in

10 Penyebab Mata Berkedut

Mengalami kedutan pada mata bagian bawah biasanya sering dikaitkan dengan mitos. Beberapa mitos yang menjadi buah bibir dan berkembang di masyarakat tentang kedutan mata kanan bawah, yaitu pertanda akan mengalami rasa kecewa, pertanda kehilangan sesuatu, bahkan ada yang percaya jika mengalami kedutan di mata kanan bawah akan mengalami sebuah keberuntungan yang besar.

Namun, artikel kali ini akan membahas tentang kedutan pada mata kanan bagian bawah secara medis. Sebenarnya, mata kedutan adalah sebuah kontraksi berulang yang terjadi pada kelopak mata yang terjadi secara spontan dan juga tiba-tiba. 

Kelainan ini dikenal dengan nama blefarospasme. Kelainan ini terjadi setidaknya beberapa detik sekali dan juga bisa berlangsung selama kurang lebih 1 sampai 2 menit. Nah, di bawah ini akan membahas soal jenis-jenis mata kedutan, gejala, dan juga penyebabnya.

Berikut ini adalah penjelasannya.

Jenis-Jenis Mata Kedutan

Kedutan mata ini bisa terjadi pada mata bawah dan atas, baik mata sebelah kanan maupun mata sebelah kiri. Berikut beberapa jenis kedutan pada mata.

Kedutan Minor

Kedutan minor atau kedutan kecil terjadi pada kelopak mata biasanya muncul akibat kelelahan, stres, kebiasaan merokok, atau bisa juga karena konsumsi minuman berkafein dan juga minuman beralkohol dengan berlebihan.

Jenis mata kedutan mata ringan ini juga dapat disebabkan oleh iritasi pada kornea atau konjungtiva, yaitu selaput yang melapisi kelopak mata kamu. Kedutan minor secara umum tidak akan berbahaya dan terasa menyakitkan.

Blefarospasme Esensial Jinak

Jika kamu mengalami mata kedutan yang tidak terkendali, maka kondisi ini dikenal dengan nama blefarospasme esensial jinak. Kondisi ini biasanya bisa memengaruhi kedua mata kamu loh. Penyebab dari kondisi ini sebenarnya belum diketahui secara pasti.

Namun, ada beberapa hal yang dapat memicu dan meningkatkan risiko kamu terkena blefarospasme esensial jinak. Beberapa diantaranya, yaitu:

  • Mata kering
  • Konjungtivitis atau peradangan yang terjadi pada permukaan kelopak mata
  • Blefaritis, yaitu peradangan kelopak mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • Entropion, yaitu kondisi dimana kelopak mata masuk ke bagian dalam mata
  • Uveitis, yaitu peradangan yang terjadi di lapisan tengah mata

Sama seperti kondisi kedutan minor, kondisi yang lebih parah ini bisa disebabkan karena konsumsi kafein dan minuman alkohol yang berlebihan. Biasanya kondisi ini sering terjadi pada seseorang yang menginjak usia 50 sampai 70 tahun. 

Kondisi ini juga disebutkan lebih sering dialami oleh kaum wanita dibandingkan dengan pria. Gejala dari blefarospasme esensial jinak biasanya dimulai dengan kamu mengalami kondisi dimana selalu berkedip tanpa henti. Jika kondisi ini sudah memburuk, kamu akan mulai mengalami keadaan dimana pemandangan mata kamu akan kabur.

Hemifacial spasm

Pastinya kamu akan lebih mengenal dengan sebutan kejang dibandingkan dengan hemifacial spasm. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi biasanya akan terjadi melibatkan otot yang ada disekitar mulut dan juga kelopak mata.

Kedutan dalam kondisi ini mengalami perbedaan dengan kedua jenis lainnya. Dimana, kondisi ini hanya memengaruhi satu sisi dari wajah kamu saja. Jenis mata kedutan ini sering kali juga disebabkan oleh pembuluh darah yang menekan saraf yang terletak pada wajah kamu.

Pastinya kamu sudah sangat sering mendengar mitos tentang mata berkedut, bukan? Banyak diantara kamu yang memercayai hal tersebut adalah tanda bahwa kamu sedang digosipkan oleh orang lain. 

Ada juga yang memercayai bahwa kamu akan mendapatkan pertanda baik ataupun pertanda buruk. Kamu bisa memercayainya sesuai dengan keyakinan kamu. Namun, dalam medis tentu saja mata kedutan ini berkesinambungan dengan kesehatan kamu. 

Gerakan kedutan tersebut biasanya akan muncul selama beberapa detik sekali dan dapat berlangsung lebih lama sekitar 1 sampai 2 menit. Pada umumnya, gerakan kedutan ini dapat dialami pada kedua belah mata. 

Namun, tak jarang juga hanya muncul pada satu bagian mata saja. Kedutan ini sering kali diabaikan oleh orang-orang. Memang gerakan kedutan pada mata tidaklah terasa menyakitkan. 

Namun, alangkah lebih baik jika kamu lebih aware dan perhatian pada kondisi yang terjadi di tubuh kamu. Kamu bisa mengenali alasan dari gerakan kedutan yang terjadi pada mata kamu loh. Berikut ini adalah penyebabnya.

Alasan Mata Mengalami Kedutan

1. Mata Lelah

Ketika kamu kelelahan, khususnya pada mata, maka ini bisa menjadi pemicu terjadinya kedutan di mata kamu loh. Mata yang lelah adalah salah satu penyebab umum yang mengakibatkan terjadinya kedutan pada mata.

Kondisi ini mata lelah biasanya juga terjadi karena kamu jarang mengistirahatkannya. Seperti kebiasaan begadang, bekerja selama berjam-jam menatap layar laptop atau alat elektronik lainnya. 

Dengan kondisi tersebut, otot yang ada pada mata akan mengalami ketegangan dan membuat mata kamu berkedut. Mungkin jika terjadi selama beberapa kali, kamu tidak akan mengalami gangguan.

Namun, jika kedutan berlangsung dalam durasi yang lama, ini dapat menyebabkan kamu terganggu untuk beraktivitas. Jadi, janganlah kamu memaksakan diri kamu untuk bekerja tanpa henti dan tanpa tidur ya, Grameds.

Daerah disekitar mata adalah bagian yang cukup sensitif jika kamu bekerja terlalu ekstra sampai kelelahan. Oleh karena itu, pastikan bahwa kamu beristirahat dengan cukup, agar kamu juga dapat menghindari masalah kedutan yang terjadi pada mata.

Jika berkepanjangan ini akan menjadi dampak yang buruk. Jadi, pastikan kamu istirahat dengan cukup dan jangan diabaikan ya.

2. Kurang Tidur

Sama hal dengan mata yang lelah. Jika kamu kurang tidur, secara otomatis, mata kamu juga mengalami kondisi yang kurang untuk beristirahat. Hal ini akan menyebabkan otot pada mata menjadi tegang dan mengalami kedutan.

Dengan kurang tidur, bukan hanya kedutan pada mata yang menjadi salah satu dampak negatifnya. Namun, kurang tidur juga bisa menyebabkan banyak penyakit lain yang mengganggu kesehatan tubuh kamu. 

Kurang tidur juga bisa menurunkan tingkat kefokusan kamu loh. Hal ini bisa sangat mengganggu, apalagi jika kamu harus bekerja di pagi hari sampai sore hari. Pastikan kalau kamu memiliki tidur yang cukup.

Dengan pola tidur yang baik, kamu akan terhindar dari kedutan mata dan penyakit lainnya yang mengganggu keseharian kamu loh. Jadi, tidurlah yang cukup ya, Grameds.

3. Stres

Siapa yang sering mengalami stres? Bukan stres yang berat ya, tetapi stres ringan. Tahukah kamu, hanya dengan merasa stres sedikit dapat memicu kamu untuk mengalami mata berkedut?

Yap, stres yang kamu rasakan menyebabkan beberapa bagian dari tubuh kamu akan menegang dan mengalami kontraksi, khususnya pada otot dan juga saraf. 

Jika kamu penasaran dari manakah kontraksi saraf tersebut bisa terjadi? Yap,maka jawabannya adalah dari organ otak kamu. Dari sanalah penyebabnya. Maka, cobalah untuk mencari cara untuk mengatasi perasaan stres yang kamu alami. 

Dengan mengatasi stres, maka kamu bisa mencegah supaya kamu tidak mengalami kedutan pada bagian mata kamu atau bahkan bisa menguranginya, jika memang sudah pernah mengalami hal tersebut. 

4. Konsumsi Alkohol

Banyak sekali orang yang sudah mengetahui hal ini, bukan? Yap, minuman keras memang sangat memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satunya adalah kerusakan pada saraf.

Jika kamu mengkonsumsi alkohol terlalu sering dengan kapasitas yang cukup banyak, maka tak dapat dipungkiri jika kamu akan mengalami kedutan pada mata. Dari alkohol, tubuh kamu juga akan mengalami tekanan darah yang tinggi dan bisa berdampak pada terhambatnya peredaran darah kamu loh. 

Saat pembuluh darah kamu tersumbat sedikit saja, maka mata pun akan mengalami kedutan. Oleh karena itu, pastikan bahwa kamu tidak meminum alkohol terlalu sering dan menghindarinya. Alangkah lebih baik lagi jika kamu bisa untuk tidak meminumnya lagi. 

5. Konsumsi Kafein

Siapa yang sering minum kopi atau teh? Tahukah kamu jika kandungan kafein dalam minuman yang sering kamu minum ini dapat menyebabkan kedutan pada mata? Yap, pasalnya kafein adalah salah satu penyebab paling umum dari gejala hipertensi (darah tinggi). 

Kamu harus lebih berhati-hati ya, karena tekanan darah yang tinggi dapat menjadi salah satu sebab dari mata kedutan. Ketika meminum kopi terlalu berlebihan akan memberikan efek negatif pada pembuluh darah. Dimana pembuluh darah akan tersumbat dan aliran darah menjadi terhambat.

Dengan aliran darah yang tidak lancar, dapat menyebabkan gejala kedutan pada mata. Oleh kerena itu, hindarilah untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein ya. 

Jika kamu membutuhkan kafein untuk membantu kamu menjadi tidak mengantuk, maka jagalah porsinya agar tidak berlebihan ya, Grameds!

6. Merokok

Semua orang yang ada di dunia ini pasti sudah tahu bahaya dari rokok untuk kesehatan tubuh. Bukan hanya soal kedutan pada mata, tetapi juga pada organ lainnya seperti paru-paru, mulut, lidah, dan juga tenggorokan.

Kebiasaan buruk kamu saat merokok dapat membuat kesehatan pada mata kamu juga menurun loh. Kandungan yang ada pada rokok dapat merusak pergerakan sel saraf yang ada pada mata. 

Jika kamu perokok aktif dan sudah mengalami gejala kedutan pada mata, alangkah lebih baik jika kamu mulai membatasi aktivitas merokok yang sering kamu lakukan. Jika diperlukan, carilah alternatif lain untuk menghindari rokok.

7. Alergi

Mata kedut juga bisa disebabkan oleh alergi yang kamu alami loh. Ketika reaksi alergi tersebut terjadi, biasanya kamu sebagai penderita akan mengalami kondisi mata berair, terjadi bengkak di area sekitar mata, juga merasakan gatal.

Saat kamu merasa mata kamu tidak nyaman, secara tanpa sadar, biasanya kamu akan menggosok mata kamu. Akhirnya mata akan mengeluarkan air mata dan histamin. Inilah yang menjadi penyebab mata kamu berkedut. 

Segera atasi jika kondisi alergi dan kedutan pada mata yang kamu alami tak kunjung membaik dengan konsultasi kepada dokter.

8. Kekurangan Kalium

Pola hidup yang sehat dengan memenuhi semua asupan nutrisi yang lengkap dan juga tepat adalah salah satu kunci bagi tubuh yang sehat, termasuk untuk mata kamu loh. Bahaya jika kekurangan kalium karena mata bisa berkedut. 

Yap, salah satu tanda kekurangan kalium adalah dengan kedutan yang terjadi pada mata. Jika kamu sering mengalami kondisi ini, alangkah lebih baik jika kamu sering mengkonsumsi buah pisang. Dengan begitu asupan kalium dalam tubuh kamu akan terpenuhi dan kamu terhindar dari kedutan mata.

9. Mata Kering

Umumnya kondisi mata kering ini akan dialami oleh seseorang yang telah menginjakkan usia 30 tahun ke atas. Hal ini terjadi karena kondisi selaput mata mengalami penuaan yang menyebabkan mata menjadi kering.

Kebiasaan buruk yang dilakukan selama aktivitas sehari-hari juga menjadi salah satu penyebab dari kedutan mata. Konsumsi alkohol, rokok, dan kelelahan juga menjadi salah satu faktor pendorong yang dapat mempercepat kamu mengalami kondisi mata kering.

Seperti yang telah dibahas di atas, jika konsumsi alkohol, rokok, dan kelelahan dapat membuat kamu mengalami resiko kedutan pada mata. Oleh karena itu, jagalah kesehatan tubuh kamu dengan pola hidup dan aktivitas yang baik.

10. Kekurangan Magnesium

Selain kalium, ternyata kekurangan magnesium juga bisa menjadi penyebab dari kedutan mata yang kamu alami. Oleh karena itu, kamu harus  bisa mengatur pola makan kamu dengan sehat agar semua asupan yang dibutuhkan oleh tubuh kamu bisa terpenuhi.

Pembahasan di atas adalah beberapa hal yang memicu terjadinya kedutan pada mata. Alangkah lebih baik lagi jika kamu selalu menjaga kondisi kesehatan dan pola tidur kamu agar kedutan pada mata bisa kamu hindari. Khususnya kamu yang bekerja dengan alat elektronik.

Cara Mengatasi Mata Kedutan

Umumnya, mata kedutan tidak memerlukan penanganan yang khusus. Mata kedutan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kamu merasa durasi kedutan mata tidak berkurang dan tak kunjung membaik, kamu bisa mencoba mengurangi atau menghilangkan kedutan mata dengan cara berikut ini.

  • Istirahatlah yang cukup.
  • Batasi konsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein dan alkohol.
  • Berhentilah dari kebiasaan merokok.
  • Gunakan tetes mata untuk menjaga kelembaban mata kamu. 
  • Kompres mata jika kamu merasa kedutan akan muncul.
  • Batasi penggunaan alat elektronik. Seperti laptop, komputer, dan juga ponsel.
  • Istirahatkan mata dari alat elektronik selama beberapa saat.
  • Jika kamu sudah merasakan lelah dan tekanan pada mata, maka berhentilah bekerja dan beristirahatlah.

Jika saat melakukan beberapa langkah di atas, kedutan pada mata kamu tak kunjung membaik, maka kamu bisa langsung konsultasikan ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut permasalahan kedutan pada mata.

Kamu bisa langsung ke dokter, jika gejalanya sudah mulai semakin parah, seperti:

  • Kedutan pada mata tidak hilang selama berminggu-minggu.
  • Kamu sulit membuka mata dan kelopak mata terus tertutup.
  • Mata menjadi merah, mengeluarkan cairan, dan bengkak.
  • Ketika kamu merasakan kedutan di daerah lain, selain daerah mata kamu.
  • Jika kamu mulai mengalami gangguan penglihatan.

Penanganan mata yang berkedut ini tergantung pada penyebabnya. Oleh karena itu, jika kamu sudah berusaha untuk mengurangi semua hal-hal yang dapat memicu terjadinya kedutan pada mata.

Lebih baik jika sesegera mungkin kamu harus mengkonsultasikannya kepada dokter. Supaya masalah kedutan pada mata kamu dapat ditangani dengan cepat dan tepat, serta kamu dapat cepat pulih dan kembali menjalani aktivitas kamu dengan normal.

Demikianlah artikel ini, semoga dapat membantu kamu dan membuat kamu bisa terus menjaga kesehatan untuk menghindari masalah kedutan pada mata. Jika kamu ingin membaca informasi tentang kesehatan melalui buku, kamu bisa mendapatkannya di Gramedia.com loh. 

Cukup kunjungi laman www.gramedia.com, kamu bisa dengan mudah mendapatkan bukunya. Selamat membaca, Grameds!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Mega