in

Apa Itu Anime? Berikut Penjelasan dan Rekomendasinya

Apa itu anime – Tidak mungkin di era sekarang ada orang yang tidak mengetahui anime. Grameds yang mempunyai akses terhadap teknologi pasti setidaknya pernah mendengar apa itu anime dan mungkin bahkan pernah menonton sekilas klip anime dari akun media sosial kalian.

Namun, di sini yang bisa diwajarkan adalah ketika Grameds mengatakan kalau kalian tidak begitu memahami pemahaman mendasar dari anime. Bisa saja ada di antara kalian yang memang tidak begitu tertarik dengan anime, sehingga memahami kultur ini sendiri bukanlah sebuah keharusan.

Artikel ini dikhususkan bagi kalian yang benar-benar ingin mencoba memahami anime secara keseluruhan. Grameds akan mempelajari definisi lengkap anime serta kepopuleran anime di skala global. Dan di akhir artikel, kalian juga akan mendapatkan rekomendasi anime jika memang tertarik untuk menontonnya.

Apa Itu Anime? 

Jadi, apa itu anime? Anime pada dasarnya merupakan animasi buatan tangan dan komputer yang berasal dari Jepang. Di luar Jepang dan dalam bahasa Inggris, anime mengacu secara spesifik kepada animasi yang diproduksi di Jepang. Namun, perlu Grameds garis bawahi kalau definisi anime amat berbeda di negara asalnya.

Di Jepang dan dalam bahasa Jepang, anime sendiri sebenarnya merupakan istilah yang berasal dari kependekan dari kata bahasa Inggris “animation” menjelaskan semua karya animasi, terlepas dari gaya atau asalnya. Jadi, animasi yang berasal dari negara lain pun bisa disebut sebagai anime.

Kepopuleran anime yang merajalela membuat banyak negara lain seperti Perancis dan Amerika Serikat banyak mengikuti gaya animasi Jepang ini. Animasi yang diproduksi di luar Jepang dengan gaya yang mirip dengan animasi Jepang biasa disebut dengan istilah “anime-influenced animation“.

Anime diketahui mulai dikomersialisasi memasuki tahun 1917. Sementara itu, gaya seni dan goresan pena anime yang khas muncul pada tahun 1960-an dengan karya animator legendaris bernama Osamu Tezuka dan menyebar pada tahun-tahun berikutnya.

Hal ini tentunya memperluas audiens domestik yang besar. Anime didistribusikan secara teatrikal, melalui siaran televisi, langsung ke media rumahan, dan melalui Internet. Selain karya orisinal, anime sering kali merupakan adaptasi dari berbagai medium lain.

Grameds yang sudah memahami kultur anime pasti sudah sering melihat anime diadaptasi dari komik Jepang atau dikenal dengan istilah manga. Novel ringan atau light novel serta video game juga banyak diadaptasi menjadi anime. Ini diklasifikasikan ke dalam banyak genre menargetkan berbagai audiens yang luas.

Anime sudah menjadi media yang penuh keanekaragaman dengan metode produksi khas dan telah diadaptasi sebagai respons dari teknologi yang muncul di era sekarang. Anime menggabungkan berbagai macam hal seperti seni grafis, karakterisasi, sinematografi, dan bentuk lain dari teknik imajinatif dan individualistis.

Dibandingkan dengan animasi dari Barat, produksi anime umumnya kurang berfokus pada pergerakan. Produksi anime pada umumnya lebih mengarah kepada detail pengaturan dan penggunaan efek kamera, seperti panning, zooming, dan angle shot yang tentunya digambar menggunakan tangan.

Dengan demikian, gaya seni yang beragam digunakan dan proporsi serta fitur karakter bisa sangat bervariasi, dengan fitur karakteristik yang umum adalah mata yang besar dan emosional. Itulah alasan kenapa Grameds bisa menemukan berbagai macam karakteristik berbeda dalam tiap anime.

Saat ini, industri anime terdiri dari lebih dari 430 studio animasi yang memproduksi anime. Beberapa di antaranya termasuk studio animasi besar dan terkenal seperti Studio Ghibli, Kyoto Animation, Sunrise, Bones, Ufotable, MAPPA, Wit Studio, CoMix Wave Films, Production I.G dan Toei Animation.

Sejak tahun 1980-an, anime juga telah mulai menemukan kesuksesan dalam kancah internasional. Kepopuleran anime perlahan meluas dengan munculnya program-program yang di-dubbing, yaitu diisi menggunakan suara lokal dan diberi subjudul asing.

Memasuki tahun 2010-an distribusi anime meningkat drastis melalui layanan streaming, membuat demografis budaya anime yang semakin luas tidak hanya di Jepang, melainkan juga di seluruh dunia. Penelitian tahun 2016 menemukan kalau anime menyumbang 60% dari acara televisi animasi dunia.

Popularitas Anime Secara Global

Dengan ini, Grameds bisa melihat bahwa kepopuleran anime di mata dunia sudah semakin meluas dan rasanya hampir tidak mungkin orang-orang belum pernah paling tidak untuk melihat anime secara sekilas. Namun, sebesar apa popularitas anime secara global?

Kita bisa memulai dari penyebaran anime di negara-negara Barat, mengingat bahwa banyak dari negara-negara ini yang memiliki kultur kuat khususnya dalam industri hiburan. Dan di sini, anime telah banyak menguntungkan mereka secara komersial.

Beberapa anime lawas seperti Astro Boy dan Speed ????Racer yang diadaptasi ke negara-negara Barat terbukti sukses dan memikat banyak penonton. Tidak sampai di situ, kesuksesan adaptasi anime oleh Amerika Serikat tahun 1960-an membuat Jepang memperluas pasar anime menuju Eropa.

Anime pertama yang masuk ke Eropa ini ditujukan untuk anak-anak. Anime yang dimaksud macam Heidi, Vicky the Viking dan Barbapapa, ditayangkan di berbagai negara seperti Italia, Spanyol, dan Prancis menumbuhkan minat khusus pada output Jepang, karena harga jualnya yang murah dan pendapatan yang tinggi.

Mungkin ini mengejutkan bagi Grameds, tetapi faktanya Italia merupakan negara yang paling banyak mengimpor anime dari Jepang. Adanya impor massal di Italia ini juga mempengaruhi popularitas anime di negara-negara lain di wilayah Amerika Selatan, Timur Tengah dan beberapa negara di Eropa lainnya.

Awal tahun 1980 dapat dikatakan menjadi awal mula pengenalan serial anime  ke dalam budaya Amerika Serikat. Pada 1990-an, anime perlahan mulai populer di Amerika Serikat. Perusahaan media seperti Viz dan Mixx mulai menerbitkan dan merilis animasi ke pasar Amerika Serikat.

Adalah film Akira, anime yang dirilis tahun  1988, yang dikreditkan mempopulerkan anime di dunia Barat selama awal 1990-an. Setelahnya, kepopuleran anime semakin melejit dengan adanya acara televisi seperti Pokemon dan Dragon Ball Z pada akhir 1990-an.

Tahun 1997, anime merupakan salah satu medium dengan pertumbuhan tercepat di industri video di Amerika Serikat. Pertumbuhan Internet kemudian menyediakan cara mudah bagi pemirsa internasional untuk mengakses konten berbahasa Jepang.

Namun, keberadaan pembajakan online memainkan peran utama dalam perkembangan ini. Seiring berjalannya waktu banyak alternatif hukum muncul demi mencegah pembajakan. Sejak tahun 2010-an, berbagai layanan streaming semakin terlibat dalam produksi dan lisensi anime untuk pasar internasional.

Beberapa situs di internet yang mungkin Grameds pernah dengar seperti Netflix dan Crunchyroll yang memiliki katalog besar di negara-negara Barat. Sayangnya, pada tahun 2020 penggemar anime di banyak negara berkembang non-Barat, seperti India dan Filipina. Mereka memiliki lebih sedikit pilihan untuk mendapatkan akses ke konten legal sehingga beralih ke pembajakan online.

Sejak awal tahun 2020-an, anime telah mengalami ledakan popularitas dan permintaan global terlebih karena adanya pandemi COVID-19. Orang-orang tidak memiliki banyak kegiatan di luar rumah sehingga hiburan yang mereka cari dipersempit di dalam rumah. Dan salah satu hiburan yang mereka inginkan adalah anime.

Banyak layanan streaming seperti Netflix, Amazon Prime Video, HBO Max, Hulu, dan layanan khusus anime seperti Crunchyroll, meningkatkan pasar internasional dan juga ketersediaan jumlah acara anime berlisensi baru serta ukuran katalog yang mereka miliki.

Netflix melaporkan bahwa, antara Oktober 2019 dan September 2020, lebih dari 100 juta pengguna merea di seluruh dunia telah menonton setidaknya satu judul anime di platform tersebut. Judul anime muncul di daftar 10 teratas platform streaming di hampir 100 negara dalam periode 1 tahun.

Dan memasuki tahun 2021, anime merupakan acara dengan bahasa asing yang paling diminati di Amerika Serikat dengan penonton mencapai 30,5%. Grameds bisa membandingkan anime dengan acara dari Spanyol atau Korea  yang masing-masing menyumbang 21% dan 11% penonton layanan tersebut.

Tahun 2022, serial anime Attack on Titan memenangkan penghargaan “Most In-Demand TV Series in the World 2021” dalam Global TV Demand Awards. Attack on Titan menjadi serial berbahasa non-Inggris pertama yang mendapatkan gelar “Acara TV Paling Banyak Diminta di Dunia”, yang sebelumnya hanya dipegang oleh The Walking Dead dan Game of Thrones.

Rekomendasi Anime bagi Pemula

Setelah membaca artikel di atas, mungkin ada di antara Grameds yang tertarik untuk mempelajari kultur anime lebih dalam. Dan di sini, tentunya tidak ada cara yang lebih baik untuk memahami anime dibandingkan dengan menonton langsung serial anime sesuai dengan selera kalian.

Tetapi, di sini mungkin kalian kebingungan harus memulai dari mana. Terlebih, ada banyak sekali anime di luar sana dengan kualitas yang amat bagus, sehingga kalian tidak bisa menentukan anime mana yang harus kalian tonton terlebih dahulu untuk mendalami pemahaman akan anime itu sendiri.

Di sesi ini, Grameds akan mendapatkan informasi mengenai beberapa rekomendasi anime yang cocok untuk kalian sesuai dengan genre kesukaan kalian. Jadi, kalian bisa memulai dari satu anime dari genre yang kalian suka dan nantinya bisa mencari anime lain dari genre yang sama.

Genre Action

Judul anime: Attack on Titan

Blibli

Ketika Attack on Titan (AoT) diluncurkan pada tahun 2012, anime ini dengan cepat menjadi sensasi di kalangan penggemar anime dan bahkan beberapa penggemar non-anime. Kisah Eren Jaeger yang ingin membunuh semua titan setelah menyaksikan kematian ibunya telah menarik banyak penggemar untuk melihat apakah dia berhasil melakukannya atau tidak.

Sulit untuk menjelaskan apa yang membuat AoT begitu populer. Grameds akan mendapatkan paket lengkap mengenai aksi, drama, thriller, dan misteri yang lengkap, sehingga wajar jika penggemar selalu menantikan penayangan AoT di setiap musimnya.

Dan perlu ditekankan bahwa terdapat elemen thriller di AoT, jadi kalian harus bersiap untuk pertumpahan darah. Bisa dikatakan bahwa anime ini lebih cocok untuk Grameds yang sudah di atas usia 17 tahun ke atas untuk menyaksikan salah satu anime terbaik sepanjang masa berdasarkan pandangan orang-orang.

Genre Olahraga

Judul anime: Haikyuu

Viu

Anime bola voli ini menceritakan seorang remaja mungil bernama Hinata Shoyo yang terinspirasi untuk bermain bola voli karena melihat pemain bola voli bertubuh kecil lainnya yang memiliki julukan “Raksasa Kecil”. Dia kemudian bergabung dengan SMA di mana sang Raksasa Kecil bermain bernama Karasuno. Tetapi, justru dia bertemu dengan orang yang mengalahkannya di SMP, Kageyama Tobio.

Cerita utamanya adalah tentang persaingan antara Hinata dan Kageyama, meskipun keduanya adalah rekan satu tim. Ini sebenarnya agak lucu karena keduanya sangat berbeda, tetapi entah bagaimana berhasil menemukan sesuatu untuk bersaing. Seiring waktu, mereka membangun rasa saling menghormati satu sama lain.

Ceritanya mungkin terdengar generik, namun Haikyuu berhasil mengangkat komponen klasik anime olahraga dengan amat baik. Grameds yang menyukai cerita mengenai persaingan dan perjuangan khas atlet seharusnya akan menyukai tontonan ini.

Genre Drama

Judul: Your Lie in April

Crunchyroll

Your Lie in April bercerita tentang Arima Kousei, seorang ahli piano yang berhenti bermain piano karena suatu hal di masa lalu. Dia kemudian bertemu dengan seorang pemain biola bernama Miyazono Kaori, yang terus memintanya untuk berduet piano dan biola dengannya.

Banyak penggemar yang menyukai anime ini karena berbagai macam faktor, mulai dari segi cerita, segi karakterisasi, segi animasi sampai dengan segi penggambarannya yang indah. Dan anime ini amat sangat cocok bagi Grameds yang menyukai cerita drama dengan sedikit bumbu komedi di dalamnya.

Tidak sedikit penggemar yang menangis tersedu-sedu menjelang akhir dari Your Lie in April. Jadi, anime ini bisa menjadi salah satu rekomendasi anime bagi kalian yang mencintai drama jika kalian masih awam harus memulai menonton dari mana.

Genre Komedi

Judul anime: Nichijou

YouTube

Jika Grameds menerjemahkan “Nichijou” ke dalam Bahasa Indonesia, kata tersebut secara kasar memiliki arti “keseharian”. Jadi, seharusnya cerita dari anime ini sendiri akan banyak tentang kehidupan sehari-hari. Setidaknya itulah yang penggemar kira sebelum menonton episode pertama.

Keseharian dalam Nichijou bisa dibilang sangat tidak masuk akal. Beberapa penggemar menganggap Nichijou sebagai salah satu anime komedi terlucu yang pernah mereka tonton. Terdapat beberapa karakter untuk diikuti, dan masing-masing dari mereka memiliki sifat dan running gag mereka sendiri yang amat kocak.

Akan ada beberapa di antara Grameds yang mungkin menganggap kalau Nichijou adalah anime aneh. Namun, dapat dikatakan ini adalah anime yang bisa saja memperkenalkan kalian untuk masuk lebih dalam kepada kulltur anime dengan lebih dalam.

Genre Misteri

Judul anime: Death Note

Netflix

Death Note adalah anime klasik yang mengisahkan pertarungan kecerdasan antara 2 jenius. Yang satu adalah sosok “penyelamat dunia” yang membunuh ribuan penjahat menggunakan buku catatan kematian bernama Light Yagami. Sementara yang satu lagi adalah sekelompok polisi dan detektif  dipimpin oleh L yang sebelumnya telah memecahkan ratusan kasus misterius di seluruh dunia.

Tema utama Death Note adalah misteri dan supranatural. Bisa jadi Grameds awalnya agak kesulitan untuk memahami anime ini karena akan ada banyak adegan mengecoh satu sama lain. Namun begitu kalian sudah paham ide dasarnya, Death Note benar-benar seru untuk ditonton.

Akan ada banyak juga dialog dan Grameds perlu memperhatikannya dengan sangat baik jika ingin memahaminya. Death Note memang benar-benar diperuntukan untuk penggemar misteri dan kalian yang menyukai genre ini akan amat menikmati salah satu anime paling populer sepanjang masa.

Genre Petualangan

Judul: Hunter X Hunter

Dafunda

Hunter X Hunter (HxH) menceritakan tentang anak laki-laki bernama Gon Freecs yang berangkat dari pulau kecilnya untuk menemukan ayahnya yang telah lama hilang. Namun, petualangannya berbahaya dan Gon harus mengatasi semua rintangan untuk akhirnya bertemu ayahnya.

HxH selain memiliki unsur petualangan di dalamnya, juga mengandung unsur komedi, tema filosofis, sistem pertarungan yang membutuhkan strategi. Amat cocok bagi Grameds yang suka menonton serial dengan paket lengkap dengan petualangan, strategi dan aksi.

Selain itu, HxH juga memiliki kedalaman terkait world building-nya, sesuatu yang belum tentu dipunyai anime lain dengan genre serupa. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencicipi salah satu anime yang cukup banyak diagungkan oleh para penggemar.

Dengan ini, berakhir sudah artikel yang membahas mengenai apa itu anime. Semoga kalian bisa mendapatkan segala informasi yang kalian butuhkan terkait anime. Dan akan lebih baik jika artikel ini bisa mengubah persepsi kalian terkait anime.

Seluruh manga persembahan Gramedia, #SahabatTanpaBatas, bisa kalian beli dan temukan di situs gramedia.com. Semoga Grameds senantiasa bisa mendapatkan sesuatu apapun itu.

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: M. Adrianto S.

 

Sumber:

  • https://kotaku.com/what-anime-means-1689582070
  • https://kotaku.com/a-serious-look-at-big-anime-eyes-1737751337
  • https://www.hollywoodreporter.com/business/business-news/japanese-anime-worlds-most-bankable-genre-1235146810/
  • https://filmschoolrejects.com/akira-influence-12cb6d84c0bc/
  • https://www.reflexivehorizons.com/2014/02/18/anime-and-the-internet-the-impact-of-fansubbing/
  • https://www.forbes.com/sites/olliebarder/2017/10/18/netflix-is-currently-funding-thirty-original-anime-productions/?sh=4442398d3aad
  • https://www.animenewsnetwork.com/daily-briefs/2022-03-30/netflix-more-than-half-of-members-globally-watched-anime-last-year/.184167
  • https://www.wfmz.com/news/pr_newswire/pr_newswire_entertainment/anime-and-asian-series-dominate-4th-annual-global-tv-demand-awards-highlighting-industry-and-consumer/article_28591ec0-befe-57c6-99c3-eebe66ad66c5.html
  • https://www.myanimelist.com


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy