in

Resensi Novel Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)

 

Detail Buku:

  • Judul: Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)
  • Genre: Fantasy dan Romance
  • Penulis: Leigh Bardugo
  • Penerjemah: Rani Indarndini
  • Bahasa: Indonesia
  • Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
  • Tahun Terbit: 1 November 2019
  • Jumlah Halaman: 392 halaman
  • Berat Buku: 0.3 Kg
  • Lebar Buku: 13.5 Cm
  • Panjang Buku: 20 Cm
  • ISBN: 9786024812294
  • Harga Buku: Rp 115.000

Leigh Bardugo

Leigh Bardugo merupakan penulis genre fantasi dewasa muda yang masuk kedalam deretan New York terlaris, bahkan sekarang buku dari Shadow and Bone. Leigh Bardugo juga ikut dalam pengerjaan Wonder Woman: Warbringer and short stories. Cerita dalam buku Leigh Bardugo ini akan dijadikan series Netflix, dikabarkan akan dikeluarkan di tahun 2021 ini. Dimana akan menggabungkan dua buku pada event dan genre berbeda, menjadi satu dengan timeline yang sama namun akan beda perspektif, yaitu Shadow and Bone dan Six of Crows.

Sinopsis

“Bagaimana caramu menyembunyikan kesaktianmu?

“Aku tidak menyembunyikan apa-apa. Aku tidak punya kesaktian”

“Mustahil”

“Nyatanya begitu”

Alina Starkov merupakan gadis yatim piatu yang tidak memiliki apa-apa dan juga bukan gadis yang istimewa karena dia bukan siapa-siapa. Dia bergabung dalam dunia militer sebagai tim pembuat peta dan keahlian dari Alina biasa-biasa saja dan tidak seberapa. Melainkan kesialan yang selalu menimpanya seperti saat timnya ditugaskan untuk melakukan penyebrangan Selubung Bayangan-selaput hampa cahaya yang berisi monster pelahap manusia, bahkan saat itu sahabat Alina yaitu Mal Pretsev hampir kehilangan nyawanya saat melakukan misi penyebrangan tersebut. Melihat itu Alina tidak mau tinggal diam dan tersingkaplah suatu kekuatan besar yang selama ini ada dalam dirinya yang tidak pernah ia duga-duga sebelumnya.

Setelah mengetahui kemampuan yang ada dalam dirinya Alina dibawa ke istana kecil untuk melakukan pelatihan bersama Grisha, tentara sakti raja yang dipimpin oleh sang kelam. Dimana Sang Kelam dipercaya bahwa dengan kehadiran Alina dapat membantunya menghancurkan Selubung Bayangan dan mempersatukan wilayah negri yang sedang terbirit-birit karena perang yang sedang terjadi. Namun istana mereka menyimpan banyak rahasia dan juga segala sesuatu yang tidak sederhana seperti kelihatannya. Sementara kegelapan semakin membayangi negeri dan juga rakyat dari desanya mulai menggantung harapan di pundaknya, Alina mau tidak mau harus menghadapinya baik itu bahaya yang akan mengancam dirinya, orang yang dicintainya juga masa depan dunia.

Tokoh dan Karakter

Terdapat tiga tokoh dalam buku ini yang terdiri dari,

Alina Starkov  dimana Aliana ini memiliki kemampuan untuk memanggil cahaya atau disebut dengan sun summoner.

Mal Oretsev, merupakan tokoh yang menjadi pelacak dan juga merupakan teman masa kecil dari Aliana saat mereka di panti asuhan Karamzin.

Kelam atau “The Darkling”, yang biasa memanggil bayangan hitam yang merupakan pemimpin Grisha di Ravka

Ketiga tokoh tersebut Alina Starkov, Mal Oretsev, dan juga The Darkling terlibat dalam cinta segitiga dimana kisah cerita cinta mereka tidak terlalu berlebihan dan tetap berfokus pada petualangannya, lebih banyak Intrik, tidak terlalu memfokuskan kisah ketiga tokoh tersebut dan mereka memiliki daya tarik masing-masing tersendiri.

Latar belakang dan Alur

Latar belakang dalam buku Shadow and Bone (Bayang dan Belulang) ini terjadi di Ravka dimana kerajaan ini sedang dalam peperangan dan juga tertiban masalah dimana Bayangan Selubung atau shadow Fold yang terbentuk di daerah sekitar Nirlaut atau selat kecil yang memisahkan beberapa daerah di Ravka dan merupakan tempat menyembunyikan monster-monster di dalamnya.

Buku ini menceritakan tentang aku Grisha-Manusia yang memiliki kekuatan sejak mereka lahir dan mereka mengendalikan elemen-elemen tertentu. Ada tiga elemen yang pertama ada Corporalki yang bisa memanipulasi tubuh manusia, Etheralki dalam mengendalikan elemen alam dan juga Materialki yang bisa memanipulasi benda-benda yang solid. Didalam buku ini juga dilengkapi dengan peta yang akan memudahkan kita dalam membayangakan dan juga mengimajinasikan dunia Garisha atau Grishaverse

Kelebihan

-Memiliki cerita dan alur cerita yang sederhana namun tetap membuat kita pembacanya menjadi penasaran dan terus melanjutkan cerita dalam buku

-Memiliki ide cerita yang fresh dan menarik

-Buku ini termasuk dalam buku yang memiliki terjemahan indonesia yang bagus mudah untuk dimengerti dan tidak terlalu kasar dalam menerjemahkan

-Memiliki alur yang cepat sehingga tidak membosankan

-Memiliki visual yang bagus untuk design untuk cover buku Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)

Kekurangan

-Tokoh dan karakter dalam buku Shadow and Bone (Bayang dan Belulang) kurang mendalam sehingga dalam merasakan tokoh dan karakter dalam buku ini kurang terasa.

-Dalam menceritakan tempat dan juga kejadian yang ada dalam buku kurang jelasn dan rinci

Nah, itulah review buku “Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)” yang ditulis oleh Leigh Bardugo dan diterjemahkan oleh Rani Indardini mengenai novel bertemakan Fantasi Shadow and Bone (Bayang dan Belulang) yang menceritakan perjuangan Alina,Mal Oretsev, dan The Darkling dalam peperangan di daerahnya dan juga menghancurkan Selubung Bayangan dan mempersatukan wilayah negri yang sedang terbirit-birit karena perang yang sedang terjadi. terdapat berbagai poin-poin dari novel  “Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)” dan juga alur cerita kehidupan Alina Starkov merupakan gadis yatim piatu yang tidak memiliki apa-apa, hingga dia bergabung dalam dunia militer sebagai tim pembuat peta dan keahlian dari Alina biasa-biasa saja dan tidak seberapa. Melainkan kesialan yang selalu menimpanya seperti saat timnya ditugaskan untuk melakukan penyebrangan Selubung Bayangan-selaput hampa cahaya yang berisi monster pelahap manusia, bahkan saat itu sahabat Alina yaitu Mal Pretsev hampir kehilangan nyawanya saat melakukan misi penyebrangan tersebut. Melihat itu Alina tidak mau tinggal diam dan tersingkaplah suatu kekuatan besar yang selama ini ada dalam dirinya yang tidak pernah ia duga-duga sebelumnya.

Cerita dalam buku ini akan dijadikan series dan hadir dalam Netflix loh, dimana akan menggabungkan dua buku pada event dan genre berbeda, menjadi satu dengan timeline yang sama namun akan beda perspektif, yaitu Shadow and Bone dan Six of Crows.

Mengusung judul seperti dalam buku perdana-nya, series yang telah memiliki fanbase cukup besar ini akan masuk ke dalam series yang paling diantisipasi tahun ini.

Jika Grameds ingin mencari informasi lebih dalam mengenai novel fantasi “Shadow and Bone (Bayang dan Belulang)” ini maupun buku-buku bergenre fantasi lainnya, kalian dapat membaca berbagai buku yang ada di Gramedia yang pastinya mudah dipahami dan juga kaya akan informasi.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu membantu Grameds.

Semoga dapat bermanfaat bagi Grameds yaa!

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Written by Chelsea