Bahasa Indonesia

Contoh Kata Sifat Lengkap dengan Ciri dan Jenis-Jenisnya

Contoh Kata Sifat
Written by Ananda

Contoh Kata Sifat – Dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris terdapat yang namanya kata sifat. Penting bagi kita untuk bisa lebih tahu tentang kata sifat. Hal ini tak lain karena semakin banyak kata sifat yang kita miliki, maka semakin baik pula penggunaan bahasa serta lebih mudah untuk memahami apa yang dibicarakan oleh orang lain.

Dalam menyusun sebuah kalimat terdapat banyak unsur pendukung di dalamnya. Mulai dari seperti subyek, kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, kata ganti dan masih banyak lagi. Dari sekian banyaknya unsur pendukung, ternyata kata sifat adalah salah satu unsur yang paling banyak digunakan.

Secara mudahnya kata sifat adalah suatu kata yang bisa menerangkan sifat, keadaan watak dan juga tabiat orang atau binatang atau benda. Umumnya keberadaan kata sifat bisa membe memiliki fungsi sebagai predikat, objek dan juga penjelas subjek.

Selain itu masih ada banyak hal yang bisa kita pelajari bersama dari kata sifat. Nah untuk lebih jelasnya kalian bisa membaca penjelasan yang ada di dalam artikel ini.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kata sifat atau adjektiva adalah kata yang bisa menerangkan nomina atau kata benda dan secara umum akan bisa bergabung dengan kata lebih dan sangat.

Kata sifat juga bisa diartikan sebagai kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya juga akan turut serta menjelaskan dan membuatnya menjadi lebih spesifik.

Lalu untuk fungsi dari kata sifat atau adjektiva sendiri adalah digunakan untuk menjelaskan sifat atau keadaan suatu objek. Objek yang digunakan juga terbilang begitu beragam seperti manusia, binatang, tumbuhan dan juga benda lainnya.

Kata sifat juga merupakan kelas kata yang tidak hanya dapat menjelaskan maupun menerangkan, namun juga bisa mengubah dan menambahkan arti dari suatu benda. Hal ini yang bisa membuat suatu benda menjadi memiliki makna yang lebih spesifik lagi.

Kata sifat adalah suatu kata yang bisa menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas maupun penekanan suatu kata. Dalam bahasa Inggris keberadaan kata sifat mampu menjelaskan atau membatasi kata ganti atau pronoun serta kata benda atau noun yang masih memiliki sifat general atau umum serta dapat berupa orang, tempat, hewan, benda dan juga konsep abstrak.

Contoh Kata Sifat dalam Kalimat

Agar Grameds bisa paham mengenai penggunaan kata sifat pada sebuah kalimat, maka berikut ini adalah beberapa contoh kata sifat yang ada di dalam sebuah kalimat.

  1. Sepertinya kamu lebih cocok mengenakan baju berwarna pink.
  2. Kamu memang sahabat terbaik saya.
  3. Ruang kelas tertata dengan rapi.
  4. Linda tidak suka pelajaran fisika.
  5. Dia anak pendiam, tetapi dia bukan anak nakal.

Contoh Kata Sifat Berdasarkan Cirinya

Kata sifat (adjektiva) dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa ciri. Ciri-ciri ini tetunya akan semakin mempermudahkan kalian untuk mengenali kata sifat dibandingkan dengan kata jenis lainnya. Agar kalian semakin tahu apa saja ciri dari kata sifat, berikut ini merupakan penjelasan selengkapnya.

  1. Kata sifat (adjektiva) atau adjektiva dapat ditambahkan atau diberikan dengan kata keterangan pembanding yang akan menggunakan dari kata seperti beberapa contoh yang tersedia di bawah ini.
    • Kata “Paling”, sebagai contohnya adalah paling manis, paling tampan, paling terang dan kata lainnya.
    • Kata “Lebih”, sebagai contohnya adalah lebih mudah, lebih cantik, lebih tampan dan lain sebagainya.
    • Kata “Kurang”, sebagai contohnya adalah kurang cantik, kurang indah, kurang tampan dan lain sebagainya.
  2. Kata sifat dapat memberikan tambahan atau ditambahkan dengan kata keterangan sebagai penguatnya. Beberapa kata yang bisa digunakan sebagai penguat kata sifat adalah sebagai berikut ini.
    • Kata “Benar”, sebagai contohnya: cantik benar, indah benar, dermawan benar dan lain sebagainya.
    • Kata “Sekali”, sebagai contohnya: kaya sekali, indah sekali, dermawan sekali dan lain sebagainya.
    • Kata “Terlalu”, sebagai Contohnya: terlalu menawan, terlalu indah, terlalu dermawan dan lain sebagainya.
    • Kata “Amat”, sebagai Contohnya: amat menawan, amat indah, amat dermawan dan lain sebagainya.
    • Kata “Sangat”, sebagai Contohnya: sangat menawan, sangat indah, sangat dermawan dan lain sebagainya.
  3. Kata sifat (adjektiva) bisa digunakan sebagai bentuk penolakan atau pengingkaran. Biasanya kata yang digunakan adalah kata tidak. Beberapa contoh kata penolakan yang menggunakan kata sifat adalah sebagai berikut ini.
    • Tidak pintar.
    • Tidak bodoh.
    • Tidak benar.
    • Tidak tampan.
    • Tidak dermawan.
    • Tidak sabar.
    • Tidak ramah.
    • Tidak cantik.
  4. Kata sifat (adjektiva) bisa digunakan secara berulang-ulang atau memiliki fungsi sebagai kata pengulangan. Yang mana hal tersebut akan dimulai dari kata “se-“ dan diakhiri dengan kata “-nya”. Sebagai contohnya adalah seperti penjelasan di bawah ini.
    • Sebaik-baiknya.
    • Setulus-tulusnya.
    • Semulus-mulusnya.
    • Selancar-lancarnya.
    • Sebanyak-banyaknya.
    • Seburuk-buruknya.
    • Secantik-cantiknya.
    • Setampan-tampannya.
  5. Kata sifat (adjektiva) juga bisa terdapat dalam kata kata tertentu yang nantinya akan menggunakan akhiran tertentu juga. Sebagai contohnya adalah seperti penjelasan di bawah ini.
    • Akhiran “-er“, sebagai contohnya adalah kaires, honorer dan lain sebagainya.
    • Akhiran “-wi“, sebagai contohnya adalah manusiawi, duniawi, surgawi, kimiawi dan lain sebagainya.
    • Akhira “-iah“, sebagai contohnya adalah ilmiah, islamiyah dan lain sebagainya.
    • Akhiran “-if”, sebagai contohnya adalah naif, positif, aktif, pasif, komunikatif, naratif dan lain sebagainya.
    • Akhiran “-al”, sebagai contohnya adalah normal, formal, structural, fungsional, netral dan lain sebagainya.
    • Akhiran”-if”, sebagai contohnya adalah eletrik, munafik, menarik dan lain sebagainya.

Itulah beberapa ciri yang dimiliki oleh kata sifat (adjektiva). Setiap ciri yang dimiliki oleh kata sifat selalu bisa menjadikan kata sifat tersebut bisa lebih mudah dikenali serta lebih mudah dibedakan dengan kata sifat lainnya.

Contoh Kata Sifat Berdasarkan Proses Pembentukan Katanya

Contoh Kata Sifat

istockphoto

Kata sifat atau adjektiva juga bisa terbentuk karena adanya beberapa proses. Beberapa proses yang bisa membentuk kata sifat adalah sebagai berikut ini.

1. Terbentuk dari Kata Dasar

Kata sifat bisa terbentuk dari kata dasar, sebagai contohnya adalah seperti kata tinggi-pendek, tua-muda, kaya-miskin, gagal-sukses, besar-kecil, maju-mundur, atas-bawah, kuat-lemah, dan lain-lain.

2. Terbentuk Berdasarkan dari Kata Imbuhan (Jadian)

Kata sifat bisa terbentuk dari suatu kata imbuhan atau jadian. Sebagai contohnya adalah seperti kata terkaya, termakmur, tertampan, tercantik, terpandai, tertinggi, terpendek, tertua, termuda, terbesar, terkecil, teratas, terbawah, terkuat, terlemah, tertarik, terulur dan lain sebagainya.

3. Terbentuk dari Kata Pengulangan atau Ulang

Kata sifat juga bisa terbentuk dari kata pengulangan atau kata ulang. Lalu untuk contoh dari kata sifat yang terbentuk dari kata pengulangan adalah seperti kata compang-camping, ombang-ambing, pontang-panting, porak-poranda, gelap-gulita dan lain sebagainya.

4. Terbentuk dari Kata Serapan

Kata sifat bisa terbentuk dari sebuah kata serapan, contohnya seperti kreatif, legal dan lain sebagainya.

5. Terbentuk dari Kata atau Kelompok Kata

Kata sifat bisa terbentuk dari suatu kata atau dari kelompok kata, contohnya adalah seperti mura senyum, baik hati, lemah jiwa, keras kepala dan lain sebagainya.

Penjelasan di atas adalah tentang beberapa proses yang bisa membentuk suatu kata sifat atau adjektiva.

Contoh Kata Sifat

Contoh Kata Kerja Berdasarkan Fungsi Katanya

Kata sifat dalam bahasa Indonesia juga memiliki beberapa fungsi di dalamnya. Setidaknya ada tiga fungsi kata sifat seperti atributif, predikatif dan substantive. Setiap fungsi dari kata sifat memiliki arti yang berbeda-beda.

Agar kalian lebih paham lagi tentang fungsi dari kata sifat, berikut ini merupakan penjelasan selengkapnya.

1. Fungsi Atributif

Fungsi atributif adalah salah satu fungsi dari kata sifat. Dimana fungsi atributif kata sifat atau adjektiva akan menjelaskan tentang sifat nomad an selalu terikat terhadap nomina tersebut. Dikutip dari buku Tata Bahasa buku Bahasa Indonesia tahun 1998 menjelaskan jika kata sifat adalah kata yang bisa memberikan keterangan khusus tentang sesuatu yang bisa dinyatakan oleh nomina dalam kalimat.

Hal ini akan menjadikan kata sifat atributif memiliki sifat atribut yang dapat melengkapi atau menjelaskan suatu nomina. Contoh dari kata sifat atau adjektiva atributif adalah seperti pada kalimat “ia adalah gadis yang cantik dan lembut”.

Kata cantik dan lembut tersebut adalah kata sifat yang memiliki fungsi sebagai atribut dan menerangkan nomina gadis.

Beberapa contoh dari kata sifat atau adjektiva atributif adalah sebagai berikut ini.

  • Pohon jati memiliki tubuh yang kokoh dan kuat.
  • Hak asasi manusia disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Dasar 1945.
  • Kultur jaringan dilakukan pada wadah yang steril.
  • Sifat sombong akan membawa masalah dalam kehidupan.
  • Presentasi dijelaskan secara singkat dan dibarengi dengan gambar ilustrasi.

2. Fungsi Predikat

Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, dkk dalam buku Adjektiva dan Adverbia dalam Bahasa Indonesia (2000) menjelaskan jika tataran kalimat, sebagian besar kata sifat memiliki fungsi sebagai predikat.

Sebagai contoh dari kata sifat yang memiliki fungsi sebagai predikatif adalah seperti “Rasa air laut itu asing”. Dimana kata asin adalah kata sifat yang memiliki fungsi sebagai predikat dan terletak pada sebelah kanan subjek rasa air laut.

Beberapa contoh lain pada kata sifat yang memiliki fungsi predikatif adalah seperti yang ada di bawah ini.

  • Celana anak itu kepanjangan.
  • Sekolahku dekat dari rumah.
  • Permainan itu sangat menyenangkan.
  • Hatinya resah ketika hujan turun.
  • Baju basah terkena hujan.

3. Fungsi Substantif

Kata sifat juga memiliki fungsi substantif. Dimana fungsi substantive ini merupakan suatu fungsi kata sifat yang biasanya akan melengkapi atau mendampingi subjek. Contohnya dari kata sifat yang memiliki fungsi substantif adalah pada kalimat “Yang kecil sudah dibawa oleh ayah kemarin”.

Kata kecil pada kalimat tersebut merupakan kata sifat dengan fungsi substantive yang menjelaskan kata sebagai inti dari kalimat tersebut. Untuk contoh lain dari kata sifat dengan fungsi substantive adalah sebagai berikut ini.

  • Perilakunya kekanak-kanakan meski umurnya telah dewasa.
  • Dewasanya pemikiran seseorang dapat terlihat saat ia menghadapi kesulitan.
  • Evolusi adalah proses yang bersifat alamiah.
  • Tiba-tiba langit menjadi gelap karena akan turun hujan.
  • Perkembangan aplikasi jual beli online berlangsung sangat pesat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai fungsi dari kata sifat.


Jenis Kata Sifat Menurut Maknanya atau Semantis

Contoh Kata Sifat

kompas.com

Adjektiva atau kata sifat dibagi menjadi beberapa jenis. Pada pembagian jenis kata sifat juga bisa dilihat berdasarkan beberapa hal seperti jenis kata sifat berdasarkan maknanya atau semantis. Jenis kata sifat berdasarkan makanya masih dibagi lagi menjadi dua yaitu kata sifat bertaraf dan kata sifat tak bertaraf.

Penjelasan dari dua jenis kata sifat berdasarkan maknanya atau semantis adalah sebagai berikut ini.

1. Kata Sifat Bertaraf

Kata sifat bertaraf masuk ke dalam salah satu jenis kata sifat yang dilihat berdasarkan maknanya. Di dalam kata sifat bertaraf juga masih dibagi menjadi beberapa jenis lagi seperti pada penjelasan di bawah ini.

a. Adjektiva atau kata sifat pemberi sifat.

Dimana kata sifat pemberi sifat ini memiliki pengertian sebagai kata sifat yang bisa menerangkan kualitas atau intensitas

Contohnya misalnya bersih, rapi, nyaman.

b. Adjektiva atau kata sifat pemberi ukuran.

Dimana kata sifat pemberi ukuran ini adalah suatu kata sifat yang bisa menerangkan kualitas yang bisa diukur dengan ukuran kuantitatif atau dapat dijelaskan dalam bentuk bilangan.

Contohnya misalnya: Berat, panjang

c. Adjektiva atau kata sifat pemberi warna.

Kata sifat pemberi warna merupakan suatu kata sifat yang bisa menunjukkan atau menerangkan suatu warna tertentu.

Contohnya adalah: Biru, putih

d. Adjektiva atau kata sifat pemberi waktu.

Kata sifat pemberi waktu adalah suatu kata sifat yang bisa menggambarkan masa atau periode pada suatu pekerjaan atau peristiwa.

Contohnya adalah: sebentar, lama.

e. Adjektiva atau kata sifat pemberi Jarak.

Kata sifat pemberi jarak yaitu suatu kata sifat yang dapat menjelaskan ruang antara benda atau tempat.

Contohnya: Jauh, dekat

f. Adjektiva atau kata sifat pemberi sikap.

Kata sifat pemberi sikap adalah suatu kata sifat yang bisa menjelaskan tentang emosi atau suasana hati.

Contohnya adalah: Bahagia, sedih, marah

g. Adjektiva atau kata sifat pemberi serapan.

