Music

Ilmu Harmoni: Pengertian, Teori, Jenis, dan Unsurnya

harmoni adalah
Written by M. Hardi

Harmoni adalah – Jika bicara soal seni, maka bisa dibilang sebagai suatu keahlian atau kemampuan seseorang dalam membuat sebuah karya yang penuh dengan makna. Karya yang dibuat pun, selain memiliki makna juga memiliki keindahan. Dalam hal ini, seni sangatlah luas, seperti seni tari, seni lukis, seni pahat, hingga seni musik.

Hampir setiap karya seni yang sudah dihasilkan oleh seseorang, tidak jauh dari kegiatan atau aktivitas si pembuat karya seni itu sendiri. Oleh karena itu, terkadang seni juga disebut sebagai suatu imajinasi seseorang atau ungkapan emosi seseorang

Seperti yang sudah disebutkan bahwa salah satu bentuk seni adalah seni musik. Seni musik itu sendiri bisa diartikan sebagai bentuk seni yang menghasilkan suatu suara yang akhirnya menghasilkan harmoni, nada, dan hingga lagu. Semua itu pastinya melalui proses atau bisa dibilang melalui berbagai macam tahapan hingga akhirnya menghasilkan karya seni yang penuh dengan keindahan.

Salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari seni musik adalah harmoni. Benar sekali, dengan adanya harmoni, maka bisa menghasilkan nada yang sang indah untuk didengar. Namun, terkadang tak banyak orang yang mengetahui secara pasti apa itu harmoni.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih lanjut tentang harmoni. Jadi, simak artikel ini sampai habis ya, Grameds.

Pengertian Harmoni

harmoni adalah

Sumber: Pixabay

Harmoni adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang keselarasan bunyi-bunyi yang ada di dalam suatu bentuk musik serta dalam terdiri dari berbagai macam teori yang kemudian diterapkan dalam sebuah karya musik. Selain itu, harmoni juga sebagai suatu cara dalam mengkonstruksikan akor, sehingga akor yang satu dengan akor lainnya bisa saling mengikuti.

Akor bisa dibilang sebagai kombinasi dari tiga atau lebih tone yang berbeda dan dimainkan secara bersamaan. Selain itu, dalam pengertian secara luas dan mengacu pada musik barat, harmoni merupakan ilmu yang mempelajari cara mengkombinasikan serta menggabungkan nada secara serentak hingga akhirnya menjadi sebuah akor.

Dengan mempelajari penggunaannya secara berurut bisa menciptakan akor yang sesuai dengan suatu rangkaian melodi pada suatu lagu. Dengan begitu, lagu itu juga dapat terdengar sebagai musik yang selaras dan indah.

Dalam musik barat, harmoni sering berhubungan dengan aspek musik secara vertikal. Itu artinya, harmoni menjadi suatu perpaduan dari beberapa nada yang terjadi dalam satu hitungan atau ketukan secara bersamaan. Jadi, dapat dikatakan bahwa harmoni sangatlah penting dan menjadi salah satu unsur yang harus ada dalam musik. Selain itu, harmoni bisa diteliti secara ilmiah atau bisa dipelajari lebih mendalam lagi.

Sementara itu, ditinjau dari sudut pandang estetika musik, harmoni bisa menjadi suatu gagasan atau ide yang berhubungan dengan kehidupan manusia, seperti kedamaian, ketenangan, kepahlawanan, keberanian, dan sebagainya. Harmoni yang tidak bisa dilepaskan dari keindahan atau estetika, maka harmoni biasa disimbolkan sebagai suatu cara untuk menciptakan suatu yang indah. Meski begitu, untuk membuat harmoni tidaklah mudah karena harus melalui berbagai macam proses atau lebih tepatnya harus dipikirkan secara matang.

Pengertian Harmoni Menurut Para Ahli

Adapun pengertian harmoni menurut para ahli yang di antaranya yaitu:

Menurut Bonoe “2003:180”

Bonoe mengatakan bahwa pengertian harmoni adalah cabang ilmu pengetahuan musik yang kemudian membahas dan juga membicarakan terkait keindahan komposisi musik.

Menurut Malm “1996:15”

Malm mengatakan bahwa harmoni juga terdiri dari tiga atau lebih nada yang kemudian dibunyikan secara bersama-sama atau pada umumnya disebut juga dengan akord.

Teori Ilmu Harmoni

harmoni adalah

Sumber: Pixabay

Terdapat beberapa hal dasar perlu untuk diketahui bahwa di dalam ilmu harmoni terdapat beberapa teori. Teori harmoni yang utama adalah tonal system (sistem tonal) tri suara atau triad. Kemudian, jika kita menyusun tiga nada, maka masing-masing akan berjarak terts. Dalam hal ini ada terts besar (major third/m3) dan terts kecil (minor third/m3)/ Selain itu, pada nada alasnya sering dikenal dengan nada bas. Dengan begitu, akan menghasilkan akor yang sering disebut sebagai trisuara.

Dalam harmoni klasik , konsep trisuara itu sering dijadikan sebagai proses pembentukan konsep akor. Oleh sebab itu, biasanya seorang komposer akan bisa membuat suatu kombinasi walaupun tak berdasarkan susunan interval terts. Selain itu, seorang komposer kontemporer biasanya bisa membentuk struktur susunan nada dalam sistem tonenya, yaitu pada interval kwart (perfect fourth/P4 dan augmented fourth/A4), interval kwint (perfect fifth/P5 dan diminished fifth/d5), interval second (major second/M2 dan minor second/m2), dan sebagainya.

Sebagai landasan dalam musik yang sudah diwariskan dari musik barat, maka akor dalam tangga nada diatonis atau tangga nada mayor akan disusun berdasarkan kepada sistem tonal trisuara atau triad yang akan membentuk akor mayor, akor minor, serta akor augmented dan akor diminished. Setiap akor tersebut sudah mempunyai fungsinya yang sesuai dengan jenisnya. Selain itu, posisinya ada pada tangga nada diatonis atau tangga nada mayor.

Jika bicara tentang teori harmoni, maka bisa dibilang dimulai dari suatu pembentukan triad atau pad akor tiga nada, bisa dalam tangga nada mayor atau tangga nada minor. Adapun akor-akor yang dimaksud, seperti akor tonika, sub-dominan, dan akor dominan. Ketiga akor tersebut merupakan suatu bentuk keselarasan antar nada yang kemudian disusun secara vertikal berdasarkan tangga nada.

Dari akor-akor tersebutlah yang mempunyai peran yang sangat sentral dalam semua karya musik. Hal ini karena akor-akor tersebut sudah memiliki fungsi atau bisa memberikan pengaruh yang sangat kuat, tegas, dan luas. Bahkan akor-akor tersebut memiliki sifat yang sangat tenang, sehingga akor-akor akan dijadikan sebagai landasan dalam membuat harmoni.

Jenis Akor

Macam dari akor-akor yang pokok ini adalah diantaranya akor tonika, sub-dominan dan akor dominan. Jenis masing-masing akor pokok ini diantaranya adalah sebagai berikut:

Akor Tonika

Akor tonika adalah akor tingkat I ada pada tangga nada mayor serta akor tingkat i dalam tangga nada minor.

Akor Sub-Dominan

Kedua akor sub-dominan adalah akor tingkat IV dalam tangga nada mayor, akor tingkat iv dalam tangga nada minor.

Akor Dominan

Akor dominan adalah akor tingkat V mayor, v minor.

Dari ketiga akor itulah, maka harmoni memiliki peranan yang sangat penting sebagai dasar pengetahuan serta keterampilan dalam memainkan musik yang disertai juga dengan latihan dan praktek secara sungguh-sungguh dalam bermain musik, bernyanyi. Dengan begitu, bisa menghasilkan pengetahuan, kesenangan, apresiasi, dan keterampilan musik.

Akor/ Trinada/ Triad

harmoni adalah

Sumber: Pixabay

Akor sendiri dapat diartikan sebagai susunan nada yang terdiri dari tiga buah nada atau triad yang dibunyikan dalam waktu yang bersamaan. Adapun akor yang sudah dibuat dari tangga nada ini diberi nama dan berikut nama-namanya.

  1. Tingkatan I disebut juga sebagai akor tonika (tonic)
  2. Tingkatan II disebut juga sebagai akor super tonic
  3. Tingkatan III disebut juga sebagai akor median
  4. Tingkatan IV disebut juga sebagai akor sub dominan
  5. Tingkatan V disebut juga sebagai akor dominan
  6. Tingkatan VI disebut juga sebagai akor sub median
  7. Tingkatan VII disebut juga sebagai akor loading not atau pembimbing atau sub tonic.

Sajian musik atau tekstur ini sendiri dapat berwujud: unisono, homofoni, polifoni, kannon, serta diskan. Lagu yang sering berganti nada dasar baik di tengah atau diakhir lagu, perpindahan nada dasar lagu disebut juga sebagai modulasi. Modulasi dapat ke tingkat IV, V, mayor atau minor senama, dan mayor atau minor senama. Modulasi empat macam ini disebut juga perkeluargaan tangga nada.

Kemudian, supaya lagu bisa dinyanyikan oleh banyak orang dari berbagai macam latar belakang, maka terkadang dibutuhkan penyesuaian atau diubah. Biasanya hal tersebut sering disebut dengan istilah ditransposisi. Sedangkan transposisi terdiri dari not musik ke angka, not angka ke kunci, not musik ke not musik lain kunci, dan not musik ke musik sama kunci.

Struktur Lagu Dan Ekspresi

Bentuk atau struktur lagu merupakan suatu susunan serta hubungan antara unsur musik dalam suatu lagu sehingga menghasilkan suatu komposisi atau lagu yang kemudian bermakna. Sedangkan yang dimaksud dengan komposisi adalah mencipta lagu (Atan Hamdju, 1989).

Sementara itu, untuk memahami struktur lagu dapat diperbandingkan dengan struktur kalimat dalam bahasa. Berikut ini, struktur lagu jika dibandingkan dengan struktur kalimat.

  • huruf adalah not
  • kata adalah motif
  • frase adalah frase
  • kalimat adalah kalimat
  • musik bait adalah alinea
  • lagu adalah karya (misal: puisi)

Unsur–Unsur Struktur Lagu

harmoni adalah

Sumber: Pixabay

Motif

Motif adalah sebuah bentuk pola irama dan juga melodi yang pendek serta biasanya memiliki arti Selain itu, motif juga berguna dalam memberi arah tertentu pada melodi, sehingga bisa memberi hidup atau makna pada suatu komposisi.

Frase

Frase dapat dikatakan sebagai bagian dari kalimat musik seperti halnya bagian pada kalimat dalam bahasa. Dalam syair lagu frasa bisa menunjukkan ketentuan diucapkan dalam satu tarikan nafas, sehingga diusahakan tidak mengambil nafas pertengahan frase.

Kalimat Musik

Kalimat musik merupakan bagian dari lagu yang biasanya terdiri dari 4 – 8 birama. Kalimat musik ini terbentuk dari sepasang frase dan dua kalimat musik atau lebih kemudian akan membentuk lagu.

Ekspresi

Ekspresi merupakan ungkapan pikiran serta perasaan yang mencakup semua nuansa tempo, dinamik serta warna nada dari unsur-unsur pokok musik dalam pengelompokkan frase (frasering) yang dapat diwujudkan oleh seniman musik ataupun penyanyi atau disampaikan pada pendengarnya.

Unsur Ekspresi Tempo

Tempo dapat dikatakan sebagai suatu kecepatan lagu dan perubahan-perubahan kecepatan lagu. Untuk dilukiskannya dan dipakai tanda-tanda atau istilah tempo.

Dinamik

Dinamik adalah sebuah tanda yang berfungsi untuk menyatakan tingkat keras lunaknya serta dalam perubahan keras lunaknya. Lalu, tanda dinamik itu sendiri dibagi menjadi empat, antara lain:

Tanda dinamik untuk pernyataan keras

  • F : forte (forto), lagu yang dinyanyikan dengan keras
  • Ff : fortissimo, lagu yang dinyanyikan atau dibunyikan dengan sangat keras
  • Fff : fortississimo, dinyanyikan dengan sekeras-kerasnya
  • Ffff : fortississimo possible, kemudian dinyanyikan seperti
  • fff Mf : mezzoforte, dinyanyikan dengan sedang kerasnya

Tanda dinamik untuk pernyataan lunak

  • p: piano, kemudian dinyanyikan untuk pernyataan suara lunak
  • pp: pianissimo, kemudian dinyanyikan dengan sangat lembut
  • ppp: pianississimo, kemudian dinyanyikan dengan cara selembut-lembutnya
  • pppp: pianissimo possible, kemudian dinyanyikan seperti ppp
  • mp: mezzo piano, kemudian dinyanyikan sedang lembutnya.

Campuran keras dan lunak:

  • Crescendo dari lembut kemudian menjadi keras dengan tanda
  • Decrescendo : kemudian dari keras ke lembut dengan tanda
  • Gabungan cressendo dan decressendo dengan menggunakan tanda.

Tanda dinamik untuk pernyataan tekanan:

  • Staccato: Sebagai Titik-titik di atas atau di bawah not disebut juga sebagai staccato yang artinya ditekan dengan terputus-putus.
  • Staccatissimo (staccatissimo) artinya ditekan dengan kuat dengan cara terputus-putus.
  • Portato : merupakan titik-titik di atas atau di bawah not dengan sebuah garis lengkung (busur) di atasnya kemudian disebut portato artinya setengah stakato.
  • Marcato atau marcando: artinya ditonjolkan pada bagian-bagian yang harus lebih nyata kedengarannya.

Buku-Buku Terkait

Psikologi Musik

https://www.gramedia.com/products/psikologi-musik?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Psikologi dan musikologi merupakan dua cabang ilmu pengetahuan tua, yang satu mendalami perilaku manusia dan satunya lagi memaparkan hasil/produk dari perilaku tersebut. Kedua elemen tersebut pada prinsipnya tidak terpisahkan karena saat ini telah banyak penelitian interdisiplin yang hasilnya memberikan sumbangsih positif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penulis berupaya mendiseminasikan psikologi musik sebagai pengetahuan yang relatif masih baru di Indonesia ini kepada berbagai kalangan.

Penulis tidak bermaksud menggambarkan seluruh bidang psikologi musik secara detail karena pembahasan setiap topik memerlukan pendalaman tersendiri. Oleh sebab itu, buku ini hanya mengikhtisarkan beberapa topik utama dan aktual dalam bidang psikologi musik. Selain itu, penulis secara khusus memberi perhatian pada persoalan psikologi dan musik yang sangat relevan untuk dikaji dan diambil manfaatnya.

Buku Psikologi Musik ini merupakan wacana awal dengan tujuan memberikan informasi standar serta sebagai stimulan bagi pembaca, baik dosen, mahasiswa, peneliti, maupun siapa pun yang memiliki minat untuk mempelajari dan melakukan penelitian lebih lanjut. Di samping sebagai buku acuan bagi pakar psikologi dan musik, buku ini dapat menjadi dasar pengetahuan psikologi musik dengan berbagai pendekatan teoritis untuk menuju praktikum aplikatif. Penulis berharap, kelak bidang psikologi musik di Indonesia dengan objek materi berlandaskan filosofi nusantara dapat melengkapi pengetahuan sosiohumaniora secara lebih luas.

FS Pengaruh Musik Indonesia Pada Musik Prancis Abad Ke-20

https://www.gramedia.com/products/fs-pengaruh-musik-indonesia-pada-musik-prancis-abad-ke-20?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi.

Pengaruh Musik Indonesia pada Musik Prancis Abad ke-20 – PAMERAN DUNIA tahun 1889 di Paris merupakan pertemuan pertama orang Eropa dengan musik Jawa. Ketakjuban mereka akan Dunia Timur telah ada sejak lama dan pameran besar, yang berulang-ulang diadakan sepanjang abad ke-19, menonjolkan minat menggebu itu. Orang banyak akhirnya dapat melihat, mendengar, merasakan, menyentuh Dunia Timur yang selama ini seolah-olah mitos saja.

Sudah menjadi pendapat yang diterima secara umum bahwa Debussy sangat dipengaruhi oleh musik Jawa yang di dengarnya dalam pameran tahun 1889 itu. Untuk memahami bagaimana Debussy dapat merasakan musik Jawa dalam Pameran Dunia tahun 1889, kami akan membahas sejumlah reaksi penonton yang akan membantu mengenali mentalitas orang pada ujung abad ke-19.

Kemudian kami akan memeriksa karyanya untuk memperlihatkan berbagai aspek yang menurut kami berkaitan dengan musik Jawa. Analisis itu akan menunjukkan pengaruh yang tak terbantah dari gamelan pada caranya mengartikan fenomena musik.

Band The Playset Di Tengah Blantika Musik Indonesia

https://www.gramedia.com/products/band-the-playset-di-tengah-blantika-musik-indonesia?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

“Tampil bersama Band The Playsets yang dibentuknya 5 tahun lalu, beliau menemukan “playground” yang membuatnya terus hidup bersemangat. … Bukan saja semakin produktif berbagi ilmu dan pengalamannya melalui buku-buku seputar seluk-beluk kedirgantaraan yang ditulisnya, Pak Chappy semakin serius bermusik!” (Addie MS, pencipta lagu, pianis, komonis, arranger, produser musik, dan konduktor Twilight Orchestra)

“Lebih satu tahun lalu, saya melihat keunikan The Playset terletak pada terbuka-luasnya penampilan “bintang tamu” yang terpilih untuk menyemarakkan panggung Qi Lounge. Bintang tamu itu biasanya pribadi yang sudah dikenal senioritasnya sebagai entertainer— misalnya Dali Taher, atau jika instrumentalis, maka pilihan bisa jatuh pada gitaris senior seperti Jopie Item.” (Bens Leo, jurnalis, pengamat musik dan entertainment)

Penutup

Seperti pada umumnya bidang seni, ilmu harmoni kemudian sebaiknya dipelajari dengan cara berpikir holistik serta intuitif. Dengan cara berpikir holistik, maka usaha memproduksi musik secara tertulis akan menjadi suatu bentuk yang imajiner, karena proses intuitif ini juga menghasilkan suatu hasil seni yang imajinatif.

Dengan adanya harmoni, maka akan melahirkan sebuah nada yang sangat indah dan enak untuk didengar. Bukan hanya nada saja, tetapi dari harmoni juga bisa menghasilkan sebuah lagu yang penuh dengan makna yang menyentuh.

Jika kamu ingin mendalami hal-hal yang berkaitan dengan musik, maka bisa mencari buku-buku tentang musik di Gramedia.com. Membaca banyak buku dan artikel tidak akan pernah merugikan kalian, karena Grameds akan mendapatkan informasi dan pengetahuan #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sofyan

Baca juga:

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien