungkan. Meskipun demikian, bagi pembaca yang menikmati tantangan dalam mengikuti narasi yang kaya dan beragam sudut pandang, buku ini tetap menawarkan pengalaman membaca yang mendalam dan penuh makna.

Pesan Moral Novel Sang Penyihir dari Portobello

 

Sang Penyihir dari Portobello

button cek gramedia com

Buku Sang Penyihir dari Portobello memberikan pesan tentang pentingnya bersyukur dan menghargai hal-hal sederhana dalam hidup. Athena, yang sering disalahpahami sebagai penganut ilmu sesat dan penista agama, sebenarnya adalah wanita biasa yang penuh kasih sayang dan integritas. Dia adalah anak yang penurut, istri yang penuh kasih, dan ibu yang sangat menyayangi anaknya.

Melalui kisahnya, buku ini mengajarkan kita untuk tidak cepat menghakimi atau menyebarkan opini tentang sesuatu yang kebenarannya belum kita ketahui. Selain itu, buku ini menekankan pentingnya bersyukur atas hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat mencuci piring, kita diajak untuk bersyukur karena masih memiliki piring yang bisa dicuci, air yang mengalir, dan makanan yang bisa diberikan dan diterima. Ini mengingatkan kita untuk selalu menghargai dan mensyukuri setiap berkah, sekecil apapun itu.

Bagi Grameds yang tertarik ingin membaca dan turut berlarut dengan buku Sang Penyihir dari Portobello, kalian bisa dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Gramin juga sudah menyiapkan buku-buku karya Paulo Coelho lainnya di bawah ini, lho. Yuk langsung saja dapatkan buku-buku terbaik hanya di Gramedia.com! Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

Penulis: Gabriel

 

Rekomendasi Buku

Veronika Memutuskan Mati

Veronika Memutuskan Mati

button cek gramedia com

Veronika yang berumur 24 tahun seakan memiliki kehidupan sempurna, muda, dan cantik, memiliki kekasih yang mencintai dan menjaganya, memiliki keluarga yang menyayanginya, dan bekerja di pekerjaan yang disukainya. Namun ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya, sesuatu yang sudah ia upayakan untuk temukan, tapi nihil hasil.

Maka, pada suatu pagi di bulan November yang diselimuti hawa dingin, Veronika menenggak segenggam pil tidur dan berharap untuk tidak akan bangun lagi. Tapi, bagaikan mimpi buruk tanpa akhir, dia terbangun. Terbangun di rumah sakit jiwa dengan mendengar berita atas hidupnya tinggal beberapa hari lagi.

Apakah di titik ini Veronika berhasil menemukan apa yang hilang dari hidupnya? Atau kah Veronika merasa takut saat dengan pasti tahu kapan kematiannya akan datang? Terinspirasi dari peristiwa-peristiwa dalam kehidupan penulis sendiri, Coelho, buku novel Veronika Memutuskan Mati mencerminkan kekejaman norma yang berlaku di masyarakat.

The Winner Stands Alone: Sang Pemenang Berdiri Sendirian

The Winner Stands Alone - Sang Pemenang berdiri Sendirian

button cek gramedia com

“Kesuksesan adalah racun yang penuh godaan.

Berlatar Belakang Festival Film Cannes, The Winner Stands Alone bukan hanya cerita tentang kemewahan dan dunia glamour para bintang, namun juga menuntun kita ke dalam perenungan dalam tentang kekuatan mimpi- mimpi kita serta nilai-nilai yang kita gunakan untuk mengukur diri sendiri.

Selama 24 jam kita diajak mengikuti jejak langkah Igor, pengusaha telekomunikasi kaya raya dari Rusia, yang merasa terpukul setelah ditinggal istrinya, dan memutuskan untuk menarik perhatian sang mantan istri dengan sebuah rencana gila. Dalam prosesnya, Igor bersilang jalan dengan Gabriela, aktris muda dan ambisius; Jasmine, model dari Rwanda yang menjadi pengungsi di Eropa; Javits, prodser berpengaruh dan korup; dan Hamid, pengusaha yang memulai dari bawah dan sedang berada pada puncak kejayaannya. Kemunculan Igor mengubah hidup mereka selamanya.

Kisah yang intens ini membawa kita ke dalam lingkup orang-orang terkenal, sukses, dan bergelimang uang, namun juga menjadi cerminan mengejutkan tentang kedangkalan dan keganasan dunia di mana manusia saling memakan sesamanya. “

Sang Alkemis

Sang Alkemis

button cek gramedia com

Novel Sang Alkemis menceritakan tentang mimpi, harapan, dan impian seorang anak bernama Santiago, yang mengembala untuk mencari harta karun. Ia melakukan pencarian harta karun setelah seorang peramal mengatakan bahwa Santiago akan menemukan dan mendapatkan harta karun yang tidak akan habis dipakai sampai tujuh turunan. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Melchizedek yang memberikan nasihat bahwa saat seseorang menginginkan sesuatu, alam semesta akan membantu menolong agar seseorang itu dapat meraih impiannya. Mechizedek juga memberikan Santiago dua buah batu untuk membaca tanda dan meminta Santiago untuk tidak menyerah dengan mimpinya dan mengikuti pertanda yang ada. Santiago meneruskan menggembala sampai akhirnya ia bertemu dengan penunggang kuda, Sang Alkemis.

Setiap beberapa puluh tahun, muncul sebuah buku yang mengubah hidup para pembacanya selamanya. Novel Paulo Coelho yang memikat ini telah memberikan inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia. Kisah yang sangat sederhana, namun menyimpan kebijaksanaan penuh makna, tentang anak gembala bernama Santiago yang berkelana dari rumahnya di Spanyol ke padang pasir Mesir untuk mencari harta karun terpendam di Piramida-Piramida. Di perjalanan dia bertemu seorang perempuan Gipsi, seorang lelaki yang mengaku dirinya Raja, dan seorang alkemis––semuanya menunjukkan jalan kepada Santiago untuk menuju harta karunnya. Tak ada yang tahu isi harta karun itu, atau apakah Santiago akan berhasil mengatasi rintangan-rintangan sepanjang jalan. Namun perjalanan yang semula bertujuan untuk menemukan harta duniawi berubah menjadi penemuan harta di dalam diri. Kaya, menggugah, dan sangat manusiawi, kisah Santiago menunjukkan kekuatan mimpi-mimpi dan pentingnya mendengarkan suara hati kita.

Sumber:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/The_Witch_of_Portobello
  • https://www.goodreads.com/book/show/1252043.The_Witch_of_Portobello?ref=nav_sb_ss_1_23

 

Written by Gabriela

Hai, saya Gabriel. Saya mengenal dunia tulis menulis sejak kecil, dan saya tahu tidak akan pernah lepas dari itu. Sebab, segala informasi yang kita dapat setiap hari, salah satunya berbentuk tulisan. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya untuk bisa turut memberikan informasi melalui tulisan saya.

Membuat karya tulis akan selalu menyenangkan bagi saya, karena saya bisa terus belajar melalui kata-kata. Setiap kali menulis, saya akan terlebih dahulu membaca sumber untuk memperoleh informasi yang tepat. Keseluruhan proses merangkai kata tersebut adalah proses pembelajaran yang tak berkesudahan.

Saya suka menulis review buku, karena setiap buku menyajikan dunia yang baru dan memberikan banyak pengetahuan baru. Saya juga suka menulis tentang dunia kuliner dan trivia, karena ada banyak fakta unik, tips, dan juga trik yang bisa saya coba praktikkan.

Keahlian
Review buku
Kuliner
Trivia

Pendidikan
Universitas Multimedia Nusantara

Linkedin: Gabriela Estefania
Instagram: @gaby_tandean