Kata sifat pemberi serapan adalah kata sifat yang bisa menjelaskan sesuatu yang bisa dirasakan oleh panca indera.

Contohnya seperti: Pahit, manis, asam, bau.

2. Kata Sifat Tak Bertaraf

Kata sifat tak bertaraf adalah suatu kata sifat yang menjelaskan tentang keanggotaan pada suatu golongan. Sebagai contohnya adalah abadi, bundar dan lainnya.

Contoh Kata Sifat

Jenis Kata Sifat Menurut Sintaksis

Jenis kata sifat juga bisa dilihat berdasarkan letak atau fungsinya atau sintaksis. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa membaca ulasan di bawah ini.

  1. Kata sifat atau adjektiva atribut adalah suatu kata sifat yang memiliki fungsi sebagai pelengkap atau memperjelas pada suatu kalimat tertentu. Jika jenis kata sifat ini berada pada sesudah subjek, maka kerap kali dianggap sebagai penjelas dari subjek tersebut. Sedangkan jika berada pada berada pada sesudah objek, maka kata sifat digunakan sebagai penjelas objek tersebut. Sebagai contohnya adalah Dila telah tumbuh menjadi putri yang cantik dan baik hati.
  2. Kata sifat atau adjektiva predikatif adalah suatu kata sifat yang memiliki fungsi sebagai predikat pada suatu kalimat tertentu. Contohnya adalah Rumah lama itu tetap nyaman untuk ditinggali.
  3. Kata sifat atau adjektiva predikatif inversi adalah jenis kata sifat yang memiliki fungsi sebagai predikat pada suatu kalimat akan tetapi terletak pada awal kalimat. Sebagai contohnya adalah Indahnya pemandangan desa dari puncak bukit ini.

Jenis Kata Sifat Menurut Sifatnya

Jenis kata sifat juga bisa dilihat dari sifatnya. Beberapa jenis kata sifat yang dilihat berdasarkan sifatnya adalah sebagai berikut ini.

1. Kata Sifat Dasar

Kata sifat dasar adalah suatu kata sifat asli yang tak mengalami proses afikasi atau pengimbuhan serta tidak dapat diuraikan menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi. Beberapa contoh dari kata sifat dasar adalah seperti kata indah, baru, banyak, tinggi, lama, sedikit dan lain sebagainya.

2. Kata Sifat Turunan

Kata sifat turunan atau polifermis adalah suatu kata sifat yang telah mengalami proses afiksasi atau penambahan imbuhan, pengulangan atau reduplikasi, pemajemukan dan penyerapan. Secara umum ada empat kelompok kata sifat atau adjektiva turunan adalah sebagai berikut ini.

  • Adjektiva Turunan Yang Mengalami Pengimbuhan (Afiksasi)
  • Adjektiva Turunan Yang Mengalami Pengulangan
  • Adjektiva Turunan Majemuk
  • Kata Sifat Serapan

Itulah ulasan mengenai contoh kata sifat dan penjelasannya. Ternyata ada banyak hal yang di dalam kata sifat. Dengan memahami setiap penjelasan yang ada di dalam artikel ini tentunya kalian juga akan semakin paham akan kata sifat secara lebih luas lagi. Garmeds juga bisa membaca buku-buku terkait dengan mengunjungi gramedia.com agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Penulis: Hendrik

BACA JUGA:

  1. Pengertian Kata Kerja Aktif dan Pasif, Ciri-Ciri, Jenis, hingga Contohnya 
  2. 70 Contoh Kata Kerja yang Perlu Kamu Ketahui 
  3. Mengenal Tata Aturan Penggunaan Ke yang Benar 
  4. Pengertian dan Contoh Kata Depan yang Wajib Diketahui 
  5. Pengertian Adverb dan Adjectiva Disertai dengan Contohnya 
  6. Materi Part of Speech: Contoh Kalimat, Soal, dan Pembahasan 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien