in

Review Novel Bittersweet Karya Valerie

Novel Bittersweet merupakan novel yang ditulis oleh Valerie, penulis muda asal Indonesia yang populer di media sosial Twitter. Kisah Bittersweet merupakan kisah alternate universe yang memiliki tokoh utama Jaemin, salah satu anggota boy group NCT. Kisah Bittersweet pertama kali dipublikasi di akun Twitter Valerie sendiri yang bernama @vvrites.

Kisah Bittersweet ini mampu menarik hati banyak orang, terutama para penggemar Jaemin dan boy group NCT. Utas tweet Bittersweet per bulan Juni 2022 telah disukai lebih dari 61,4 ribu kali, dan telah diretweet sebanyak 24,4 ribu kali. Nama Valerie juga pastinya menjadi populer, selaku penulis kisah alternate universe yang menarik ini. Maka itu, akun Twitter Valerie hingga saat ini telah memiliki sejumlah 96,6 ribu pengikut.

Kepopuleran kisah Bittersweet ini kemudian membawa kisah ini pada akhirnya dilirik oleh pihak penerbit yang kemudian menerbitkan kisah ini menjadi sebuah novel. Kisah alternate universe Bittersweet ditulis ulang menjadi sebuah novel dengan total 376 halaman, yang berhasil diterbitkan pada tanggal 6 Januari 2022.

Kisah Bittersweet merupakan kisah romansa antara dua remaja yang bernama Naura dan Naraja. “Naur, bisa ke ruang teater gak? Please, I need your hug.”

Kalimat itu selalu saja ampuh untuk bikin Hanindya Naura luluh dan lupa dengan segala hal yang telah diperbuat laki-laki itu selama ini. Sikap Naraja yang manipulatif itu seakan membuat Naura merasa seolah-olah hanya dirinya yang bisa membantu laki-laki itu!

Padahal, secara jelas, Naraja sudah menggantungkan perasaan Naura yang sebetulnya merupakan siswa populer di sekolah. Sangat bodoh, kan? Namun, Naura masih merasa yakin bahwa perjuangannya tidak akan berakhir sia-sia. Ia berpikir bahwa suatu saat nanti, Naraja akan menganggap Naura sebagai rumah, tempat dirinya singgah.

Sebab Naura juga mengetahui bahwa Naraja menggantungkan perasaannya seperti ini bukan tanpa alasan. Apakah Naura akan berhasil membuat Naraja terbuka dengan perasaannya sendiri? Atau, Nauea harus menyerah dengan apa yang telah diperjuangkannya selama ini? Temukan jawabannya sendiri dengan segera mendapatkan novel Bittersweet ini di Gramedia.com.

Sinopsis Novel Bittersweet

Kisah ini merupakan kisah kehidupan percintaan Naura dan Naraja. Naura dan Naraja merupakan remaja yang masih duduk di bangku kelas 12 sekolah menengah atas di suatu sekolah swasta internasional. Naura telah jatuh hati kepada Naraja sejak mereka masih duduk di penghujung bangku kelas 9 sekolah menengah pertama.

Naura atau yang akrab dipanggil Naur itu memiliki hubungan yang dapat dibilang sangat dekat dengan Naraja atau yang sering dipanggil Nara. Nara kerap kali mengunjungi Naura di rumahnya, dari malam hari hingga subuh, atau dengan kata lain menginap di rumah Naura. Naura juga selalu membangunkan Naraja setiap harinya, tepat pada pukul 6.45 pagi.

Naraja juga mengetahui sarapan kesukaan Naura yang menjadi menu wajib setiap hari di sekolah, yaitu tuna sandwich. Naraja juga tak ragu untuk membelikan tuna sandwich untuk Naura, agar ia tak kehabisan sarapan favoritnya yang ada di vending machine sekolah mereka itu. Hubungan mereka nampak sangat spesial bukan?

Di satu sisi, hubungan mereka dapat dikatakan spesial, tetapi di sisi lain hubungan mereka juga tidak ada kejelasan. Naraja seperti acuh tak acuh kepada Naura. Naraja terkadang peduli kepada Naura, tapi terkadang juga tidak peduli kepada Naura.

Naura, di sisi lain sudah merasa bahwa perasannya digantungkan oleh Naraja. Namun, ia juga memiliki keyakinan bahwa suatu hari nanti, Naraja pasti akan berubah. Perjuangan Naura pasti tidak akan sia-sia, karena ada sesuatu yang berbeda di antara mereka.

Ya, memang ada sesuatu yang berbeda dalam hubungan mereka. Naraja seolah selalu membutuhkan kehadiran Naura. Naraja juga bisa merasa cemburu ketika Naura si gadis populer nan ramah itu didekati oleh lelaki lain. Dan, ketika Naraja sudah menunjukkan rasa cemburunya itu, Naura pasti akan selalu mengakhiri hubungan dengan lelaki yang sedang mendekatinya.

Sudah lebih dari 2 tahun lamanya, Naura terus mengulangi siklus yang sama. Ia selalu mengharapkan Naraja memberikan kejelasan bagi hubungan mereka, tetapi tak kunjung membuahkan hasil. Kedua sahabat Naura, yakni Ray dan Raihan, terlihat sudah lelah juga untuk mempertanyakan mau sampai kapan Naura terus mengejar seseorang yang tak pasti.

Namun, Naura memang tak bisa lepas dari Naraja. Selain karena Naura sangat menyukai Naraja, ia juga mengetahui bahwa Naraja memiliki alasan yang tak bisa ia jelaskan, yang menjadi latar belakang mengapa Naraja sampai bisa menggantungkan perasaan Naura selama ini.

Apakah Naraja pada akhirnya akan menganggap Naura sebagai rumah, tempat dirinya singgah? Apakah Naura akan berhasil untuk membuat Naraja terbuka akan perasaannya sendiri? Atau, apakah Naura pada akhirnya akan menyerah dan berhenti memperjuangkan hubungannya dengan Naraja si pria manipulatif itu?

Kelebihan Novel Bittersweet

Valerie mengangkat ide cerita yang menarik dan sangat relevan dengan kehidupan percintaan masyarakat. Ide cerita yang terkait tentang hubungan yang menggantung tanpa kejelasan, juga dilengkapi dengan konflik latar belakang yang dialami salah satu pihak pasangan kemudian dirangkai menjadi sebuah kisah yang membuat pembaca terus merasa penasaran untuk membaca hingga akhir halaman novel ini.

Menilai dari asal kisah Bittersweet yang dari sebuah alternate universe berbentuk percakapan, gaya penulisan Valerie untuk menarasikan kisah ini dinilai para pembaca cukup rapi dan juga mudah dipahami. Bahasa yang digunakan juga merupakan bahasa sehari-hari yang pastinya mudah dimengerti. Valerie juga menyelipkan sejumlah Bahasa Inggris untuk menyesuaikan para karakter yang bersekolah di sekolah internasional. Bahasa Inggris yang digunakan cukup sederhana, dan dinilai menjadi nilai tambah, karena bisa menjadi media belajar untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris pembaca.

Valerie mampu membangun karakter tokoh yang menarik dan kuat. Perkembangan karakter para tokoh juga dinilai sangat baik, karena seiring dengan berjalannya cerita, muncul karakter-karakter baru yang menjadikan kisah ini menjadi lebih baik dan lebih menarik lagi.

Valerie menuliskan kisah Bittersweet ini juga dengan sangat detail. Mulai dari menggambarkan suasana hati para tokoh yang kemudian mampu membuat pembaca memahami secara jelas karakter masing-masing tokoh. Lalu, time stamp yang jelas ketika memulai bagian narasi yang baru, sehingga para pembaca dapat mengetahui dan membayangkan dengan tepat kapan adegan itu terjadi. Selain itu, penggambaran situasi di setiap adegan juga dinilai sangat jelas, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami alur cerita novel ini, juga pesan yang ingin disampaikan penulis.

Secara keseluruhan, kisah Bittersweet ini sesuai dengan namanya, kisah yang pahit dan manis, yang mampu membuat para pembacanya merasakan perubahan emosi, dari sedih, senang, kesal, dan sebagainya. Kisah Bittersweet ini sangat cocok untuk dibaca oleh kalian yang menginginkan bacaan yang ringan dan menghibur di kala waktu senggang.

Kekurangan Novel Bittersweet

Sejumlah pembaca menemukan bahwa format tulisan dalam novel Bittersweet ini sangat padat di setiap halamannya. Selain itu, ukuran tulisan yang digunakan juga dinilai cukup kecil. Hal ini kemudian cukup membuat beberapa pembaca merasa kesulitan untuk membaca novel ini, juga merasa kurang nyaman untuk membacanya.

Layaknya buku-buku lainnya, menjadi hal yang wajar jika ditemukan beberapa kesalahan penulisan. Dalam novel Bittersweet ini juga masih ditemukan beberapa kata yang penulisannya salah, juga ada beberapa penempatan tanda baca yang tampak kurang tepat, karena berada di antara huruf yang membentuk suatu kata.

Penulisan yang detail menjadi salah satu kelebihan novel Bittersweet ini, tetapi juga dirasa dapat menjadi sebuah kekurangan. Beberapa pembaca merasa bahwa gaya penulisan Valerie yang sangat detail cukup menjadi pembatas bagi mereka untuk berimajinasi sendiri, agar visa membayangkan kisah ini di benak mereka. Sebab, detail yang terlalu banyak itu memberikan kesan bahwa Valerie ingin pembaca membayangkan tepat sesuai dengan bayangannya. Namun, hal ini terkait dengan preferensi masing-masing pembaca.

Pesan Moral Novel Bittersweet

Tidak semua hal di dunia ini akan berakhir dengan indah. Kehidupan ini sebenarnya adalah keseluruhan proses untuk belajar. Kita harus memahami bahwa tidak ada hal baik jika tidak ada hal yang buruk. Maka itu, kita juga harus mengerti bahwa kejadian buruk merupakan suatu pelajaran bagi diri kita, untuk mengetahui apa yang baik, dan menghantarkan kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain itu, kita juga sebaiknya dapat memahami bahwa orang-orang yang mungkin berbuat buruk kepada kita tidak sepenuhnya jahat. Sebab, berkat mereka kita dapat belajar. Maka itu, jangan lah menyimpan dendam dan rasa benci kepada orang lain atau pengalaman buruk yang terjadi pada masa lalu kita.

Mengharapkan orang lain untuk berubah sesungguhnya adalah hal yang dapat dikatakan tidak bijak. Sebab, kita seperti memaksakan kehendak kita. Kita seolah memaksakan rencana yang kita buat sendiri untuk masa depan kita. Hal ini juga dinilai cukup sia-sia, karena seseorang hanya akan bisa berubah jika mereka memang menginginkan untuk berubah.

Bagi kalian yang ingin mengetahui kelanjutan hubungan Naura dan Naraja, tunggu apalagi? Yuk segera dapatkan novel Bittersweet karya Valerie ini hanya di Gramedia.com.

Written by Gabriel