in

Negara Tertua di Dunia: Mengintip Peradaban Dunia

Negara tertua di dunia – Pernahkah kamu berpikir di dataran bumi ini negara mana yang paling tua, atau setidaknya yang ditemukan lebih dahulu. Negara mana yang memiliki peradaban lebih dulu?

Saat ini, setidaknya ada lebih dari 190 negara di seluruh permukaan bumi. Di antara negara-negara tersebut juga merupakan kumpulan dari negara besar, maupun negara bagian. Negara ini memenuhi seluruh daratan dan perairan di lima benua.

Kita mungkin pernah dengan tentang sejarah perjalanan Christopher Colombus yang menjadi orang pertama menemukan benua Amerika. Lebih tepatnya sebagai orang yang melaporkan penemuannya dengan bantuan awak kapal, Amerigo Vespucci. Berdasarkan dari laporan ini kemudian Columbus menamai dataran luas tersebut sebagai Amerika.

Jauh sebelum Columbus menjejakkan kaki di benua ini, sebenarnya sudah ada beberapa kelompok orang yang beberapa abad lebih dulu menemukan dan tinggal disana. Kaum Norse sudah tiba lebih dulu sebelum Columbus, Leif Ericson bahkan pernah menetap untuk satu musim disana. Sejarah ini tercatat berdasarkan hasil peninggalan kapal-kapal dari Norwegia yang sudah tiba disana.

 

Adanya kolonialisme yang begitu cepat bahkan sempat bersinggungan dengan suku Indian yang sudah sejak awal terlahir disana. Dapat kita bayangkan negara sebesar Amerika yang kala itu masih minim peradaban, tak lebih tua dibandingkan negara-negara di Eropa.

Sebuah negara dibangun secara sistematis dengan banyak faktor. Oleh sebab itu, beberapa negara tertua ini biasanya sudah jauh lebih dulu membangun peradaban. Lantas, negara mana yang memiliki peradaban lebih dulu? Apakah salah satunya merupakan negara-negara maju yang besar saat ini?

Negara Tertua di Dunia

Sebelum negara terbentuk, manusia cenderung hidup berkelompok. Seiring berjalannya waktu kelompok-kelompok manusia kemudian memilih tinggal dan menetap di suatu tempat. Hingga sebuah peradaban terbentuk dan perlahan menjadi semakin berkembang dan maju, seperti saat ini.

Sejarah mencatat asal mula peradaban di bumi ini melalui penemuan bahwa ada beberapa daerah yang lebih dulu berkembang dan membentuk kelompoknya dalam sebuah negara. Berikut ini adalah 10 negara paling tua yang tercatat dalam sejarah, dan sudah ada jauh sebelum masehi.

Cek di Balik Pena : Baby Chaesara

Mesir (6000 SM)

pixabay

 

Mesir atau saat ini disebut dengan Republik Arab Mesir tercatat dalam sejarah telah memulai peradabannya sekitar 6000 tahun sebelum Masehi. Negara yang letaknya di benua Afrika ini memiliki sejarah yang panjang dalam perjalanannya menjadi sebuah negara.

Sejarah mencatat Mesir telah membentuk negara dengan kerajaan sebagai pusat pemerintahannya. Sekitar 3000 tahun pertama Mesir berada di bawah kepemimpinan Firaun, yang diantaranya terbagi menjadi 30 dinasti.

Tak hanya itu, negara yang asal suku Gurun Sahara ini terbagi menjadi 3 era peradaban. Era pertama disebut Old Kingdom, era kedua disebut Middle Kingdom dan terakhir adalah New Kingdom. Pada era New Kingdom inilah Kerajaan Mesir Kuno mengalami kemerosotan yang signifikan.

Bangsa luar Mesir yakni orang-orang Romawi datang dan ingin menguasai wilayah Mesir. Di mana saat itu dipimpin oleh The Great Alexander, yang ingin menaklukan Arab dan Turki. Kemudian, pada 645 Masehi kaum Muslim merebut kembali Mesir dan memulai kesultanan dengan kerajaan Islam setelahnya.

Kendati menjadi negara tertua, Mesir juga pernah mengalami beberapa kali penjajahan dari bangsa lain, hingga pada mengumumkan kemerdekaannya pada 28 Februari 1922.

India (3300 SM)

pixabay

Peradaban manusia mulai merambah ke Asia lebih tepatnya di dataran sungai Indus yakni Republik India. Sebagai negara dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua setelah Cina, India juga memiliki sejarah yang panjang sebagai salah satu negara tertua di dunia.

Menurut catatan sejarah dunia, manusia mulai bermigrasi ke India dari Afrika melewati Jazirah Arab dan Teluk Persia, yang diperkirakan kurang lebih 50.000 tahun SM. Di sungai Indus pada 3000 SM lalu, bangsa Harappa mulai menetap dan membangun kota-kota disana, yang kini dikenal dengan Pakistan. Orang-orang tersebut cukup sukses hingga mampu melakukan perdagangan ke luar daerah.

Kemudian, disusul beberapa bangsa Indo-Eropa dari Asia Barat dan Asia Tengah. Orang-orang tersebut juga dikenal dengan bangsa Weda, yang menetap dan menularkan kebudayaan mereka. Hingga akhirnya muncul agama Hindu pertama di India.

Bangsa Persia datang ke India untuk menaklukan wilayah pada 539 SM, wilayah yang kini dikenal Pakistan. Kemudian, Aleksander Agung menaklukan kekaisaran Persia pada 323 SM. Sejarah kekaisaran India masih terus berlangsung hingga puluhan Abad setelahnya dengan banyak konflik.

Suku Hun yang membawa agama Islam berhasil merebut India utara dan mendirikan kesultanan di New Delhi. Pada 1526, kaum mongol berhasil mendirikan kekaisaran di India selatan. Pada 1950 India mendapatkan kemerdekaan dari Inggris. Oleh karena itu, tidak heran jika beberapa tempat di India memiliki beberapa wilayah yang berbeda secara mayoritas agama dan budayanya.

Afghanistan (3000 SM)

pixabay

Keamiran Islam Afganistan atau Afganistan ini rupanya diketahui telah ada sejak zaman batu. Negara ini terletak di antara Asia Selatan dan Asia Tengah, yakni tepatnya berbatasan dengan negara Pakistan, Iran,  Turkmenistan, Uzbekistan, Tiongkok dan Tajikistan.

Afghanistan tercatat dalam sejarah telah muncul sejak 3000 SM, dan memiliki sejarah yang sama panjangnya dengan India. Peradaban dimulai dari sebuah wilayah yang diberi nama kota Mundi Gak yang menjadi salah satu bagian dari koloni orang-orang di Lembah Indus.

Lembah indus tersebut menjadi salah satu daerah yang mewujudkan banyak peradaban di berbagai negara. Sehingga wilayah ini masuk dalam bagian negara Pakistan, India dan Afganistan. Pada 2000 SM, orang-orang melakukan migrasi dari Asia Tengah dan mulai menetap di wilayah Afghanistan. Orang-orang tersebut merupakan suku Indo-Iran, yang berangsur-angsur bermigrasi lagi ke India bagian selatan.

Di Afganistan juga memiliki sejarah agama kuno bernama Kafiristan yang sempat bertahan hingga abad ke-19. Sedangkan pada 1800 SM diyakini mulai muncul Zoroastrianisme yang berada di wilayah Balkh.

Di Afganistan juga memiliki sejarah kerajaan yang panjang. Sebelum menjadi keamiran konstitusional, Afganistan pernah memiliki era Dinasti Hotak pada 1709, kemudian berganti menjadi kekaisaran Durrani pada 1747, Keamiran 1823, Kerajaan 1926, Republik 1973. Afghanistan juga merupakan salah satu negara persemakmuran Inggris yang merdeka pada 19 Agustus 1919.

Tiongkok / China (2070 SM)

pixabay

Republik Rakyat China (RRC) merupakan negara dengan kepadatan penduduk tertinggi dengan 1,4 milyar jiwa, serta menjadi negara paling besar ketiga di dunia. Kepadatan pemukiman di Cina ini juga dipengaruhi dari adanya peradaban yang sudah hadir sejak dahulu kala.

Sebagian besar penduduk Cina berasal dari Suku Han, namun disana juga terdapat sejumlah kelompok etnik lain yang membaur menjadi satu. Dataran Cina yang luas ini belum termasuk dengan wilayah Hong Kong, Makau, dan Taiwan (Republik Tiongkok).

Datarannya yang luas menjadi saksi peradaban yang pernah ada di negara tersebut sejak lebih dari satu juta tahun lalu. Berdasarkan dari catatan sejarah menemukan bahwa peradaban awal di Cina dihuni oleh Homo erectus. Pernyataan ini semakin dikuatkan karena adanya penemuan alat-alat yang terbuat dari batu dengan usia 1,36 juta.

Mengutip dari Britannica, menyatakan bahwa manusia telah hidup berkelompok di dataran Cina sejak 1600-1046 SM. Kehidupan yang sudah lama hadir di Cina sejak jaman pra sejarah kemudian berlanjut menjadi era Dinasti.

Sejak lama Cina telah membentuk kepemimpinan monarki yang pertama kali, yakni Dinasti Xia yang diperkirakan telah hadir pada 2070 SM. Kemudian, dilanjutkan oleh Dinasti Shang pada 1600 SM, Dinasti Zhou 1046 SM.

Era dinasti kekaisaran Cina berkembang dan semakin maju. Dimulai dari Dinasti Qin 221 SM, yang mempelopori pembangunan Tembok Besar Cina. Proyek pembangunan tersebut berangsur-angsur diteruskan pada dinasti berikutnya, Dinasti Han, Periode Enam Dinasti, Sui, Tang, Periode Lima Dinasti dan Sepuluh Kerajaan, Song, Yuan hingga Ming.

Georgia (1500 SM)

pixabay

Di Asia Barat, terdapat satu negara yang wilayahnya berbatasan dengan Rusia di Utara, Turki dan Armenia. Negara Georgia ini berdampingan dengan Laut Hitam di sisi Baratnya. Negara ini dulunya merupakan salah satu wilayah Uni Soviet yang kemudian terpecah menjadi beberapa negara. Namun, Georgia ini termasuk salah satu dari sejumlah negara persemakmuran Uni Soviet pada 1991.

Sebagai bekas negara Uni Soviet, Georgia menjadi wilayah yang memiliki sejarah peradaban paling tua dibanding wilayah lainnya. Menurut penemuan sejarah, sejak jaman pra sejarah dataran Georgia telah dihuni oleh Homo erectus. Dimana wilayah ini juga mengalami empat periode peradaban masa itu.

Periode Paleolitik atau Mesoltik dimana menjadi masa ketika manusia purba, periode Neolitik yang menjadi masa transisi saat manusia mulai berburu, Zaman Perunggu dan Zaman Besi yang menjadi awal mula sejarah Georgia kuno.

Georgia dimasa klasik ini mulai membentuk peradaban dengan kerajaan Independen. Kerajaan Kolkhis dan Iberia merupakan dua kerajaan Kristen yang pernah memerintah wilayah Georgia.

Setelah beberapa abad, kerajaan-kerajaan setelahnya memerintah hingga abad ke 12. Kemudian wilayah Georgia mengalami invasi oleh kerajaan sekitarnya yang lebih besar seperti Kekaisaran Rusia, Mongolia,dan Kesultanan Utsmaniyah. Tahun 1921 Georgia akhirnya diberikan kemerdekaan oleh Uni Soviet.

Ethiopia (980 SM)

pixabay

 

Bisa dikatakan negara Etiopia ini menjadi salah satu negara tertua yang memiliki peradaban paling awal yang ada di benua Afrika. Ethiopia atau juga disebut sebagai Republik Demokratik Federal Ethiopia ini letaknya berdekatan dengan negara Somalia, Kenya, Sudan, dan Eritrea.

Ethiopia menjadi salah negara paling merdeka diantara negara lain di wilayah tersebut. Jauh sebelum kemerdekaannya, Ethiopia sudah memulai pemerintahannya sejak 980 SM. Kendati wilayahnya tidak seluas negara-negara sebelumnya, Ethiopia menjadi negara yang paling damai. Sebab, Ethiopia menjadi satu-satunya negara yang tidak pernah dijajah selama perang perebutan wilayah di Afrika.

Tak hanya itu, Ethiopia sendiri sebenarnya adalah negara yang lebih dulu maju jika dibandingkan negara-negara di Eropa. Bahkan, kenyataan menunjukan bahwa negara kecil ini sudah memiliki kekaisaran Kristen yang lebih dulu dari pada Romawi, sekitar abad ke 4 Ethiopia sudah menganut ajaran Kristen.

Namun, tidak banyak yang memahami hal tersebut, bahkan kebanyakan orang percaya bahwa negara-negara di Eropa itu selalu lebih maju dan bahkan menjadi penolong negara kecil lainnya. Dari sini kita sadar bahwa Ethiopia sudah jauh lebih mandiri sejak lama dari segala aspek kehidupan jika dibandingkan negara di Afrika dan Eropa.

Namun, pada tahun 1936 Ethiopia dijajah oleh Italia hingga akhirnya bersama pasukan Britania Raya, keduanya berhasil memukul mundur Italia.

Yunani (800 SM)

Di antara banyaknya negara-negara yang berkumpul di kepulauan Eropa, Yunani menjadi salah satu negara kecil yang menjadi cikal bakal budaya barat di wilayah Eropa. Terletak di bagian tenggara, di dekat Laut Tengah (Mediterania).

Negara yang beribukota di Athena ini disinyalir sudah ditinggali oleh manusia purba sejak 30.000 SM, pada zaman Paleolithic. Namun ada pula yang berpendapat bahwa kemungkinan peradaban di Yunani dimulai sejak 3000 SM, tercatat dari penemuan gua-gua kecil di Akropolis dan juga mata air Clepsydra.

Awal peradaban Yunani dimulai sejak era Cycladic (3000 SM) yang muncul di sekitar Laut Aegea, era peradaban Minoan pada 2700 SM di wilayah Kreta, dan Mycenaean Greece pada 1900 SM. Yunani juga sempat mengalami masa-masa kegelapannya, karena adanya serangan dari Doria.

Namun setelah 800 SM, masa-masa itu berangsur-angsur membaik. Yunani kemudian semakin maju dengan mencapai kemakmurannya di seluruh penjuru wilayah. Pada masa ini bahkan tak hanya perdagangan saja, mereka bahkan mulai mengembangkan segala bentuk arsitektur, ilmu-ilmu, kebudayaan, filsafat, hingga drama.

Layaknya negara lain di era kuno, Yunani juga mengalami banyak masa kekaisaran. Yang paling terkenal adalah kerajaan Aleksander Agung dengan kekuasaannya yang luas hingga Pakistan. Kekaisaran Romawi yang dimulai dari abad ke empat, Kesultanan Utsmaniyah yang menaunginya mulai akhir abad ke 14. Di masa modern, Yunani kini menjadi salah satu bagian dari anggota Uni Eropa.

Jepang (660 SM)

pixabay

Negara Jepang, atau dalam bahasa Jepang disebut Nipponkoku memasuki jajaran negara tertua dengan sistem monarki konstitusional yang cukup unik. Ciri khas negara Jepang yang telah diketahui oleh banyak orang di dunia ini juga menjadi alasan yang masuk akal jika negara ini termasuk yang paling tua.

Pasalnya, Jepang memiliki sejarah yang sangat panjang, budaya yang kental dengan berbagai etniknya dan kemajuan yang pesat. Negara yang masuk di wilayah Asia Timur ini terletak di dekat Samudra Pasifik dan Laut Jepang. Jepang juga bertetangga dengan Tiongkok, Korea Selatan dan Rusia.

Jauh sebelum dataran lain memiliki peradaban, Zaman prasejarah di Jepang sudah dimulai setidaknya pada 600.000 tahun lalu. Di masa awal, zaman Paleolitik Bawah menghasilkan beberapa peralatan dari batu pertama kali di dunia, yang diperkirakan sejak 30.000 SM. Para arkeolog juga menemukan bahwa Jepang memiliki nenek moyangnya yakni suku Proto-Jepang dan suku Ainu.

Jepang telah memulai teknologinya berupa penemuan peralatan, cara bercocok tanam dan teknik perunggu lainnya pada 300 SM. Pada zaman klasik Jepang dimulai sejak abad ke 5, dimana kala itu mulai masuk kebudayaan berupa agama Buddha, Budaya Tionghoa dan Budaya Kerajaan Baekje dari Korea.

Tak hanya itu saja, Jepang mulai maju kembali dengan berbagai budaya baru, agama, dan sistem pemerintahan yang berlangsung dalam bentuk kerajaan. Memasuki zaman pertengahan Periode kerajaan Jepang semakin berkembang dengan adanya berbagai politik dari masa ke masa.

Seperti Apa Sejarah Peradaban Dunia?

Kedelapan negara yang disebutkan tadi belum mencangkup keseluruhan sejarah peradaban yang terdahulu. Ada beberapa negara lagi setelahnya yang juga mulai membangun peradabannya sejak lama, yang mungkin akan memakan waktu panjang untuk menceritakannya.

Grameds, apabila kamu tertarik dengan sejarah-sejarah dunia kamu bisa mendapatkan buku-buku pengetahuan umum seputar sejarah di Gramedia.com. Mungkin saja, apa yang kita ketahui saat ini barulah sepenggal kisah yang kecil dari rahasia yang tersimpan di antara celah-celah dataran dunia.

Sepotong puzzle kecil dari semua puing-puing yang belum sempat disatukan oleh para sejarawan dan arkeolog dunia. Manusia tak bisa mengintip apa yang terjadi dimasa lalu, yang bisa kita lakukan hanyalah membaca apa yang ditinggalkan untuk mengukur seberapa jauh kita bisa melihat kebelakang.

Demikian pembahasan tentang negara tertua di dunia. Semoga semua pembahasan di atas bisa menambah wawasan kamu. Jika ingin mencari buku tentang suatu negara, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com.

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Inka

Sumber:

  • https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6364861/10-negara-tertua-di-dunia-mayoritas-ada-di-asia#:~:text=Negara%20tertua%20di%20dunia%20berdasarkan%20sejarah%20peradabannya%20adalah%20Mesir%20kuno,itu%20dipimpin%20oleh%20raja%20Narmer.
  • https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20221011125444-33-378805/10-negara-tertua-di-dunia-ada-yang-sejak-6000-sm
  • https://katadata.co.id/intan/berita/628ca69e79a1d/10-negara-tertua-di-dunia-salah-satunya-sejak-6000-sm
  • https://www.kompas.com/global/read/2022/09/06/160000470/5-negara-tertua-di-dunia?page=all
  • https://mediaindonesia.com/internasional/520282/10-negara-tertua-di-dunia-sebagai-awal-peradaban

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Arum Rifda

Menulis adalah cara terbaik untuk menyampaikan isi pemikiran, sekalipun dalam bentuk tulisan, bukan verbal.
Ada banyak hal yang bisa disampaikan kepada pembaca, terutama hal-hal yang saya sukai, seperti K-Pop, rekomendasi film, rekomendasi musik sedih mendayu-dayu, dan lain sebagainya.