in

Review Novel Rajewali Karya Michel NF

Rajewali merupakan novel yang ditulis oleh Michel NF. Novel Rajewali pertama kali diterbitkan pada tanggal 27 Januari 2022, oleh penerbit Loveable. Kisah Rajewali berasal dari alternative universe yang memiliki tokoh utama Na Jaemin, salah satu anggota boy group asal Korea Selatan yang sangat populer, yakni NCT.

Kisah Rajewali pertama kali dipublikasikan oleh Michel NF di akun Twitternya yang bernama @tulisanmichel pada tanggal 31 Juli 2021. Judul Rajewali sendiri merupakan akronim dari Raka, Jeha, dan Rajawali. Raka dan Jeha merupakan tokoh utama dalam novel ini, sedangkan Rajawali merupakan nama tongkrongan yang mempertemukan keduanya.

Per Mei 2022, kisah alternate universe Rajewali telah mendapatkan lebih dari 116 ribu likes, dan mendapatkan 43 ribu kali retweet. Michele NF memang dikenal aktif di media sosial. Michele NF saat ini telah memiliki sejumlah 59,9 ribu followers di Twitter, dan sejumlah 14,2 ribu followers di Instagramnya yang juga bernama @tulisanmichel.

Novel Rajewali mengisahkan tentang cinta segitiga yang dialami oleh Raka, Jeha, dan Bian. Hubungan Raka dan Jeha memang dekat, begitu juga hubungan Jeha dengan Bian. Sebab, mereka bertiga tergabung dalam tongkrongan motor yang bernama Rajawali.

Namun, Bian yang jatuh cinta pada Jeha, tetapi Jeha jatuh cinta pada Raka. Bian tetap teguh dengan pendiriannya untuk mendekati Jeha. Di sisi lain, hubungan Jeha dengan Raka merenggang. Raka juga menjauh dari Jeha, bahkan menjauh juga dari Rajawali.

Rajawali juga harus kehilangan seorang anggotanya lagi. Apakah Rajawali akan terus kehilangan anggotanya? Atau, Raka akan kembali, sehingga Rajawali hanya perlu kehilangan seorang anggota saja? Dan, apakah Jeha harus berjuang sendirian untuk Raka, seperti kisah di masa lalunya?

Temukan jawabannya sendiri dengan segera mendapatkan Novel Rajewali: Raka, Jeha, dan Rajawali di Gramedia.com.

Sinopsis Novel Rajewali

Kisah ini bermula pada 4 tahun lalu, di mana ayah Arkan meminta Arkan untuk mengisi tongkrongan lamanya, bersama dengan teman-teman Arkan. Tongkrongan itu merupakan tongkrongan lama ayah Arkan bersama teman-temannya ketika masa Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga mereka kuliah. Namun, seiring berjalannya waktu, seluruh anggota tongkrongan kini sudah menikah, dan telah memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk bekerja, mengurus keluarga, dan sebagainya.

Sampai akhirnya satu per satu anggota tongkrongan pergi meninggalkan tempat itu, dan akhirnya tongkrongan itu menjadi kosong. Tongkrongan itu adalah tongkrongan motor. Tongkrongan anak muda pecinta motor itu bernama Rajawali.

Dari perkataan ayahnya itu, Arkan menyadari bahwa memang buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Arkan mendapati ketertarikannya kepada motor berasal dari sang ayah.

Rajawali memiliki sejumlah anggota, di antaranya Raka, Jeha, Arkan, Bian, Megan, Acha, Haikal, Aji, Rendy, Ale, Jefri, Gea, Jo, Amel, dan Dika. Mereka semua tergabung dalam tongkrongan Rajawali, karena mereka semua memiliki ketertarikan pada motor. Tongkrongan Rajawali dikenal sebagai tongkrongan yang tingkat solidaritasnya tinggi.

Seluruh anggota Rajawali saling bersahabat, mereka semua saling membantu ketika kesusahan, mereka juga saling menyayangi, dan tentunya perhatian kepada seluruh anggotanya. Para wanita yang tergabung menjadi anggota Rajawali pastinya akan mendapatkan perhatian lebih dari para lelaki yang mampu mencerminkan sosok kakak itu.

Jeha, merupakan gadis yang lembut, tapi sosoknya akan berubah 180 derajat ketika ia diganggu. Anak motor ini mampu menjadi sosok yang sangar, jago berkelahi, dan galak. Jeha juga merupakan salah satu murid yang pintar. Jeha bisa sangat bete jika mendapati nilai ujiannya tidak sempurna, padahal hanya kurang 2 angka saja. Nilai 98 tidak mampu memuaskannya.

Jeha memang merupakan anak motor, tapi dia tidak sepandai itu untuk mengemudikan motor. Terjatuh dari motor sudah menjadi suatu kebiasaan baginya, bagaikan hobi saja. Teman-temannya juga sudah tak heran jika Jeha mengabari bahwa dirinya jatuh dari motor lagi dan lagi. Tampil dengan banyak luka dan bonyok sudah menjadi hal yang melekat pada diri Jeha.

Di tongkrongan Rajawali, Jeha tentunya sangat dekat dengan anggota wanita yang lainnya, yakni Acha dan Megan. Selain itu, Jeha juga dekat dengan Raka, Arkan, dan Bian. Jeha kerap kali nebeng untuk dibonceng Raka jika ia baru saja jatuh dari motor. Tidak jatuh dari motor pun ia masih sering nebeng Raka juga.

Raka bagaikan sosok penyelamat Jeha. Raka selalu menjemputnya ketika Jeha tidak bawa motor, Raka selalu peka untuk membawakan makanan ketika Jeha sedang ingin makan sesuatu atau merasa lapar, pokoknya Raka sangat perhatian kepada Jeha. Namun, akhir-akhir ini Jeha mendapati bahwa yang perhatian kepadanya bukan hanya Raka saja, tapi Bian juga.

Ia menyadari hal itu saat Jeha baru saja jatuh dari motor, dan keesokan paginya ia sangat ingin makan bubur. Tiba-tiba saja, Bian datang ke rumahnya untuk mengantarkannya bubur. Bian juga kerap menanyakan kabar Jeha. Raka juga nampaknya menyadari bahwa Bian tertarik pada Jeha.

Hubungan Raka dan Jeha semakin dekat, seperti mengingatkan mereka pada masa lalu. Namun, lagi dan lagi, hubungan mereka tidak ada kejelasan, atau yang mereka sebut abu-abu. Mereka sangat dekat bagaikan orang pacaran, tapi ada suatu hal yang masih mengganjal.

Sampai pada suatu hari, hubungan Raka dan Jeha menggantung. Jeha semakin tidak bisa membedakan, apakah rasa sayang dari Raka adalah rasa sayang kepada sahabat saja atau rasa sayang lain seperti kepada seseorang yang spesial. Hal yang membuat hubungan Raka dan Jeha merenggang adalah kedatangan anak baru di sekolah mereka yang menyebabkan segala hal jadi berantakan.

Hubungan Raka dengan Jeha, juga Rajawali merenggang. Raka menjauh tanpa alasan yang jelas. Raka membuat seluruh anak Rajawali bingung. Ditambah, Rajawali juga harus kehilangan seorang anggotanya lagi.

Kelebihan Novel Rajewali

Plot cerita novel Rajewali ini dinilai menarik, karena novel Rajewali ini tidak hanya menyajikan kisah romansa saja, tetapi juga kisah persahabatan yang menarik. Alur cerita dalam novel Rajewali juga dinilai tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

Michel NF mampu membangun karakter tokoh yang menarik dan berbeda-beda, tetapi masing-masing memiliki karakter yang kuat. Dinamika antar tokoh juga menarik untuk diikuti, karena Michele juga menyelipkan unsur komedi.

Gaya bahasa yang digunakan Michele untuk menulis novel Rajewali ini adalah gaya bahasa yang tidak baku santai, dan gaya bahasa anak muda. Maka itu, novel Rajewali ini akan mudah untuk dimengerti.

Secara keseluruhan, novel Rajewali ini dapat menjadi pilihan bacaan yang tepat untuk mengisi waktu luang anda, karena novel Rajewali merupakan bacaan yang ringan dan seru untuk diikuti.

Kekurangan Novel Rajewali

Dalam novel Rajewali ini, terdapat sejumlah kata-kata kasar. Maka itu, dibutuhkan kebijaksanaan dari pada pembaca dalam memaknainya. Hal ini juga membuat novel Rajewali ini baiknya dibaca oleh mereka yang berumur di atas 17 tahun.

Beberapa pembaca menemukan bahwa premis cerita ini sangat klise, di mana di sebuah kelompok terdapat anggotanya yang terlibat cinta segitiga. Meskipun begitu, eksekusi cerita ini dinilai berhasil menarik hati banyak orang.

Pesan Moral Novel Rajewali

Kesetiaan bukan hanya diperlukan dalam hubungan romantis saja, tetapi juga dalam hubungan pertemanan. Selalu ingat bahwa teman pada umumnya tidak bisa putus seperti kekasih yang bisa menjadi mantan. Maka itu, jaga hubungan dengan temanmu, kasihi dan bersikap baiklah kepada teman-temanmu.

Komunikasi adalah kunci utama dalam membangun hubungan. Komunikasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam jenis hubungan apa pun. Sedangkan, menghilang adalah pilihan yang sangat tidak bertanggung jawab. Jadi, atasi segala sesuatunya dengan komunikasi yang baik.

Bagi kalian yang ingin mengetahui kelanjutan kisah Raka, Jeha, dan Rajawali, kalian bisa mendapatkan novel Rajewali karya Michel NF ini hanya di Gramedia.com.

 

Written by Gabriel