in

Review Novel Game Over Karya Valerie Patkar

Novel Game Over adalah novel ketiga yang ditulis oleh Valerie Patkar, yang telat terbit setelah novel pertamanya yang berjudul Claires terbit pada tahun 2018, dan novel keduanya yang berjudul Nonversation terbit pada tahun 2019. Novel Game Over resmi dirilis pada tanggal 3 Februari 2020.

Sama seperti novel-novel karya Valerie Patkar sebelumnya, novel Game Over ini sangat dinantikan oleh banyak orang. Maka itu, pada masa pre-order buku Game Over yang resmi dibuka pada tanggal 6 Januari 2020, dalam waktu tiga menit saja novel Game Over berhasil terjual habis sebanyak 500 eksemplar.

Lagi dan lagi, novel karya Valerie Patkar ini berhasil meraih kesuksesan, karena berhasil menarik hati banyak orang. Novel Game Over juga menjadi salah satu novel yang berada di jajaran novel best seller.

Novel Game Over mengisahkan tentang dua anak manusia yang memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang. Tokoh utama dalam cerita ini, yaitu Glendy Adijunior, seseorang yang memiliki kepribadian sederhana, dan hidupnya spontan atau tidak terstruktur.

Lalu, ada seorang gadis bernama Jeara Nindya Sjah. Jeara memiliki prinsip hidup yang memiliki visi tertentu, dan ia selalu menjalani hidupnya sesuai rencana, serta mandiri. Banyak hal baik yang didapatkan Glendy pada sosok Jeara atau yang ia panggil Jeli.

Novel Game Over diketahui meninggalkan kesan yang sangat personal bagi penulisnya sendiri, Valerie Patkar. Sebab, novel Game Over ini mampu membuat Valerie Patkar sembuh. Valeri menyatakan bahwa berkat novel ini, ia banyak belajar untuk dapat memperbaiki dirinya sendiri menjadi pribadi yang lebih baik, dan yang paling penting, Valerie menjadi lebih bisa menerima dirinya sendiri beserta orang-orang yang ada di sekitarnya.

Selain menyembuhkan luka pada dirinya, Valerie Patkar juga memiliki pesan yang ingin disampaikan melalui novel Game Over ini. Pesan tersebut adalah semoga dengan membaca cerita Game Over ini, banyak orang yang dapat mengubah cara pandang mereka terhadap pemain game online yang umumnya dipandang negatif.

Novel Game Over ini ditulis untuk kamu yang menunggu rangkaian pujian setelah melakukan pengorbanan. Juga, bagi kamu yang selalu gagal dan merasa dunia belum memihak dirimu.

Setiap kata dalam buku ini ditulis untuk kamu yang berteriak menyampaikan keluh kesah. Bagi kamu yang menyukai sesuatu yang diremehkan alam raya.

Belum cukup membenci diri sendiri untuk tidak bisa meraih langit. Bukan karena ia yang terlalu jauh, tetapi karena kamu tidak tahu cara untuk ke sana.

Hiduplah, tertawalah, berbangga hatilah. Bersedihlah, berdukalah, berkecil hati lah. Semua ini adalah bagian dari harimu. Di hari esok, mereka akan menjadi kemarin. Di hari setelah esok, mereka akan menjadi pernah.

Selamat, karena hari ini kamu jadi juaranya.

Profil Valerie Patkar – Penulis Novel Game Over

Valerie Patricia Karina atau yang dikenal dengan panggulan Valerie Patkar adalah penulis wanita kelahiran 1995, yang baru berusia 27 tahun. Valerie Patkar dikenal sebagai salah satu penulis Wattpad yang sukses menerbitkan ceritanya.

Valerie Patkar merupakan sarjana teknik pertambangan. Memang pekerjaannya sebagai penulis ini tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Sebelum dikenal menjadi penulis Wattpad, Valerie Patkar ternyata memiliki cerita unik di balik karir kepenulisannya.

Valerie Patkar diketahui mengawali karir kepenulisannya dengan mempublikasikan karyanya di platform media sosial Ask.fm yang populer pada masa itu. Tak pernah ia sangka, cerita yang ditulis dan dipublikasikan di Ask.fm mendapat banyak respon positif dari sejumlah orang yang membacanya.

Ia menyatakan ada banyak orang yang menanyakan bagaimana kelanjutan cerita tersebut, maka itu ia pun terus melanjutkan kisahnya. Sampai pada akhirnya, ada salah satu teman Valerie yang mengenalkan aplikasi Wattpad kepadanya.

Temannya itu menyarankan Valerie Patkar untuk beralih mempublikasikan ceritanya di aplikasi Wattpad sebagai aplikasi yang paling tepat, karena dapat menjangkau lebih banyak pembaca dan memungkinkan Valerie untuk menyimpan cerita hasil tulisannya. Sejak saat itu, tahun Valerie Patkar mulai serius menekuni dunia kepenulisan di Wattpad.

Valerie Patkar kemudian mulai menulis cerita baru yang bertajuk Claires. Cerita Claires yang menjadi novel debut Valerie Parkar di Wattpad ternyata mampu menarik hati banyak pembaca, termasuk pihak penerbit.

Tidak pernah ia sangka sebelumnya, Valerie Patkar berhasil mendapat tawaran untuk menerbitkan cerita Claires itu menjadi bentuk novel fisik. Meski pada awalnya ia sempat ragu, tetapi akhirnya karyanya itu sukses diterbitkan dan disukai banyak orang.

Bahkam, buku fisik debutan Valerie Patkar tersebut juga mampu terpajang di deretan buku best seller. Novel Claires sendiri mengisahkan seorang gadis bernama Claire Paveitria yang memiliki kekasih bernama Kai Deverra.

Pasangan itu saling melengkapi dan kisah cinta mereka digambarkan hampir sempurna. Namun, kesempurnaan itu malah membuat Ares Nota mencoba untuk menguji hubungan Claire dan Kai.

Cerita Claires, diketahui menjadi populer di kalangan remaja, terutama bagi para fans EXO atau yang disebut EXO-L, karena cerita ini merupakan cerita fiksi yang biasa disebut sebagai fanfiction ini menggunakan visualisasi member EXO untuk setiap karakternya. Maka itu, banyak fans EXO yang tertarik dengan kisah Claires.

Setelah novel Claires sebagai novel debutannya dirilis pada 2018 dan berhasil menjadi best seller, Valerie Patkar kembali menerbitkan novel keduanya yang berjudul Nonversation. Novel Nonversation berhasil terbit pada 2019 dan lagi-lagi meraih kesuksesan dengan menjadi salah satu buku mega best seller.

Setelah itu, Valerie Patkar kembali berkarya dengan menerbitkan buku Game Over pada tahun 2020. Pada tahun 2021, Valerie kembali menerbitkan karya terbarunya yang berjudul Serangkai, yang mengisahkan tentang penerimaan duka sebagai seorang kekasih dan anggota keluarga.

Pada tahun yang sama juga, tahun 2021, Valerie Patkar berhasil menerbitkan novel Lukacita. Selama tiga tahun berturut-turut, Valerie Patkar berhasil memperoleh penghargaan khusus dari Penerbit Bhuana Ilmu Populer Kategori Buku Terlaris.

Melalui karya tulisnya, Valerie Patkar percaya bahwa hal-hal kecil dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya dapat menciptakan kebaikan, menjadi suara yang dapat menenangkan, dan bisa menjadi “rumah” yang nyaman. Maka itu, anda dapat menemukan berbagai karya tulisan Valerie Patkar bukan hanya menghibur sebagai kisah fiksi biasa, tetapi juga mengandung makna yang mendalam.

Sinopsis Novel Game Over

Beberapa tahun ke belakang, Glendy selalu saja meminta ibunya untuk memberi tahu informasi jika menerima undangan pernikahan. Glendy berharap tidak ada satu undangan yang menuliskan nama gadis itu.

Gadis yang seharusnya ia perjuangkan. Meskipun, kini ia tidak tahu lagi apakah masih ada tempat bagi dirinya di dalam hati gadis itu.

Ia yang tak pernah berkeringat, apalagi terburu-buru karena dikejar sesuatu. Sebab, ia terbiasa untuk tepat waktu. Ia yang selalu disiplin kepada dirinya sendiri dan menganggap segala sesuatunya adalah hal yang serius.

Gadis itu adalah Jeara Nindya Sjah, seorang putri dari pasangan suami istri yang merupakan sosok terpelajar dan sukses di bidang media. Sayangnya, ia ditakdirkan untuk bertemu dan berpasangan dengan Glendy Adijunior.

Glendy adalah sosok yang memiliki kepribadian berbeda seratus delapan puluh derajat dengan kepribadian Jeara. Glendy adalah sosok lelaki yang berantakan, yang pikirannya selalu dipenuhi dengan game dota.

Jeara bertemu dengan cowok tengil itu, karena Glendy adalah anak pindahan di kelasnya. Bagi anak nakal itu, tiada hari tanpa dipanggil oleh guru BP. Dari semua keisengan yang dilakukan Glendy kepada sejumlah temannya, akhirnya ia bermuara pada Jeara.

Jeara tentunya sangat risih dengan kelakuan Glendy yang selalu mengganggu Jeara. Mulai dari memanggil Jeara dengan panggilan Jeli, hingga akhirnya memaksa Jeara untuk duduk sebangku dengannya.

Namun, penolakan Jeara akan kehadiran Glendy malah membuat ia kemudian berusaha memperbaiki dirinya. Glendy berusaha sekuat dan sebisanya, agar ia bisa masuk ke kelas unggulan ketika kenaikan kelas nanti. Tujuan Glendy melakukan usaha itu hanya satu, ia ingin berada di satu kelas lagi dengan Jeara.

Melihat segala usaha dan perjuangan yang Glendy lakukan, Jeara akhirnya luluh juga. Jeara kemudian ikut membantu Glendy, agar Glendy dan dirinya dapat mencapai seluruh tujuan mereka bersama-sama.

Sosok Glendy juga berhasil memikat hati Jeara. Glendy dapat memberikan sesuatu yang melengkapi diri Jeara, sehingga Jeara dapat merasa bagian kosong dari dirinya telah terisi.

Mereka berdua kemudian menjadi sepasang kekasih yang saling jatuh cinta. Hubungan mereka telah dijalin dari masa sekolah, maka itu bukan menjadi hal yang aneh jika mereka beberapa kali menemukan masalah.

Hingga, tiba saatnya kekuatan hubungan mereka diuji ketika menemukan masalah yang biasa terjadi, tetapi mereka sedang berada di dalam titik jenuh suatu hubungan. Hal itu membuat masalah itu menjadi sangat berat untuk diatasi.

Glendy kemudian merasa dirinya tak mampu lagi mengimbangi sosok Jeara yang semakin bersinar di kampus. Ditambah lagi, Glendy tertimpa masalah secara pribadi, juga terdapat masalah keluarga yang menyerangnya secara tiba-tiba.

Glendy kemudian merasa bahwa ia harus segera sadar diri, bahwa ia harus merelakan Jeara untuk orang lain yang dapat mengimbanginya, orang jauh lebih baik darinya. Maka itu, Glendy memutuskan untuk menghilang.

Ketika Jeara sudah lelah menghadapi segala sikap Glendy yang kekanak-kanakan, Glendy bersama dengan keluarganya menghilang tanpa jejak. Hal itu sontak menyadarkan Jeara bahwa ketidakhadiran Glendy kembali membuat dirinya tak lagi lengkap. Jeara limbung, tetapi secara perlahan harus menerima kenyataan bahwa mereka berdua harus berpisah.

Kelebihan Novel Game Over

Sama seperti kedua novel sebelumnya yang ditulis Valerie Patkar, gaya penulisannya sangat khas. Gaya penulisan yang puitis, tetapi ringan dan mudah dipahami. Hal ini kemudian dapat membuat para pembaca merasa nyaman ketika membaca novel Game Over ini.

Meskipun sinopsis novel Game Over ini menggambarkan kisah romansa yang kental, tetapi kisah novel ini tidak melulu mengenai hubungan romantis antara Glendy dan Jeara saja. Novel Game Over ini juga mengandung cerita tentang kehidupan dan keluarga.

Novel Game Over ini memuat kisah yang dinilai relate dengan kehidupan nyata yang dialami para pembaca. Maka itu, membaca novel ini dapat membuat para pembaca seperti melihat dirinya sendiri pada sosok tokoh yang ada di novel ini.

Alur cerita novel ini dinilai pas, tidak terlalu cepat, juga tidak terlalu lambat. Dengan alur campuran maju dan mundur juga semakin memperjelas gambaran tentang sosok Glendy dan Jeara. Valerie Patkar juga menyelipkan beberapa adegan komedi yang dinilai pas dan menambah warna cerita dalam novel ini.

Valerie Patkar juga mampu membangun karakter tokoh dengan baik melalui penggambaran jelas, juga melalui dialog yang disampaikan para tokoh. Misalnya, Jeara sebagai sosok yang rapi dan disiplin, dialognya menggunakan bahasa formal. Sedangkan, Glendy sebagai sosok yang jahil, dialognya menggunakan bahasa non formal.

Valerie Patkar menggunakan sudut pandang orang pertama dari masing-masing tokoh. Perpindahan dari sudut pandang Glendy menjadi sudut pandang Jeara, dan sebaliknya dinilai tidak tumpang tindih atau mulus, serta cukup untuk menggambarkan sudut pandang mereka.

Kekurangan Novel Game Over

Dalam novel Game Over ini terdapat kisah yang terkait tentang bunuh diri yang dapat memicu trauma sejumlah orang. Maka itu, cerita novel ini mungkin tidak cocok untuk dibaca oleh anda yang memiliki trauma tertentu terkait hal tersebut.

Beberapa pembaca menemukan kejanggalan pada peran tokoh teman-teman Glendy. Hal ini kemudian membuat mereka mempertanyakan peran tokoh-tokoh tersebut.

Beberapa pembaca menemukan adanya plot hole atau alur yang tidak sesuai, yang dinilai menghilangkan integritas dan kelogisan alur cerita. Sejumlah pembaca juga ada yang menilai alur cerita novel ini sangat klise, sehingga membosankan.

Sama seperti buku lainnya, masih terdapat kesalahan penulisan kata yang didapati pada novel Game Over ini..

Pesan Moral Novel Game Over

Menerima diri sendiri adalah hal yang sulit. Kerap kali kita memaklumi orang lain, tapi malah jarang untuk memaklumi diri sendiri.

Kerap kali kita memandang diri kita rendah, memandang diri kita tidak cukup memenuhi standar tertentu. Mulai sekarang, mari coba untuk menerima diri sendiri apa adanya, terima kekurangan diri, dan nyatakan bahwa diri anda adalah cukup.

Perbedaan bukan lah hal yang buruk, melainkan perbedaan adalah hal yang indah. Jika seluruh manusia adalah sama, kita akan hidup di dunia yang begitu membosankan.

Jika mengingat bahwa tidak ada manusia yang sempurna, kita kemudian dapat memahami bahwa perbedaan pada diri setiap orang dapat saling melengkapi satu sama lain. Begitu juga cara kerja bagi pasangan kekasih.

Pasangan yang dianggap cocok bukan berarti pasangan kita itu memiliki sifat dan sikap yang sama dengan kita. Namun, pasangan yang cocok dan tepat adalah pasangan yang dapat mengisi kekosongan atau melengkapi diri masing-masing.

Bagi kalian yang penasaran akan kelanjutan kisah Glendy dan Jeara, kalian bisa mendapatkan novel Game Over karya Valerie Patkar ini di Gramedia.com.

Written by Gabriel