in

Review Novel Crazy Rich Asian Karya Kevin Kwan

Crazy Rich Asians merupakan novel trilogi best-seller karya Kevin Kwan yang diterbitkan pada tahun 2013 kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 2016. Sequel dari novel ini adalah China Rich Girlfriend yang terbit pada tahun 2015 & Rich People Problems, novel terakhir dalam trilogi yang menyusul di tahun 2017.

Di tahun 2018, trilogi Crazy Rich Asians menduduki tiga posisi teratas buku terlaris New York Times. Crazy Rich Asians menjadi novel terlaris internasional dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa. Novel ini juga diangkat menjadi sebuah film yang menjadi film komedi romantis terlaris di Hollywood dalam lebih dari satu dekade.

Film Crazy Rich Asians sangat ramai diperbincangkan oleh masyarakat ketika ditayangkan. Pada tahun 2014, Kevin Kwan diberi gelar  “Five Writers to Watch” dalam daftar Hollywood’s Most Powerful Authors oleh The Hollywood Reporter dan di tahun 2018 ia masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time berkat karyanya itu.

Sudah membaca novel Crazy Rich Asian? Masih ragu untuk membeli novel Crazy Rich Asian? Yuk, biar semakin yakin untuk mendapatkan novel ini langsung simak review ini, ya.

Sinopsis Novel Crazy Rich Asian

 

Jumlah Halaman 480
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit 19 Jun 2016
ISBN 9786020314433
Bahasa Indonesia
Berat 0.3 kg
Lebar 15 cm
Panjang 23 cm

 

“Jadi, keluargamu itu kaya?”

“Kita hanya merasa nyaman.”

“Itu adalah kalimat yang diucapkan oleh orang yang sangat kaya.”

Crazy Rich Asian bercerita tentang Rachel Chu, seorang Profesor dari jurusan Ekonomi yang mengajar di salah satu universitas di Amerika. Rachel Chu diajak oleh sang pacar, Nicholas Young alias Nick, untuk pergi ke negara asal lelaki itu di Singapura. Selain untuk menghadiri pernikahan dari sahabat Nick, Nick juga berencana untuk memperkenalkan Rachel ke keluarganya.

Rachel yang adalah seorang ABC (American Born Chinese) sudah pernah mendengar nama Singapura semenjak negara tersebut menjadi salah satu negara termaju dan terkaya di dunia namun ia belum pernah menginjakkan kaki ke sana. Setelah cukup lama berpacaran dengan Nick, Rachel baru mengetahui fakta bahwa Nick–walaupun nampak sebagai seorang pria biasa di Amerika–sebenarnya adalah putra salah satu keluarga konglomerat terkaya di Singapura.

Di bagian awal novel, kamu akan disuguhi silsilah keluarga bermarga Young, T’sien, dan Shang. Silsilah keluarga ini akan sangat membantu dalam memahami hubungan setiap karakter yang ada. Novel ini juga mengajakmu untuk memahami kehidupan masyarakat Tionghoa dengan sentuhan sejarah dan budayanya yang cukup kental.

Cerita dimulai dengan alur mundur, di sebuah hotel terbaik dan termahal di London, Calthorpe, Pada malam hari ketika hujan turun, datang dua wanita Cina dan anak-anak mereka dalam keadaan basah kuyup sedang meminta kepada receptionist agar menunjukkan letak kamar yang sudah mereka pesan.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Namun, receptionist itu bersikap rasis dan memandang rendah wanita itu, ia berbohong dengan mengatakan bahwa tidak ada pemesanan di hotel tersebut dan memberi rekomendasi pada mereka untuk mencari penginapan murah.

Salah satu wanita itu akhirnya memutuskan untuk menelepon suaminya. Setelah itu, mereka kembali masuk ke dalam hotel. Anak-anak mereka yang berlarian di dalam hotel membuat receptionist itu terganggu dan mengusir mereka. Namun, kehadiran sang pemilik hotel yang sudah lama tidak datang tiba-tiba mengalihkan perhatiannya.

Sebuah kejadian mengejutkan terjadi ketika sang pemilik hotel mengumumkan bahwa ia baru saja menjual hotel itu. Dan wanita yang datang tadi adalah pemilik hotel yang baru, Mrs. Felicity Leong. Receptionist itu sangat terkejut mendengarnya, tidak menyangka bahwa wanita tersebut ternyata mampu memindahkan hak kepemilikan hotel semudah membalikkan telapak tangan.

Kemudian alur cerita ditarik maju dan menunjukkan Rachel dan Nick yang sedang berbincang tentang rencana mereka ke Singapura. Mulanya, ketika Rachel setuju untuk pergi ke rumah Nick di Singapura, ia hanya membayangkan sebuah rumah yang sederhana, berjalan-jalan di sekitar pulau, dan menghabiskan waktu bersama pria yang ia cintai.

Rachel tidak tahu bahwa ternyata rumah keluarga Nick seperti istana, bahwa ia akan lebih sering naik pesawat pribadi daripada mobil, dan ketika tiba di sana ia dimusuhi oleh semua wanita dan mendapat perlakuan buruk karena status sosialnya. Hubungan Rachel dan Nick semakin masuk dalam turbulensi kehidupan sosial ketika Rachel bertemu dengan Eleanor, ibu Nick, yang punya pendapat sangat kuat tentang siapa yang boleh—dan tidak boleh—dinikahi putranya.

Di dunia yang kemewahannya tak pernah terbayangkan oleh Rachel itu, ia juga bertemu dengan Astrid–saudara dari Nick dan perfect woman yang cantik, kaya, pintar, dan memiliki hati yang baik. Rachel tidak menyangka bahwa wanita sesempurna Astrid harus mengalami badai rumah tangga yang begitu menyakitkan. Di sana ia juga bertemu Peik Lin, sahabatnya ketika kuliah yang ternyata termasuk dalam jajaran orang kaya di Singapura.

Ketika Nick melamar Rachel dan mengajaknya untuk hidup bersama di Amerika, hanya ada dua pilihan. Apakah Rachel akan menerima Nick dan membiarkan lelaki itu meninggalkan keluarga yang disayanginya atau memilih melepaskan Nick demi keutuhan keluarga itu?

 

Review Novel Crazy Rich Asian

 

Crazy Rich Asians akan membuat kamu yang merasa relate tertawa karena dalam novel ini Kevin Kwan telah berhasil menunjukkan pengetahuan mendalam tentang kultur Asia Tenggara, terutama etnis Chinese. Tidak heran, sebab ketika menulis novel ini Kevin Kwan terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya dan ingin memperkenalkan budaya Asia ke orang-orang Amerika.

Crazy Rich Asians menjadi novel debutnya setelah ia memutuskan meninggalkan karir sebagai Konsultan Visual. Tak disangka tulisan pertamanya ini mendulang kesuksesan. Ketika membaca novel ini, kamu akan merasa lucu, heran, kesal, sedih dan menemukan banyak sudut pandang menarik tentang berbagai aspek khususnya perihal kekayaan dan kebahagiaan.

Pros & Cons

Pros
  • Novel ini memiliki alur dan penokohan yang menarik dan detail
  • Memberikan sudut pandang tentang kekayaan dan kebahagiaan
  • Membawa pembaca ikut masuk ke dalam kehidupan golongan atas
  • Menggabungkan humor, drama, dan romansa dalam dosis yang tepat.
Cons
  • Memiliki jumlah halaman yang cukup tebal dengan banyak karakter tokoh
  • Banyak kata-kata yang tidak familiar dan istilah-istilah yang asing
  • Menggunakan bahasa campuran yang mungkin akan rumit bagi pembaca
  • Konklusi di akhir cerita belum tuntas sepenuhnya

 

Novel ini memiliki alur cerita yang menarik. Penggambaran tokoh-tokoh dan suasananya juga tersampaikan dengan jelas, sehingga kamu akan benar-benar masuk dalam cerita ini. Novel ini dilengkapi banyak catatan kaki sebagai penjelasan untuk kata yang ditulis dalam bahasa asing ataupun istilah lain yang belum pernah kamu dengar.

Serupa pintu baru yang akan membuat kamu mengenal banyak hal tentang kehidupan keluarga kaya raya, novel 480 halaman ini juga dilimpahi berbagai konflik yang menyertainya. Tentang culture clash antara Chinese yang dibesarkan di Amerika (Rachel) dan Chinese yang dibesarkan di Singapura (Nick), tentang kesenjangan status sosial, perbedaan latar belakang keluarga, perselingkuhan, dan hal-hal lain yang mewarnai cerita dalam novel ini.

Ketika membaca novel ini, ada banyak hal menarik yang akan kamu temukan. Mulai dari rumah bak istana milik keluarga Nick yang tidak ter-detect di GPS atau Maps manapun, tradisi menonton mekarnya bunga Wijayakusuma yang dianggap sebagai pembawa keberuntungan, lokasi belanja barang palsu terbaik, pesta lajang di pesawat jet pribadi, penthouse-penthouse mewah hingga pulau-pulau pribadi, dan berbagai kultur eksklusif lainnya.

Namun karena novel ini termasuk novel terjemahan, kamu akan menjumpai kata-kata yang mungkin tidak familiar digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Novel ini juga memiliki banyak karakter tokoh yang terkadang mungkin akan membuatmu lupa. Ada banyak ragam bahasa yang juga digunakan dalam novel ini, bahasa gaul lokal, bahasa Singapura, bahasa Mandarin, bahasa Inggris, dan lainnya yang mungkin akan cukup rumit namun akan memberikanmu cita rasa berbeda dari kehidupan setiap budaya.

Masalah antara Nick dan Rachel yang walau memiliki konklusi di novel ini tapi tak sepenuhnya tuntas. Meski Crazy Rich Asians tak seratus persen sempurna, novel ini berhasil menggabungkan humor, drama, dan romansa dalam dosis yang tepat.

 

Dapatkan novel Crazy Rich Asian di toko gramedia terdekat atau di gramedia.com. Kamu juga bisa beli versi digitalnya melalui ebooks.gramedia.com. Yuk, intip kehidupan keluarga kaya raya dan beli bukunya sekarang juga!

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Ananda Aprilia

Referensi:

  • Kwan, Kevin. 2016. Crazy Rich Asians. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  • https://www.kevinkwanbooks.com/
  • https://international.sindonews.com/berita/1298165/177/mengenal-kevin-kwan-pembongkar-kisah-orang-superkaya-asia

Rekomendasi Novel Kevin Kwan

Kekasih Kaya Raya (China Rich Girlfriend)

 

Sekarang malam pernikahan Rachel Chu.

Ia memakai cincin bermata berlian Asscher-cut, gaun pengantin yang sangat ia sukai, dan memiliki tunangan yang rela kehilangan semua harta warisan demi menikahinya. Namun, gadis itu sedih. Ayah kandungnya, yang tidak pernah ia kenal, takkan mengantarnya menuju altar.

Lalu suatu kejadian mendadak membuat identitas pria tersebut terungkap.

Dan Rachel pun terseret ke dalam dunia gemerlap Shanghai, yang berisi kemewahan tak terbayangkan dan orang-orang yang bukan sekadar kaya raya, mereka kaya tujuh turunan.

Novel Rich People Problems (Masalah Orang Kaya)

 

Rich People Problems dibuka dengan kabar Su Yi kena serangan jantung. Semua orang merasa sisa hidup perempuan berusia 96 tahun itu takkan lama lagi. Maka, anak-anak, menantu, serta cucu-cucunya dari Hong Kong, Bangkok, hingga Australia berdatangan.

Eleanor juga menelepon putranya, Nicholas Young yang sudah beristrikan Rachel Chu di New York untuk pulang ke Singapura. Nick, salah satu cucu Su Yi. Hubungan Nick dengan nenek renggang saat sang cucu lebih memilih Rachel ketimbang tinggal di Singapura.

Tujuan keluarga besar berkumpul cuma satu: menemani Su Yi yang tinggal menunggu waktu, kemudian mendengar apa isi surat wasiatnya. Mereka ingin tahu siapa dapat apa dan berapa banyak.

Dan terutama, siapa yang diwarisi Tyersall Park, rumah asri nan luas dan mewah yang ditinggali Su Yi, Eleanor, dan Nick sampai ia kepincut Rachel di Amerika. Rumah itu tak hanya properti termahal dan paling eksklusif di Singapura, namun juga punya nilai sejarah.

Sex and Vanity

 

Ceritanya bermula pada saat Lucie Churchill di Pulau Capri bertemu dengan seorang pria Asia bernama George Zao. Saati itulah Lucie dan George jatuh cinta, namun hubungan keduanya harus berakhir akibat suatu peristiwa memalukan.

Lalu bagaimana kisah antara Lucie dan George selanjutnya?, Ikuti terus kisahnya di Sex and Vanity, kisah cerita cinta modern yang dibumbui dengan komedi yang sopan.

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy