in

Review Novel Inevitably in Love Karya Cecilia Wang

Inevitably in Love merupakan novel yang ditulis oleh Cecilia Wang. Novel Inevitably in Love menjadi novel debutan atau novel pertama yang ditulis Cecilia Wang, dan berhasil memperkenalkannya sebagai seorang penulis.

Novel Inevitably in Love memiliki total 320 halaman dan diterbitkan oleh Penerbit Bukune. Pada awalnya, novel Inevitably in Love dipublikasikan oleh Cecilia Wang melalui akun pribadinya di Wattpad. Setelah mempublikasikannya, Cecilia Wang mendapat respon yang sangat positif.

Novel Inevitably in Love berhasil menarik hati banyak orang, termasuk pihak penerbit Bukune yang akhirnya menerbitkan naskah cerita Inevitably in Love menjadi sebuah buku. Sama seperti di Wattpad, novel Inevitably in Love dalam bentuk buku fisik juga berhasil menjadi novel yang laris di pasaran.

Novel Inevitably in Love ini sebenarnya merupakan volume pertama yang membuka serial cerita tentang keluarga Tjahrir. Cerita tentang keluarga Tjahrir memiliki latar belakang kehidupan sebuah keluarga terpandang yang harmonis.

Cecilia Wang merangkai cerita Inevitably in Love ini dengan latar keluarga terpandang, kaya raya, dan harmonis, atau setidaknya begitu yang terlihat. Pada kenyataannya, kehidupan keluarga Tjahrir tak sempurna seperti yang terlihat dari luar.

Keluarga kaya raya nan terpandang itu juga memiliki banyak masalah yang meliputinya. Masalah-masalah tersebut juga tidak ringan dan tidak dapat terselesaikan dengan mudah. Diketahui, Rachell Tjahrir, yang merupakan ibu dari Marshall Tjahrir, yang merupakan pemeran utama dalam novel ini memiliki kisah cinta yang dapat dibilang tidak sukses.

Suami Rachell Tjahrir atau ayah dari Marshall Tjahrir pernah selingkuh. Hal ini kemudian sedikit banyak memengaruhi kehidupan anak-anaknya, termasuk pada kehidupan percintaan mereka. Kisah pertama mengenai keluarga Tjahrir, dimulai dari kisah sang anak sulung, Marshall Tjahrir.

Marshall Tjahrir diketahui telah bercerai dua tahun lalu dengan mantan istrinya yang bernama Tavella Sastrawidjaja. Mereka bercerai, karena Tavella ketahuan mengkhianati Marshall dengan menjalin hubungan dengan lelaki lain, atau berselingkuh.

Setelah dua tahun lamanya mereka berpisah. Marshall kembali dipertemukan dengan mantan istrinya, Tavella. Kedua mantan suami istri yang saling membenci satu sama lain itu harus bertemu, karena sebuah proyek. Proyek tersebut adalah pembuatan kilang minyak yang melibatkan dua keluarga besar dari pihak Marshall dan Tavella.

Dalam proses pembahasan proyek tersebut, Tavella kemudian harus kembali mempertanyakan perasaannya kepada Marshall. Apakah mereka harus kembali bersama, atau berpisah adalah jalan yang terbaik bagi mereka?

Novel Inevitably in Love sangat cocok anda baca di kala anda memiliki waktu senggang. Inevitably in Love dapat memberikan kesan hangat bagi anda yang membacanya.

Profil Cecilia Wang – Penulis Novel Inevitably in Love

Sumber foto: brilio.net

Cecillia Wangsadinata atau yang kerap dipanggil Cecil Wang merupakan salah satu penulis yang masih terbilang sangat muda dan sangat berbakat. Cecilia merupakan lulusan tahun 2016 dari Universitas Pelita Harapan, jurusan Hubungan Internasional.

Cecilia Wang kemudian melanjutkan studi pascasarjana (S2) di University of Edinburgh Law School, United Kingdom, dan berhasil lulus akselerasi selama 2 tahun studi saja, pada tahun 2020. Saat ini Cecilia Wang bekerja di perusahaan Siden, yang berlokasi di New York, Amerika Serikat, sebagai content manager.

Perjalanan Cecilia Wang sebagai seorang penulis tidak lah mudah. Karya tulisan Cecilia Wang diketahui pernah ditolak sebanyak 15 kali oleh sejumlah penerbit, termasuk yang menjadi penerbit karyanya sekarang. Namun, Cecilia Wang pantang menyerah dan melakukan berbagai usaha,

Suatu waktu, ia pun menemukan Wattpad, website yang memungkinkan untuk mempublikasikan karya secara gratis, dan dapat menjangkau banyak orang. Tanpa pikir panjang, Cecilia Wang pun langsung mempublikasikan karya novel yang telah ditulisnya.

Tak pernah ia sangka, bahwa platform digital gratis itu dapat membuka pintu bagi karir kepenulisannya. Novel pertama Cecilia Wang yang berjudul Inevitably in Love berhasil dibaca oleh 1,8 juta orang, dan mendapatkan respon yang positif dari banyak orang.

Kisah Inevitably in Love ini pun kemudian dikenal. Termasuk beberapa pihak penerbit, yang akhirnya menawarkan untuk menerbitkan naskah cerita Inevitably in Love ini. Dari sejumlah penerbit yang mengejarnya, Cecilia Wang memilih Bukune sebagai penerbit karyanya.

Cecilia Wang diketahui terus menjalin kerja sama dengan penerbit Bukune, dan seluruh karya Cecilia sampai saat ini diterbitkan oleh Bukune. Novel Inevitably in Love yang menjadi novel debut Cecilia Wang berhasil laris manis di pasaran.

Setelah kesuksesan novel ini, Bukune kemudian membawa Cecilia Wang ke MD Entertainment untuk dikenalkan dengan kepala kreatif MD Entertainment. Kunjungan Bukune dan Cecilia Wang ke MD Entertainment adalah untuk membahas kesepakatan, agar karya tulis Cecilia dapat diadaptasi menjadi sebuah film.

Pembahasan ini cukup memakan waktu yang lama, yakni hampir 6 bulan lamanya. Pada akhirnya, kedua pihak, Cecilia dan Manoj Punjabi sepakat untuk mengadaptasi 6 buku menjadi film.

Sejumlah karya yang telah ditulis oleh Cecilia Wang, yaitu Inevitably In Love (2015), Invitation Only (2016), Evermore (2017), The Sentimental Things (2018), Sentimental Reasons (2018), Some Kind (2019), Lumiere Blanche (2019), It Only Happens When I Dance With You (2020), I’ve Told Every Little Star (2020), dan Play Pretend (2020).

Sinopsis Novel Inevitably in Love

Marshall Matteo Tjahrir telah bercerai dua tahun lalu dengan mantan istrinya yang bernama Tavella Sastrawidjaja. Mereka bercerai, karena Tavella ketahuan mengkhianati Marshall dengan menjalin hubungan dengan lelaki lain, atau berselingkuh.

Setelah dua tahun lamanya mereka berpisah. Marshall kembali dipertemukan dengan mantan istrinya, Tavella. Kedua mantan suami istri yang saling membenci satu sama lain itu harus bertemu ketika Tavella berjalan menuju kantornya.

Kunjungan Tavella ke kantor Marshall diketahui untuk membatalkan kontrak ayahnya mengenai proyek bersama pihak Marshall. Proyek tersebut adalah pembuatan kilang minyak yang melibatkan dua keluarga besar dari pihak Marshall dan Tavella.

Sebagai CEO dari perusahaan yang dimiliki ayahnya, Tavella berpikir bahwa proyek kilang minyak ini tidak akan berhasil. Maka itu, Tavella sangat ingin membatalkan proyek tersebut. Marshall yang mengetahui itu tentunya merasa geram.

Lambat laun, diketahui bahwa alasan pembatalan proyek itu adalah alasan semata yang tidak benar. Alasan yang benar dibalik pembatalan itu adalah untuk menghindari sang mantan suami, juga untuk menepati janji kepada tunangan Marshall yang bernama Alia.

Alia merupakan sahabat Tavella. Cukup canggung mengetahui bahwa kini sahabatnya menjalin hubungan dengan lelaki yang pernah mengikat janji suci dengannya. Mungkin hal itu juga yang mendasari Tavella berjanji untuk tidak lagi berhubungan dengan Marshall, sekalipun itu hanya bisnis.

Marshall kemudian membujuk dan meyakinkan mantan istrinya itu untuk mempertimbangkan kembali mengenai proyek kilang minyak ini. Marshall bersikeras, agar proyek ini dapat dijalankan.

Dalam proses berjalannya proyek itu, Tavella kemudian harus kembali mempertanyakan perasaannya kepada Marshall. Apakah mereka harus kembali bersama, atau berpisah adalah jalan yang terbaik bagi mereka?

Apa yang mereka ketahui adalah takdir mereka. Proyek bersama untuk membangung kilang minyak di Banyuwangi, ternyata membawa mereka kembali bersama lagi. “Little do they consider, that maybe their love is inevitable“.

Kelebihan Novel Inevitably in Love

Gaya bahasa dan teknik penulisan Cecilia Wang dinilai modern dan mudah dimengerti. Gaya bercerita Cecilia Wang juga dinilai sesuai dengan latar belakang tokoh-tokoh di cerita ini, yang mana penceritaannya khas anak megapolitan.

Cecilia Wang juga mampu membentuk karakter yang kuat, sehingga setiap karakter memiliki keunikannya masing-masing, dan seperti sosok yang benar nyata dan hidup di dunia.

Perkembangan plot dalam novel Inevitably in Love ini dinilai baik, dan lebih baik dibandingkan plot yang dipublikasi di Wattpad. Plotnya lebih rapi, dengan penjelasan tentang detail masa lalu yang ada hubungannya dengan masa sekarang.

Cecilia Wang juga mampu menyajikan cerita yang complicated dalam hal baik. Contohnya dengan memberikan detail rahasia dibalik setiap aksi yang dilakukan para tokoh, jadi para pembaca dapat merasa penasaran akan rahasia yang menghalangi aksi tokoh tersebut. Maka itu, pembaca juga kemudian ingin untuk membaca kelanjutan cerita ini lagi dan lagi.

Desain sampul buku ini dinilai minimalis tapi elegan, dengan menggunakan latar warna biru kehitaman, dan detail tulisan dan ornamen yang berwarna emas. Sampul ini juga dinilai selaras dengan latar belakang para tokoh yang merupakan kaum terpandang.

Kekurangan Novel Inevitably in Love

Beberapa pembaca menemukan bahwa cerita novel Inevitably in Love ini semakin ke belakang semakin tidak berjalan sesuai dengan epilog yang telah dituliskan di awal. Jadi, menimbulkan pertanyaan mengapa tidak sesuai dengan pengetahuan awal pembaca.

Beberapa pembaca juga menemukan beberapa detail yang dituliskan tidak ada kejelasan. Tidak ada penjelasan mengenai kenapa hal itu dapat terjadi. Dalam novel Inevitably in Love ini juga terdapat sarkasme yang dinilai tidak menyenangkan. Sebab, sarkasme tersebut terkait dengan merendahkan strata sosial seseorang.

Dalam novel Inevitably in Love ini juga mengandung adegan dewasa. Jadi, novel ini tidak cocok untuk dibaca kalian yang masih berada di bawah umur. Dalam novel ini juga masih didapati kesalahan penulisan, penulisan yang tidak sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), juga penulisan yang salah dalam Bahasa Inggris.

Pesan Moral Novel Inevitably in Love

Cinta sejati akan menemukan jalannya untuk kembali. Sejauh apa pun, selama apa pun, dan sesulit apa pun rintangan yang memisahkan dua sejoli, jika mereka telah ditakdirkan bersama dan saling mencintai dengan tulus, maka cinta akan mempertemukan mereka kembali.

Hidup tak selalu indah, dan jika begitu, tidak mengapa. Layaknya sebuah film atau buku, tidak selalu happy ending. Tidak apa, terima saja. Jangan lupa juga untuk percaya, bahwa kebahagiaan pasti menunggumu di sana.

Sesungguhnya, selingkuh adalah hal yang begitu kejam. Perselingkuhan akan menghancurkan kehidupan seseorang, dan seseorang itu bukan hanya pasanganmu saja. Layaknya di cerita ini, kehidupan Marshall ikut hancur akibat perselingkuhan ayahnya. Jadi, jangan sekali-kali kamu berselingkuh. Berani untuk memulai, maka harus berani juga untuk mengakhiri.

Bagi kalian yang ingin mengetahui bagaimana kelanjutan kisah cinta Marshall dan Tavella, yuk segera dapatkan novel Inevitably in Love karya Cecilia Wang ini hanya di www.gramedia.com.

Written by Gabriel