in

Mood Swing : Pengertian, Penyebab, dan Perbedaan dengan Bipolar

Pengertian Mood Swing dan Cara Mengatasinya Mood Swing – Perubahan suasana hati yang dialami seseorang bisa berubah-ubah sewaktu-waktu tergantung kondisi kesehatan dan kondisi yang sedang dialami. Misalnya, ketika berangkat kerja diawali dengan mood yang baik, tetapi saat di tengah jalan mood mulai berubah karena harus menunggu perbaikan kereta yang sedang anjlok. Sedangkan mood akan berubah menjadi baik ketika tugas atau pekerjaan kita mendapatkan apresiasi dari atasan.

Perubahan mood yang disebabkan karena sesuatu yang jelas merupakan perubahan mood yang wajar. Akan tetapi, bagi seseorang yang sering mengalami perubahan suasana hati atau mood secara tiba-tiba dan tanpa sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, hal itu menandakan bahwa diri kita sedang tidak baik-baik saja.

Kondisi perubahan suasana hati secara tiba-tiba dan tanpa sesuatu yang tidak bisa dijelaskan sering dikenal dengan istilah mood swing. Kondisi mood swing ini bisa menjadi gejala-gejala bagi beberapa gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, jangan pernah menganggap remeh kondisi mood swing ini.

Seseorang yang sedang mengalami mood swing dapat membuat pekerjaan atau tugas yang dikerjakan menjadi terbengkalai atau malas untuk mengerjakan tugas. Hal seperti ini akan merugikan diri sendiri dan merepotkan orang lain. Oleh karena itu, kenali tanda-tanda mood swing agar diri sendiri dapat mencegah terjadinya mood swing.

Grameds yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang mood swing bisa membaca artikel ini. Baca artikel ini sampai habis ya dan selamat membaca.

Table of Contents

[algolia_carousel]

Pengertian Mood Swing

Mood swing adalah perubahan suasana hati atau mood yang di mana orang lain dapat melihatnya. Pada umumnya, terjadinya mood swing merupakan respon tubuh terhadap situasi atau kondisi yang sedang terjadi. Respon tubuh seperti itu masih bisa dikatakan sebagai perubahan suasana yang wajar.

Akan tetapi, kondisi mood swing bisa dikatakan tidak wajar jika tak ada alasan yang jelas kenapa perubahan suasana hati bisa berubah-ubah begitu saja. Perubahan mood seperti itu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari terutama yang berkaitan dengan pekerjaan atau tugas-tugas sekolah. Bahkan, perubahan mood tanpa sebab yang jelas bisa membuat hubungan dengan kekasih atau keluarga menjadi terganggu.

Perubahan mood seperti itu menunjukkan bahwa adanya gangguan kesehatan di dalam diri.  Jika kamu sering merasa seperti itu, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke psikiater atau psikolog.

Tanda-Tanda Mood Swing

Perubahan mood ini bisa menjadi tanda bahwa adanya gangguan kesehatan mental di dalam diri. Oleh sebab itu, sangat perlu untuk diri kita mengenal tanda-tanda mood swing. Berikut ini tanda-tanda mood swing.

1. Rasa Cemas dan Sedih Secara Terus Menerus

Kecemasan dan sedih itu merupakan hal yang wajar, terlebih jika kit baru saja mengalami putus cinta, gagal mencapai sesuatu, dan lain-lain. Namun, bagi seseorang yang mengalami mood swing dapat ditandai dengan rasa cemas dan sedih secara terus menerus. Kedua perasaan itu jika dibiarkan secara terus menerus akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, orang-orang di sekitar kita akan merasa bingung dengan kondisi yang sedang kita alami.

2. Mudah Marah dan Cepat Tersinggung

Tanda mood swing berikutnya adalah mudah marah dan cepat tersinggung. Seseorang yang mudah marah dan cepat tersinggung biasanya ia akan sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain atau bisa saja orang lain yang tidak ingin melakukan komunikasi dengan dirinya. Dengan kata lain, seseorang yang mudah tersinggung dan cepat marah bisa dijauhi oleh orang lain.

3. Sulit Untuk Fokus

Apakah kamu sulit untuk fokus ketika mengerjakan sesuatu? Jika kamu mengalami itu bisa jadi kamu sedang mengalami mood swing. Sulit untuk fokus ini bisa menyebabkan terjadinya kesalahan ketika mengerjakan pekerjaan atau tugas yang sudah diberikan, sehingga kamu akan sering diberikan teguran atas kesalahan-kesalahan yang sudah dibuat. Hal terburuk dari sulit untuk fokus adalah tidak dipercaya oleh orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas.

4. Sering Kurang Berenergi atau Terlalu Berenergi

Seseorang yang normal akan mengalami kurang energi ketika sudah lelah mengerjakan banyak hal. Seseorang yang mengalami mood swing energinya akan bertambah ketika sedang melakukan banyak hal. Orang lain akan kesulitan untuk memahami individu yang mengalami hal seperti ini karena tidak bisa memperkirakan apakah individu tersebut sedang dalam kondisi kurang energi atau dalam kondisi sangat berenergi.

5. Sulit Untuk Menangkap Informasi

Tanda mood swing berikutnya adalah sulit untuk menangkap atau menerima informasi. Informasi yang sulit untuk ditangkap, maka informasi itu akan sulit dipahami dan jika sulit dipahami bisa menimbulkan kesalahpahaman antara pemberi informasi dan penerima informasi (mood swing).

6. Sulit Untuk Menyampaikan Informasi

Bukan hanya menangkap atau menerima informasi, mood swing bisa juga ditandai dengan sulitnya menyampaikan informasi yang akan diberikan kepada orang lain. Kesulitan dalam menyampaikan informasi bisa menyebabkan keterlambatan informasi yang akan diberikan kepada orang lain.

7. Bicara Terlalu Cepat

Seseorang yang berbicaranya terlalu cepat atau terlihat bukan seperti orang-orang pada umumnya merupakan salah satu tanda mood swing. Berbicara terlalu cepat akan menimbulkan informasi yang diberikan menjadi kurang jelas, sehingga informasi tersebut tidak bisa disebarkan kepada orang lain. Bahkan, ada beberapa orang yang akan kesal ketika mendengarkan cara berbicara orang lain yang terlalu cepat.

8. Nafsu Makan yang Sering Berubah

Kadang nafsu makan naik kadang nafsu makan turun adalah tanda dari mood swing berikutnya. Selain itu nafsu makan yang sering berubah merupakan tanda bahwa pola makan sedang tidak teratur. Hal seperti itu bisa membahayakan bagi kesehatan tubuh, tubuh bisa menjadi gemuk secara tiba-tiba dan bisa menjadi kurus secara tiba-tiba.

Penyebab Mood Swing 

Mood swing yang masih dalam taraf normal dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu perubahan hormon, perubahan cuaca, efek samping obat, makanan, kondisi atau keadaan, dan zat kimia otak tidak seimbang.

1. Perubahan Hormon

Setiap manusia pasti akan mengalami perubahan hormon, selama perubahan hormon masih dalam taraf yang wajar dan tidak mengganggu kesehatan berarti masih dalam kondisi yang normal. Namun, jika perubahan hormon sudah tidak wajar dan mengganggu kesehatan tubuh, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Perubahan hormon pada seseorang bisa menyebabkan terjadinya mood swing. Biasanya perubahan hormon ini sering dialami oleh perempuan yang sedang mengalami pre-menstrual syndrome (PMS), saat sedang mengandung, atau ketika mengalami menopause.

2. Perubahan Cuaca

Perubahan cuaca ini bisa menyebabkan seseorang mengalami perubahan suasana hati atau perubahan mood. Dalam hal ini, seseorang yang kurang terkena sinar matahari terutama matahari pagi, maka serotonin dalam tubuh akan mengalami penurunan. Kadar serotonin yang menurun itu yang akan mengubah suasana hati atau mengubah mood kamu. Begitu pun, dengan musim hujan, seseorang yang mengalami kedinginan saat musim hujan bisa menyebabkan dirinya mengalami perubahan mood.

3. Efek Samping Obat

Efek samping obat yang diminum oleh seseorang bisa menimbulkan terjadinya mood swing. Efek samping ini bisa menyebabkan pekerjaan yang kita kerjakan menjadi terganggu. Oleh sebab itu, ketika minum obat sebaiknya dilakukan ketika sedang ingin berisitirahat agar  aktivitas yang dijalani tidak terganggu. salah satu jenis obat yang dapat menyebabkan mood swing adalah kortikosteroid (prednison).

4. Makanan

Sudah bukan hal asing lagi jika kita makan makanan yang disukai akan menghasilkan senyawa kimia dopamin di dalam otak. Dopamin ini merupakan senyawa kimia yang dapat memunculkan rasa senang dan bahagia agar kita sering melakukan hal-hal yang dapat menyenangkan diri kita. Akan tetapi, jika kita makan makanan yang tidak kita suka bisa mengubah kondisi mood kita.

5. Kondisi atau Keadaan

Seseorang yang sedang mengalami kemacetan, sedang menunggu keterlambatan kereta, dan sebagainya bisa menyebabkan mood swing. Keadaan-keadaan seperti itu akan membuat diri kita menjadi bosan dan lebih lelah.

Jika sedang berangkat kerja, maka bisa kena teguran oleh atasan dan jika pulang kerja rasa lelah akan semakin meningkat, sehingga kondisi emosi menjadi tidak stabil dan lebih cepat untuk marah atau kesal.

[algolia_carousel page=2]

6. Senyawa Kimia Otak Tidak Seimbang

Suasana hati atau mood seseorang bisa dipengaruhi oleh senyawa kimia pada otak, seperti serotonin dan dopamin. Senyawa kimia yang tidak seimbang bisa menjadi penyebab terjadinya mood swing. Dengan kata lain, zat kimia dalam otak ini bisa memengaruhi atau mengatur suasana hati atau mood seseorang.

7. Bipolar

Mood swing sebagai perubahan suasana hati yang dapat dengan sangat mudah terlihat. Nah, jika perubahan emosi atau mood swing terjadi terlalu sering maka pada tingkat yang berlebihan hingga mengganggu orang lain dan diri, perlu dicurigai bahwa kamu mengalami gangguan bipolar. Bila kamu mencurigai kondisi ini, jangan langsung melakukan self-diagnosis. Kamu sebaiknya segera menemui dokter atau psikolog untuk dapat memastikannya.

8. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat menjadi menjadi penyebab mood swing. Otak dan tubuh kemudian akan pulih dari beragam peristiwa saat tidur. Jik tidak cukup istirahat, tubuh tidak akan sepenuhnya merasa segar. Jadi, ketika kekurangan tidur, sangat mungkin untukmu merasa kesal dan kamu. Kamu juga akan cenderung membuat pilihan yang buruk sepanjang hari, dan membentak banyak orang.

9. Gula Darah Rendah

Jika pernah mengalami marah dan lapar pada waktu yang bersamaan, bisa jadi hal ini disebabkan oleh gula darah rendah. Hal ini juga dapat menjadi salah satu penyebab mood swing. Kondisi ini sendiri dapat terjadi pada beberapa orang ketika mereka terlambat makan. Kamu mungkin merasa marah, kesal, atau bingung. Kamu juga akan lebih mudah menangis. Para penderita diabetes pun harus memperhatikan perubahan suasana hati yang tiba-tiba jika gula darah rendah terlalu lama.

10. Stress

Stres kronis juga dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, serta membuatmu merasa marah dan sedih berlebihan. Saat stres, kamu mungkin kehilangan kualitas tidur yang dapat mempengaruhi suasana hatimu. Olahraga juga sebagai cara yang baik untuk meredakan stres dan membuatmu merasa lebih baik.

11. Kehamilan

Saat hamil kamu juga akan menghasilkan lebih banyak hormon dari biasanya. Lonjakan hormon ini yang kemudian akan menjadi penyebab mood berubah dengan cepat. Nantinya, kamu mungkin akan banyak menangis lebih sering serta mengalami perasaan yang kosong. Mood juga dapat tiba-tiba ‘berayun’ dari sedih ke Bahagia ke sedih lagi, lalu kembali bahagia lagi. Beberapa Wanita juga kerap menjadi depresi selama kehamilan atau setelah bayi lahir, ketika kadar hormon turun dengan cepat. Jika hal ini terjadi padamu, bicarakan dengan dokter agar penanganan depresi kemudian dapat dilakukan.

12. PMS

Banyak wanita mengalami sindrom pramenstruasi (PMS) beberapa hari sebelum mens. Hal ini kemudian dapat memicu berbagai gejala kram, sakit kepala, dan perubahan mood atau suasana hati. PMS juga akan membuatmu merasa murung atau sedih tanpa pemicu yang jelas. Bisa jadi hal ini terjadi karena kadar hormon tertentu yang turun pada saat tertentu. Setelah menstruasi datang, kadar hormon ini akan mulai meningkat, dan akan membantu menstabilkan suasana hati.

13. ADHD

Jika memiliki kondisi attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), kamu mungkin tidak dapat mengendalikan impuls dengan baik. Kamu juga akan cenderung menjadi marah atau frustrasi tiba-tiba, bahkan untuk hal-hal kecil seperti antrean panjang atau kemacetan lalu lintas. Orang dengan ADHD juga lebih cenderung menjadi depresi atau memiliki masalah lain yang berkaitan dengan suasana hati.

14. Kekurangan Asupan Nutrisi

Kekurangan Asupan Nutrisi dengan orang yang sedang menjalani diet ketat tanpa memperhatikan makronutrien dalam setiap menu makanan juga dapat mengalami perubahan mood secara drastis. Karena pola makan yang lebih buruk dan berpengaruh pada kadar gula serta menyebabkan malnutrisi. Sehingga suasana hati pun ikut berubah-ubah tidak jelas.

15. Gangguan Cyclothymia

Gangguan Cyclothymia atau siklotimik juga merupakan salah satu gangguan mental yang cirinya hampir mirip dengan bipolar. Emosi penderita siklotimia juga akan naik turun namun dengan gejala yang ringan. Serta umumnya terjadi pada rentang usia remaja.

16. Demensia

Demensia juga menyebabkan kerusakan di otak yang kemudian berdampak pada fungsi perilaku dan kognitif. Seseorang juga dengan demensia dapat mengalami perubahan mood drastis, seperti mudah kesal, dan marah lalu menjadi tenang kembali. Pada kondisi dementia, seseorang juga akan dengan mudah merasa frustasi karena sering lupa dan sulit mengungkapkan pikirannya. Kini kamu sudah tahu arti mood swing dan penyebabnya. Cobalah menghadapi perubahan mood serta dengan lebih mengenali suasana hati. Jangan sampai kondisi tersebut mempengaruhi hubungan sosial dengan orang lain. Kenali faktor-faktor apa yang kemudian akan membuatmu merasa frustasi dan mudah kesal lalu hindarilah dengan sebaik mungkin.

Mood Swing Gejala Gangguan Kesehatan

Mood swing yang terjadi pada beberapa orang merupakan gejala dari gangguan kesehatan, seperti gangguan bipolar, depresi, borderline personality syndrome (BPM), attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), stres, dan skizofrenia.

  1. Gangguan Bipolar

Salah satu gangguan mental berikutnya yang bisa menyebabkan seseorang mengalami mood swing yaitu gangguan bipolar. Gangguan bipolar adalah gangguan kesehatan mental yang di mana penderitanya akan mengalami perubahan suasana hati atau mood secara ekstrem. Perubahan mood yang dialami oleh penderita bipolar sangat sering terjadi tanpa suatu alasan yang jelas.

2. Depresi 

Setiap orang pasti mengalami depresi hanya saja tingkat depresi setiap orang berbeda-beda. Depresi adalah gangguan kesehatan yang terjadi pada perubahan suasana hati, penderita terkadang sedih dan merasa tidak semangat dalam mengerjakan sesuatu. Penderita depresi berat biasanya akan menghabiskan waktunya dengan mengisolasi diri.

3. Borderline Personality Syndrome (BPM)

Borderline Personality Syndrome (BPM) adalah gangguan kesehatan mental yang sering membuat kondisi emosi tidak stabil. Penderita gangguan mental ini akan kesulitan dalam mengatur kondisi emosi, sehingga perilakunya dapat merusak hubungan dengan orang lain. Penderia ini biasanya ditandai dengan mudah tersinggung, rasa cemas hampir setiap waktu, dan rasa bahagia yang terlalu berlebihan.

4. Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada anak-anak. Anak-anak yang menderita gangguan mental ini, biasanya akan mengalami frustasi yang sering terjadi, rasa cemas yang berlebihan, bahkan sering merasa kekecewaan. Maka dari itu, seorang anak yang menderita gangguan mental ini, emosinya akan sulit untuk diatur dengan baik, sehingga perubahabn mood terjadi dengan tak menentu.

5. Stres 

Kondisi kesehatan manusia ketika sedang stres akan mudah mengalami perubahan mood. Seseorang yang stres akan sulit untuk fokus dalam mengerjakan suatu hal. Bahkan, seseorang yang sedang mengalami stres berat perubahan suasana hatinya akan lebih sering terjadi.

6. Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan kesehatan mental yang harus diperhatikan dengan baik, baik itu oleh penderita atau orang yang yang merawat penderita skizofrenia. Skizofrenia adalah gangguan kesehatan yang dikategorikan serius karena penderita tidak bisa mengarikan realitas kehidupan. Bahkan, penderita skizofrenia bisa lupa dengan dirinya sendiri. Penderita gangguan kesehatan mental ini sering menyebabkan mood swing.

tombol beli buku

Cara Mengatasi Mood Swing

Bagi kamu yang sering mengalami mood swing, jangan khawatir karena mood swing ini bisa diatasi dengan beberapa cara, yaitu:

1. Olahraga Secara Rutin

Olahraga secara rutin bisa menyehatkan tubuh kita dan meningkatkan imun tubuh. Berolahraga secara rutin bisa menjadi salah satu cara agar tidak terjadi mood swing. Dengan berolahraga tubuh kita akan lebih rileks, sehingga ketika mengerjakan sesuatu menjadi lebih tenang. Selain itu berolahraga secara rutin dapat meningkatkan kinerja otak, sehingga kita menjadi lebih fokus.

2. Bangun Pagi 

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bangun pagi atau bangun lebih awal sebelum melakukan aktivitas sehari-hari akan meningkatkan fokus dan menstabilkan emosi. Hal ini dikarenakan ketika bangun pagi kita akan memiliki waktu untuk menenangkan diri, sehingga kondisi suasana hati bisa terjaga dengan baik. Oleh sebab itu, jangan pernah ragu untuk bangun pagi dan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin.

3. Membuat Daftar Kegiatan

Membuat daftar kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan hari ini adalah salah satu cara untuk mengatasi mood swing. Dengan membuat daftar kegiatan, maka hidup kita akan menjadi lebih teratur karena sudah ada rencana yang harus dikerjakan pada  hari ini. Lebih baik lagi, jika selalu mengevaluasi dari setiap kegiatan yang telah dilakukan agar  kedepannya bisa menjadi lebih baik.

4. Terbuka Terhadap Setiap Masukan

Masukan yang diterima oleh orang lain bisa dijadikan sebagai sarana untuk memperbaiki diri. Dengan masukan yang diterima kita akan tahu kesalahan dan kekurangan dari dalam diri kita. Bukan hanya itu, keterbukaan kita pada setiap masukan merupakan cara untuk mengatasi mood swing. Hal ini dikarenakan dengan masukan yang diterima, maka sudut pandang kita dalam melihat suatu hal menjadi bertambah.

5. Selalu Menikmati Aktivitas yang Dilakukan

Dengan sikap enjoy ini akan muncul rasa senang dan bahagia ketika mengerjakan suatu hal. Enjoy dengan segala aktivitas yang dilakukan akan membuat suasana hati atau mood menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, kita harus terbiasa untuk bersikap enjoy ketika melakukan berbagai macam hal karena dengan sikap enjoy pekerjaan akan mudah untuk diselesaikan.

6. Makan Makanan yang Sehat dan Bergizi

Makanan yang sehat dan bergizi sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tubuh yang sehat ini akan meningkatkan kinerja otak, meningkatkan imun tubuh, dan lain-lain. Selain itu, tubuh yang sehat bisa membuat mood lebih stabil. Awal mulanya memang susah untuk makan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi jika sudah terbiasa kita akan mudah untuk melakukannya.

7. Konsultasi ke Psikolog atau Psikiater

Mood swing yang sudah cukup parah akan menyebabkan gangguan terhadap aktivitas sehari-hari. Seseorang yang mengalami mood swing secara terus menerus dan tanpa sebab bisa jadi gejala dari gangguan kesehatan mental. Maka dari itu, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke psikolog atau ke psikiater agar bisa segera diberikan penanganan yang terbaik.

8. Bicarakan dengan Orang Terdekat

Berbincanglah dengan orang terdekat. Dengan meluangkan waktu hanya untuk sekedar melepas penat dengan berbincang, memang sangat diperlukan. Karena, dengan berbincang dengan orang terdekat akan membantu mengatasi perasaan cemas dan kesepian. Berdiskusi tentang berbagai topik juga akan menyenangkan, karena hal ini akan membuat otak terpacu memikirkan hal-hal positif. Perlu diketahui jika kamu memiliki mood swing, bukan berarti juga kamu bipolar. Akan tetapi, mood swing yang ekstrem kemudian dapat merujuk kepada gangguan bipolar. Bipolar sendiri memiliki ciri-ciri dan jenis yang beragam. Oleh karenanya dalam memastikannya, kamu dapat konsultasikan dan mendiskusikan dengan berbagai pihak profesional.

9. Memanfaatkan Mood Diary

Kamu juga dapat mencatat segala kejadian yang dapat memicu perubahan suasana hati seseorang. Siapkan satu biku sebagai “mood diary”. Ketika kamu merasakan mood berubah dengan begitu cepat, catatlah pada buku diary tersebut. Catat detailnya agar kamu dapat segera mengambil sikap dalam menghadapi setiap perubahan situasi. Sehingga kedepannya kamu dapat menghindari hal-hal yang dapat memicu perubahan mood.

10. Atur Pola Tidur dan Makan

Atur pola tidur dan makan menjadi lebih baik. Meski begitu pola tidur dan pola makan yang baik kemudian akan membantu otak memproduksi hormon dopamin yang akan memunculkan berbagai perasaan Bahagia dan percaya diri.

11. Kelola Emosi

Belajarlah mengelola emosi sangat perlu dilakukan, karena ketika berhasil mengelola emosi tentunya akan mengendalikan stres yang dimiliki. Lakukan aktivitas yang kemudian akan menimbulkan rasa senang dan nyaman seperti olahraga hingga meditasi atau mendengarkan musik kesukaanmu. Kegiatan-kegiatan seperti ini kemudian akan memicu otak dalam mengeluarkan hormon endorfin yang akan membuatmu merasa bahagia.

12. Kurangi Konsumsi Kopi, Gula dan Alkohol

Kurangi berbagai asupan Kopi, Gula dan Alkohol Yang Memicu Lonjakan Mood Secara Drastis. Ketiga zat ini sebagai depresan dan stimulan yang mengubah emosi seseorang. Alkohol sebagai antidepresan yang dapat memperburuk kondisi suasana hati. Begitu juga dengan makanan yang banyak mengandung karbohidrat atau gula, serta mampu memicu fluktuasi pada suasana hati seseorang.

13. Teknik Relaksasi

Lakukan teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi mood swing. Contohnya, latihan pernapasan dalam atau deep breathing, yoga dan meditasi.

14. Lakukan Hobi

Lakukan hobi yang kamu sukai juga akan mampu mengatasi mood swing dengan memperbanyak aktivitas yang positif serta menyenangkan. Misalnya, jika senang bermain musik, lakukanlah dengan lebih sering lagi.

Perbedaan Mood Swing dan Bipolar

Kamu mungkin bertanya-tanya apa itu perbedaan mood swing dan gangguan bipolar. Keduanya kemudian dapat dilihat dari frekuensi dan intensitas terjadinya perubahan suasana hati. Mood swing sebagai perubahan suasana hati yang dapat terjadi sesekali akibat beberapa faktor pemicu. Mulai dari deadline pekerjaan dari kantor yang mepet atau bertengkar dengan pasangan kemudian akan membuat suasana hati yang awalnya senang menjadi sedih seketika. Kondisi ini umum terjadi dan dapat segera diatasi. Namun jika kamu sering mengalami perubahan suasana hati dengan terlalu cepat, bahkan tanpa ada penyebabnya yang jelas, terjadi begitu sering hingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari, serta disertai keinginan untuk melukai fisik dan mengakhiri hidup, maka sebaiknya perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi tersebut bisa dapat menjadi tanda gangguan mental. Salah satunya adalah gangguan bipolar. Dengan mood swing sesekali itu normal. Namun, jika perubahan suasana hati ini berlangsung sering dan telah memengaruhi kehidupan sehari-hari, Kamu juga perlu mempertimbangkan untuk mencari bantuan profesional. Seorang ahli kejiwaan seperti psikolog kemudian dapat membantu mendiagnosis penyebab mood swing dan merekomendasikan cara mengatasinya yang tepat. Dengan ini, frekuensi mood swing artinya bisa lebih berkurang.

Buku-Buku Terkait Mood Swing

1. Elnov. Anomali: Memoar Seorang Bipolar

Mood Swing

Bagaimana jika dalam kehidupan yang nyaris tanpa persoalan besar, tiba-tiba kau mendapat kejutan memilukan? Bagaimana jika tubuhmu ternyata tidak dikehendaki oleh jiwamu? Apa yang kehidupan ini inginkan darimu? Apakah kelahiranmu adalah kecelakaan takdir? Kau merasa semua hal di dunia ini melawanmu. Bahkan Tuhan seolah tidak berpihak padamu. Kau bingung. Ingin berontak. Itulah yang dialami perempuan bernama Elnov. Dalam usia belia, dia harus menghadapi konspirasi orang-orang dewasa. Di tengah situasi karut marut, dia dinyatakan sebagai ODB (Orang dengan Bipolar) yang menghadapi persoalan mental dengan dua kutub konflik, yaitu ledakan kebahagiaan dan langit depresi yang kelam. Dalam buku ini, Elnov menceritakan semua dari sudut pandangnya. Kita diajak melihat alam pikiran, menyelami bagaimana setiap hari dia harus bertarung dengan diri sendiri. Dan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. === “…buku ini bisa dibaca oleh mereka yang hidup dengan bipolar. Juga orang-orang sekitar. Bagaimana rasanya mengalami kondisi psikologis yang tak mudah dijalani ini. Langsung dari orang pertama.

2. Apakah Aku Bipolar? 100 Tanya Jawab Dengan Psikiater + Bedah Kasus

Mood Swing

Apakah anda seringkali mengalami perubahan suasana hati yang drastis? Apakah anda merasa mudah senang dan seketika murung? Mungkin anda harus mengenali Gangguan Bipolar. Gangguan Bipolar merupakan salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh adanya kelainan pada zat kimiawi di sel syaraf otak. Ketidakseimbangan yang terjadi, ditambah dengan masalah dalam kehidupan dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan perasaan seperti ini. Meskipun faktor genetik juga mempunyai andil, namun tidak menutup kemungkinan siapa pun bisa menderita gangguan Bipolar ini. Buku “Apakah Aku Bipolar?” berisikan 100 pertanyaan seputar Bipolar yang disusun oleh seorang ODB dan psikiater dari RSKO, Jakarta. Buku ini memaparkan gejala-gejala Bipolar yang perlu anda kenali ditambah kasus-kasus yang dialami OBD dan solusinya, serta kisah-kisah dari komunitas Bipolar Care Indonesia. Cari tahu apakah anda Bipolar atau tidak.

3. Good Food Good Mood

Mood Swing

Mood adalah suasana hati, selalu berubah-ubah tergantung suasana, waktu, kondisi, situasi, hormon, bahkan cuaca, dan banyak lagi hal-hal yang mempengaruhi mood. Mood pun dapat memberi efek yang positif dan negatif. ketika mood sedang senang dan ceria, kita akan melakukan apa saja dengan penuh semangat. Sebaliknya, ketika kita sedang jenuh, kita pun terkadang menjadi malas-malasan. Up and down, seperti itulah kadang-kadang mood bekerja. Bagi masyarakat urban yang tinggal di kota besar dengan mobilitas tinggi, bad mood mudah muncul berkali-kali dan bahkan terpelihara, disadari atau tidak. Jika bad mood diabaikan dan Anda tidak mencari solusi mengatasinya dengan meningkatkan good mood daripada bad mood, dampaknya tak hanya bersifat individual tapi juga sosial. Setiap orang harus mampu mengelola bad mood dan good mood dalam dirinya.

Kesimpulan Mengenai Mood Swing

Mood swing adalah suatu hal yang normal yang dialami oleh setiap manusia. Namun, mood swing menjadi tidak wajar jika terjadi secara terus menerus dan tanpa sebab yang jelas. Mood swing yang terjadi tanpa penyebab yang jelas bisa menjadi salah satu gejala dari gangguan kesehatan mental seseorang. Jika sudah sering mengalami mood swing tanpa alasan yang jelas, sebaiknya segera konsultasi ke psikiater atau psikolog.

tombol beli buku

Sumber: Dari berbagai macam sumber

Penulis: Restu Nasik Kamaluddin

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Restu