in

Sikap Moody: Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasinya

shuttershock

Moody – Pasti kamu atau teman kamu pernah tiba-tiba punya perubahan suasana hati yang tiba-tiba, yang tadinya senang mendadak berubah menjadi sedih yang amat menyedihkan bahkan beberapa kasus ada yang sampai sesak di dada atau yang paling sering adalah tiba-tiba diam dan cemberut.

Pasti kita yang melihatnya akan bingung dengan seketika dan tidak sedikit orang yang berpikir bahwa orang yang mempunyai sifat moody merupakan sesuatu yang buruk dan kalau bisa bakal menjauhinya karena memang tingkahnya susah sekali dikendalikan.

Namun, sebagai sesama manusia seharusnya sudah biasa mempunyai mood karena adanya respon yang terjadi di lingkungan sekitar,hormon atau faktor lainnya. Tapi kalau mood tersebut berubah terlalu sering maka ada hal yang tidak baik di dalam dirimu.

Untuk mempelajari lebih lanjut, yuk simak ulasan tentang sikap moody di bawah ini!

Pengertian Moody

Moody
sumber: unsplash.com

Menurut psikologi moody merupakan seseorang yang suka sekali dengan kesedihan, memurungkan diri dan bahkan tidak nyaman. Ketidakstabilan mood yang terjadi adalah masalah umum yang terjadi di kehidupan bersosial, namun ternyata perempuan lebih banyak yang mengalami hal ini dibandingkan laki-laki dan sering dialami oleh orang yang berusia 16-24 tahun.

Namun, dalam kondisi yang parah mood bisa menjadi mood disorder atau gangguan suasana hati yang sangat mempengaruhi keadaan emosi seseorang. Gangguan tersebut bisa menyebabkan seseorang mengalami kebahagian yang sangat ekstrem, kesedihan yang ekstrem juga ataupun bisa terjadi secara bergantian dalam waktu yang cukup lama.

Sayangnya seseorang yang mempunyai penyakit mood disorder ini cenderung mempunyai suasana hati yang tidak sesuai dengan keadaannya yang dijalaninya. Kondisi tersebut bisa mengganggu kemampuan dalam menjalani aktivitasnya seperti sekolah, bekerja dan masih banyak lagi.

Jika dalam kondisi yang parah maka seseorang dengan penyakit gangguan mood bisa mempunyai kecenderungan untuk tidak segan menyakiti dirinya sendiri maupun orang lain, bahkan bisa mempunyai keinginan untuk bunuh diri. Selain itu gangguan mental ini bisa meningkatkan resiko seseorang untuk terkena berbagai jenis penyakit seperti jantung maupun diabetes.

Ternyata demikian ternyata banyak yang tidak tahu apa perbedaan bipolar dan moody karena kemiripannya, namun ternyata ada yang berbeda loh Grameds, yaitu:

  1. Orang yang mempunyai masalah bipolar mempunyai peningkatan maupun penurunan mood yang intensitasnya jauh lebih ekstrim dibanding perubahan suasana hati biasanya.
  2. Orang yang mempunyai gangguan bipolar biasanya mengalami gangguan dalam berhubungan sosial, pendidikan, karir dan bahkan kesehatan. Namun berbeda dengan seseorang yang mempunyai perubahan hati biasa saja, mereka juga cenderung tidak mengalami gangguan dalam berinteraksi sosial.
  3. Perubahan mood yang sedang dialami orang dengan bipolar bisa merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Contoh kasus yang paling sering ditemui adalah saat seseorang menghambur-hamburkan uangnya tanpa berpikir kedepannya, terlalu bersemangat bahkan bisa sampai tidak berhari-hari, atau terlalu gegabah dalam menentukan atau memutuskan suatu hal.
  4. Perubahan mood pada orang yang mengalami bipolar biasanya lebih lama dibandingkan durasi moodnya. Moody biasanya hanya akan terjadi selama beberapa hari saja, bahkan ada yang hanya sehari. Sedangkan orang yang sedang mengalami bipolar bisa terjadi selama berminggu-minggu bahkan bisa sampai berbulan-bulan.

Karena Grameds sudah tau perbedaan orang yang moody dan bipolar, jadi jangan asal menyebutkan orang lain yang sedang marah ataupun sedang bahagia bipolar ya. Karena, bipolar tidak sesimpel itu Grameds.

Faktor-Faktor Terjadinya Moody

Moody ini muncul sebagai respon yang dipicu karena suatu hal yang mungkin orang lain tidak tahu. Beberapa teori sudah diajukan oleh para peneliti tentang penyebab munculnya moody, beberapa peneliti percaya bahwa yang menyebabkan moody merupakan adanya ketidakseimbangan yang terjadi di dalam neurotransmitter (zat kimia di otak seperti serotonin, dopamine, noradrenaline dan gamma-aminobutyric-GABA).

Pastinya moody akan dipengaruhi beberapa faktor yang terjadi misalkan faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi situasi tubuh. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan orang moody adalah sebagai berikut,

1. Ketidakseimbangan hormon di tubuh

Saat sedang PMS atau Haid, hormon estrogen sangat berperan dalam perubahan suasana hati yang terjadi pada perempuan. Pada saat itu kadar estrogen perempuan akan naik dan bahkan turun secara drastis, sehingga hal itu bisa menyebabkan perubahan mood dan perilaku yang terjadi.

Hormon lain yang bisa mempengaruhi suasana hari yaitu hipotiroidisme, kondisi ini dimana kelenjar tiroid tidak bisa menghasilkan hormon yang cukup. Jadi, Grameds harus lebih sabar ya menghadapi teman atau pasangan jika ingin memasuki periode PMS.

2. Stres dan kelelahan

Perasaan stres dan khawatir yang bisa menimbulkan sesuatu pada tubuh dan bahkan kesehatan. Salah satunya hal ini bisa membuat perubahan pada mood yang terjadi. Stress juga salah satunya disebabkan karena faktor kelelahan. Contohnya saat Grameds sedang diberikan tugas maupun pekerjaan yang begitu banyak dengan deadline tiba-tiba dan mau tidak mau Grameds harus begadang sampai waktu yang tidak diinginkan untuk mengerjakan tugas tersebut.

Saat itu kondisi tubuh akan mengalami kelelahan dan kurang tidur bisa membuat kemampuan otak untuk menerima informasi dan bahkan stimulus menurun. Jadi, Grameds jangan lupa tidur ya!

3. Gangguan kejiwaan

Gangguan psikologis maupun kejiwaan dapat menyebabkan gejala seperti perubahan suasana hati. Misalkan gangguan ini termasuk kedalam Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), depresi, bipolar dan masih banyak lagi.

Untuk mengobati penyakit ini jangan lupa untuk segera mendatangi psikiater ya Grameds, karena hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar dalam mencintai diri sendiri. Semangat Grameds!

4. Pubertas

Saat remaja sedang mengalami fase pubertas maka perubahan emosional, fisik dan psikologis dalam kehidupan seorang anak akan berubah. Pergeseran mood dan bahkan reaksi emosional akan terjadi selama fase ini.

Pubertas adalah suatu tahap perkembangan seorang anak yang tumbuh menjadi dewasa secara seksual. Untuk perempuan biasa terjadi pada rentan usia 10-14 tahun. Sementara itu pada laki-laki terjadi pada umur 12-16 tahun.

Dampak Moody

Grameds perlu tahu bahwa penurunan mood yang terjadi secara tiba-tiba itu bisa berdampak sama orang lain loh. Contohnya, tiba-tiba mendadak bete dan cemberut, orang lain akan bingung dan berpikir yang tidak-tidak.

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

Di otak terdapat saraf cermin yang bisa menyebabkan manusia bisa merasakan suasana emosi dan perilaku orang lain. Hal ini biasa disebut dengan mood contagion (Sebaran mood). Misalkan teman Grameds tiba-tiba merasa muram, maka Grameds pasti akan merasa muram juga. Bahkan, bisa juga mendadak kesal terhadap teman Grameds karena muramnya.

Kondisi mood yang sedang baik maupun buruk bisa berperan dalam proses informasi yang hadir. Contohnya, kondisi mood yang sedang sedih atau kacau akan membuat kesulitan dalam berpikir jernih dalam kondisi yang sedang terjadi.Tak jarang aktivitas yang lagi dilakukan pun akan turut terganggu. Bila hal ini sering terjadi secara terus menerus maka seseorang akan merasa lelah dan sebal dengan situasi moodynya.

Namun, Grameds perlu diingat ya bahwa orang yang sedang mengalami moody juga tidak ingin hal itu terjadi, namun ia semakin terjebak dengan permasalahan yang terjadi di dalam dirinya karena berbagai faktor. Jika dirasa sulit dan mengganggu lebih baik segera mendatangi psikologi maupun psikiater ya, Grameds.

Buku Tentang Moody

1. The Interrogative Mood

Moody

Apa kamu senang? Apakah kita membutuhkan sepatu karet? Apakah burung biru sempurna? Tahukah Anda perbedaan, empiris atau teoritis, antara lumut dan lumut? Apakah jelas bagi Anda mengapa saya menanyakan semua pertanyaan ini kepada Anda? Haruskah aku pergi? Meninggalkanmu sendiri? Haruskah saya repot kecuali diri saya sendiri dengan suasana interogatif?

Adalah tanggapan Powell yang menyenangkan dan mendalam, sebuah solo bebop dari sebuah buku di mana setiap kalimatnya adalah sebuah pertanyaan. Mungkin hanya seorang penulis yang pernah disebut-sebut sebagai yang terbaik dari generasinya oleh Saul Bellow dan di antara lima penulis fiksi teratas di negara ini oleh Barry Hannah‚ Äî yang dapat melakukan gaya gaya yang luar biasa.

Apakah itu sebuah novel? Apa pun itu, adalah buku yang penuh semangat yang membuat pembaca merasa sedikit lebih hidup.

Jika Grameds suka buku yang berisi tentang bahasa inggris atau ingin sekalian belajar bahasa inggis melalui buku, buku The Interrogative Mood sangat cocok untuk Grameds jadikan list, Grameds juga bisa mendapatkannya di Gramedia.com!

2. 3 Hours to Master: Atur Suasana Hatimu

Moody

Apa yang kamu lakukan kalau sedang marah, sedih, atau ketakutan? Tidak bisa mengontrol emosimu? Ikuti perjalanan Andy, Kenny, Jenny, dan Jamie dalam mengenal berbagai macam emosi dan cara mengaturnya dengan sedikit bantuan dari orangtua dan guru mereka.

Buku 3 Hours to Master: Atur Suasana Hatimu sangat cocok untuk kamu yang tidak terlalu suka membaca namun ingin mendapatkan informasi yang seru dan pastinya tidak membosankan saat Grameds sedang membacanya.

Dijamin akan membuat pengetahuan dan informasi bertambah setelah membaca buku ini, untuk mendapatkannya bisa di Gramedia.com ya Grameds!

3. Baca Buku Ini Saat Engkau Patah Hati

Moody

Kadang seseorang bisa terjadi moody karena sedang patah hati, entah ditinggal oleh sahabat, teman atau bahkan orang terkasih. Membicarakan soal cinta, tak akan ada habisnya. Cinta selalu hadir sebagai pemanis cerita dalam setiap kisah hidup manusia. Tapi sebenarnya, apa itu cinta?

Cinta banyak diungkapkan namun sedikit yang memikirkan. Banyak yang memiliki, namun sedikit yang memberi arti. Beberapa orang yang memilih membicarakan cinta, dialog mereka bisa sampai ke akar-akarnya meski cinta tak pernah selesai hanya dengan kata-kata. Dan sebagian lain lebih memilih membiarkan cinta hadir apa adanya tanpa perlu tahu dan ingin tahu apa makna yang ada di dalamnya. Sebagian orang mengikutsertakan logika ke dalam cinta mereka, dan sebagian lagi membiarkan cinta lebur dalam jiwanya. Kalau kamu tim mana?

Cinta dan patah hati adalah dua hal tak terpisahkan, selalu hadir sepaket. Kalau kamu memutuskan memilih salah satu, maka kamu juga harus siap dengan kehadiran yang lain. Keduanya jika dituliskan, akan menghasilkan subbab-subbab: cinta dan luka, cinta dan ekspektasi, cinta dan pengkhianatan, cinta dan memaafkan; tak akan ada habisnya. Apakah kamu sedang mengalami salah satunya?

Berawal dari pengalaman, pengamatan, dan kumpulan kisah-kisah nyata yang terjadi di sekitar kita, buku ini dipersembahan kepada pembaca sekalian; kamu yang sedang patah hati, kamu yang sedang putus cinta, kamu yang sedang dikhianati atau mengkhianati. Akata merangkum topik-topik seputar cinta dan sakit hati dalam untaian bahasa apik yang dapat kalian ikuti lewat buku ini. Akata siap mendengarkan. Luapkan perasaan kalian, hanya di sini. Untuk mendapatkan buku ini Grameds bisa membukanya di Gramedia.com dan pastinya dengan diskon yang sudah menunggu Grameds.

4. Cerita Hati Uwie & Mice Edisi: Global Citizen

Moody

Saat sedang sedih datang memang cocok sekali baca yang lucu-lucu untuk memperbaiki mood, buku Cerita Hati Uwie & Mice Edisi : Global Citizen bisa menjadi salah satu pilihan untuk Grameds baca di saat sedih, dengan tampilan gambar yang khas dan pastinya komedi yang diberikan selalu tidak bosan untuk dibaca terus menerus. Jangan lupa dapatkan bukunya di Gramedia.com!

5. Berani Bahagia

Moody

Saat kamu sedang lelah pasti akan berpikir Bagaimana bila satu pilihan sederhana bisa menguak takdir Anda?

Buku yang membuka mata dan mudah dipahami ini memaparkan pengajaran yang kuat dari Alfred Adler, salah satu tokoh besar psikolog abad kesembilan belas, lewat percakapan yang gamblang antara seorang filsuf dan seorang pemuda.

Tiga tahun setelah percakapan pertama mereka, si pemuda merasa kecewa karena mendapati bahwa gagasan Adler hanya bekerja dalam teori, bukan praktik keseharian. Namun, lewat dialog mendalam antara sang filsuf dan pemuda itu, mereka memperdalam pemahaman mereka tentang pengajaran Adler, mempelajari sarana-sarana yang diperlukan untuk menerapkannya dalam kekacauan hidup sehari-hari.

Entah dibaca sendiri atau melengkapi buku bestseller sebelumnya, Berani Tidak Disukai, buku ini mengungkapkan cara berpikir dan menjalani hidup yang baru dan berani, memberdayakan Anda untuk melepaskan belenggu trauma masa lalu dan ekspektasi orang lain, menggunakan kebebasan ini untuk menciptakan kehidupan yang benar-benar Anda dambakan.

Berani Bahagia akan menyalakan api yang menerangi hidup Anda dan mencerahkan dunia. Temukan keberanian untuk memilih menjadi bahagia. Untuk mendapatkan buku ini bisa di Gramedia.com!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda