in

Ini Dia 8 Urutan Penggunaan Skincare Malam yang Tepat

Urutan skincare malam – Sebagai bagian tubuh paling luar yang melapisi seluruh bagian tubuh manusia, kulit menjadi hal pertama yang akan dilihat oleh orang lain. Maka dari itu, penampilan kulit harus dijaga. Salah satu upaya untuk menjaga penampilan kulit adalah dengan menjaga kesehatan kulit.

Menjaga kesehatan kulit dapat dilakukan dengan bantuan tenaga profesional seperti dokter kulit, dengan pergi ke klinik kecantikan, juga bisa dilakukan secara mandiri dengan menggunakan berbagai produk perawatan kulit atau skincare.

Sebenarnya, apa itu yang dimaksud dengan skincare? Mengutip dari Law Insider, perawatan kulit atau skincare merupakan penggunaan preparat kosmetik, tonik, krim, antiseptik, losion, atau produk lainnya pada bagian kulit kepala, wajah, leher, lengan, tangan, dan juga payudara.

Penggunaan tersebut dapat dilakukan dengan pembersihan, pemijatan, stimulasi, pencukuran rambut noninvasif, dengan tujuan untuk mempercantik kulit pada tubuh. Tujuan dilakukannya perawatan kulit adalah untuk menutrisi kulit, juga menghindari paparan sinar matahari yang berlebih.

Grameds pastinya sudah memiliki pengetahuan secara umum tentang perawatan kulit. Namun, banyak informasi terkait skincare yang ternyata mitos yang menimbulkan misinformasi. Maka itu, untuk menghindari misinformasi, berikut ini diuraikan fakta-fakta tentang skincare.

5 Fakta Skincare 

Pixabay.com/silviarita

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa perawatan kulit dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai produk skincare dan melakukan kegiatan yang mencegah kulit Anda tersiksa dalam kondisi tertentu, seperti kering, hiperpigmentasi, penuaan, dan lain sebagainya.

Mengutip dari Simply Skin Esthetics, terdapat beberapa fakta menarik tentang skincare. Skincare tidak hanya tentang mengoleskan produk tertentu ke kulit saja, tetapi juga menerapkan langkah-langkah perawatan yang menyangkut pola hidup sehari-hari. Adapun fakta skincare adalah sebagai berikut.

1. Menggunakan produk pelembap supaya kulit tidak kering 

Jika kulit Anda terasa kering, jangan tunda untuk oleskan produk yang berfungsi melembapkan setelah keluar dari kamar mandi untuk mengembalikan kelembapan kulit Anda. Sebab, mandi dapat menyebabkan kulit Anda menjadi lebih kering akibat mengangkat minyak yang ada.

2. Gunakan sunscreen untuk menjaga kulit dari penuaan 

Salah satu upaya wajib dalam proses perawatan kulit adalah dengan memakai sunscreen atau tabir surya setiap hari. Hal ini dilakukan untuk menjaga kulit Anda dari penuaan. Jika Anda khawatir sunscreen bisa menyebabkan kulit Anda berjerawat, pilih produk yang khusus untuk kulit berjerawat.

Produk khusus untuk kulit berjerawat biasanya mengandung seng, tidak berminyak, dan tidak menyebabkan iritasi. Maka itu, produk menjadi ideal untuk kulit yang rentan timbul jerawat atau sensitif.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Sama seperti individu yang memiliki kulit cerah, orang yang berkulit gelap pun tetap membutuhkan perlindungan tabir surya, supaya terhindari dari kerusakan akibat sinar matahari, juga mengurangi risiko terkena kanker kulit.

3. Eksfoliasi kulit membuat kulit menjadi lebih halus

Jika kulit Anda terasa kasar, coba untuk lakukan eksfoliasi, yakni pengangkatan sel kulit mati. Ketika Anda mengangkat sel kulit mati dengan bahan eksfoliator ke permukaan kulit, maka itu akan merangsang pembentukan kulit yang baru.

Eksfoliasi tidak boleh dilakukan setiap hari, tetapi dianjurkan dilakukan secara teratur, seperti satu hingga dua kali dalam seminggu, tergantung jumlah kandungan bahan eksfoliator yang digunakan.

4. Menggunakan skincare tak hanya di bagian wajah 

Penggunaan produk skincare tidak boleh dilakukan hanya di wajah saja, tetapi juga hingga bagian leher. Leher juga masih menjadi bagian dari wajah yang tidak boleh dilupakan. Maka dari itu, jangan lupa untuk pakai skincare hingga bagian leher ya!

Bagi Grameds yang masih khawatir dalam memilih skincare, maka tak perlu khawatir. Dalam buku Skincare 101 akan dijelaskan lebih dalam tentang skincare. Bahkan, pembaca akan mengetahui produk-produk skincare yang baik untuk kesehatan kulit. Jadi, tunggu apalagi, segera dapatkan bukunya di gramedia.com.

 

Perawatan Skincare Malam

Pixabay.com/pmvchamara

Anda harus mengenal terlebih dahulu masalah kulit Anda sebelum memilih produk skincare. Anda juga perlu mengenal tipe kulit Anda, supaya tidak salah dalam memilih produk skincare. Anda dapat mengetahui hal-hal tersebut melalui pengamatan pribadi atau bertanya kepada pihak profesional.

Menggunakan produk skincare dilakukan setelah membersihkan wajah, yakni pada pagi hari dan malam hari. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang penggunaan skincare malam. Urutan penggunaan skincare malam tak bisa dilakukan sembarangan dengan langsung menumpuk produk begitu saja.

Jika dilakukan sembarangan, manfaat dari produk perawatan wajah akan menjadi kurang maksimal, atau bahkan tidak menimbulkan efek sama sekali. Maka dari itu, berikut ini diuraikan urutan penggunaan skincare malam.

1. Micellar Water atau Make Up Remover 

Menghilangkan seluruh kotoran dan minyak berlebih di wajah sangat penting dilakukan dalam rutinitas skincare malam hari. Wajah yang kotor dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Sedangkan, wajah yang bersih akan membuat produk skincare menyerap dan bekerja dengan baik.

Jadi, urutan rutinitas skincare malam yang pertama adalah menggunakan make up remover seperti micellar water, cleansing oil, cleansing balm, atau jenis pembersih lainnya. Tahap ini penting untuk dilakukan bukan hanya bagi pengguna make up, tetapi bagi Anda yang baru saja pulang dari aktivitas di luar ruangan. Kulit yang menggunakan make up tidak cukup jika hanya dibersihkan menggunakan air dan sabun wajah, karena sisa kotoran dan minyak akan masih menempel.

Sama seperti produk skincare lainnya, produk make up remover sebaiknya menyesuaikan dengan jenis kulit. Anda cukup mengaplikasikan produk ke seluruh bagian wajah dan leher menggunakan kapas (bagi produk berbasis air) atau secara langsung (bagi produk berbasis oil atau balm).

Untuk penggunaan produk berbasis air, jangan lupa untuk mengganti kapas baru setelah selesai membersihkan satu bagian. Sebab, jika tidak mengganti dengan kapas baru, akan memberikan dampak yang buruk bagi kulit. Menggunakan kapas yang kotor untuk membersihkan area yang berbeda dapat menyebabkan munculnya jerawat, komedo, bahkan iritasi.

2. Sabun Wajah (Facial Wash)

Setelah menggunakan make up remover, Anda masih perlu mencuci wajah menggunakan cleanser atau sabun muka. Sebab, walaupun sudah dibersihkan dengan make up remover, kondisi wajah belum tentu sepenuhnya bersih, dan sangat memungkinkan masih ada beberapa kotoran serta minyak yang menempel.

Mencuci wajah dapat membantu mengangkat sisa kotoran secara lebih menyeluruh. Upaya ini biasa disebut sebagai double cleansing. Upayakan untuk menggunakan produk cleanser yang sesuai dengan jenis kulit, serta aplikasikan secara lembut di wajah. Setelah itu, bilas menggunakan air bersih, dan keringkan wajah dengan tisu atau handuk.

3. Eksfoliasi

Menggunakan produk eksfoliasi bukan termasuk rangkaian skincare yang boleh dilakukan setiap hari, karena eksfoliasi berlebih bisa merusak dan mengikis lapisan skin barrier. Maka dari itu, penggunaan eksfoliator cukup dilakukan 1 sampai 3 kali saja dalam seminggu, tergantung jumlah kandungan eksfoliator.

Tujuan dilakukannya eksfoliasi adalah untuk membersihkan kotoran dan minyak berlebih hingga ke pori-pori, serta sel kulit mati. Produk eksfoliasi dapat berbentuk chemical exfoliator dan physical exfoliator. Selain itu, Anda bisa menggunakan handuk lembut atau waslap yang digosokkan secara lembut dengan gerakan memutar.

Produk chemical exfoliator mengandung bahan kimia seperti AHA, BHA, dan retinol. Produk ini biasa berwujud cair dan dikemas seperti serum. Cara menggunakannya, cukup meneteskan 2-3 tetes ke seluruh wajah, lalu usapkan secara merata. Lalu, diamkan kurang lebih 15 hingga 20 menit, kemudian bilas dengan air.

Ada juga beberapa produk chemical exfoliator yang digunakan menggunakan kapas. Perlu diingat untuk berhati-hati jika ingin menggunakan produk yang mengandung retinol, karena zat aktif ini bisa memicu peradangan.

Sedangkan, physical exfoliator biasa berbentuk scrub. Anda juga perlu berhati-hati dalam menggunakan scrub. Terlalu sering atau menggosok scrub dengan kencang dapat merusak dan menyebabkan iritasi kulit. Butiran scrub juga umumnya tak cocok bagi jenis kulit sensitif atau kulit kering. Banyak sekali produk scrub wajah yang dapat ditemukan di pasaran, maka itu perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit.

Scrub harus digunakan dengan menggosokannya secara lembut ke seluruh bagian wajah dan leher. Setelah itu, bilas dengan air tanpa menggunakan cleanser lagi. Penggunaan scrub sebaiknya dihindari ketika sedang timbul jerawat aktif pada kulit.

Bagi kebanyakan wanita, melakukan perawatan kulit wajah sangat diperhatikan. Maka dari itu, perawatan kulit wajah tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Bagi kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang perawatan kulit waja, maka bisa membaca buku Rahasia Perawatan Kulit Wajah.

4. Toner

Setelah mencuci wajah atau melakukan eksfoliasi, kulit akan terasa kering dan kurang nyaman. Oleh karena itu, rangkaian skincare malam selanjutnya adalah menggunakan toner. Penggunaan toner bertujuan untuk menghidrasi kulit wajah dan memberikan efek menyegarkan. Toner juga dapat membersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel pada kulit.

Toner digunakan sebelum serum. Produk skincare toner umumnya diformulasikan dengan bahan-bahan yang mampu menghidrasi dan mengembalikan keseimbangan pH kulit. Pilihlah toner yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit.

Tahap pemakaian skincare malam yang satu ini bukan merupakan hal wajib, tetapi dianjurkan bagi pemilik kulit wajah kering, sensitif, dan berjerawat, supaya terhidrasi maksimal. Tekstur toner biasanya cair, sehingga lebih mudah menyerap ke pori-pori. Bagi Anda yang memiliki kulit berminyak atau normal, Anda boleh menggantikan toner dengan essence.

Menggunakan toner dapat dilakukan dengan langsung menuangkan cairan toner ke telapak tangan. Lalu, usap kedua tangan dan tepuk-tepuk wajah serta leher secara halus. Selain itu, toner juga bisa digunakan dengan cara menuangkannya pada kapas seperti penggunaan make up remover berbasis air.

5. Serum

Setelah toner, sebaiknya dilengkapi dengan penggunaan serum. Rangkaian skincare yang satu ini juga tidak wajib dilakukan, tetapi jika rutin dilakukan akan memberikan berbagai manfaat yang baik bagi kulit. Serum dapat memberikan banyak manfaat, seperti mencerahkan kulit, mencegah penuaan dini, memperbaiki skin barrier, meningkatkan kekenyalan atau elastisitas kulit, dan lain sebagainya.

Formula serum dirancang menyesuaikan dengan kondisi kulit, sehingga lebih kaya nutrisi dan konsentrasinya lebih pekat dari toner. Serum mengandung bahan-bahan aktif yang bisa mengatasi berbagai masalah kulit, tergantung jenisnya. Serum digunakan sebelum krim malam.

Serum sendiri terbagi menjadi beberapa jenis menyesuaikan kondisi kulit, antara lain brightening, hydrating, anti aging, acne, dan sebagainya. Kandungannya juga bermacam-macam, contohnya niacinamide, hyaluronic acid, vitamin C, ekstrak kombucha, gold extract, dan lain-lain. Dilansir dari Healthline, berikut beberapa jenis serum untuk mengatasi masalah kulit tertentu:

  • Hiperpigmentasi: niacinamide, vitamin C, ekstrak licorice, alpha arbutin
  • Kulit berjerawat: Lactic acid, glycolic acid, mandelic acid (AHA), dan salicylic acid (BHA)
  • Anti-aging: retinol, peptide

Untuk cara menggunakannya, Anda cukup menuangkan beberapa tetes serum ke telapak tangan atau langsung ke kulit wajah. Oles dan ratakan dengan cara menekan lembut kulit wajah, supaya serum juga lebih meresap.

6. Eye Cream

Kulit di area sekitar mata lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit area wajah lainnya. Oleh karena itu, penggunaan eye cream sangat penting dalam salah satu urutan penggunsan skincare malam hari. Anda juga perlu berhati-hati dalam menggunakannya.

Eye cream atau krim mata bermanfaat untuk mengurangi berbagai masalah pada area sekitar mata, seperti lingkaran hitam, garis halus, bengkak, dan lain sebagainya. Eye cream juga akan membuat mata terlihat lebih segar. Anda bisa mengaplikasikan eye cream setelah serum, sebelum night cream, karena tekstur eye cream lebih ringan.

Cara menggunakannya, cukup ambil krim mata sebesar kacang hijau, kemudian aplikasikan tipis-tipis secara lembut di area kantung dan kelopak mata. Diamkan hingga menyerap, lalu lanjutkan rutinitas skincare malam Anda. Penggunaan eye cream sebetulnya juga tidak wajib, tetapi dianjurkan untuk diterapkan, sebagai upaya menampilkan salah satu bagian paling menonjol pada wajah secara maksimal.

Saat ini, semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa kulit wajah yang sehat terawat adalah dasar kecantikan yang hakiki. Untuk kamu yang ingin melakukan perawatan kulit, tidak ada salahnya untuk membaca buku Perawatan Kecantikan Kulit. 

 

7. Moisturizer atau Night Cream

Moisturizer atau krim malam adalah basic skincare yang menutup rangkaian skincare. Moisturizer atau night cream berperan untuk mengunci seluruh lapisan skincare yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga seluruh produk tersebut terserap dengan baik oleh kulit.

Tak hanya itu, krim malam juga berperan dalam regenerasi kulit dan menunda penuaan. Rajin menggunakan night cream dapat membuat kulit wajah tampak kenyal dan lebih segar saat bangun keesokan paginya. Juga, sesuai dengan namanya, moisturizer berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit.

Dalam rangkaian skincare malam, sebaiknya pilih moisturizer khusus untuk malam hari. Jenisnya beragam, ada yang berbentuk krim atau gel. Pemilihan tekstur moisturizer juga perlu menyesuaikan dengan jenis kulit.

Jika Anda memiliki jenis kulit kering, disarankan untuk menggunakan moisturizer bertekstur krim. Sedangkan, bagi pemilik kulit kombinasi atau berminyak, sebaiknya pilih moisturizer yang berbentuk gel. Bagi pemilik kondisi kulit normal umumnya akan cocok menggunakan moisturizer jenis apa pun.

8. Sleeping Mask atau Sheet Mask

Penggunaan masker sebenarnya opsional dalam urutan penggunaan skincare malam. Jenis yang biasa digunakan adalah sleeping mask atau sheet mask. Walaupun bukan termasuk rangkaian skincare wajib, rajin memakai masker wajah 3 hingga 4 kali dalam seminggu bisa membuat kulit terhidrasi dan memberikan kelembaban ekstra.

Penggunaan masker di tahap akhir tidak dianjurkan untuk dilakukan setiap hari. Anda juga perlu memerhatikan petunjuk pemakaian produk dengan hati-hati. Hal ini penting untuk menghindari reaksi kulit dan membuat penggunaan skincare lainnya sia-sia.

Penggunaan masker wajah yang benar dalam intensitas yang tepat dapat menghasilkan kulit yang tampak lebih cerah, glowing, dan juga terasa kenyal. Anda bisa menggunakan sheet mask setelah mencuci muka atau setelah memakai toner, karena sheet mask dapat menggantikan peran essence, serum, dan moisturizer.

Namun, jika berbentuk sleeping mask, bisa digunakan setelah serum, sebagai pengganti moisturizer. Perlu diperhatikan bahwa sheet mask tidak perlu dibilas lagi, karena essence yang tersisa akan memberikan manfaat bagi kulit. Sleeping mask juga umumnya tak perlu dibilas, tetapi ada juga yang perlu dibilas keesokan paginya, sekaligus membersihkan wajah di pagi hari.

Nah, sampai sini Grameds sudah paham kan urutan penggunaan skincare pada malam hari? Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dengan menambah wawasan Anda. Bagi Grameds yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang perawatan kulit, Grameds bisa belajar dengan membaca buku-buku yang tersedia di Gramedia.com.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia menyediakan berbagai buku yang dapat menunjang kegiatan Anda. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Gabriela

Rujukan:

  • https://lottemart.co.id/smartalog/inspirasi/urutan-memakai-skincare-malam
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/kulit/catat-ini-urutan-skincare-malam-yang-benar
  • https://www.kompas.com/tren/read/2022/08/14/190500565/mengenal-apa-itu-skincare-dan-13-fakta-di-dalamnya?page=all


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Adinda