in

Review Buku “Off The Record” Karya Ria SW

gramedia.com

Review buku “Off The Record” karya Ria SW – Berbicara mengenai makanan tentunya setiap orang memiliki makanan yang menjadi favoritnya. Tetapi, ada juga beberapa bagian orang yang tidak hanya menyukai satu makanan saja. Mereka suka berbagai macam makanan, sehingga hal tersebut membuat mereka sulit untuk menentukan makanan apa yang menjadi favoritnya.

Karena makanan ini adalah salah satu kebutuhan primer yang dibutuhkan oleh manusia, beberapa orang membuat konten di sosial media mengenai makanan. Tidak hanya pada akun sosial media saja, namun konten mengenai makanan ini juga tersedia di YouTube. Platform tersebut tentunya memiliki banyak konten yang tersedia tergantung dari pembuatnya. Namun, konten dalam hal makanan juga sangat mudah untuk ditemukan di dalamnya.

Video mengenai makanan ini sangat disenangi oleh orang-orang. Hal ini dikarenakan orang-orang juga akan mendapatkan sebuah review dan juga rekomendasi makanan yang sebelumnya belum pernah dicoba dari para Youtubers yang membuat konten makanan tersebut. Bahkan, konten mengenai makanan yang terkenal adalah “Mukbang”. Konten ini merupakan seseorang yang makan dalam jumlah banyak dengan berbagai macam makanan. Konten ini awalnya berasal dari Korea. Konten ini pun dilakukan oleh penulis dari buku yang akan dibahas kali ini, yaitu Ria SW.

Profil Penulis

Ria SW
Youtube.com

Ria SW atau Ria Sukuma Wijaya adalah seorang pembuat konten, Youtuber, dan food blogger Indonesia yang lahir pada 29 April di Jakarta. Akun Youtube Ria SW sudah memiliki lebih dari 3,84 juta pelanggan.

Ria SW lulus dari TK hingga SMA di Franciscus 1 Jakarta. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikannya di London School of Public Relations, dengan fokus pada jurusan Public Relation dan lulus pada tahun 2008.

Sebelum berhasil membuat saluran YouTube pada tahun 2016, ia melakukan banyak pekerjaan di bidang kreatif. Ia bekerja sebagai pekerja lepas di tim kreatif video klip di bawah perusahaan Sony, magang di Pusat Berita Infotainment Jakarta, dan sebagai Freemantle di bidang kreatif dan skenario.

Ria SW telah bekerja sebagai creative and creative director di televisi, khususnya SCTV selama dua tahun dan sebagai senior creative di RTV. Sebelum memulai Youtube, Ria SW bekerja sebagai produser di malesbanget.com.

Kemudian saat ia terjun ke dunia Youtube, video pertama yang diunggahnya ke saluran YouTube berjudul “Karena sulit untuk berkeliling melalui telepon, itu akan menjadi Baper #1” pada 26 Mei 2016. Setelah itu ia juga menulis buku dengan judul “Off The Record” yang membahas mengenai perjalanannya selama menjadi Youtuber

Detail Buku

beli sekarang

Buku dengan judul “Off The Record” yang ditulis oleh Ria SW ini terbit pada 28 Mei 2018. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Buku ini ditulis menggunakan bahasa Indonesia, sehingga memudahkan pembaca dalam memahami makna dari tulisan yang ada di buku ini. Buku ini memiliki halaman sebanyak 224 lembar yang membuat buku ini memiliki ukuran berat 0.2 kg, panjang 20 cm, dan lebarnya 13,5 cm. Buku ini juga telah memiliki kode ISBN, 9786020385686.

Sinopsis Buku

“Itu videografernya dikasih makan nggak sih?” “Kak, kok makannya banyak tapi tetep kurus?” “Kak, ada cerita menarik nggak selama syuting?” Apa yang kamu rasain saat menonton videoku di YouTube? Selain kepingin ikut makan bareng karena mayoritas isinya video makanan enak yang buat ngiler, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya hal lain kayak pertanyaan di atas? Dalam Off the Record, aku mau cerita tentang keseruan yang nggak tertangkap kamera selama syuting.

Aku mau ceritain kisah yang nggak pernah aku bagi sebelumnya, bahkan aku mau ajak kamu lihat aku secara personal. Kamu siap nggak? Pokoknya, siapin pikiran kalian selama membaca buku ini ya! Dan jangan lupa harus sudah selesai makan karena dalam buku ini aku masih pengin godain kamu biar ngiler! Hihihi! *Ria SW adalah food vlogger yang memiliki lebih dari 1 juta pelanggan di YouTube dan telah mendapatkan 170 juta penonton.

Isi Buku

Off The Record adalah buku pertama dengan cerita yang menarik Ini tidak ditangkap oleh kamera selama pemotretan vlog-nya. Bukunya sempat menjadi best seller di toko buku Gramedia di beberapa kota di Indonesia.

Kumpulan cerita ‘belakang layar’ di dalamnya dikemas menjadi beberapa bab dengan judul yang sama dengan video YouTube miliknya. Salah satunya adalah judul bab “Menggila di Singapura”. Bab ini menjelaskan bagaimana Ria mengatur cerita materi untuk video YouTube-nya. Video YouTube dimulai dengan menyusun konsep, membuat beberapa poin petunjuk (hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjadi jalan cerita), dan diakhiri dengan proses penyuntingan yang membuat video menjadi semenarik mungkin.

Selain itu, ia juga biasanya menceritakan hal-hal yang biasa terjadi saat mengambil gambar untuk videonya bagaimana, seperti hal pengurangan dan penambahan dalam petunjuk. Ria juga menyelipkan cerita-cerita lucu dalam perjalanannya bersama salah satu temannya, Ara, yaitu ketika ingin makan ramen di Victoria’s Street. Saat ia menyebutkan alamat tersebut kepada Ara, Ria bahkan salah mengucapkan nama jalan menjadi Victoria’s Secret. Mendengar hal itu, Ara langsung tertawa. Setelah menyadari hal tersebut, Ria juga ikut menertawakan kesalahannya.

Dalam koleksi video di balik layar Youtube, bahkan dalam buku ini ada cerita inspiratif dari pengalaman penulis sendiri. Salah satunya ada di bagian monolog. Di bagian ini, Ria mengatakan banyak orang berpikir bahwa ia telah sukses. Tapi, dia sendiri bahkan tidak tahu apa ukuran kesuksesan itu. Menurutnya definisi sukses setiap orang berbeda-beda.

Menurut definisinya sendiri, ia masih jauh dari kata “sukses”. Dia merasa bahwa apa yang dia dapatkan dan apa yang dia lakukan masih merupakan awal dari perjalanannya menuju kesuksesan. Seperti biasa, ingatlah bahwa Ria juga mendorong pembaca untuk mengejar impian mereka sesuai dengan definisi “sukses” mereka. Gagal adalah hal yang bagus. Hal yang buruk adalah ketika kalian berhenti karena kalian gagal.

beli sekarang

Hal Menarik Pada Buku

1. Kelezatan Beberapa Jenis Makanan Korea

Seperti yang sering terjadi pada akun YouTube-nya, ia kerap melakukan review makanan-makanan Korea. Bahkan, di dalam bukunya juga memiliki banyak informasi yang rinci dan menarik tentang makanan Korea. Salah satunya adalah sebuah restoran milik Chef Baek Jong-Won, seorang chef terkenal Korea yang menjual brisket beef. Fasilitas yang ada di restoran tersebut adalah barbeque grill, jadi kita harus memasak daging sendiri. Cerita menariknya adalah bahwa Ria selalu gosong memasak daging selama pengambilan video untuk vlog-nya.

“Aku makan daging gosong sepanjang syuting, untung rasanya tetap enak. Jadi ngerasa nggak rugi-rugi banget.” (Off The Record, halaman 10).

Selain itu, ia juga mencoba ceker pedas dengan rasa cabai yang begitu kuat dan teksturnya sedikit lebih renyah, tapi tetap kenyal secara keseluruhan. Makanan tersebut ia temukan di salah satu restoran Korea bernama Hanshin Pocha.

2. Suka dan Duka Sebelum Menjadi Food Vlogger

Sebelum menjadi seorang food vlogger, Ria memiliki cita-cita ingin berkuliah di jurusan hukum. Bahkan Ria sudah pernah lolos pada 2 jurusan, yaitu hukum dan komunikasi. Namun, saat ia ingin mendaftarkan diri pada jurusan hukum, rupanya ibunya telah mendaftarkannya pada jurusan komunikasi. Akhirnya, Ria mau tidak mau ia harus kuliah di jurusan yang telah didaftarkan oleh ibunya itu.

“Selamat ya, tapi kamu kuliah di jurusan Komunikasi aja, kemarin Mami udah lengkapin syarat administrasinya sekaligus bayar.” – (Off The Record, halaman 19).

Pada jurusan tersebut, ia memilih konsentrasinya pada Public Relation. Namun, ketika ia telah lulus kuliah, tidak ada satu pun perusahaan yang memanggilnya untuk melakukan wawancara setelah ia mengirim CV ke beberapa perusahaan. Tapi, hal yang membuat unik adalah bahwa ia mendapatkan pekerjaan dari beberapa perusahaan yang tidak ia kirimi CV. Perusahaan tersebut menawarkan pekerjaan kepada Ria karena beberapa rekomendasi dari orang lain.

“Semua ‘kecelakaan’ dan ‘ketidaksengajaan’ yang awalnya bikin sedih dan stres ternyata bagian dari proses aku menjadi seperti sekarang. Seandainya Nyokap, nggak bayar kuliah jurusan komunikasi, mungkin aku nggak bakal mencoba untuk nulis novel dan kirim ke penerbit.” (Off The Record, halaman 21).

beli sekarang

Kelebihan Buku

Buku ini dikemas dengan sangat menarik. Memiliki jalan cerita yang unik, buku ini dipermanis menggunakan ilustrasi lucu yang membuat pembaca tidak bosan. Pemilihan istilah yang tidak terlalu kaku dan penggunaan bahasa gaul yang ringan dan tetap sopan membuat buku ini memiliki kesan yang baik. Selain itu, kualitas kertas yang baik dan tidak mudah menguning memperlihatkan bahwa buku ini terkesan mahal.

Hal yang unik adalah masing-masing bab mempunyai cerita yang dinamis dan didominasi berbagai gambaran yang berbeda di setiap halamannya. Kita pun bisa mengetahui bahwa kehidupan seseorang Youtuber tidak selalu menyenangkan, misalnya yang terlihat pada depan layar. Beragam keceriaan sampai perseteruan bisa terjadi pada kehidupan seseorang. Poin-poin itulah yang ingin ditonjolkan Ria pada bukunya.

Selain pembawaannya konten yang lugas & keren, membaca buku “Off The Record” akan membuat kita lebih mengenal sisi lain dari Ria. Kita pula akan belajar bahwa tidak selamanya perkerjaan yang terlihat menyenangkan dan gampang akan terbebas dari tantangan.

Kekurangan Buku

Kekurangannya, yaitu ada beberapa halaman yang menggunakan warna latar terlalu
mencolok seperti merah. Hal ini membuat tulisannya yang berwarna hitam menjadi kurang
nyaman untuk dibaca. Tulisan di dalam buku ini bagus, namun juga masih terlalu mentah. Ria seharusnya mengolahnya agar tulisan ini lebih matang dan lebih siap untuk masuk ke dalam sebuah buku.

Kesimpulan

Kesimpulannya, buku ini sangat cocok dibaca untuk mengisi waktu luang. Selain
karena penggunaan bahasanya yang ringan seperti bahasa sehari-hari saat kita berbicara
dengan teman, teknik tata letak dan penyajian gambar-gambar ilustrasi pendukungnya pun
menarik untuk dilihat.

Selain itu,  ditambah lagi dengan adanya pembelajaran-pembelajaran akan hal-hal kecil dan kisah inspiratif penulis yang menarik untuk disimak. Jadi, tidak hanya menghibur
tetapi juga memperkaya pengetahuan kita lewat pengalaman-pengalaman si penulis, bahkan
yang sederhana sekalipun.

Grameds, demikianlah review buku “”Off The Record” karya Ria SW yang diberikan oleh Gramedia. Kamu membeli dan membacanya jika tertarik. Namun, jika kalian ingin mempelajari ilmu-ilmu lainnya, kalian juga bisa membeli dan membaca buku lain yang ada di Gramedia. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas menyediakan buku-buku berkualitas dan juga bermanfaat untuk kamu. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga!

beli sekarang

Written by Ricky Atthariq