in

Review Novel Violets Karya Kyung Sook Shin

Violet adalah refleksi halus tentang penyakit mental, kekerasan, dan desakan membingungkan yang mendorong rasa kesepian mendalam. Novel ini cukup banyak penggemarnya dengan mengisahkan persoalan patriarki dan sosok perempuan.

Kyung-Sook Shin, sebagai penulis novel Violets memberikan tulisan seolah-olah bergerak sampai menyentuh hati pembaca. Jika pembaca mencari buku atau novel dengan prosa indah dan tidak terlalu berat dengan plot ‘gelap’, novel ini sangat cocok untuk dinikmati.

Pada bagian awal, pembaca akan dihadapkan dengan sesuatu yang ‘tidak diharapkan’ dan membutuhkan waktu sedetik kemudian memulai membaca kembali dan semakin mengerti arah alur cerita yang disampaikan oleh penulis. Novel Violets karya Kyung-Sook Shin ini bisa kamu jadikan sebagai teman baca untuk menemani keseharianmu, lho. Mari kita simak Review di bawah ini!

Mengenal Kyung Sook Shin, Penulis Violets

Sumber: wikipedia.org

Kyung-Sook Shin dilahirkan pada 12 Januari 1963 di sebuah desa dekat Jeongeup, Provinsi Jeolla Utara di Selatan, Korea Selatan. Kyung-Sook sendiri dikenal sebagai seorang penulis novel profesional. Dirinya mengenyam pendidikan di Seoul Institute of The Arts jurusan penulisan kreatif. Bersama dengan Kim Insuk dan Gong Ji-young, Kyung-Sook Shin pernah tergabung dalam kelompok penulis perempuan yang dikenal sebagai Generasi 386.

Kyung-Sook Shin memenangkan penghargaan Munye Joongang New Author Prize untuk novelnya yang berjudul “Winter Fables”. Adapun penghargaan lainnya yang ia raih seperti: Penghargaan Artis Muda Hari Ini dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, Hadiah Sastra Hankook Ilbo.

Selain itu, ia juga mendapatkan beberapa penghargaan lainnya, seperti Penghargaan Sastra Hyundae, Hadiah Sastra Manhae, Penghargaan Sastra Dong-in, Penghargaan Sastra Yi Sang, dan Hadiah Sastra Oh Yeongsu. Kyung-Sook Shin juga memenangkan penghargaan Man Asian Literary Prize pada tahun 2011 untuk novel “Please Look After Mom”, ia merupakan wanita pertama yang memenangkannya.

Sinopsis Novel Violets 

 

Judul Buku: Violets

Penulis Kyung Sook Shin

Jumlah Halaman: 288

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

The Architecture of Love | Di balik Pena

Tanggal Terbit: 22 Februari 2022

Berat: 0.18 kg

ISBN: 978620658124

Lebar: 13.5 cm

Bahasa: Indonesia

Panjang: 20 cm

Oh San-yi sudah lama merasakan penolakan dan rasa kehilangan sejak kecil sekaligus menjadi anak yang tak selalu diinginkan. Saat ini, ia berusia 23 tahun dan bekerja di sebuah toko bunga di tengah hiruk-piruk pusat kota Seoul.

Pada saat musim panas, ada seorang fotografer yang hendak memotret bunga violet di tempat ia bekerja. Pertemuan Oh San-yi dan fotografer menjungkirbalikkan kehidupannya yang monoton dan abu-abu. Oh San-yi mulai merasakan pusaran gairah dan terperangkap dalam obsesi yang menghancurkan.

Kisah ini adalah tentang luka di masa lalu, menceritakan rasa kesepian yang begitu melumpuhkan serta membuat impian yang hancur. Ini adalah kisah Oh San-yi dan kehidupannya yang tragis.

Review Novel Violets

Pros & Cons

Pros
  • Eksplorasi karakter tokoh cukup menarik dan intens
  • Diksi dan gaya bahasa mudah dipahami
  • Sistem patriarki dijelaskan secara detail
Cons
  • Beberapa bagian cerita terkesan canggung

 

Novel Violets karya Kyung-Sook Shin merupakan karya dengan alur cerita lembut, membakar secara perlahan-lahan kemudian meledak dalam hiruk-pikuk keputusasaan. Penulis menceritakan tokoh San yang tumbuh di pinggiran pedesaan kecil. Ia selalu diabaikan oleh ibunya dan ditolak oleh ayahnya karena tidak menjadi anak laki-laki yang diinginkannya.

Lambat laun, ia bertemu dengan Namae, seorang sahabat yang menjadi pelipur laranya. Sayangnya, Namae menolak ekspresi cinta San, sehingga San menemukan dirinya lebih terisolasi dari sebelumnya. San tidak mampu mengatasi rasa kehilangan dan ingatannya tentang Namae.

Novel Violets yang ditulis oleh Kyung Sook Shin mendapatkan nilai 3.63 bintang dari pembaca situs Good Reads. Berdasarkan opini pribadi, buku ini memiliki kelebihan dan kekurangan seperti yang sudah tertera pada tabel di atas.

Dilihat dari novel tersebut, beberapa bagian cerita terkesan mondar-mandir, canggung, dan terkadang menggunakan citra berat. Namun, eksplorasi karakter yang diungkapkan oleh penulis cukup menarik, halus namun intens, sekaligus memberikan nilai kelebihan pada tokoh wanita. Penulis mengubah San yang rapuh menjadi pendukung kuat bagi banyak wanita yang berjuang hidup dalam melawan budaya patriarki.

Apabila pembaca belum menjelajahi novel dari Kyun-Sook Shin, novel Violets ini cukup menghibur pembaca awam tanpa perlu merasakan alur cerita yang membosankan. Sebagai novel terjemahan, diksi dan gaya bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami secara utuh.

Di dalam novel ini juga menceritakan sosok Ibu San yang kecanduan laki-laki. Ia merasa tidak bisa hidup tanpa laki-laki yang merawatnya, sampai mengorbankan anak yang tidak dia inginkan demi mendapatkan apa yang dia mau.

Penulis tidak hanya mengkritik soal sang Ibu, tetapi juga mengkritik organisasi sosial, patriarki, yang mengistimewakan laki-laki atas keinginan dan kebutuhan mereka terhadap perempuan. Penulis menjelaskan soal patriarki secara teliti, lengkap, dan rasa hampa dari perempuan yang tidak berarti tanpa sosok laki-laki. Bahkan, perilaku tercela, pelecehan, dan kekerasan ditanggung oleh perempuan karena sulitnya menentukan sebuah pilihan.

Dalam kasus ini, tokoh San seolah-olah merasa terpukul dengan ketiadaan cinta dari sosok ibunya (dan siapa pun), sehingga merasa ekspresi cinta timbul dari bentuk penolakan sampai kekerasan, sebagaimana mestinya.

Penutup

Nah, itu dia novel Violets karya Kyung Sook Shin yang sudah dipaparkan di atas. Jika Grameds tertarik untuk membaca dan membeli novel karya Chung Serang ini, maka Grameds bisa langsung mendapatkannya dengan cara mengunjungi laman gramedia.com.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia.com menyediakan berbagai macam jenis buku yang diperlukan oleh Grameds, lho. Dijamin original dan tentunya berkualitas. Jangan lewatkan promo diskon menarik dan Gramedia selama periode berlangsung. Yuk, beli sekarang sebelum kehabisan.

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Nama Penulis: Riva Destira Ramadhani

Rekomendasi Novel Lainnya

  • Winter in Tokyo

Nishimura Kazuto, tetangga baruku datang ke Tokyo, Jepang untuk mencari suasana baru. Menurutku, pasti ada alasan lain mengapa ia ingin tinggal di sini. Kazuto sangat ramah, orangnya juga baik, dan cukup diandalkan. Makin lama, aku menyukainya. Semenjak malam natal itu, aku sudah memandangnya dengan cara berbeda. Sulit sekali membayangkan hidup tanpa dia. – Keiko tentang Kazuto.

Sejak awal bertemu, aku memang sudah tertarik dengan Ishida Keiko. Setiap bersamanya akan selalu menyenangkan. Aku tak pernah bosan untuk bertemu dengannya. Namun, masih ada seseorang yang ia tunggu di dalam hatinya. Cinta pertamanya. Aku harap dia segera berhenti memikirkan orang itu dan mulai berpaling denganku. Rasanya hidup tanpa dia sama sekali bukan seperti hidup. – Kazuto tentang Keiko.

  • MetroPop: Mismatch

 

Kenizia dan Giovanni sudah lama bersahabat sekitar belasan tahun. Ken menganggap Gio sebagai pria cerewet yang bisa diandalkan. Tak diduga Gio berencana untuk melamar Ken di acara pernikahan sahabat mereka, Adit dan Risa. Sempat menghindar, Gio selalu saja berusaha keras untuk mendekati Ken. Di tengah kesibukannya sebagai dokter spesialis jantung, Gio tak patah semangat demi menaklukan hati Ken.

Walaupun terlihat canggung, keduanya telah sepakat untuk saling mengenal di luar status mereka sebagai sahabat. Hari demi hari, Ken mulai jatuh hati. Ken selalu mengutamakan Gio dalam kondisi apa pun bahkan saat ia didekati oleh klien kantornya, Panji. Namun, Ken merasa ada kecurigaan di antara hubungan keduanya. Karena tak ingin salah paham, Ken menanyakan langsung kepada Gio. Saat berhasil menemukan jawabannya, Ken ternyata harus merenungi lagi keputusan mereka berdua.

  • Must Be a Happy Ending 2

 

Pasangan suami istri, Lee Yeon Woo dan Kang Seon Jae saling tak cinta satu sama lain. Yeon Woo, perempuan pendiam dan Seon Jae, adalah pria ahli waris perusahaan konglomerat di Korea Selatan. Usia pernikahan mereka sudah memasuki tahun kedua. Yeon Woo sudah tidak tahan lagi dengan perilaku suaminya yang selalu mengabaikannya. Ia pun merasa kalau pernikahan hanya pura-pura. Akhirnya, Yeon Woo pun meminta cerai kepada Seon Jae.

Di depan gedung pengadilan, Yeon Woo dan Seon Jae pun mulai berpisah. Seon Jae mengajak mantan istrinya itu untuk bertemu dengannya suatu saat nanti saat sudah sama-sama bahagia. Seon Jae juga mengirimkan uang sebesar 10 miliar untuk Yeon Woo. Kejadian tak terduga pun muncul. Seon Jae tertabrak truk dan pergi meninggalkan Yeon Woo untuk selamanya. Karena merasa sakit hati, Yeon Woo berdoa dan memohon untuk kembali ke masa lalu sekaligus menyelamatkan Seon Jae.

  • The Star and I

 

“Kulihat dunia dalam matamu dan masa depan dalam senyummu…”

Sejak kecil, Olivia Mitchell tak pernah tahu siapa siapa orangtua kandungnya. Saat memiliki kesempatan bekerja di New York, tanpa ragu ia langsung menerimanya sekagulis ingin mencari kedua orangtuanya. Akan tetapi, mencari seseorang tanpa tahu namanya saja sudah sangat sulit. Apalagi di kota sebesar New York, rasanya sungguh mustahil.

Lambat laun, kontrak kerja Olivia akan segera berakhir. Sayangnya, ia tak ingin kembali Inggris sebelum berhasil menemukan orangtuanya. Itu artinya Olivia mesti mencari pekerjaan baru agar bisa mencukupi kehidupannya di New Tork. Belum cukup memusingkan, Olivia tiba-tiba bertemu kembali dengan sahabat masa kecil sekaligus cinta pertamanya, Rex Rankin yang datang untuk menolong Olivia.

  • Pachinko

 

Pada saat kolonisasi Jepang atas Korea Selatan terjadi, Kim sunja, sosok perempuan muda kelahiran Korea hamil di luar nikah. Ia merupakan putri pemilik pemondokan di desa nelayan kecil dekat daerah Busan. Perempuan itu dipertolongkan oleh takdir saat ia bertemu dengan Baek Isak, rohaniwan muda dan bersedia untuk menikahinya.

Baek Isak memboyongnya ke Jepang. Tak mudah bagi Kim sunja untuk berada di negeri asing. Tanpa seorang pun yang mengenalnya, ia malah didiskriminasi dan harus menghadapi perihnya hidup sambil mengandung.

Rujukan: 

  • https://www.gramedia.com/products/violet?queryID=8e1a62025a2be1fa5a4311d1db513faf
  • https://www.gramedia.com/best-seller/rekomendasi-novel-romantis-cinta/

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy