in

7 Rekomendasi Novel Ringan Indonesia dan Terjemahan

Rekomendasi Novel Ringan Indonesia dan Terjemahan – Dengan kepadatan di rutinitas setiap harinya, seringkali kita membutuhkan hiburan atau hobi yang dapat mengembalikan semangat kita untuk menjalani kesibukan sehari-hari. Sebagai salah satu hiburan yang dapat Grameds lakukan di waktu luang dengan menikmati waktu santai, membaca buku seringkali menjadi pilihan banyak orang.

Buku yang pada umumnya dipilih sendiri adalah buku-buku yang dapat memberikan banyak manfaat, namun juga tidak terlalu berat sehingga harus terus menerus berpikir dan mengeluarkan tenaga. Oleh sebab itu, sekarang kita akan membahas terkait rekomendasi novel ringan yang wajib dibaca untuk mengisi waktu luang berharga kamu! Simak informasi berikut!

Rekomendasi Novel Ringan Indonesia dan Terjemahan yang Wajib Dibaca (Update Juni 2022)

1. The Chronicles of Narnia #1: The Magician`s Nephew

The Chronicles of Narnia #1: The Magician`s Nephew
The Chronicles of Narnia #1: The Magician`s Nephew

Narnia… tanah tempat para Hewan yang Bisa Bicara tinggal… tempat sang penyihir menunggu… dan
dunia yang baru akan terbentuk.
Dalam petualangan untuk menyelamatkan seseorang, dua sahabat dipaksa masuk ke dunia lain, tempat
seorang penyihir jahat berniat memperbudak mereka. Tetapi, Aslan Sang Singa menyanyikan lagu yang
membuat tanah baru tercipta, tanah yang di kemudian hari dikenal sebagai Narnia. Dan di Narnia, segala
hal mungkin terjadi…

 

2. Heartbreak Motel

Heartbreak Motel
Heartbreak Motel

Dalam hidup yang tidak pernah berhenti menyimpan misteri dan menyembunyikan arti, tidak selalu memberikan jawaban atas setiap pertanyaan, dan waktu bergulir—satu jam, satu momen, satu hari, satu minggu, satu bulan—pertanyaan dan permasalahan baru terus lahir sebelum yang lama sempat terurai, Ava menemukan panggilan hati sebagai aktris sejak usianya enam belas tahun.

Berpindah dari satu peran ke peran lain—ada yang dia pilih, ada yang memilihnya—Ava berupaya membuat semua yang tidak dipahaminya tentang takdir menjadi terasa masuk akal. Dia tidak peduli bahwa setiap selesai memikul peran, dia harus menyepi, jungkir balik memulihkan diri di satu tempat yang disebutnya Heartbreak Motel.

Di ulang tahunnya yang ketiga puluh, dimulai dari tempat itu, pertanyaan-pertanyaan baru menyergapnya tumpang-tindih, dihadirkan oleh tiga lelaki yang mengisyaratkan sekaligus mengecoh masa lalu, masa kini, dan masa depannya.

 

3. Eccedentesiast

Eccedentesiast
Eccedentesiast

Kalau banyak remaja Ingin menjadi kaya dan hura-hura, tapi tidak dengan Canva Narendra. Cita-citanya hanya satu, “Mau peluk Mama sama Papa. Anva sayang dan rindu banget sama mereka.

Sejak itulah, ia melakukan apa pun, termasuk belajar yang luar biasa dan mendapatkan penghargaan agar diperhatikan oleh orangtuanya.
Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Canva ditemani oleh sahabat-sahabat dekatnya yang terbentuk dalam suatu geng bernama Geng Diamond, dan seorang gadis tunanetra, Aily.

Namun, kehadiran Zayyan Abrisam, musuh di masa lalu Canva, membuat hari-hari Canva semakin kacau. Ambisi untuk menang dalam meraih penghargaan olimpiade, bisa pupus. Pun, harapan untuk diperhatikan dan bertemu dengan orangtuanya, juga akan sama.

Satu hal lagi, kehadiran seorang cowok bernama Venus, juga turut andil membuat masalah dalam hidup Canva semakin pelik. Apalagi, karena ambisinya, Canva divonis gagal ginjal kronis.

Apakah Canva mampu untuk mewujudkan mimpi-mimpinya? Atau, kesehatan lebih dulu merenggut apa yang ia citakan?

 

4. Funiculi Funicula (K?h? Ga Samenai Uchi Ni—Before the Coffee Gets Cold)

Funiculi Funicula (K?h? Ga Samenai Uchi Ni---Before the Coffee Gets Cold)
Funiculi Funicula (K?h? Ga Samenai Uchi Ni—Before the Coffee Gets Cold)

Di sebuah gang kecil di Tokyo, ada kafe tua yang bisa membawa pengunjungnya menjelajahi waktu. Keajaiban kafe itu menarik seorang wanita yang ingin memutar waktu untuk berbaikan dengan kekasihnya, seorang perawat yang ingin membaca surat yang tak sempat diberikan suaminya yang sakit, seorang kakak yang ingin menemui adiknya untuk terakhir kali, dan seorang ibu yang ingin bertemu dengan anak yang mungkin takkan pernah dikenalnya.

Namun ada banyak peraturan yang harus diingat. Satu, mereka harus tetap duduk di kursi yang telah ditentukan. Dua, apa pun yang mereka lakukan di masa yang didatangi takkan mengubah kenyataan di masa kini.

Tiga, mereka harus menghabiskan kopi khusus yang disajikan sebelum kopi itu dingin. Rentetan peraturan lainnya tak menghentikan orang-orang itu untuk menjelajahi waktu. Akan tetapi, jika kepergian mereka tak mengubah satu hal pun di masa kini, layakkah semua itu dijalani?

 

5. Turning Page

Turning Page
Turning Page

Sebenarnya, Dean tak pernah ingin menggambar manusia di buku sketsanya.
Menurutnya menggambar adalah untuk mengabadikan sesuatu.
Dan manusia tidak pernah abadi.
Untuk apa digambar jika mereka bisa berubah sewaktu-waktu?
Tetapi
Alea adalah pengecualian. Memang,
gadis itu sama seperti manusia pada umumnya,
yang bisa berubah kapan saja.
Mungkin tujuan Dean bukan untuk mengabadikan.
Dia hanya ingin berharap
agar Alea tidak berubah agar Alea selalu menjadi perempuan yang Dean kenal.

 

Rekomendasi Novel Ringan Indonesia dan Terjemahan yang Wajib Dibaca 

1. Ten Years Challenge – Mutiarini

Rekomendasi novel yang pertama adalah buku Ten Years Challenge yang dibuat oleh penulis asal Indonesia, yaitu Mutiarini. Buku ini sendiri merupakan karya debut Mutiarni dan terbit pada pertengahan tahun 2020.

Novel Ten Year Challenge ni sendiri menceritakan kehidupan seorang perempuan yang berada di umur 27 tahun dan merasa hidupnya sangat berantakan. Dimulai dari diputuskan oleh pacarnya, Diga yang telah menjadi pacarnya sejak SMA secara sepihak, kehilangan pekerjaannya hal ini dikarenakan ia bekerja di perusahaan milik mantan pacarnya tersebut, yang membuatnya bingung dan tidak tahu harus melakukan apa di kehidupannya tersebut.

Agastya Renandi atau yang bisa dipanggil Atya yang harus berjuang hidup dengan menghadapi rasa kesepiannya tersebut serta nyaris tanpa uang sepeser pun. Hingga pada suatu hari ia datang ke reuni SMA dimana Atya berharap dapat menghibur dirinya sedikit, namun kenyataan berkata lain, dimana pada akhirnya ia bertemu dan melabrak mantan pacarnya tersebut yang membawa pacar barunya.

Dalam perjalanan pulang dari reuni SMA tersebut, Atya mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kesadaran. Saat ia membuka matanya lagi dan melihat cahaya matahari yang menyilaukan matanya, ia pikir ia sudah meninggal.

Namun, hal tersebut berubah ketika ia sadar bahwa secara tiba-tiba keajaiban terjadi, dimana Atya mendapatkan kesempatan untuk kembali menjalankan masa SMA nya tersebut.

Karena keajaiban tersebut dimana ia bisa mengulang kembali hidupnya 10 tahun lalu, Atya bertekad untuk memperbaiki segala kesalahan yang telah ia buat sebelumnya di masa yang sama, ia juga bertekad untuk tidak kehilangan Diga yang masih ia sayangi dan anggap sebagai pacar sempurnanya tersebut.

Namun, dengan perjalanan hidup barunya tersebut membuka berbagai kesempatan tidak terduga bagi Atya, dimana ia diberikan kesempatan dan pilihan lain yang ada di hadapannya.

Buku ini sendiri memiliki alur yang relatif cepat, sehingga Grameds tidak akan bosan ketika membaca buku ini. Melalui buku ini juga kita dapat menemukan pesan moral, bagaimana kita sebagai manusia harus memiliki pendirian dan prinsip sendiri tanpa harus mengikuti orang lain yang ada di sekitar kita, termasuk pasangan atau pacar.

Kita juga memahami, bagaimana kita tidak boleh mengorbankan mimpi yang kita miliki demi orang lain tanpa adanya kepastian di masa depan nantinya. Oleh sebab itu, buku ini dapat menjadi bahan bacaan, khususnya bagi Grameds yang sedang berada di bangku sekolah menengah atas ataupun para pekerja sekalipun, karena melalui buku ini kamu akan belajar banyak terkait kehidupan.

Melalui buku ini kita juga bisa belajar, bahwa hal yang seringkali kita anggap sebagai sesuatu yang penting pada masa sekolah, belum tentu penting dan berguna kedepannya, begitu pula sebaliknya, dimana seringkali kita menganggap sesuatu tidak penting, malahan di masa depan hal tersebut menjadi hal yang memiliki dampak besar pada hidup kamu.

2. Gadis Minimarket (Convenience Store Women) – Murata Sayaka 

Rekomendasi novel yang kedua adalah Gadis Minimarket (Convenience Store Women) karya Murata Sayaka yang merupakan penulis yang berasal dari Jepang. Buku ini sendiri mengisahkan seseorang bernama Keiko yang memiliki cara pandang yang berbeda dari orang-orang pada umumnya.

Sejak kecil, Keiko sudah menjalani kehidupannya dengan memiliki pemikiran yang unik serta berbeda dari orang kebanyakan, yang membuatnya seringkali dianggap oleh orang-orang yang ada di sekitarnya memiliki masalah kejiwaan hingga ia harus mengikuti konseling.

Hingga di masanya dewasa pun, Keiko terus memiliki cara berpikir yang berbeda dari kebanyakan orang, dimana ia tetap memutuskan untuk lanjut bekerja menjadi pegawai part time di sebuah minimarket walaupun sudah lulus kuliah dan memiliki usia yang cukup tua.

Keiko juga menganggap bahwa sebuah hubungan, pernikahan, dan juga memiliki anak bukanlah sesuatu hal yang harus dilakukan dalam hidup. Melalui buku ini, kita akan melihat dunia dari sudut pandang Keiko yang dituntut menjadi normal oleh lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan kisah Keiko yang ada di buku ini, pembaca juga diajak melihat bagaimana stereotip yang ada di tengah masyarakat berhasil mempengaruhi orang dalam kehidupan yang dijalaninya.

Keiko yang bekerja part time di supermarket dan tidak memiliki niat untuk menjalin hubungan atau bahkan menikah selalu dikira oleh keluarga dan juga kerabatnya tidak bahagia dan dianggap sebagai seseorang yang aneh. Dimana, dalam hidupnya sehari-hari Keiko terus menerus di dikte setiap pilihan yang dipilihnya oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.

Murata Sayaka sebagai penulis buku Gadis Minimarket ingin mengajak para pembacanya untuk lebih peka dan peduli pada perbedaan, dimana kita sebagai individu tidak harus terus menerus memaksakan hal yang kita inginkan kepada orang lain dan begitu pula sebaliknya. Hal ini digambarkan dengan bagaimana Keiko sebagai tokoh dalam cerita memiliki cara berpikir yang berbeda dibandingkan dengan orang, dimana ia sudah bahagia dengan pekerjaannya sebagai pegawai supermarket dimana ia senang mendengarkan pintu minimarket yang dibuka oleh pelanggan dan juga bunyi yang dikeluarkan oleh mesin kasir.

3. Kim Ji-Yeong, Lahir 1982 (Kim Ji-Yeong, Born in 1982) – Cho Nam-Joo

Buku karya Cho Nam-Joo yang merupakan penulis yang berasal dari negara Korea Selatan dengan judul Kim Ji-Yeong, Lahir 1982 (Kim Ji-Yeong,  Born in 1982). Buku ini sendiri sudah diangkat menjadi film dengan judul yang sama yang dirilis pada 23 Oktober 2019 dan diperankan oleh Gong Yoo dan Jung Yu-mi.

Buku ini sendiri menceritakan seorang anak perempuan bernama Kim Ji-Yeong yang lahir dalam sebuah keluarga yang menginginkan dan mengharapkan anak laki-laki. Kim Ji-Yeong memiliki kakak perempuan bernama Kim Eun Yeong. Hingga pada suatu saat, ibunya melahirkan anak lagi yang menjadi adik laki-laki dari Kim Ji-Yeong.

Dalam kehidupannya sejak kecil, Kim Ji Yeong terus menerus menerima perbedaan perlakuan, dimana ketika ia dan kakak perempuannya harus belajar dan juga membantu pekerjaan rumah ibunya, adik laki-lakinya terus menerus mendapat perlakuan istimewa karena gender laki-lakinya tersebut.

Bukan hanya di rumah, pada masa sekolahnya pun Kim Ji Yeong dan secara general para siswi di sekolahnya terus menerus menerima perbedaan perlakuan karena gendernya tersebut.

Hal ini pun terus berlanjut hingga ke masa dewasa, dimana pada akhirnya Kim Ji Yeong menikah dengan Jeong Dae Hyeon dan memiliki hidup normal dan berkecukupan. Suaminya juga selalu mendukung segala hal yang dilakukan oleh Kim Ji  Yeong hingga pada akhirnya ia mengandung.

Seperti keluarganya dahulu, dimana ia berada dalam lingkungan patriarki dimana anak laki-laki selalu diharapkan membuat keluarga Kim Ji Yeong dan juga suaminya berharap demikian. Namun, pada akhirnya Kim Ji Yeong ternyata melahirkan anak perempuan.

Melalui buku ini, Cho Nam Joo sebagai penulis berusaha menggambarkan kisah seorang wanita biasa menjalani kehidupannya dan berusaha untuk tegar dengan segala situasi yang terjadi di sekitarnya.

Novel ini menjadi rekomendasi, karena pembahasannya mengenai bagaimana setiap perempuan pasti memiliki mimpi dan cita-cita yang ingin dicapainya pula. Dengan berlatar belakangkan budaya patriarki yang kental, buku ini dapat membuka mata para pembacanya terkait masalah kesenjangan gender yang hingga saat ini juga masih dapat ditemukan.

4. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini – Marchella Fp

Rekomendasi novel yang keempat adalah buku berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini atau yang juga dapat disebut dengan singkatan NKCTHI karya Marchella Fp. Buku ini sendiri menjadi karya ketiga beliau setelah Generasi 90an pada tahun 2013 dan  Generasi 90an: Anak Kemaren Sore pada tahun 2015 yang mengajak para pembacanya untuk mengetahui lebih dalam terkait dekade 90an.

Melalui buku ini, Marchella mengajak para pembacanya bukan untuk menatap masa lalu, melainkan masa depan. Dimana hal ini digambarkan melalui tokoh seorang perempuan bernama Awan yang berusia 27 tahun dan juga ibunya.

Cerita NKCTHI dimulai dengan Awan yang menulis sebuah surat untuk anaknya di masa depan nanti. Surat yang ditulis memiliki isi terkait memori, gagal, tumbuh, patah, bangun, hilang, menunggu, bertahan, berubah, dan semua ketakutan manusia pada umumnya.

Pada buku berjumlah 200 halaman ini, Grameds akan menemukan berbagai pesan, berbagai tulisan berupa nasihat dan juga motivasi bagi diri kita yang disertai dengan berbagai ilustrasi indah yang digambar penulis.

Buku ini sendiri dapat para pembacanya baca secara acak tanpa harus membacanya secara berurutan, khususnya bagi kamu yang sedang membutuhkan nasihat yang dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran dan juga pengingat kepada diri sendiri.

Seperti contoh kalimat “Nyaman itu jebakan.” yang ada pada buku ini dibarengi dengan sebuah ilustrasi tutup kaca yang di dalamnya terdapat sebuah sofa dan juga meja.

Nasihat tersebut sendiri bisa bermakna khususnya bagi Grameds yang saat ini sedang merasa di fase atau zona nyaman baik dalam sebuah pekerjaan maupun hubungan romantis dengan seseorang.

Hal ini dikarenakan, seringkali di bidang pekerjaan rasa nyaman berarti kita tidak berkembang dan terus menerus berada di tempat yang sama.

5. Silly Gilly Daily – Naela Ali 

Rekomendasi novel yang kelima adalah buku ilustrasi karya Naela Ali dengan judul Silly Gilly Daily yang diterbitkan pada awal bulan April tahun 2019 oleh KPG atau Kepustakaan Populer Gramedia.

Buku yang penuh dengan ilustrasi buatan Naela Ali ini sendiri dapat dikatakan masuk ke dalam kategori semi otobiografi. Selain para pembacanya dapat menemukan berbagai ilustrasi, terdapat pula beberapa kalimat yang digunakan penulis untuk lebih menjelaskan ilustrasi yang ada.

Buku ini sendiri menggambarkan kehidupan seorang perempuan bernama Gilly dalam kehidupannya sehari-hari sebagai seorang introvert. Seperti layaknya yang dapat kita lihat pada bagian cover, Gilly digambarkan sebagai seorang gadis berambut pendek yang menggunakan kacamata.

Sebagai seorang introvert, Gilly sendiri tidak mudah untuk bergaul maupun bertemu dengan orang lain, dimana pada umumnya orang introvert akan merasa lelah ketika harus terus menerus bertemu dengan orang lain yang digambarkan pula melalui tokoh ini.

Melalui buku ini, Grameds dapat merasa relate dengan kepribadian yang dimiliki Gilly, serta dengan berbagai ilustrasi yang ada di dalam buku ini, para pembacanya tidak akan cepat bosan terlebih lagi jika membacanya untuk mengisi waktu luang dan liburan santai.

6. Masuk Toko Keluar Di Tokyo – Farhanah

Rekomendasi novel yang keenam adalah buku Masuk Toko Keluar Di Tokyo karya Farhanah yang merupakan buku kumpulan puisi yang dibuat sedemikian rupa oleh Farhanah menggunakan bahasa yang lebih jenaka, sedikit menyindir, namun tetap memiliki suasana santai.

Salah satu puisi yang ada di dalam buku ini sendiri berbunyi sebagai berikut.

aku butuh dua telinga lagi

untuk mendengarkan bunga-bunga

yang tumbuh di ceritamu juga sebuah peta

jalan pulang dan jadwal kereta

Melalui buku ini, penulis berusaha menyampaikan dan membagikan kehidupan seorang pekerja yang setiap harinya harus naik kendaraan umum, baik kereta maupun ojek online, melewati pekatnya polusi udara yang ada di jalanan, hingga bekerja sampai larut malam atau lembur di kantor.

Selain itu, melalui buku Masuk Toko Keluar Di Tokyo ini, Farhanah juga menggunakan berbagai referensi dari budaya terkenal sehingga bacaan yang ada di dalam buku ini dapat lebih mudah dimengerti dan dicerna oleh para pembacanya.

7. I Am My Own Home – Isyana Artharini

Rekomendasi novel yang ketujuh adalah buku I Am My Own Home karya Isyana Artharini yang berisikan berbagai esai personal beliau yang pada saat itu diceritakan sedang menjejaki hubungan yang ia miliki dengan orang terdekatnya, mulai dari mantan pacar, orang tua, hingga kekasihnya saat menulis buku ini, beserta orang lain yang ada di hidupnya.

Dalam buku ini, ia mengangkat kisah seorang perempuan yang berada pada usia 30an yang hidup sendiri di sebuah kota besar dengan berbagai krisis yang dialaminya.

Melalui berbagai esai yang ada di dalam buku ini, penulis mengajak para pembacanya untuk kembali menjalani pengalamannya mengunjungi berbagai tempat dengan tujuan untuk mencari jati dirinya.

Dimulai dengan bab pertama, yang membahas bagaimana Isyana yang membuka diri atas pilihan untuk keluar dari rumah dan pergi ke berbagai tempat asing baginya seorang diri. Namun, dengan adanya stigma di lingkungan dan juga keluarga bagaimana seorang perempuan tidak aman dan seharusnya bepergian sendiri.

Isyana Artharini sebagai seorang jurnalis sendiri memiliki begitu banyak pengalaman dan juga wawasan. Melalui buku ini ia membagikan pengalamannya dalam membuat sebuah pilihan dan juga menceritakan rahasia dalam hidupnya yang digunakan untuk mengedukasi para pembacanya.

Nah, Grameds itulah ketujuh rekomendasi novel ringan yang bisa kamu dapatkan di Gramedia untuk dibaca ketika ingin mengisi waktu luang atau liburan yang kamu miliki dengan membaca berbagai novel ringan yang pastinya mudah dimengerti, menyenangkan, dan juga memberikan manfaat maupun ilmu bagi kehidupanmu sehari-hari.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu memberikan buku-buku terbaru yang menghibur dan juga bermanfaat untuk kamu! Temukan berbagai novel ringan untuk dibaca lainnya maupun berbagai jenis buku yang kamu butuhkan hanya di Gramedia! Semoga Bermanfaat!

Written by Andrew