in

Review Buku City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

Rating 3,9/5

 

Grameds, novel romance selalu memiliki ceritanya masing-masing mulai dari romance anak sekolah, romance mahasiswa bahkan hingga romance yang terjadi di kehidupan perkotaan. Genre City Lite ini merupakan kisah romansa yang mengangkat kehidupan kisah cinta perkotaan dimana biasanya berlatar pada kantor-kantor tempat dimana cinta itu tumbuh. Novel city lite ini biasanya dikemas dengan sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami dan konflik yang relate dengan kehidupan sehari-hari, sehingga novel dengan genre city lite ini cocok untuk dibaca untuk mengisi waktu santai dan luang.

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Nah grameds salah satu buku bergenre city lite adalah novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit yang merupakan novel yang menceritakan kisah 2 cowok dan 1 cewek yang terjebak dalam perasaan cinta yang rumit. Nah grameds, penasaran dengan ceritanya? Sebelum kamu memilih membaca buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini lebih lanjut, pada artikel di bawah ini akan membahas mengenai sinopsis, ulasan serta kelebihan dan kekurangan novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit.

Sinopsis Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

Novel ini bercerita mengenai kisah cinta Satrya, Athaya dan Ghilman. Satrya laki-laki 26 tahun ini memang nggak munafik, first impression seorang laki-laki terhadap perempuan pasti tampilan fisiknya dulu sebelum inner beauty.  Namun teori itu terbantahkan ketika Satrya tanpa sengaja meminta bantuan Athaya, seorang IT system analyst yang begitu passionate dengan profesinya, juga dijaga habis-habisan sama cowok-cowok IT yang pada sayang sama “dedek” mereka ini.

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Satrya bisa memilih cewek cantik manapun untuk didekati. Penampilan Satrya yang menawan memang mampu bikin cewek-cewek melirik sekilas kepadanya bahkan Satrya memang sudah menjadi idola para cewek namun ia lebih tertarik dan memilih Athaya. Satrya tertarik pada Athaya terlebih karena Athaya mirip sekali dengan Alisha, sahabat Satrya ketika kuliah yang sayangnya sudah menikah duluan sebelum Satrya sempat menyatakan perasaannya.

Sementara itu sayangnya Athaya diam-diam sudah lama memendam rasa pada Ghilman. Masalahnya, Ghilman sudah punya pacar. Namun tak kalam kemudian, Ghilman putus dengan sang pacar karena alasan yang memang tidak akan bisa membuat mereka kembali seperti dulu. Hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Ghilman dan Athaya adalah Ghilman dikenalkan oleh cucu dari sahabat neneknya dan ternyata wanita itu adalah Athaya. Nenek Athaya dan nenek Ghilman ternyata merupakan sahabat baik bahkan keluarga mereka juga menjalin hubungan baik.

Dari kejadian itu lah Ghilman mulai memberi perhatian lebih pada Athaya namun juga disisi lain Satrya mulai dekat sama Athaya. Siapakah yang akan Athaya pilih? Satrya yang menarik dan fun, atau Ghilman yang baik hati serta gesture-nya yang selalu bikin jantung Athaya deg-degan? Apakah selama ini Ghilman tahu yang selama ini Athaya rasakan? Benarkah dicintai rasanya lebih menyenangkan daripada mencintai?

Di tengah-tengah business district nomor satunya Jakarta, kopi, rokok, meeting, report, after office hour, cowok-cowok rapi dengan kemeja slim fit, kaki jenjang cewek-cewek dengan heels tujuh sentimeter, ada sepotong kisah cinta segitiga antara Athaya, Satrya, dan Ghilman.

“Bahwa dalam hidup itu selalu ada pilihan, seperti sebuah potongan program yang harus diberi validasi if-else agar jelas arah tujuannya. Atau try-catch, selalu ada pilihan untuk mengantisipasi terjadinya error yang tidak jelas alias ketidakpastian dalam hidup” 

Tentang Penulis Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

Penulis buku ini adalah Aqessa Aninda atau yang biasa dikenal sebagai Fairywoodpaperink pada platform Wattpadnya. Aqessa atau yang bisa dipanggil Echa tidak hanya menulis cerita-cerita fiksi pada platform Wattpad namun Echa juga menulis program kode komputer pada hari kerja. Saat ini Echa bekerja sebagai IT Application Developer di Jakarta dan aktif juga menulis blog sejak SMA dan aktif menulis di platform Wattpad sejak tahun 2015.

Karya novel-novel yang sudah Echa terbitkan seperti Secangkir Kopi dan Pencakar Langit yang merupakan novel debutnya pada 2016, kemudian Satu Ruang (2017), Dua Jejak (2019), Back to You (2020), dan Runaway From You (2019).

Echa juga sering memberikan informasi mengenai karya-karya terbarunya melalui media sosial seperti Instagram dan media sosial X. Kamu bisa mengikutinya yaitu @fairywoodpaperink. Serta blognya yaitu aqessa.blogspot.com.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Kelebihan dan Kekurangan Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Pros & Cons

Pros
  • Konflik yang ringan dan mudah dinikmati
  • Menggunakan bahasa sehari-hari dan terdapat catatan kaki
  • Alur yang cepat sehingga tidak membuat pembaca bosan
  • Tokoh dan karakter masing-masing tokoh digambarkan pas dan tidak berlebihan
  • Cover buku yang menarik
Cons
  • Masih ada beberapa typo, penggunaan tanda baca yang tidak tepat dan kalimat yang tidak efektif.

Kelebihan Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Buku ini memiliki konflik dan cerita yang ringan dan sangat mudah dinikmati kala mengisi waktu luang kamu. Novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini berlatar dunia kerja kantoran dan kota metropolitan dengan segala rutinitas dan keseharian masing-masing tokoh. Novel ini membuat pembacanya penasaran dengan apa yang akan terjadi pada Athaya dan kedua laki-laki itu. Karena ceritanya yang santai dan tidak kaku tentu akan membuat pembacanya baper dan senyum-senyum sendiri karena ulah Ghilman atau Satrya.

Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini dituliskan dengan bahasa sederhana dan banyak menggunakan kata-kata sehari-hari termasuk kata-kata gaul. Hal ini membuat novel ini semakin relate dan dekat dengan cerita keseharian kita setiap harinya. Karena menggunakan bahasa gaul, buku ini juga dilengkapi dengan catatan kaki yang akan menjelaskan mengenai beberapa kata asing. Jadi kamu tidak perlu bingung dan repot untuk membuka browser.

Untuk alurnya sendiri, buku ini tidak sama sekali mengandung alur paksaan atau sengaja dibuat-buat setiap kejadiannya. Ceritanya sangat mengalir dan berjalan dengan cepat sehingga sama sekali tidak membuat pembaca merasa bosan. Sisi romantis nya juga dibuat senatural mungkin jadi tidak terkesan berlebihan. Meski cerita mengenai kisah office romance sudah banyak namun cerita pada novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit tetap membuat greget dan penasaran dengan pilihan Athaya.

Untuk karakter dan tokohnya sendiri digambarkan tidak berlebihan dan sesuai dengan keadaan yang serealistis mungkin. Seperti Athaya yang digambarkan sebagai wanita yang kuat menghadapi keluarga dan juga pekerjaannya kemudian menjadi wanita yang realistis dan mandiri. Selain itu penggambaran Satrya dan Ghilman juga sangat pas yaitu sebagai laki-laki yang sudah matang dan siap untuk menjalin hubungan yang serius.

Cover yang digunakan pada buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit juga sangat menarik yaitu ada secangkir kopi, tumpukan pekerjaan yang sangat menggambarkan isi cerita pada novel ini yang menceritakan mengenai kisah cinta yang hadir di lingkungan perkantoran dan pekerjaan.

Kekurangan Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Berbicara mengenai EYD atau tanda baca, typo tentu setiap novel atau buku tidak luput dengan hal itu meski sudah melewati proses panjang hingga akhirnya bisa dicetak dan diterbitkan. Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini juga masih ada beberapa kata-kata yang typo dan kurang tanda baca jadi cukup membingungkan. Selain itu juga ada beberapa kalimat yang masih tidak efektif. Namun dari seluruh kekurangan ini sama sekali tidak mengganggu alur cerita dan keseruannya.

Penutup

City Lite: Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

button cek gramedia com

Grameds, buku ini cocok untuk grameds yang mencari buku dengan konflik yang sederhana dan cerita yang mengalir dengan ringan. Konflik yang ada pada buku ini tidak akan membuat kamu sibuk berpikir namun akan semakin membuat kamu penasaran dengan apa yang akan terjadi nantinya. Tentu buku ini juga akan membuat kamu baper dan senyum-senyum sendiri dengan unsur romansa yang ada didalamnya. Buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit cocok untuk kamu yang ingin mengisi waktu luang.

Jika Grameds tertarik membaca buku Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini, Grameds bisa mendapatkannya di Gramedia.com atau toko buku Gramedia terdekat di kotamu. Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku yang berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Devina

 

Rekomendasi Buku Terkait

City Lite: The Strange Playlist

City Lite: The Strange Playlist

button cek gramedia com

SETIAP ORANG PASTI PUNYA KEINGINAN MENGUBAH KEPUTUSANNYA DI MASA LALU!

Kalau Lasha diberi kesempatan itu, dia akan fokus masuk sekolah yang diincarnya agar masa depannya lebih baik, lebih banyak romantic experience agar tidak stuck di satu orang saja, dan … tidak bertemu Raeshangga.

It’s funny how music could be a time machine. Ketika permohonannya dikabulkan dan dia berusaha memperbaiki jalan hidupnya yang nyaris sesuai harapan, dia melihat Raeshangga dari jauh. Jalan hidup cowok itu ternyata juga berubah tanpa kehadiran Lasha di sisinya.Naskah pernah di-posting di Wattpad dan dibaca jutaan kali. Penulis telah menerbitkan 3 buku best seller di Elex Media. novel City Lite: The Strange Playlist ini memiliki alur yang pas, pembawaan cerita yang mudah dipahami & tidak berbelit atau bertele-tele, feel yang mau disampaikan juga dapat tersampaikan dengan baik.

Satu Ruang

Satu Ruang

button cek gramedia com

Kinan mungkin akan sedikit berbeda dengan tipe perempuan kesukaan Satrya. Gadis itu terlalu lembut, terlihat rapuh, dan sedikit tertutup. Mata kenarinya yang senantiasa menghipnotis sering kali dirundung awan kelabu. Sementara Sabrina mengingatkan Satrya pada sebuah sosok dari masa lalu. Gadis itu penuh semangat, humoris, dan baik hati. Matanya begitu hidup setiap kali ia menceritakan hal-hal yang ia sukai.

Dengan Kinan, Satrya seperti bercermin. Dengan Sabrina, rasanya hari-harinya menjadi lebih cerah.  Ini adalah bagian pertama dari kisah klasik di antara 4 orang yang saling mencari, ada 3 pintu hati yang terketuk, 2 orang yang kehilangan dan terjebak dengan bayangan masa lalu, serta 1 pertanyaan tentang berbagi ruang. “Kalau memang benar perasaan ini namanya sayang, kenapa menyayangimu rasanya begitu menyesakkan?”

Novel yang merupakan lanjutan dari “Secangkir Kopi dan Pencakar Langit” ini akan berfokus untuk mengenal karakter Satrya lebih dalam. Setelah dua kali merasakan patah hati karena dua perempuan yang dicintainya lebih memilih untuk bersama dengan pria lain. Satrya mencoba untuk bangkit dan menyembuhkan luka hatinya, dalam perjalanannya tersebut ia bertemu dengan dua perempuan masuk ke hidupnya.

CITYLITE: DUA JEJAK

CITYLITE: DUA JEJAK

button cek gramedia com

Katanya, untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan kadang perlu dibantu orang lain.Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat.Tapi bukankah kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri? Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan?Ini adalah bagian akhir dari kisah empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain. Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apa pun yang mampu menghapusnya begitu saja.

Written by Adila V M