in

Review Buku The Taming of The Shrew

The Taming of The Shrew – William Shakespeare merupakan nama yang sangat familiar bukan? Siapa yang tidak tahu penulis naskah terkenal itu? Bahkan, hingga kini namanya terus diperbincangkan dan dijadikan sebagai salah satu acuan untuk belajar Inggris. William Shakespeare terkenal dengan nama sebutan sebagai sang penulis puisi dan naskah drama yang sangat populer dan dicintai oleh masyarakat.

Bagi Grameds yang menyukai buku bergenre klasik, ayo kita berkumpul di sini. Buku yang bergenre klasik memang selalu menjadi sebuah genre yang sangat diminati oleh pembaca. Walaupun sudah banyak genre buku lainnya, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan buku bergenre klasik. Meskipun sudah ratusan tahun, genre buku ini tidak pernah termakan zaman. Bahkan banyak dari para pembaca yang lebih menyukai bacaan klasik daripada yang bernuansa lebih modern.

Apakah Grameds tertarik untuk mendapatkan buku The Taming of The Shrew? Yuk, biar semakin yakin untuk memiliki buku ini, langsung simak ulasannya, Grameds.

 

Review The Taming of The Shrew

The Taming of the Shrew adalah sebuah cerita komedi karya William Shakespeare, yang diyakini ditulis antara tahun 1590 dan 1592. Plot utama pada cerita komedi ini menggambarkan kisah cinta antara Petruchio dan Katherina yang berpacaran, si pemberang yang keras kepala dan keras kepala.

The Taming of the Shrew adalah drama yang ditulis dengan baik dan penuh komedi yang mengagungkan pelecehan terhadap pasangan. William Shakespeare menulis cerita ini dengan poin utama mengolok-olok kebiasaan, pernikahan, keserakahan, dan bajingan, terutama pria dan wanita yang sok. Novel ini menceritakan hiburan yang sangat ringan, lelucon yang bahkan tidak memiliki keseriusan, dan bertujuan hanya untuk menghibur.

Meskipun William Shakespeare sudah tidak bisa membuat karya-karya yang melegenda, dan karya-karya lainnya yang sudah berumur ratusan tahun, tetapi karya-karya miliknya tetap bisa dibaca hingga sekarang, dan bahkan masih digemari oleh masyarakat berbagai kalangan. Para

Grameds yang penasaran tentang novel klasik dan juga yang penasaran akan karya-karya dari William Shakespeare, Grameds bisa membaca buku berjudul  The Taming of The Shrew Karya William Shakespeare ini untuk menemukan jawabannya.

The Taming of The Shrew ini merupakan salah satu karya dari Shakespeare yang terkenal. The Taming of the Shrew telah diadaptasi berkali-kali untuk panggung, layar, opera, balet, dan teater musikal mungkin adaptasi yang paling terkenal adalah Kiss Me, Kate karya Cole Porter McLintock, sebuah film komedi Barat Amerika tahun 1963, dibintangi oleh John Wayne dan Maureen O’Hara dan film drama tahun 1967, yang dibintangi oleh Elizabeth Taylor dan Richard Burton.

Novel karya Shakespeare ini ditulis dengan bahasa yang mudah, sehingga dapat dipahami dan cukup menyenangkan untuk dibaca. Cerita di dalam novel ini terasa sedikit terbuka, para karakter menipu dan menyembunyikan begitu banyak hal satu sama lain sesuai dengan narasi lakonnya. The Taming of The Shrew juga memiliki banyak dialog yang sangat lucu dan unik, hal ini dapat menghibur para pembaca.

Novel ini mengeksplorasi cerita tentang pertunangan dan perjodohan lebih dari romansa dan memiliki beberapa masalah psikologis dan sosial juga. Shakespeare menggambarkan masa-masa di mana dia hidup, dan pada waktu itu, Petruchio akan memiliki hubungan yang lebih eksklusif dengan istrinya. Namun, hal ini membuat kontras yang sangat menarik dengan zaman kita. Ceritanya sangat menghibur, mungkin lebih menghibur dan lucu jika dilihat diatas panggung atau menonton film adaptasinya.

Menceritakan tentang Katherina, putri sulung Baptista Minola. Banyak pria, termasuk Tranio, menganggap Katherina sebagai pilihan yang tidak layak untuk menikah karena ketegasan dan keinginan kerasnya yang terkenal. Untuk melawan sifat keras Katherina, Petruchio berpura-pura bahwa setiap hal kasar yang dia katakan atau lakukan sebenarnya baik dan lembut. Katherina setuju untuk menikah dengan Petruchio.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Di Verona, Petruchio mulai ‘menjinakkan’ istrinya Katherina dengan cara memperlakukannya dengan buruk setelah mereka menikah, tidak membiarkannya makan atau memakai apa yang diinginkannya. Semua ini agar Katherina bisa belajar berperilaku dengan cara yang dia dan orang lain anggap ‘pantas’.

Cerita di dalam buku ini mayoritas menceritakan bagaimana kisah Petruchio ‘menjinakkan’ Katherina dengan cara yang buruk. Lantas bagaimanakah kelanjutan cerita ini? Apakah Katherina akan melawan atas perilaku suaminya, Petruchio? Apakah peran gender penting dalam cerita ini? Apakah Grameds penasaran?

Jika Grameds penasaran, Grameds bisa membaca buku The Taming of The Shrew ini dan dapatkan cerita kisah yang penuh dengan drama dan komedi ini dari karya William Shakespeare di Gramedia.com

 

Profil William Shakespeare

William Shakespeare lahir pada 23 April 1564 di Stratford-upon-Avon, ia sering dijuluki sebagai penyair nasional Inggris dan disebut dengan “Pujangga dari Avon”. William Shakespeare dianggap sebagai penulis drama berbahasa Inggris terhebat di seluruh dunia. Karya-karya nya telah terkenal luas di seluruh dunia, banyak dari karya-karyanya sudah di terjemahkan ke dalam setiap bahasa dan sudah dipentaskan di panggung hingga difilmkan.

Shakespeare menulis sebagian besar karya-karyanya diantara tahun 1589 dan 1613. Pada awalnya ia menulis drama-drama bergenre komedi dan sejarah yang akhirnya drama-drama tersebut dianggap sebagai beberapa karya terbaik yang ditulis dalam genre tersebut. Sehingga pada tahun 1608, Shakespeare menulis drama tragedi, di antaranya Hamlet, Othello, King Lear, dan Macbeth. Semuanya dianggap sebagai karya terbaik yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Sepanjang abad ke-20 dan ke-21, karya-karya dari Shakespeare terus diadaptasi dan diteliti kembali oleh pendekatan-pendekatan baru dalam bidang teater dan akademis. Drama-dramanya tetap populer dan dipelajari, dipentaskan, dan ditafsirkan kembali di seluruh dunia. Pada akhir hidupnya, ia menulis tragikomedi dan berkolaborasi dengan penulis drama lain.

Kehidupan Shakespeare berakhir pada umur 53 tahun pada tanggal 23 April 1616. Lima tahun sebelum kematiannya, Shakespeare telah berhenti menulis. Hingga akhir hayatnya Shakespeare tetap menikah dengan istrinya yaitu Anne Hathaway. Menurut keterangan pengurus pemakamannya, Shakespeare jatuh demam setelah bermabuk-mabukan pada tengah malam. Ada beberapa rumor yang menyebutkan, demam hebat yang dialami Shakespeare karena tipus dan pendarahan.

Sang Pujangga dari Avon ini meninggalkan banyak karya-karyanya yang masih terkenal dan melegenda hingga saat ini. Karya-karyanya yang masih ada, termasuk karya kolaborasi, terdiri dari sekitar 39 drama, 154 soneta, 2 sajak naratif, dan sejumlah syair lainnya. Secara umum, karya Shakespeare dibagi kedalam tiga tema yaitu drama komedi, tragedi dan sejarah. Salah satu drama komedi di antaranya adalah The Taming of The Shrew.

 

Sinopsis Buku The Taming of The Shrew Karya William Shakespeare

 

Cinta dan kecerdasan menaklukkan segalanya dalam komedi gemerlap Shakespeare tentang delusi diri dan penyamaran.

Padua memegang banyak pelamar untuk Bianca yang cantik, tetapi Bianca mungkin tidak akan menikah sampai saudara perempuannya yang perawan tua, Kate, menikah. Adakah pria yang cukup gegabah untuk menghadapi Kate?

Katherina terkenal dengan temperamen yang buruk dan diperkirakan tidak ada pria yang ingin menikahinya. Di sisi lain, dua pria bernama Hortensio dan Gremio sangat ingin menikahi adik perempuannya, Bianca

Petualang cerdas Petruchio melakukan tugas itu. Sementara dia mulai mengubah Kate dari pemarah menjadi istri yang penuh kasih, Lucentio muda dan pelayannya yang pintar, Tranio, merencanakan untuk memenangkan Bianca. Apakah rencananya akan berhasil?

 

Kelebihan dan Kekurangan Buku The Taming of The Shrew

Pros & Cons

Pros
  • Buku ini memiliki alur cerita lucu dan ringan sehingga memudahkan dan menghibur para pembaca
  • Buku ini juga ditulis dengan bahasa yang indah namun tetap dapat dimengerti oleh pembaca awam
  • Cerita di dalam buku ini dirangkum dengan singkat dan jelas.
Cons
  • Beberapa orang menilai buku ini memiliki sifat Misogini

 

The Taming of The Shrew dapat dibaca oleh segala kalangan karena kisah ceritanya yang umum, ringan, dan penuh dengan komedi menjadikan buku ini menjadi bacaan umum bergenre klasik komedi. Walaupun cerita di dalam buku ini terdapat cerita misogini, namun ada beberapa hal yang dapat dimaknakan lebih dalam dari cerita ini, contohnya seperti peran gender sangat penting dalam sebuah pernikahan.

Di kehidupan sehari-hari kita juga sering melihat wanita yang dianggap lebih rendah dan dibenci oleh laki-laki dalam hubungannya, entah itu hubungan suami istri atau hubungan lainnya. Hal ini nampak pada tokoh Katherina, yang memiliki sifat tegas dan sikap yang kasar dapat tunduk dan patuh atas perilaku buruk suaminya, Petruchio.

Dalam cerita ini, Sang Pujangga dari Avon ini ingin menyampaikan bahwa dalam suatu pernikahan terdapat banyak macam masalah yang dikemas secara komedi dan penuh tawa. Shakespeare juga membawa cerita ini dengan genre komedi, yang dimana pembaca tidak perlu keseriusan tinggi untuk membaca dan memaknai isi bukunya. Shakespeare juga berhasil menunjukkan karakter-karakter yang ada terasa sangat nyata.

Novel imajinatif ini merupakan salah satu novel yang wajib masuk ke daftar keinginan buku kamu lho, Grameds! Buku ini juga cocok bagi para Grameds yang mungkin menyukai kisah cerita klasik yang bergenre komedi. Jika para Grameds belum membaca karya Shakespeare, buku The Taming of The Shrew ini cocok sebagai awalan para Grameds untuk menekuni karya-karya William Shakespeare.

 

Penutup

Buku The Taming of The Shrew Karya William Shakespeare ini dapat membuat para pembaca meningkatkan pengetahuannya mengenai cerita-cerita klasik bahasa Inggris. Terutama bagi para Grameds yang menyukai buku-buku bergenre klasik komedi. Apabila Grameds membaca buku karya Shakespeare ini, mungkin Grameds akan dapat memahami kisah cinta klasik pada zaman dahulu dan bagaimana indahnya tulisan-tulisan dari William Shakespeare.

Shakespeare merupakan salah satu penyair yang cocok bagi Grameds yang menyukai cerita klasik romansa, namun memiliki makna yang cukup tersirat. Shakespeare selalu berhasil menghipnotis pembaca melalui karya indahnya. Sehingga karya-karyanya selalu dihargai hingga saat ini. Mungkin bagi para Grameds yang penasaran, kenapa sih William Shakespeare sangat terkenal? Grameds bisa coba membaca buku The Taming of The Shrew Dream ini untuk mendapatkan jawabannya.

Itulah sedikit penjelasan dan review singkat tentang buku The Taming of The Shrew Karya William Shakespeare. Semoga penjelasan diatas dapat memberikan pemahaman lebih dalam terkait buku-buku klasik. Apabila Grameds tertarik untuk membaca dan membeli buku ini, Grameds bisa membeli bukunya di gramedia.com.

Karena sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan beragam buku menarik dan berkualitas untuk Grameds. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Jadi tunggu apa lagi? Segera beli dan miliki bukunya sekarang juga!

Penulis: Sabrina Gasella Ghaisani

Sumber Artikel: 

  • https://www.goodreads.com/book/show/47021.The_Taming_of_the_Shrew
  • https://en.wikipedia.org/wiki/The_Taming_of_the_Shrew
  • https://booksandbluess.co.in/2021/09/26/book-review-the-taming-of-the-shrew-william-shakespeare/
  • https://en.wikipedia.org/wiki/William_Shakespeare
  • https://thescientificdetective.wordpress.com/2020/09/04/the-taming-of-the-shrew-by-william-shakespeare-book-review/

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy