in

Review Buku My Long Black: Unsent Letters

My Long Black: Unsent Letters – Buku sastra memiliki banyak genre yang disukai oleh banyak orang. Terdapat novel, komik, kumpulan puisi, dan masih banyak lainnya yang dapat dibaca oleh para pembacanya. Kali ini, sebuah buku kumpulan puisi yang memiliki kata-kata indah dan memukau akan menemani waktu luang kamu di saat senggang.

Buku My Long Black: Unsent Letters merupakan sebuah kumpulan puisi yang ditulis dengan indah serta akan membuatmu terpana saat membacanya. Buku ini bahkan dapat membuat hati pembaca tersentuh karena makna yang dituturkan dalam puisi tersebut sangatlah menyentuh jiwa raga diri setiap orang.

Puisi juga dapat dijadikan sebagai media mengekspresikan berbagai emosi di setiap kata yang dituangkan oleh penulisnya. Buku ini memiliki berbagai kumpulan puisi yang cocok untukmu mengekspresikan diri melalui tulisan-tulisan indah yang menggetarkan hati.

Penasaran dengan isi puisi yang ada di dalam buku ini? Segera dapatkan bukunya di gramedia.com, ya.

 

Sinopsis Buku My Long Black: Unsent Letters

Your love is soothing.

You show me that love doesn’t always have to be painful. That love feels good by feeling good about myself first. That receiving is a form of making someone happy too. And it’s okay to demand equal treatment from my partner

Though at times the doubts still consume me, recently I

found myself believing that maybe,

love is possible again

And “hope” is not as scary as he

I can’t wait to share the journey ahead with you.

The Architecture of Love | Di balik Pena

I wish I’ll be around long enough to witness your beautiful

the soul matures gracefully. And keeping you happy, like you

kept me happy and safe all these times

May we root deeper in love,

strong enough to stand firm throughout every weather.

Hope the expiry date won’t have its curse on us.

Thank you for loving me.

the way (maybe) nobody ever did before.

Review Buku My Long Black: Unsent Letters

Buku My Long Black: Unsent Letters merupakan karya Zulie. Buku ini merupakan sebuah kumpulan puisi yang ditulis olehnya dengan indah dan mampu menggetarkan hati para pembacanya. Kata-kata yang ditulis pun juga memiliki makna mendalam sehingga kamu dapat merasakan apa yang disampaikan oleh penulis.

Selain berbagai kumpulan puisi yang indah, buku ini juga dilengkapi dengan berbagai ilustrasi yang menarik dan memanjakan mata. Kamu benar-benar akan tertarik dan terbawa suasana karena kata-kata puitis di dalam buku ini.

Gaya penceritaan yang dilakukan oleh penulis juga sangat bagus dan membuat pembacanya terhanyut oleh kata-katanya. Di dalam buku ini juga memperlihatkan tidak semua cinta berakhir dengan bahagia, namun penulis mampu menggambarkan patah hati yang terlihat indah melalui ilustrasinya.

Profil Penulis

Buku My Long Black: Unsent Letters merupakan karya Zulie. Zulie memiliki pekerjaan sebagai freelance illustrator, perancang grafis, dan membuat berbagai video animasi. Sebelum itu, ia pernah bekerja sebagai fotografer dan guru seni di sekolah dasar (SD). Selain melakukan sesuatu hal yang berkaitan dengan menggambar, ia juga suka membaca komik asal Jepang.

Kesukaannya membaca buku membuatnya memiliki impian ingin menjadi seorang penulis. Kemudian, impiannya itu terwujud dengan menerbitkan sebuah buku yang berjudul My Coffee Affair dan Other Snacks. Buku-buku tersebut merupakan sebuah kumpulan puisi yang ditulis dengan indah dan dilengkapi ilustrasi yang menarik.

Bahkan, buku Coffee Affair sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Vietnam dan bahasa Korea. Setelah beberapa tahun kemudian ia juga menerbitkan beberapa buku salah satunya adalah My Long Black: Unsent Letters.

 

Kelebihan, Kekurangan, dan Rating

Pros & Cons

Pros
  • Terdapat puisi yang ditulis dengan indah
  • Terdapat ilustrasi yang aesthetic
Cons
  • Ditulis dengan bahasa Inggris sehingga membuat sebagian pembaca kurang mengerti.

 

Setiap buku tentunya ada hal yang disukai dan kurang disukai oleh pembaca. Namun, hal tersebut tidak mengurangi rasa suka pembaca pada bacaan favoritnya. Kali ini kita akan membahas kelebihan, kekurangan, serta rating yang terdapat dalam buku My Long Black: Unsent Letters karya Zulie.

Kelebihan dalam buku ini adalah terdapat puisi yang ditulis dengan indah. Puisi-puisi di dalamnya ditulis dengan indah dan puitis. Bahkan, puisi-puisi tersebut memiliki makna yang mendalam sehingga membuat akan membuat pembacanya tersentuh.

Lalu, terdapat ilustrasi yang aesthetic. Tidak hanya puisi indah saja yang ada di dalam buku ini, ada juga ilustrasi aesthetic yang ditampilkan di dalam buku ini. Pembaca pun akan menikmati membaca puisi sambil melihat ilustrasi yang memanjakan mata.

Kekurangan dalam buku ini adalah ditulis dengan bahasa Inggris sehingga membuat sebagian pembaca kurang mengerti. Puisi-puisi yang ditulis dalam buku ini semuanya menggunakan bahasa Inggris, sehingga mungkin akan membuat sebagian pembaca bingung.

Buku My Long Black: Unsent Letters memiliki rating yang bagus di goodreads. Rating yang dihasilkan oleh buku ini sebesar 4.44 dari 5. Hal ini menandakan bahwa pembaca sangat menikmati isi cerita yang ditampilkan dalam buku ini.

 

Penutup

Itulah review singkat dari buku My Long Black: Unsent Letters karya Zulie. Setelah melihat rating pembaca di goodreads, buku ini memiliki antusiasme pembaca yang cukup tinggi. Hal itu dikarenakan puisi indah yang ada dalam buku ini sangatlah menarik.

Buku My Long Black: Unsent Letters merupakan sebuah kumpulan puisi yang ditulis dengan indah serta akan membuatmu terpana saat membacanya. Buku ini bahkan dapat membuat hati pembaca tersentuh karena makna yang dituturkan dalam puisi tersebut sangatlah menyentuh jiwa raga diri setiap orang.

Bagi kamu yang penasaran dengan puisi-puisi indah yang ditulis oleh Zulie. Kamu dapat membaca buku My Long Black: Unsent Letters dengan membelinya di gramedia.com, ya. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Fiska Rahma Rianda

Rekomendasi Buku

1. Kekasihku

 

Buku Kekasihku merupakan karya dari Joko Pinurbo. Buku ini merupakan kumpulan berbagai puisi yang ditulis olehnya. Di suatu perjalanan yang menuju ke sebuah jantung kelengangan, mencapai sebuah bilik dan ruang yang tidak memiliki nama karena kata-kata tidak pernah cukup untuk dijamahnya.

Di dalam sebuah senyap Joko Pinurbo ada suatu kejenakaan. Kejenakaan yang menyemburkan hangat jiwa dan meredakan suatu kelelahan. Hanya sekejap saja, karena kejenakaan itu menelan diri kita ke dalam gelak sendiri.

Sebuah telepon sudah berkali-kali berdering, aku biarkan saja. Sudah sangat sering aku menerima sebuah telepon dan bertanya “Siapa ini?” dan jawabannya hanya “Ini siapa?”

Ada sebuah dering telepon yang panjang dan keras, dalam hatiku “Ini siapa? Tengah malam menelepon. Mengganggu saja.”

Simak terus berbagai kumpulan puisi yang ditulis Joko Pinurbo di dalam buku ini ya!

2. Kawitan

 

Buku Kawitan merupakan kumpulan puisi yang ditulis oleh Ni Made Purnamasari. Dalam puisi yang ditulis olehnya, penyair ini seakan-akan membiarkan alusi menjadi alusi, tidak memberi ketakutan yang kemudian memberikannya sebuah catatan kaki atau tergoda untuk memamerkan itu semua. Di sini juga menampilkan empati sosial yang dijabarkan dengan lembut.

Di dalam kumpulan berbagai puisi ini, Purnama Sari mengajak pembaca untuk keluar dari sebuah tradisi ego dan etnosentris dari banyaknya penyair di Bali pada zaman modern.

Berbagai puisi karya Purnama selalu layaknya jalan berkelok dan ditumbuhi berbagai tanaman hias di kanan dan kirinya.

3. Celana

 

Buku Celana merupakan karya dari Joko Pinurbo. Buku ini merupakan kumpulan puisi yang sederhana dan memiliki banyak makna. Joko memang dikenal dengan karyanya yang memiliki gaya penulisan penuh humor dan nyeleneh. Pemilihan kata yang terdapat dalam buku ini juga menyegarkan.

Tema-tema di dalam puisi ini didominasi mengenai celana, ranjang, perempuan, kuburan, boneka serta pembunuhan. Semua tema yang terdapat dalam puisi-puisi tersebut dibalut dengan jenaka. Di dalam buku ini terdapat 44 puisi karya Joko Pinurbo dan di akhir buku ditutup oleh kata-kata dari Sapardi Djoko Damono.

Berbagai puisi dalam buku ini akan berisi mengenai perjuangan, para aktivis yang hilang, demonstrasi, dan hak untuk bebas berpendapat.

4. Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu

 

Buku Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu merupakan karya dari Joko Pinurbo. Buku ini merupakan kumpulan puisi yang terbit pada tahun 2016. Ia selalu menggunakan kosakata sehari-hari dalam berbagai puisinya.

Ciri khas dari Joko Pinurbo adalah terdapat metafora dengan diksi mendalam di setiap bait-bait puisinya. Kata-kata puitis yang terdapat di dalam buku ini sangatlah lugas dan kritis sampai menggetarkan jiwa. Tidak heran jika pembacanya akan merasakan perasaan yang baru saat membaca kumpulan puisi miliki Joko Pinurbo.

5. Hujan Bulan Juni: Sepilihan Sajak

 

Penulis merupakan seorang pujangga Indonesia yang terkenal dengan karya-karya literasi sajak dan puisinya. Meski ditulis pada tahun 1970-an, hasil karya Sapardi Djoko Damono yang tak lekang dimakan waktu tetap diingat hingga sekarang, bahkan dijadikan panduan bagi sastrawan masa kini. Buku ini berisi kumpulan sajak yang pernah diciptakan oleh penulis untuk mengenang karya-karyanya yang luar biasa.

Hasil karya penulis menjadi pendobrak dalam kesusastraan Indonesia. Pencapaian inilah yang membuat nama Sapardi Djoko Damono menjadi besar dan diakui sebagai salah satu orang paling berpengaruh dalam sejarah kesusastraan Indonesia.

Buku ini diperuntukkan bagi Anda yang menyukai puisi dan ingin memperdalam ilmu sastra, terutama sajak dan puisi. Kehadiran buku ini juga akan menunjukkan keajaiban kata-kata yang ditulis oleh sosok Sapardi Djoko Damono.

Sumber:

https://www.goodreads.com/book/show/75588516-my-long-black?ref=nav_sb_ss_1_28

 

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy