in

Review Novel 70 Mil Karya Anastasya

Novel 70 mil ditulis oleh penulis wanita muda asal Indonesia yang bernama Anastasya. Novel 70 mil pertama kali diterbitkan pada bulan November 2021 oleh Penerbit Katadepan. Kisah 70 mil merupakan adaptasi dari kisah alternative universe yang pertama kali dipublikasi pada bulan April 2021, di akun Twitter Anastasya sendiri yang bernama @ldhluvs.

Kisah alternate universe ini memiliki tokoh utama, yaitu Lee Jeno, salah satu anggota boy group asal Korea Selatan yang sangat populer, yakni NCT. Sama seperti kebanyakan kisah alternative universe lainnya, kisah 70 mil ternyata mampu menarik perhatian banyak orang, terutama para penggemar boy group NCT. Per bulan Mei 2022, utas tweet kisah 70 mil telah mendapatkan sejumlah 84,6 ribu likes, dan sudah 33,4 ribu kali di retweet.

Anastasya atau yang akrab dipanggil Fiona memang dikenal cukup aktif di media sosial Twitter. Hingga saat ini, akun Twitter Anastasya sudah memiliki total 43,9 ribu pengikut. Kepopuleran kisah 70 mil ini kemudian membawa kisah ini pada akhirnya diterbitkan menjadi sebuah novel fisik.

Novel 70 mil mengisahkan tentang perjalanan kehidupan Javio dan Primrose. Javio masih berusia lima belas tahun ketika ia menyadari bahwa selama ini ia menyukai Primrose Charlotte Navari, gadis manis yang bertubuh mungil, yang memiliki mata berwarna hazel itu. Gadis yang ia temui sepuluh tahun lalu di tengah padang bunga, dan menjadi sahabat karibnya hingga sekarang.

Javio berusia delapan belas tahun ketika ia akhirnya berani mengungkapkan rasa cintanya kepada sahabat kecilnya itu. Ia berlutut di hadapan gadis cantik itu di tengah lapangan, mengumpulkan seluruh murid di sekolah untuk menyaksikan dirinya menyematkan cincin ke jari manis Primrose, yang menjadi simbol janji bagi dirinya sendiri untuk mencintai Primrose selamanya.

Javio baru berusia dua puluh dua tahun saat persiapan pernikahan mereka sudah setengah rampung. Javio bangun setiap pagi dengan perasaan antusias untuk menghitung hari yang tersisa sebelum ia menjadi suami dari Primrose.

Javio berusia dua puluh lima tahun ketika ia mengucap janji suci di depan altar. Di sebelahnya, ada seorang wanita yang berdiri bersamanya. Wanita itu adalah Lilyan Charlotte Navari, kakak dari Primrose.

Apa yang terjadi di antara Javio dan Primrose? Mengapa pada akhirnya Javio menikah dengan kakak Primrose? Bagaimana akhir dari kisah cinta mereka berdua?

Sinopsis Novel 70 Mil

 

Javio masih berusia lima belas tahun ketika ia menyadari bahwa selama ini ia menyukai Primrose Charlotte Navari, gadis manis yang bertubuh mungil, yang memiliki mata berwarna hazel itu. Gadis yang ia temui sepuluh tahun lalu di tengah padang bunga, dan menjadi sahabat karibnya hingga sekarang. Javio dan Primrose bagaikan anak kembar yang tak terpisahkan.

Mereka berdua selalu bersama-sama, bahkan hingga kedua orang tua mereka menganggap masing-masing sebagai anaknya juga. Javio dan Primrose sama-sama berasal dari keluarga terpandang dan kaya. Mereka juga bertemu berkat relasi antar keluarga mereka. Bahkan, masa kecil mereka juga dihabiskan untuk menghadiri berbagai acara perusahaan bersama.

Kamar tamu di rumah Primrose bagaikan kamar pribadi milik Javio. Ya, segitu dekatnya hubungan mereka, hingga mereka sudah diterima di rumah pribadinya masing-masing. Tentunya, mereka juga pergi ke sekolah yang sama.

Javio selalu menjadi “pawang” bagi Primrose. Ia selalu menjaga Primrose dari sejumlah lelaki yang ingin mendekatinya. Ia juga tak segan memberitahu kebenaran pahit jika kekasih Primrose melakukan hal-hal yang tak patut untuk dilakukan. Primrose begitu berharga bagi Javio. Ia selalu ingin menjaganya, ia selalu ingin dekat dengannya, ia selalu menyayangi dan mencintainya.

Javio berusia delapan belas tahun ketika ia akhirnya berani mengungkapkan rasa cintanya kepada sahabat kecilnya itu. Ia berlutut di hadapan gadis cantik itu di tengah lapangan, mengumpulkan seluruh murid di sekolah untuk menyaksikan dirinya menyematkan cincin ke jari manis Primrose, yang menjadi simbol janji bagi dirinya sendiri untuk mencintai Primrose selamanya. Primrose tentunya tak menduga Javio akan melakukan hal romantis seperti itu, tetapi pada akhirnya memang perasaan cinta yang tumbuh di antara mereka tidak bisa diredam.

Primrose menerima ajakan Javio untuk menjadi kekasihnya. Setelah hubungan mereka berdua resmi, Javio pergi ke rumah Primrose untuk meminta izin kepada ayah Primrose, yang kini juga menjadi ayah keduanya. Hubungan Javio dan Primrose semakin dekat dan dekat setiap harinya, meskipun pada awalnya mereka berdua merasa canggung, karena kini status mereka berubah.

Hubungan mereka berdua dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Namun, masalah yang terjadi, yang terkait dengan perusahaan keluarga mereka, kerap memengaruhi hubungan mereka berdua. Ayah Primrose mengidap penyakit parah. Maka itu, di antara Primrose atau kakaknya, harus ada salah satu yang bersedia untuk segera menikah.

Kakak Primrose di sisi lain belum memiliki kekasih. Maka itu, Primrose harus mengambil tanggung jawab untuk segera menikah dengan Javio, supaya perusahaan Javio dapat bergabung dengan perusahaan keluarganya, dan Javio akan mengambil alih kedua perusahaan itu. Sebab, Primrose dan kakaknya tidak ada yang ingin mengambil alih perusahaan yang telah dibangun oleh sang ayah dari nol itu.

Javio dan Primrose baru berusia dua puluh dua tahun saat persiapan pernikahan mereka sudah setengah rampung. Javio bangun setiap pagi dengan perasaan antusias untuk menghitung hari yang tersisa sebelum ia menjadi suami dari Primrose. Primrose, di sisi lain merasa gusar dan takut, karena ia menyembunyikan rahasia yang sangat besar dari Javio.

Pada suatu hari, hubungan mereka berdua seketika kandas begitu saja. Primrose membatalkan rencana pernikahan dengan Javio. Primrose mengidap penyakit parah, tetapi ia tak mampu memberitahukan kenyataan kepada Javio.

Primrose mengakhiri hubungan dengan Javio tanpa ada kejelasan. Sekeras apa pun Javio mencoba untuk meminta penjelasan dari Primrose, hasilnya akan sia-sia saja. Primrose begitu keras kepala dan membulatkan keputusannya untuk menyimpan masalahnya itu dari Javio.

Suatu ketika, kakek Javio collapse. Oleh karena itu, untuk kedua kalinya, Javio diperintahkan untuk segera menikah. Sang kakek mengamanatkan Javio untuk menikah dengan keluarga Charlotte, yang tak lain dan tak bukan adalah keluarga Primrose.

Javio berusia dua puluh lima tahun ketika ia mengucap janji suci di depan altar. Di sebelahnya, ada seorang wanita yang berdiri bersamanya. Wanita itu adalah Lilyan Charlotte Navari, kakak dari Primrose. Javio masih naif, tetapi ia tidak bodoh. Ia mengetahui bahwa Primrose tidak akan kembali ke pelukannya.

 

Kelebihan Novel 70 Mil

Anastasya mampu menyajikan kisah yang konfliknya menarik, tidak biasa, dan realistis. Konflik yang disajikan cukup rumit, tetapi masih mudah untuk dimengerti. Anastasya menuliskan kisah ini dengan alur maju dan mundur, yang kemudian memberikan detail yang menjelaskan berbagai peristiwa penting dalam cerita ini.

Alur cerita novel 70 mil ini dinilai rapi dibandingkan dengan versi alternate universe yang dinilai masih tumpang tindih. Gaya bahasa yang digunakan Anastasya dalam menulis novel ini juga gaya bahasa yang santai, sehingga mudah untuk dibaca dan enak untuk diikuti.

Secara keseluruhan cerita novel 70 mil ini berkembang secara bertahap mengikuti perkembangan karakter para tokoh utamanya juga. Suasana yang dituliskan sangat tergambar dengan jelas, baik itu suasana menyenangkan seperti kisah romantis antara Javio dan Primrose, juga konflik besar yang menimpa hubungan mereka.

Maka itu, banyak pembaca yang menemukan cerita 7p mil ini benar-benar menguras emosi. Mereka kerap merasakan perasaan yang dimiliki para tokoh, perasaan sakit hati, sesak, takut, bingung, bahkan tak jarang ada yang sampai menangis. Penyelesaian konflik yang diceritakan juga dinilai sangat logis, sehingga dapat menjadi sebuah pelajaran yang dapat diambil para pembaca.

Kekurangan Novel 70 Mil

Beberapa pembaca menemukan bahwa pada awalnya, mungkin alur cerita novel 70 mil ini terkesan lambat dan mungkin membosankan. Sebab, gaya bercerita Anastasya juga dinilai memiliki kesan berbeda, kesan yang baru bagi sebagian pembaca. Namun, setelah memahami gaya bercerita dan mengikuti kisahnya, pembaca akan menemukan keseruan, hingga ingin dan ingin terus membaca kelanjutan kisah ini.

Beberapa pembaca menemukan kesulitan untuk menyesuaikan imajinasinya dan mengingat tokoh-tokoh dalam cerita ini. Hal ini disebabkan oleh nama-nama tokoh yang menjadi peran utama dalam kisah ini dinilai sulit diucapkan, karena tidak familiar. Contohnya seperti Primrose, Javio, Javier, Gaisha, dan lain sebagainya.

 

Pesan Moral Novel 70 Mil

Ada beberapa hal yang sulit untuk disampaikan, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak perlu dikatakan. Anda perlu mengambil keputusan dengan bulat, dengan keteguhan hati, untuk mengambil keputusan besar yang dapat mengubah keseluruhan hidup anda.

Banyak hal yang terjadi di dunia ini, yang kerap kali tidak berjalan sesuai dengan harapan atau ekspektasi kita. Dan jika begitu, tidak apa-apa. Sebab, itu memang cara kerja dunia.

Jika menjadi yang pertama, belum tentu bisa menjadi yang terakhir. Tak perlu memaksakan untuk menjadikan segala sesuatunya menjadi sempurna. Percaya saja bahwa jodoh, kematian, dan seluruh rangkaian kejadian yang kamu alami berada penuh dalam kendali Sang Pencipta.

Lama hubunganmu dengan pasangan tak bisa menjadi jaminan bahwa dia adalah jodohmu. Terkadang, ada hal-hal yang memang tidak ditakdirkan. Seperti menemukan orang yang tepat, tetapi di waktu yang salah.

Bagi kalian yang ingin mengetahui kelanjutan kisah Javio dan Primrose, yuk segera dapatkan novel 70 mil karya Anastasya ini hanya di Gramedia.com.

Written by Gabriel