in

Review Novel Rogue Lawyer Karya John Grisham

Rogue Lawyer merupakan novel karya John Grisham, penulis asal Amerika Serikat. Buku ini dirilis dalam bentuk hardcover, paperback cetak besar, e-book, buku audio compact disc, dan buku audio yang dapat diunduh mulai 20 Oktober 2015. Kisah ini juga telah diadaptasi menjadi sebuah film thriller hukum mengenai pengacara jalanan yang tidak konvensional, Sebastian Rudd.

Pada November 2015, novel Rogue Lawyer berhasil menempati puncak daftar Fiction Best Seller yang dibuat oleh New York Times selama dua minggu. Novel Rogue Lawyer telah diterbitkan di Indonesia dengan judul Pengacara Bajingan, oleh Gramedia Pustaka Utama pada Januari 2021. Novel dengan total 516 halaman ini berpusat pada Sebastian Rudd, seorang pengacara yang tidak seperti pengacara pada umumnya.

Kantornya berada di mobil van anti peluru, yang dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi, bar, kursi-kursi berbahan kulit yang nyaman, kulkas kecil, lemari senjata tersembunyi, dan sopir yang memiliki senjata lengkap. Dia juga tidak memiliki rekan, biro hukum, dan associate. Ia hanya memiliki satu orang karyawan, yakni sang sopir yang merangkap sebagai orang kepercayaan, bodyguard, juru tulis, dan caddy golf.

Sebastian Rudd tinggal seorang diri di apartemen kecil yang sangat nyaman, yang memungkinkan dirinya bisa menikmati minum bourbon, sambil membawa pistol. Sebastian membela orang-orang yang tak dipedulikan oleh para pengacara lain, seperti penjahat yang menunggu hukuman mati, pemuda pecandu yang dituduh melecehkan dan membunuh dua gadis kecil, pemilik rumah yang ditangkap karena menembak tim SWAT yang keliru menyerbu rumahnya.

Sebastian memilih mereka sebagai kliennya, karena ia percaya bahwa semua orang memiliki hak untuk mendapat pengadilan yang adil, meskipun untuk mendapatkan itu, Sebastian harus menggunakan cara tipu-tipu. Sebastian benci akan ketidakadilan, ia tak menyukai perusahaan asuransi, bank, atau perusahaan-perusahaan besar lainnya.

Ia tak percaya pada pemerintah dan menganggap pandangan perilaku etis dalam sistem peradilan itu sebuah hal yang lucu. Sebastian Rudd merupakan salah satu tokoh sentral paling unik dan paling eksentrik dalam buku karya John Grisham. Ini adalah sebuah kisah yang seru dan mendebarkan.

Profil John Grisham – Penulis Novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer)

audible.com

John Ray Grisham Jr. adalah pria kelahiran Jonesboro, Arkansas, pada 8 Februari 1955. Sosok yang dikenal dengan nama John Grisham ini merupakan seorang novelis, pengacara, dan mantan anggota distrik ke-7 Dewan Perwakilan Mississippi Amerika, yang dikenal karena karya thriller hukumnya. Menurut American Academy of Achievement, John Grisham sudah menghasilkan 28 buku paling laris fiksi nomor satu berturut-turut, dan bukunya sudah terjual sejumlah 300 juta kopi di seluruh dunia.

John Grisham adalah satu dari tiga penulis yang sudah menjual dua juta eksemplar pada cetakan pertama, bersama dengan Tom Clancy dan J. K. Rowling. John Grisham lulus dari Mississippi State University dan memperoleh gelar Juris Doctor dari University of Mississippi School of Law pada tahun 1981. Setelah lulus, ia mempraktikkan hukum pidana selama sekitar satu dekade dan bertugas di Dewan Perwakilan Mississippi dari tahun 1983 hingga 1990.

Novel pertama Grisham yang berjudul A Time to Kill ditulis selama 4 tahun dan diterbitkan pada Juni 1989. John Grisham mengatakan sebuah kasus yang mengilhami novel pertamanya muncul pada tahun 1984, tetapi itu bukan kasusnya. Dia mendengar seorang gadis berusia 12 tahun memberitahu juri apa yang terjadi padanya. Grisham melihat bagaimana anggota juri menangis saat gadis itu memberitahu mereka tentang pemerkosaan dan pemukulan. Buku ini sempat ditolak oleh 28 penerbit sebelum Wynwood Press, penerbit yang tidak dikenal, setuju untuk mencetak 5.000 eksemplar.

Sehari setelah menyelesaikan A Time to Kill, John Grisham mulai mengerjakan novel keduanya yang berjudul The Firm. The Firm tetap berada di daftar Buku Terlaris The New York Times selama 47 minggu dan menjadi novel terlaris ketujuh tahun 1991. Buku ini menjadi karya pertama John Grisham yang laris, dengan penjualan lebih dari tujuh juta eksemplar. Buku ini diadaptasi menjadi film tahun 1993 dengan judul yang sama, yang dibintangi oleh Tom Cruise. Kemudian, diproduksi juga serial TV tahun 2012 yang melanjutkan kisah ini sepuluh tahun setelah peristiwa pada film dan novel tersebut.

Pada tahun 1992 dan 1993 dia memiliki buku terlaris kedua tahun ini dengan The Pelican Brief dan The Client dan dari tahun 1994 hingga 2000 dia memiliki buku terlaris nomor satu setiap tahun. Pada tahun 2001 John Grisham tak memiliki buku terlaris, tetapi dia memiliki buku kedua dan ketiga yang masuk ke dalam daftar dengan karyanya yang berjudul Skipping Christmas dan A Painted House. Pada tahun 2002, John Grisham sekali lagi mengklaim buku nomor satu pada tahun itu dengan karyanya yang berjudul The Summons.

Pada tahun 2005, John Grisham menerima Penghargaan Penulis Terhormat Peggy V. Helmerich, yang diberikan setiap tahun oleh Tulsa Library Trust. Pada tahun 2010, John Grisham mulai menulis serangkaian film thriller hukum untuk anak-anak. Film ini menampilkan Theodore Boone, seorang anak berusia 13 tahun yang memberikan nasihat hukum kepada teman-teman sekelasnya mulai dari menyelamatkan anjing yang disita hingga membantu orang tua mereka mencegah rumah mereka diambil alih. Dia juga menyatakan bahwa putrinya, Shea, menjadi inspirasinya untuk menulis seri Theodore Boone.

Pada tahun 2011 dan 2012 novelnya yang berjudul The Litigators and The Racketeer menduduki posisi paling atas dalam daftar buku terlaris The New York Times. Novel-novel tersebut termasuk di antara buku-buku paling laris pada tahun itu, dan menghabiskan beberapa minggu di atas berbagai daftar buku terlaris. Pada tahun 2013, John Grisham kembali mencapai lima besar dalam daftar buku terlaris AS. Pada November 2015 novelnya Rogue Lawyer berada di puncak New York Times Fiction Best Seller selama dua minggu.

Pada tahun 2017, John Grisham merilis dua buku thriller hukum. Salah satunya adalah Pulau Camino yang diterbitkan pada 6 Juni 2017. Buku itu muncul di bagian atas beberapa daftar buku terlaris termasuk USA Today, The Wall Street Journal, dan The New York Times. Kemudian, The Rooster Bar, yang diterbitkan pada 24 Oktober 2017. Karya ini disebut sebagai karya John Grisham yang paling orisinal oleh The News Herald, dan thriller yang ceria dan nakal oleh The New York Times.

Sinopsis Novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer)

 

Pros & Cons

Pros
  • Tak seperti buku pada umumnya yang menyajikan bagaimana kehebatan seorang pengacara dalama menangani suatu kasus, novel ini menyajikan kisah mengenai bagaimana realita dari sistem peradilan kita dewasa ini.
  • John Grisham membangun karakter tokoh utama ini secara unik dan eksentrik, yang mampu membuat pembaca merasa kagum dan heran secara bersamaan.
  • Gaya penulisan John Grisham dinilai tidak biasa, karena ia memberikan banyak detail terkait bidang hukum, yang menjadi bukti yang menghubungkan rangkaian adegan yang satu dengan yang lainnya.
  • Ini merupakan kisah yang memberikan pengetahuan baru tentang sistem peradilan di Amerika.
Cons
  • Alur kisah cukup lambat.
  • Terdapat bagian cerita yang tidak fokus atau melompat-lompat.
  • Konflik terlalu luas.

Sebastian Rudd merupakan pengacara jalanan, tetapi ia bukan pengacara jalanan biasa. Kantornya adalah Kantornya berada di mobil van anti peluru, yang dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi, bar, kursi-kursi berbahan kulit yang nyaman, kulkas kecil, lemari senjata tersembunyi, dan sopir yang memiliki senjata lengkap. Dia juga tidak memiliki rekan, biro hukum, dan associate. Ia hanya memiliki satu orang karyawan yang juga menjadi teman satu-satunya, yakni sang sopir yang merangkap sebagai orang kepercayaan, bodyguard, juru tulis, dan caddy golf.

Mantan istrinya yang cantik juga merupakan seorang pengacara, dan Sebastian meninggalkannya untuk wanita lain ketika mereka masih menikah. Maka itu, Sebastian Rudd hanya dapat bertemu putranya selama 36 jam per bulan, karena mantan istrinya ingin menghentikan semua kunjungannya. Sebastian Rudd membela orang-orang yang tak akan didekati oleh pengacara lain.

Seperti penjahat yang menunggu hukuman mati, pemuda pecandu yang dituduh melecehkan dan membunuh dua gadis kecil, pemilik rumah yang ditangkap karena menembak tim SWAT yang keliru menyerbu rumahnya, dan seorang petarung seni bela diri campuran yang membunuh seorang wasit setelah kalah dalam pertarungan. Sebastian memilih mereka sebagai kliennya, karena ia percaya bahwa semua orang memiliki hak untuk mendapat pengadilan yang adil, meskipun untuk mendapatkan itu, Sebastian harus menggunakan cara tipu-tipu.

Di sela-sela petualangan dalam mewujudkan keadilan ini, Sebastian dihubungi oleh penculik dan pembunuh berantai yang terlibat dalam perdagangan manusia. Ia mengatakan bahwa dirinya mengetahui keberadaan putri asisten kepala polisi yang hilang.

Kelebihan Novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer)

Dari judulnya saja, kita sudah dapat mengetahui bahwa novel ini menyajikan kisah yang menarik. Tak seperti buku pada umumnya yang menyajikan bagaimana kehebatan seorang pengacara dalama menangani suatu kasus, novel ini menyajikan kisah mengenai bagaimana realita dari sistem peradilan kita dewasa ini.

Ini adalah kisah tentang Sebastian Rudd, seorang pengacara jalanan yang luar biasa. John Grisham membangun karakter tokoh utama ini secara unik dan eksentrik, yang mampu membuat pembaca merasa kagum dan heran secara bersamaan. Ia menggambarkan karakter ini melalui dialog dan monolog yang cerdas.

Gaya penulisan John Grisham dinilai tidak biasa, karena ia memberikan banyak detail terkait bidang hukum. Detail-detail yang ditampilkannya ini menjadi sebuah bukti yang menghubungkan rangkaian adegan yang satu dengan yang lainnya. Gaya penulisannya ini juga dinilai mencerminkan bahea John Grisham memang handal dalam profesinya sebagai pengacara.

Secara keseluruhan, novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer) ini merupakan kisah yang memberikan pengetahuan baru tentang sistem peradilan di Amerika. Jika Grameds sedang mencari buku mengenai hukum, terlebih tentang pengacara yang tidak seperti pengacara pada umumnya, novel ini sangat direkomendasikan untuk Anda.

Kekurangan Novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer)

Kekurangan pada novel Pengacara Bajingan ini terletak pada alurnya yang dinilai cukup lambat. Selain itu, pembaca menemulan bagian yang seperti kurang fokus, karena melompat-lompat dari satu kasus ke kasus lainnya. Lalu, konflik dalam novel ini dinilai terlalu luas, karena menyajikan konflik internal juga, seperti kehidupan pribasi Sebastian Rudd dengan mantan istrinya.

Pesan Moral Novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer)

Melalui kisah Pengacara Bajingan ini, kita dapat mengetahui bahwa pada kenyataannya, kebanyakan persidangan bukan tentang ingin mendapatkan kebenaran. Namun, ini hanya tentang mendapatkan kemenangan. Keadilan yang dicari bersifat sangat subjektif.

Dari Sebastian Rudd, kita dapat belajar untuk memenuhi hak setiap orang. Seperti dirinya yang mau membela setiap terdakwa, terlepas dari betapa hinanya kejahatan yang dilakukannya. Kebanyakan orang hanya memandang kesalahannya saja dan tidak mempertimbangkan haknya. Juga, tidak menghargai pengacara yang hanya melakukan tugasnya.

Nah, itu dia Grameds ulasan novel Pengacara Bajingan (Rogue Lawyer) karya John Grisham. Bagi Grameds yang penasaran akan bagaimana petualangan sang pengacara jalanan yang luar biasa ini, kalian bisa mendapatkan novel ini hanya di Gramedia.com. Selamat membaca!

Rating: 3.77

Written by Nandy