in

Review Novel How Come? Karya Asabell Audida

Novel How Come? merupakan novel yang ditulis oleh Asabell Audida, penulis muda asal Indonesia yang mengawali karir kepenulisannya dari platform Wattpad. Kisah How Come? pertama kali dipublikasikan di akun Wattpad Asabell sendiri yang bernama @asabelliaa. Akun Wattpad Asabell Audida hingga saat ini sudah memiliki sejumlah 199 ribu followers.

Kisah How Come? sangat populer dan digemari banyak orang. Per bulan Juni 2022, kisah How Come? ini sudah dibaca sebanyak lebih dari 5.3 juta kali di Wattpad. Maka itu, tak heran jika kisah ini kemudian dilirik oleh pihak penerbit dan akhirnya diterbitkan menjadi sebuah novel pada tanggal 30 Desember 2019. Novel How Come? juga berhasil menjadi salah satu buku yang berada di jajaran rak best seller di toko-toko buku yang ada.

Kisah How Come? sebetulnya merupakan kisah fan fiction yang kisahnya disempurnakan menjadi sebuah novel. How Come? merupakan kisah yang terinspirasi dari orang yang dekat dengan Asabell, yang mempunyai kondisi hampir sama dengan Keira, yang menjadi tokoh perempuan utama dalam novel ini. Sosok itu menjadi inspirasinya, dan akhirnya ia mengembangkan kisah itu dalam imajinasinya, lalu menuangkannya dalam sebuah novel yang berjudul How Come?.

Sebagian besar karya Asabell memang diketahui terinspirasi dari boy group asal Korea Selatan yang sangat populer, yakni BTS. Untuk novel How Come? ini, sosok yang menjadi inspirasinya untuk menuliskan kisah adalah Jimin. Jimin memang diketahui merupakan bias wrecker dari Asabell. Kisah How Come? ini memang pada awalnya merupakan karya yang dibuat khusus untuk Army atau penggemar BTS.

Namun, belakangan ini, Asabell memiliki panggilan khusus untuk membuat karya bagi para pembaca setia karya-karyanya yang disebut dengan nama Hacin. Jadi, novel How Come? ini merupakan karya ini dipersembahkan secara spesial untuk Hacin. Novem How Come? mengisahkan tentang seorang gadis yang bernama Ryu Keira, atau yang kerap disapa Keira.

Keira sudah menata masa depannya. Ia bahkan sudah memiliki daftar pencapaian baginya untuk hari tua. Namun, seluruh rencananya gagal akibat satu faktor yang tidak bisa dihindari. Takdir membuatnya harus menghabiskan hidupnya bersama seorang lelaki tampan dan kaya bernama Choi Jimin.

Keira dan Jinin belajar untuk saling menerima satu sama lain. Namun, seiring dengan berjalan waktu, mereka menyadari bahwa hubungan mereka jauh dari kata normal. Choi Jimin ternyata menyimpan sejumlah rahasia besar. Lantas, apakah Ryu Keira dapat bertahan hidup bersama Choi Jimin? Bagaimana rasanya menikah dengan seseorang yang baru anda kenal hanya karena ia didiagnosis penyakit ?

Sinopsis Novel How Come?

Ryu Keira sudah menata masa depannya. Ia bahkan sudah memiliki daftar pencapaian baginya untuk hari tua. Namun, Ryu Keira harus menikah di usia yang sangat muda dan meninggalkan beberapa impian yang telah ia susun, bahkan impiannya untuk sekedar menamatkan kuliahnya.

Ryu Keira terpaksa menelan pil pahit setelah ia mendengar dokter menyatakan diagnosis tentang penyakit yang dimilikinya. Keira harus segera melakukan pengobatan untuk mengobati penyakitnya itu. Keira harus melakukan operasi, ia juga disarankan untuk segera melangsungkan pernikahan demi proses penyembuhannya. Bagi Keira, tentunya hal ini sangat berat.

Selain untuk melakukan operasi yang menakutkan, hal yang sangat memberatkannya adalah harus menikah. Masalahnya, ia saja tak memiliki kekasih, lalu ia harus menikah dengan siapa? Sejak dokter menyarankannya untuk menikah, Keira tak bisa berhenti memikirkan perkataan dokternya dan selalu merasa bimbang.

Saking tenggelam dalam pikirannya, Keira sampai tidak sadar melamun di jalanan hingga ia mengalami kecelakaan. Dari kejadian kecelakaan itu, takdir rumit dalam kehidupan Keira dimulai. Kejadian itu membawanya bertemu dengan Dokter Ae yang membantu mengobati dan merawat lukanya.

Keira dan Dokter Ae jadi memiliki kedekatan setelah kejadian itu. Setiap kali ia pergi ke rumah sakit, Keira selalu menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Dokter Ae. Keira merasa ia bisa terbuka mengenai banyak hal dengan Dokter Ae, termasuk bercerita tentang penyakitnya. Hingga pada suatu saat, Keira mengungkapkan kegalauan hatinya kepada Dokter Ae secara tidak sengaja.

Berawal dari pengetahuan akan kegalauan yang dialami Keira, ia akhirnya bertemu dengan Choi Jimin di rumah sakit tempat Dokter Ae bekerja. Ya, skenario ini ternyata sudah diatur oleh Dokter Ae. Jimin diketahui merupakan putra semata wayang Dokter Ae. Dengan kata lain Dokter Ae sepertinya ingin menjodohkan anak semata wayangnya itu dengan Keira.

Dari pertemuan itu, Keira dan Jimin akhirnya sepakat untuk mencoba berkencan. Kehadiran Choi Jimin seolah menjadi jawaban atas kebingungan yang dihadapi Keira. Keira juga merasa diterima, karena Jimin sudah mengetahui kekurangannya, yakni penyakitnya, tetapi ia masih ingin menerimanya.

Keira dan Jimin melakukan pengenalan hanya sekitar dua minggu sebelum keduanya akhirnya memutuskan untuk menikah. Jimin memutuskan untuk menikahi Keira, hanya karena ingin melihat calon istrinya itu dapat terbebas dari penyakitnya.

Rencana mereka untuk menikah langsung disetujui oleh Dokter Ae dan keluarga Keira. Semuanya berjalan dengan sangat lancar. Hal ini bukan merupakan hal yang baik, karena terkesan terlalu mudah dan cepat untuk menyepakati langkah sakral seperti pernikahan.

Dan ternyata benar saja, pernikahannya dengan Jimin tidak seindah seperti yang Keira bayangkan. Banyak konflik mulai bermunculan dalam rumah tangganya. Keira sebelumnya memiliki pikiran bahwa setelah menikah dengan Jimin, seluruh masalahnya dapat teratasi dan hilang. Namun, pada kenyataannya, Jimin malah menghadirkan masalah dan luka baru di hatinya.

Choi Jimin memiliki banyak rahasia gelap. Rahasia besar yang sangat menyakiti hati Keira. Rahasia yang mampu membuat Keira merasa benci kepada suaminya itu. Namun, di sisi lain, Keira juga masih menyimpan rasa cinta di dalam hatinya.

Sebenarnya, rahasia gelap apa yang dimiliki oleh Jimin sampai membuat Keira ingin memutuskan hubungan dengan orang yang ia cintai. Apakah Ryu Keira dapat bertahan hidup bersama Choi Jimin? Bagaimana kelanjutan kisah cinta Keira dan Jimin?

 

Kelebihan Novel How Come?

Gaya bahasa yang Asabell Audida gunakan dalam menuliskan novem How Come? ini adalah bahasa sehari-hari. Hal ini membuat kisah ini menjadi sangat mudah untuk dimengerti. Asabell menggunakan sudut pandang orang pertama, yakni Keira, si tokoh utama. Jadi, para pembaca dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman akan apa yang Keira rasakan.

Dalam novel How Come? ini, Asabell menghadirkan konflik yang seru dan tidak monoton. Novel How Come? bukan hanya membahas tentang hubungan percintaan antara Keira dan Jimin, melainkan juga menghadirkan konflik keluarga dan konflik dalam dunia pekerjaan. Berbagai konflik yang berbeda ini menjadikan kisah ini lebih menarik dan memiliki pesan yang dapat menjadi pembelajaran bagi pembaca.

Dalam novel How Come? ini, terdapat cerita yang menjadi edukasi mengenai cara mendidik anak. Bagian cerita ini dinilai sangat menarik, karena sangat jarang cerita fiksi, apalagi fan fiction yang menyajikan pembelajaran tentang cara mendidik anak.

Penokohan dalam kisah How Come? ini dinilai tidak terduga. Dikatakan tidak terduga, karena ada beberapa tokoh yang awalnya pembaca kira baik, tetapi ternyata menjadi tokoh antagonis. Sebaliknya, tokoh yang dinilai jahat di awal, sebenarnya merupakan tokoh protagonis yang memiliki niat baik. Penokohan ini dinilai sangat menarik.

Dalam novel How Come? ini dicantumkan peringatan bahwa novel ini memiliki Rate 21 tahun ke atas. Hal ini menjadi nilai tambah, karena mencegah pembaca di bawah umur untuk membaca kisah yang eksplisit.

Kekurangan Novel How Come?

Layaknya pada buku lainnya, dalam novel How Come? ini masih ditemukan kesalahan penulisan. Meskipun begitu, kesalahan ini adalah kesalahan minor yang tidak mengganggu proses membaca.

Sejumlah pembaca merasakan cerita yang kurang masuk akal jika dibandingkan dengan keadaan di dunia nyata. Misalnya, pada adegan setelah operasi kanker, sang tokoh kemudian langsung segera menikah dan melakukan hubungan suami istri. Padahal di dunia nyata yang terjadi tidak seperti itu.

 

Pesan Moral Novel How Come?

Ketika bertemu dengan orang lain, hendaknya kita selalu memberikan kesan yang baik. Siapa pun orang itu, dan di mana pun kita berada. Sebab, kita tak pernah mengetahui siapa sosok yang kita temui. Dan kesan pertama dapat sangat menguntungkan anda, atau malah merugikan anda.

Kejujuran adalah kunci dalam menjaga hubungan apa pun. Hendaknya kita selalu bersikap jujur, terutama kepada orang-orang di sekitar kita. Segelap apa pun rahasia yang kita miliki, kejujuran pasti akan dihargai. Orang yang mencintai kita dan kita cintai juga berhak untuk mendapatkan kejujuran dari kita.

Dalam mendidik anak, hendaknya kita tidak menerapkan didikan yang kasar, tetapi tegas. Seperti Choi Jimin yang memberi hukuman yang ringan, tetapi mampu membuat sang anak merenungkan kesalahannya. Kebanyakan orang tua memiliki pemikiran yang salah, bahwa tegas sama dengan kasar.

Padahal keduanya sangat berbeda. Menerapkan didikan kasar kepada anak tidak akan membuat anak menjadi disiplin, melainkan dapat mendidik anak menjadi seorang yang memiliki banyak luka, dan memungkinkannya untuk melakukan hal-hal buruk yang didapatkannya kepada orang lain.

Orang tua juga hendaknya memerhatikan perihal sakit hati yang mungkin dirasakan anak akibat perlakuan kita. Anak kecil juga bisa merasakan sakit hati, dan segala pengalamannya akan terekam dalam memori. Maka itu, pastikan anak tidak merekam memori buruk tentang diri anda yang merupakan orang tuanya.

Bagi kalian yang ingin mengetahui kelanjutan kisah cinta Ryu Keira dan Choi Jimin, yuk segera dapatkan novel How Come? karya Asabell Audida ini hanya di Gramedia.com.

Written by Gabriel