in

Rekomendasi Novel Tentang Kehidupan

Novel merupakan sebuah karangan prosa yang berbentuk narasi panjang mengenai kehidupan manusia beserta orang lain di sekitarnya, dengan penggambaran sifat dan watak tokoh serta menghadirkan kompleksitas tertentu. Cerita dalam novel berhubungan dengan imajinasi dan representatif dari pengalaman dalam kehidupan manusia.

Novel menjadi salah satu bacaan yang paling diminati oleh hampir seluruh kalangan, karena mengembangkan imajinasi yang terkait dengan pengalaman hidup manusia. Selain itu, yang menjadikan novel menjadi bacaan yang menarik, yaitu karena setiap novel memiliki pesan dan nilai moral yang terkandung dalam ceritanya.

Pesan moral dan nilai moral yang didapatkan pada cerita dalam novel menjadikan novel sebagai bacaan yang bukan hanya menghibur saja, tetapi memiliki manfaat lain dalam pengembangan diri seseorang. Terutama, novel yang mengangkat tema cerita mengenai kehidupan manusia yang bersifat inspiratif dan motivasional.

Di bawah ini merupakan 7 rekomendasi novel yang mengangkat tema tentang kehidupan yang wajib untuk kalian baca dan miliki. Berikut uraiannya.

1. Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja – Alvi Syahrin

tombol beli buku

Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja

Bagaimana cara agar aku bisa mencintai diriku sendiri ketika yang aku lakukan kepada diriku hanya lah

kesalahan-kesalahan bodoh tanpa henti?

Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja

Sulit mencintai seseorang yang melakukan kesalahan terus menerus. Lalu, bagaimana kalau aku sendiri yang terus melakukan kesalahan? Bagaimana mungkin aku bisa mulai untuk mencintai diriku sendiri?

Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja

Lalu, bagaimana cara agar aku dapat menerima segala kekuranganku?

Bagaimana aku bisa menjadi diriku sendiri jika aku sendiri saja tidak menyukai diriku sendiri?

Kita sering mengalami krisis, tak pernah baik-baik saja. Sulit untuk menerima keadaan dan menyalahkan diri sendiri. Mengarungi perjalanan hidup merupakan tentang seni mencintai. Termasuk mencintai diri sendiri dengan segala kekurangan, dan berusaha memperbaiki kesalahan yang telah kita perbuat.

Novel Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja merupakan karya ketiga dan menjadi menutup seri novel “Jika Kita Tak Pernah…”, yang ditulis oleh Alvi Syahrin, novelis ternama Indonesia. Alvi Syahrin melalui tulisannya dalam Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja, mengajak kita untuk mengenal arti dari perasaan kecewa dan bahagia, demi mencintai diri sendiri dan sesuatu yang lebih dari segalanya.

Bagi kalian yang seringkali merasa hidup kalian tidak baik-baik saja, sering merasa kecewa karena patah hati dan kehilangan, ingin mencoba melepaskan yang telah pergi, dan sulit untuk mencintai diri sendiri, kalian harus segera mendapatkan dan membaca novel Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja ini.

2. Guru Aini – Andrea Hirata

Novel Guru Aini

tombol beli buku

Siapa yang tak kenal dengan Andrea Hirata, seorang novelis ternama Indonesia yang kerap kali membuat karya fenomenal. Andrea Hirata pada tahun 2020 kembali menerbitkan sebuah novel dengan mengangkat tema pendidikan di Indonesia, berjudul Guru Aini.

“Ini persamaan hidupku sekarang, Bu.” kata Desi sambil menyerahkan buku catatannya ke tengah meja. Bu Amanah, yang merupakan guru matematika, tersenyum getir melihat persamaan garis lurus dengan variabel-variabel yang dibuat sendiri oleh Desi.

Desi mendefinisikan variabel x1: pendidikan, dan variabel x2: kecerdasan. Kedua variabel itu tampak biasa saja, tapi yang menarik perhatian Bu Amanah adalah konstanta a: pengorbanan.

Desi menyatakan, “Pendidikan membutuhkan pengorbanan, Bu. Pengorbanan merupakan nilai tetap, konstan, dan tak boleh berubah”

Konon, kata banyak orang berdasarkan penelitian yang tidak diketahui penjelasannya, umumnya idealisme anak muda yang baru lulus dari perguruan tinggi akan bertahan paling lama 4 bulan. Setelah masa idealisme itu berakhir, mereka akan berubah menjadi sering mengeluh, menggerutu, dan menyalahkan, seperti banyak orang lainnya.

Lalu, secara menyedihkan mereka akan terseret arus deras sungai besar rutinitas dan basa-basi birokrasi, serta tunduk patuh pada sistem yang buruk. Dalam kenyataan hidup seperti itu, seberapa jauh Desi berani mempertahankan idealismenya menjadi guru matematika di sekolah pelosok?

Novel Guru Aini menceritakan tentang perjuangan Desi yang harus mengajar di sebuah sekolah yang ada di daerah pelosok. Sebagian besar murid di sekolah itu memiliki ketakutan akan matematika dan bersikap antipati.

Termasuk Aini, dari dulu ia tidak pernah mendapatkan nilai yang baik pada pelajaran matematika. Namun, Aini memiliki mimpi untuk menjadi seorang dokter, agar bisa menyembuhkan penyakit ayahnya.

Maka itu, Aini berjuang untuk melawan ketakutannya terhadap matematika dan menekuninya. Dengan bantuan Bu Desi, Aini terus berjuang untuk menjadi ahli dalam pelajaran matematika.

Apakah Desi dapat bertahan untuk mengajar di sekolah tersebut dan berhasil membimbing Aini untuk menggapai mimpinya?

Untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut, kalian bisa membaca secara lengkap perjalanan Desi dan Aini dengan membeli novel Guru Aini sekarang juga.

3. Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa – Alvi Syahrin

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

tombol beli buku

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Kamu melihat kehidupan teman-temanmu, mereka sudah mencapai impiannya.

Sementara, kamu masih ada di titik ini, dan masih menggenggam harapan. Di dalam hati kamu berkata pelan, “Kapan mimpiku ini akan terwujud?”

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Sepanjang jalan mencapai tujuan, ada kalanya kamu melihat sekelilingmu untuk menakar jauh jangkauan dirimu. Atau, kamu malah membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain. Lalu, akhirnya lupa melanjutkan perjalananmu sendiri.

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Apakah benar, segala usaha dan upaya yang telah kamu lakukan selama ini melebur bersama perasaan kecewa yang kamu bangun sendiri? Benarkah sesuatu yang hanya kamu lihat dalam dunia maya berhasil membuatmu merasa bukan apa-apa?

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa akan menemanimu mengarungi perjalanan hidupmu.

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa ditulis untuk kamu yang khawatir tentang masa depan. Para murid yang masih sekolah, mahasiswa yang sedang kuliah, seorang fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan, para pekerja di usia seperempat abad.

Kamu yang lahir sebagai anak pertama yang selalu tertekan, anak tengah yang tidak pernah dilihat, dan anak bungsu yang selalu diremehkan, serta anak rantau yang merindukan rumah.

Tenang saja, kau tidak sedang dikejar oleh waktu. Baca setiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang berusaha memberikan yang terbaik, terjatuh dan bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuangan yang kamu lakukan tidak akan sia-sia.

Bukankah sebaiknya semua hal yang fana di dunia ini tidak selayaknya membuatmu kecewa?

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa ditulis oleh Alvi Syahrin, seorang novelis ternama Indonesia asal Ambon, yang juga dikenal populer di media sosial. Buku ini diterbitkan pertama kali pada tanggal 1 November 2019.

Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa dituliskan dalam format dibagi menjadi 45 cerita pendek yang akan menceritakan tentang kondisi yang mana terkadang realita yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi kita, tetapi ketika menghadapi kondisi tersebut, kita harus terus bergerak dan terus menjalani hidup.

Bagi kalian yang sedang merasa khawatir akan masa depan dan kerap kali merasa kecewa karena ekspektasi, kalian bisa mendapatkan ‘teman’ yang dapat mengerti segala persoalan yang sedang kamu alami dengan membaca novel Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa karya Alvi Syahrin ini.

4. Rembulan Tenggelam Di Wajahmu – Tere Liye

Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

tombol beli buku

Tutup mata kita, lalu tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan. Mari sejenak berpikir takjim. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita.

Malaikat itu berkata secara lembut, “Aku memberikan kamu kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya mengenai rahasia kehidupan, dan aku akan menjawab pertanyaan itu langsung sekarang. Lima pertanyaan dan lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu?”

Saat itu, apakah kita akan bertanya: Apa itu cinta? Apakah hidup ini bersifat adil? Apakah kekayaan adalah segalanya? Apakah kita memiliki pilihan dalam hidup kita? Apakah makna dari kehilangan?

Ray (tokoh utama dalam kisah ini), ternyata memiliki sejumlah pertanyaan yang secara berulang muncul dalam pikirannya sendiri. Ray merupakan anak yatim piatu yang tinggal di sebuah panti asuhan. Sejak masa kecilnya di panti asuhan itu, Ray mulai mendapatkan pertanyaan sebelum akhirnya dia mengerti makna hidup dan kehidupannya.

Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu merupakan salah satu mahakarya dari penulis ternama Indonesia asal Sumatera, Tere Liye. Memang, seluruh karya Tere Liye tidak usah diragukan lagi kualitasnya. Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2006.

Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu menjadi salah satu novel yang sangat populer. Kompleksitas dalam cerita dalam novel ini juga berhasil menarik perhatian salah satu produser film yang pada akhirnya mengangkat cerita novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu menjadi film layar lebar yang tayang pada tahun 2019.

Anda perlu mempersiapkan diri untuk memasuki dunia fantasi tentang perjalanan hidup karangan Tere Liye. Di dalam cerita ini hanya ada satu rumus, yaitu semua urusan adalah sederhana. Maka, mari segera dapatkan Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu dan mulai membaca dengan menghela nafas lega.

5. The Midnight Library – Matt Haig

Perpustakaan Tengah Malam (The Midnight Library)

tombol beli buku

Di antara kehidupan dan kematian, terdapat sebuah perpustakaan yang memiliki jumlah buku yang tak terhingga. Setiap buku di perpustakaan itu memberikan kamu satu kesempatan untuk dapat mencoba dan menjalani kehidupan lain, sehingga kamu bisa melihat apa yang terjadi jika kamu mengambil keputusan lain yang berbeda.

Apakah kamu akan melakukan apa pun secara berbeda jika kamu mendapat kesempatan untuk dapat mengubah hal yang kamu sesali? Apakah benar kehidupan lain jauh lebih baik dibanding kehidupan yang kamu jalani sekarang?

Nora Seed harus mengambil keputusan. Nora Seed dihadapkan pada kemungkinan untuk dapat mengubah hidupnya, memiliki pekerjaan yang berbeda, kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya, dan mewujudkan cita-citanya untuk menjadi glasiolog.

Nora Seed menjelajahi Perpustakaan Tengah Malam untuk mengambil keputusan akan apa sebenarnya yang menjadikan hidup pantas untuk dijalani. Setelah kehidupannya yang dipenuhi berbagai kisah kegagalan dan hal yang ia sesali, apakah Nora Seed pada akhirnya akan mendapatkan kehidupan yang dapat memberikan kebahagiaan sejati?

Keputusan apa yang akan diambil oleh Nora Seed? Bagi kalian yang penasaran, yuk segera temukan jawabannya dengan mendapatkan dan membaca novel The Midnight Library segera!

6. Lima Cerita: Kisah-Kisah Menjadi Dewasa – Desi Anwar

Lima Cerita: Kisah-kisah Menjadi Dewasa

tombol beli buku

Novel Lima Cerita karya Desi Anwar merupakan kumpulan kisah tentang lima kehidupan yang berbeda. Dalam novel ini, Desi Anwar mengeksplorasi sejumlah perasaan yang bersifat menyakitkan, yang dirasakan selama tumbuh dewasa. Di antaranya kerentanan emosi manusia, dan berbagai tantangan dalam belajar berlayar mengarungi kompleksitas kehidupan, sambil berusaha memahami makna di balik semua hal yang terjadi.

Setiap karakter dalam buku ini memiliki caranya masing-masing untuk menyadari bahwa cara agar dapat memahami dunia ini dan menghadapi realitas yang membingungkan, langkah pertama adalah ia harus merengkuh pergolakan batin yang ia rasakan terlebih dahulu. Berdamai dengan kerapuhannya sendiri, serta memberikan semesta izin untuk dapat bekerja dengan caranya yang tak terduga.

Desi Anwar mendapatkan berbagai komentar positif atas novel Lima Cerita ini, bahkan dari para penulis ternama.

“Kita menyaksikan tabrakan-tabrakan yang sengit antara kebijakan timur dan cara pandang barat. Namun yang aneh, di akhir cerita, kita dengan pasrah menemukan harmoni yang menenangkan setiap pihak, meski sebenarnya tetap berbeda kubu. Di sisi lain, kita seperti mencicipi racikan bumbu Minang yang kaya, pedas, dan nikmat. Tulisan yang dirasakan kadang emosional, dalam, personal, dan spiritual. Alurnya juga berjalan zig-zag antara dunia yang kekinian, dan ketuaan falsafah. Banyak kata sifat hebat yang bisa diberikan kepada buku karya Desi Anwar ini, tapi yang paling menarik menurut saya adalah keberanian untuk jujur.” —A. Fuadi, penulis.

“Saya sempat bertanya-tanya apakah ini fiksi atau kisah yang nyata dialami oleh orang-orang tersebut. Apa pun, seluruh kisah ini sangat menghanyutkan, saya seperti mengenal mereka secara pribadi.” —Eka Kurniawan, penulis.

“Mengenal Desi Anwar sebagai jurnalis, bahkan beberapa kali mendapat kesempatan untuk diwawancarainya, tidaklah sulit untuk menyimpulkan bahwa Desi Anwar merupakan pribadi yang empatik dan memiliki kemampuan introspeksi yang mendalam. Kualitas itu terlihat pada Lima Cerita, rangkaian cerita pendek yang membawa kita menyelam dalam rimba emosi nan subtil, sekaligus akrab melalui sejumlah peristiwa relevan yang kita semua alami dalam hidup. Seperti menghadapi proses pendewasaan, menghadapi jatuh cinta dan patah hati, dan menghadapi kematian. Lima Cerita merupakan karya pertama fiksi Desi Anwar yang tak hanya menjanjikan, tetapi juga mampu mengisi relung batin kita dengan kepuasan.” —Dee Lestari, penulis.

Bagi kalian yang penasaran seberapa mengagumkannya novel Lima Cerita ini sehingga berhasil menuai pujian dari penulis ternama, yuk dapatkan novel ini sekarang!

7. Bahagia Itu Sederhana – Sir John Lubbock

 Bahagia Itu Sederhana: Melatih Diri Memaksimalkan Setiap

tombol beli buku

“Bila seseorang merasa dirinya tidak bahagia, itu akibat kesalahannya sendiri, karena Tuhan telah menciptakan semua manusia untuk dapat merasa bahagia” – Epictetus

Sesungguhnya kebahagiaan itu sederhana. Banyak hal sederhana yang ada di sekitar kehidupan kita, kapan saja, dan di mana saja ada di sekeliling kita, dapat membuat kita merasa bahagia. Namun, bahagia bisa menjadi rumit, karena diri kita sendiri. Bahagia bisa dianggap bagaikan sebuah barang yang sangat langka dan mahal.

Bahagia Itu Sederhana ditulis melalui proses perenungan penulis, Sir John Lubbock, mengenai kehidupannya di masa muda yang kesulitan untuk menemukan kebahagiaan, karena kurang memiliki antusiasme.

Melalui perenungannya akan kehidupan dan kebahagiaan, dan disertai dengan sejumlah kutipan dari para tokoh ahli kebijaksanaan yang sangat populer di masa lampau, Sir John Lubbock ingin membagikan hal-hal yang sederhana, tapi berharga. Ia juga ingin memperlihatkan kepada kita sebuah keistimewaan dan anugerah yang kita terima dan bisa kita gunakan sebagai sumber kebahagiaan.

Bagi kalian yang ingin kesulitan untuk merasa kebahagiaan, kalian harus segera membaca novel Bahagia Itu Sederhana.

Written by Gabriel