in

Review Buku Teka-Teki Rumah Aneh

Teka-Teki Rumah Aneh – Hai, Grameds! Kalau kamu sering membaca, pasti tidak asing dengan yang namanya reading slump. Apa itu? Ternyata, reading slump adalah kondisi yang umum dijumpai di kalangan pembaca, yaitu sulit berkonsentrasi ketika membaca.

Rasanya nggak mood menyentuh buku, apalagi memulai bacaan baru. Sekalinya membaca, susah masuk ke dunia ceritanya. Bawaannya malas membaca deh. Kalau Grameds pernah mengalami reading slump, jangan khawatir. Grameds nggak sendiri, kok!

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ada banyak cara untuk mengatasi reading slump, salah satunya dengan membaca buku yang seru dan fast pace alias plotnya berjalan cepat. Cerita yang seru dan berganti scene demi scene dalam waktu singkat bisa membantu kamu semangat lagi membaca buku.

Tenang, banyak buku yang bisa membantu kamu melawan reading slump, salah satunya Teka-Teki Rumah Aneh karangan Uketsu. Novel yang berbahasa asli Jepang ini telah diterjemahkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama dan mendapat rating baik. Tidak heran, sebab buku ini sangat seru!

Biar kamu semakin yakin untuk membeli buku ini, kamu bisa simak review singkat ini sampai selesai, ya.

Tentang Uketsu

Tidak ada yang tahu wajah Uketsu sebenarnya karena dia selalu memakai topeng putih yang sekilas terlihat menyeramkan dan bodysuit hitam. Dia juga memakai voice changer untuk menyembunyikan identitasnya.

Uketsu sepertinya sengaja menciptakan persona misterius ini. Ini tentu memantik rasa penasaran tersendiri. Bagaimana bisa dia menerbitkan buku tanpa seorang pun tahu identitasnya? Ternyata selama berhubungan dengan editornya, dia tidak pernah bertemu langsung, hanya berkomunikasi daring lewat SNS (layanan pesan instan) atau web conference dengan menonaktifkan kamera.

Penulis asal Jepang ini juga Youtuber yang memiliki 889K subscribers*. Di kanal tersebut, Uketsu membuat berbagai konten misteri dan horor. Tak hanya itu, Uketsu ternyata bisa menari, menyanyi, dan mengaransemen lagu. Lagu-lagunya bisa dinikmati di kanal tersebut. Jadi meski kontennya horor dan sosoknya tersembunyi di balik topeng seram, kontennya cukup menggelitik.

Cek di Balik Pena : Beby Chaesara

Menurut situs Sponichi Annex, Uketsu memiliki nama asli Amana. Dia menulis buku pertama berjudul STRANGE PICTURE (???)yang diterbitkan Futabasha dan laris di pasaran. Buku tersebut bahkan mendapatkan sekuel.

STRANGE HOUSE (???) awalnya cerita misteri yang diunggah ke Youtube Uketsu. Video tersebut mendapatkan views luar biasa, yakni sebanyak 13 juta views*. Cerita tersebut lantas diangkat menjadi novel dan sangat laris hingga menembus penjualan 300.000 eksemplar**. Buku tersebut diadaptasi menjadi film dengan judul SOMETHING IS STRANGE (??????) dan ditayangkan di TV Tokyo.

Novel STRANGE HOUSE (???)kini telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, salah satunya ke bahasa Indonesia dengan judul TEKA-TEKI RUMAH ANEH dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

*per 2 Juni 2023

**sumber: Sponichi Annex, 19 Oktober 2022

Tentang Teka-Teki Rumah Aneh

Judul buku: Teka-Teki Rumah Aneh

Penulis: Uketsu

Jumlah halaman: 224

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 9786020669960

Jika umumnya cerita misteri melibatkan hal-hal gaib dan mistis, TEKA-TEKI RUMAH ANEH sedikit berbeda. Memang ada rumah yang menyimpan misteri, tapi rumah yang satu ini menyimpan misteri di balik arsitekturnya. Penasaran kan, Grameds? Yuk, simak sinopsisnya!

Seseorang hendak membeli rumah second. Namun ketika memerhatikan denah rumah incarannya, dia menyadari ada sesuatu yang aneh. Penasaran, dia pun meminta opini seorang kenalan yang sekaligus penulis hal-hal gaib. Si calon pembeli pun menunjukkan denah rumah aneh tersebut. Grameds, ini saatnya kamu ikutan bingung. Coba deh perhatikan denahnya:

Sumber: Instagram @bukugpu dan @fiksigpu

Nah, sampai sini apakah Grameds sudah melihat keanehan?

Denah ini sekilas tampak seperti rumah biasa. Ada teras, ruang tamu, ruang makan, dapur, toilet, kamar, tangga menuju lantai  dua, hingga garasi. Cukup lengkap dan ruangan-ruangan normal yang selayaknya ada di tiap rumah.

Si penulis hal gaib setuju dan merasa denah tersebut aneh. Awalnya dia mencari tahu sendiri, namun akhirnya dia pun meminta pendapat seorang kenalan arsitek. Sama seperti si calon pembeli, sang arsitek juga merasa ada hal yang aneh.

Ruang-ruang yang tidak simetris, dinding-dinding yang seharusnya tidak perlu, dan potensi ruang-ruang tersembunyi! Di titik ini, si calon pembeli sudah batal membeli rumah aneh tersebut. Tapi si penulis dan si arsitek tidak menyerah untuk mencari tahu teka-teki di balik rumah tersebut.

Rumah aneh itu ternyata mengungkap satu per satu kemungkinan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Hipotesis-hipotesis berubah menjadi fakta, keraguan-keraguan dipatahkan! Tidak hanya itu, apa yang mereka yakini berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan. Rumah aneh tersebut mengungkap rahasia gelap yang mengendap dan terus diwariskan. Berhasilkah si penulis dan si arsitek mengungkap teka-teki tersebut?

 

Review Teka-Teki Rumah Aneh

Pros & Cons

Pros
  • Alur cerita dengan nuansa misteri rumah yang seru dan menegangkan.
  • Bahasa dan penggunaan kalimatnya mudah dipahami.
  • Adanya plot twist yang tidak bisa ditebak oleh pembaca. 
Cons
  • Akhir cerita yang berat, di mana pembaca diajak untuk berpikir. Oleh sebab itu, bagi pembaca yang kurang senang dengan kisah misteri terasa membingungkan. 

Dari sinopsisnya saja sudah bikin penasaran ya, Grameds? Menurut opini pribadi, buku ini memang semisterius dan seseru itu. Itu sebabnya buku ini cocok untuk mengobati reading slump kamu. Novel Teka-Teki Rumah Aneh ini alurnya cepat sehingga membuat pembaca terus ingin tahu kejadian selanjutnya.

Apalagi bahasanya mudah dimengerti dan terjemahannya enak dibaca. Kalimat-kalimatnya simpel sehingga pembaca tidak akan kesulitan menghabiskan buku ini dalam waktu singkat. FYI, formatnya pun unik lho! Banyak bagian yang dibuat dalam bentuk percakapan, kurang lebih seperti naskah drama, yaitu terdiri dari nama dan dialog. Jadi, kalau kamu menggemari genre misteri tapi tidak suka kalimat yang rumit, buku ini cocok untuk kamu.

Selain itu buku ini dilengkapi banyak gambar. Kita diajak ikut meneliti denah seolah bermain detektif-detektifan. Di halaman pertama kita disuguhkan denah rumah yang polos tanpa penjelasan.

Bukalah lembar-lembar selanjutnya, dan kamu akan menemukan semakin banyak gambar denah yang di-break down semakin kecil dan semakin detail. Denah tersebut juga diulas dari berbagai aspek, misalnya dari segi letak, analisis kebiasaan, hingga jumlah jendela.

Benar-benar analisis yang sangat detail, sehingga bagi pembaca yang cuek pasti banyak clue yang terlewat. Jangan khawatir, kalau kamu cuma ingin menikmati misteri tanpa mikir berat, buku ini tetap asyik diikuti.

Setiap buku misteri pasti butuh plot twist. Plot twist bisa menjadi daya tarik tersendiri. Ada pembaca yang memang mencari kejutan itu alih-alih misterinya. Jika kamu salah satu tipe pembaca yang suka plot twist, Teka-Teki Rumah Aneh memenuhi itu. Rumahnya saja sudah aneh, tapi rahasia yang tersimpan di baliknya benar-benar menggegerkan.

Oh ya, meski penarasinya adalah seorang penulis hal gaib, sebenarnya buku ini bukan buku horor. Jadi, Grameds tidak perlu khawatir buku ini akan ada hantu-hantuan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, novel ini banyak memuat denah rumah dan analisis visualnya. Nah, ini sebabnya buku ini mudah dibaca. Ini salah satu kelebihan dan kekurangan. Kenapa?

Buku yang banyak gambar tentu lebih menarik bagi pembaca yang butuh gambaran kasus atau sesimpel suka buku bergambar. Tapi bagi pembaca yang lebih suka banyak tulisan, tentu ini sedikit disayangkan karena seringkali ada gambar yang memenuhi satu halaman. Akibatnya, perbandingan antara gambar dan tulisan bisa mencapai 30:70.

Selain itu, buku ini terbilang tipis. Ini pun bisa dibilang kelebihan dan kekurangan. Pembaca yang suka buku tipis tentu senang karena bisa memenuhi tantangan baca bulanan, misalnya. Tapi pembaca yang suka buku tebal pasti kecewa karena buku ini cepat selesai. Tenang saja, cepat selesai bukan berarti ceritanya abal-abal ya! Ceritanya tetap seru dan tak terduga.

 

Penutup

Tidak diragukan lagi buku ini pantas masuk TBR kamu. Selain fast pace dan seru, novel ini banyak gambarnya dan nyaman dibaca. Jadi kalau Grameds nggak mood lihat tulisan yang segambreng, buku ini adalah penyelamat Grameds dari reading slump.

Novel ini cocok untuk penggemar misteri dan riddle, hal-hal aneh yang menakjubkan, penggemar Asian Lit (sastra Asia) terutama dari Jepang, dan pecinta plot twist. Menurut opini pribadi, buku ini cocok dibaca remaja, tapi tetap perhatikan kategori umur ya! Novel ini disarankan bagi pembaca berusia 17 tahun ke atas. Karena tema ceritanya mengandung unsur kekerasan, harap bijak memilih bacaan ya, Grameds.

Nggak nyangka ya dari denah rumah yang sederhana aja bisa jadi cerita misteri. Penulisnya pantas diacungi jempol. Semoga Uketsu menerbitkan buku-buku baru yang sama serunya, ya!

Nah, kalau Grameds tertarik buat baca Teka-Teki Rumah Aneh, cek deh website gramedia.com. Nggak cuma novel, gramedia.com menyediakan berbagai bacaan, mulai dari novel fiksi, buku self-improvement, buku-buku pelajaran yang membuka wawasan, hingga buku religi. Semua bukunya seru, berkualitas, dan pastinya ori. Semoga Grameds nggak kena reading slump lagi, ya.

Dapatkan bukunya di gramedia.com ya. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Karina Anjani

Referensi

  • https://www.sponichi.co.jp/entertainment/news/2022/10/19/kiji/20221019s00041000037000c.html
  • https://www.gramedia.com/products/teka-teki-rumah-aneh
  • https://www.youtube.com/@uketsu

Rekomendasi Buku Terkait

Teka-Teki Pietr Si Latvia

 

Sinopsis

Teka-Teki Pietr Si Latvia

Siapakah Pietr si Latvia? Apakah dia seorang pencuri? Seorang pemabuk Rusia di bar kotor? Kapten laut Norwegia yang sudah menikah? Mayat bengkok di kamar mandi kereta api? Atau semua itu memang Pietr si Latvia? Superintenden Maigret, seorang ajun komisaris besar polisi pemberani yang melacak musuh misterius dan jejak mayat tersebut, harus menunggu waktu yang tidak sebentar untuk menemukan jawabannya.

Cangklong dan topi,. selamat datang di dunia Superintenden Maigret. Seri novel Maigret pertama karya Simenon yang diterbitkan pada tahun 1930 ini adalah kisah dengan berbagai karakter menarik dan penuh kejutan.

Sherlock, Lupin dan Aku 7: Teka-Teki Kobra

 

Setelah pula, ke London bersama ayahnya, Irene tidak sempat berlama-lama merasakan kegembiraan bisa bertemu kembali dengan kedua sahabatnya, Sherlock dan Arsene, sebab tak lama setelah itu terjadi sesuatu yang merusak ketenangan rumahnya.

Orazio Nelson, sang kepala pelayan yang sangat disayangi keluarganya, tiba-tiba saja menghilang,, setelah meninggalkan sepucuk surat berisikan pesan singkat.

Irene yakin perginya Nelson pasti dilandasi oleh suatu alasan kuat, dan dia memutuskan untuk menyelidikinya, dengan bantuan kedua kawannya. Ketiga remaja impun lantas terlibat dalam sebuah tindak kejahatan misterius ya, terjadi di kawasan Pelabuhan Docks, teka-teki misterius yang tampaknya terkait erat dengan wilayah koloni India yang penuh pesona, nun jauh di sana.

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy