in

Review Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Novel A: Aku, Benci, dan Cinta merupakan novel yang ditulis oleh Wulan Fadi, penulis ternama yang populer di kalangan remaja. Sebelum diterbitkan menjadi sebuah buku, kisah A: Aku, Benci, dan Cinta diunggah dalam platform Wattpad. Kisah A: Aku, Benci, dan Cinta di Wattpad sangat populer dan telah dibaca oleh jutaan orang. Hingga ketika angka pembaca di Wattpad telah mencapai sekitar 3,5 juta orang, novel A: Aku, Benci, dan Cinta akhirnya diterbitkan menjadi buku fisik pada 1 Desember 2015. Hingga saat ini, cerita A: Aku, Benci, dan Cinta telah dibaca lebih dari 4 juta kali di Wattpad.

Selain dalam bentuk novel, kisah A: Aku, Benci, dan Cinta juga telah diadaptasi menjadi film layar lebar produksi Manoj Punjabi, yang disutradarai oleh Rizki Balki. Film ini berada di bawah naungan MD Pictures dan berhasil dirilis pada 16 Agustus 2017. Tokoh-tokoh kisah A: Aku, Benci, dan Cinta diperankan oleh aktor dan aktris ternama Indonesia, di antaranya Jefri Nichol, Amanda Rawles, Indah Permatasari, Brandon Salim, dan Syifa Hadju.

Sama seperti di platform Wattpad, novel A: Aku, Benci, dan Cinta juga berhasil sukses digemari dalam bentuk buku. Novel A: Aku, Benci, dan Cinta sangat populer dan angka penjualannya terhitung tinggi, hingga berhasil menjadi salah satu buku yang menjadi national best seller.

Novel A: Aku, Benci, dan Cinta mengisahkan tentang Alvaro, Athala, dan Alex, tiga orang yang telah bersahabat sejak kecil. Alvaro Radyana dikenal sebagai cassanova paling populer di SMA National High. Alvaro juga terpilih menjadi Ketua OSIS, dan tentunya dikagumi oleh banyak orang, terutama para siswi.

Alvaro memiliki teman masa kecil, yakni Athala, yang juga menjadi cinta pertamanya. Namun, ia tak sempat memiliki Athala, karena Alex juga menyukai Athala, dan Alex lebih dulu menyatakan cintanya kepada Athala.

Ini juga cerita mengenai Anggia Serenia Quinindha. Gadis yang akrab dipanggil Anggia itu merupakan murid yang sangat rajin dari yang paling rajin di SMA National High. Sayangnya, si perfeksionis itu hanya terpilih menjadi Wakil Ketua OSIS, padahal itu bukan posisi yang diinginkannya. Maka dari itu, Anggia menganggap Alvaro sebagai saingannya.

Sedangkan, Alvaro menganggap Anggia sebagai lelucon. Namun, anggapan mereka berdua kepada satu sama lain itu berubah ketika mereka memiliki kesempatan untuk saling mengenal lebih jauh. Kemudian perasaan lain pun mulai tumbuh.

Seperti mengulang masa lalu, Alex yang merupakan sahabat. Alvaro kemudian teringat akan perasaan aneh yang seharusnya ia rasakan hanya pada Athala, cinta pertamanya. Ketika masa depan membuka kesempatan yang baru, apakah Alvaro akan mengambilnya? Temukan jawabannya dengan segera mendapatkan novel ini.

Profil Wulan Fadila Fatia – Penulis Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Sumber foto: Instagram @wulanfadila

Wulan Fadila Fatia merupakan seorang perempuan kelahiran 15 Agustus 1999. Wulan Fadila Fatia atau yang akrab dipanggil Wulan Fadi merupakan lulusan dari SMPN 68 Jakarta dan SMAN 3 Bogor. Wulan Fadi melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Indonesia, mengambil program CCIT FTUI, yakni program profesional Teknologi Informasi (TI) yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Wulan Fadi memiliki ketertarikan pada bidang menulis dan fotografi. Wulan Fadi juga dikenal sebagai penyuka kopi dan penikmat musik. Dalam menyalurkan hobi menulisnya, yang akhirnya membuka pintu karir kepenulisannya, Wulan Fadi menerbitkan cerita yang ditulisnya melalui platform Wattpad. Hingga saat ini, Wulan Fadi telah mengunggah sejumlah 51 cerita di akun Wattpadnya yang populer itu.Pengikutnya akun Wattpad yang bernama @wulanfadi itu per bulan Mei 2022 telah melebihi 437 ribu pengguna.

Wulan Fadi terbilang sebagai penulis yang rajin, karena ia hampir menerbitkan karya baru setiap tahunnya. Beberapa contoh karya Wulan Fadi yang telah diterbitkan, yaitu A : Aku, Benci dan Cinta (2015), R : Raja, Ratu dan Rahasia (2016), Brothermaker : Mimpi , Luka Dan Cerita Kemenangan Kita (2016), Matt & Mou (2016), I Wuf You – Ketika Terlalu Takut Mengatakan I Love U (2017), Me and My Broken Heart (2018).

Lalu, ada Story of Seth (2019), Sadena dan Sandra (2019), Daisy (2019), Raja, Ratu dan Rindu (2021), dan Wattpad Tips (2021). Pada tahun 2022, Wulan Fadi akan segera menerbitkan novel terbarunya yang berjudul “J: Junario, Januari, & Janji”.

Sejumlah karya Wulan Fadi telah berhasil diadaptasi menjadi film layar lebar dan series. Beberapa karya yang diadaptasi menjadi film layar lebar, yakni A: Aku, Benci & Cinta (16 Agustus 2017), R: Raja, Ratu & Rahasia (12 Juli 2018), dan Matt & Mou (24 Januari 2019). Sedangkan, karya yang diadaptasi menjadi series, yaitu karya yang berjudul I Wuf You, yang jadwal rilisnya masih dinantikan.

Wulan Fadi juga aktif di media sosial Instagram yang bernama @wulanfadila untuk membagikan cerita kesehariannya, juga kutipan-kutipan motivasional. Akun Instagram @wulanfadila sendiri telah memiliki lebih dari 47 ribu pengikut. Selain itu, Wulan Fadila juga aktif di media sosial Twitter yang bernama @wulanfadila_. Jadi, bagi kalian yang ingin mengenal lebih jauh sosok Wulan Fadi, bisa untuk mengikuti media sosialnya.

Sinopsis Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Novel ini mengisahkan tentang tiga sahabat, yakni Alvaro, Alex, dan Athala. Persahabatan masa kecil yang mereka bangun sungguh indah, sampai pada akhirnya, ada ‘rasa’ aneh yang muncul di antara ketiganya. Alex jatuh hati kepada Athala, begitu juga Alvaro yang jatuh cinta kepada Athala.

Pada akhirnya Alex lah yang menjadi pemenang dalam pertarungan mendapatkan hati Athala. Sebab, Alex adalah yang pertama kali menyatakan perasaannya kepada Athala, ia juga langsung meminta Athala sebagai pacarnya. Athala di sisi lain tidak sanggup menolak Alex. Ia menerima cinta Alex bukan karena ia mencintainya, tetapi karena ia tidak ingin merusak hubungan persahabatan mereka bertiga.

Alex kemudian membangun hubungan romantis dengan Athala tanpa mengetahui bahwa sesungguhnya Athala menaruh hati kepada Alvaro. Namun, Athala tidak kunjung mendapatkan ungkapan rasa dari Alvaro, orang yang dinantinya. Ini juga yang menjadi salah satu alasan Athala menerima Alex sebagai kekasihnya.

Suatu hari, kejadian tidak terduga membuat Alex dan Alvaro harus menunggu Athala untuk sadar. Athala mengalami kecelakaan yang membuatnya harus terbaring tak sadarkan diri atau koma di rumah sakit selama 3 tahun lamanya. Selama itu, Alex dan Alvaro terus menanti kembalinya Athala.

Alvaro yang aktif di sekolah kemudian terpilih menjadi seorang ketua OSIS. Dalam organisasi itu, Alvaro didampingi oleh Anggia, gadis yang menjadi wakil baginya di OSIS. Berbeda dengan Alvaro yang sangat populer dan menjadi idola di sekolahnya, Anggia hanya gadis remaja biasa yang pintar dan terlihat manis saat menggunakan kacamata.

Anggia dan Alvaro kerap kali berselisih paham, karena pemikiran Alvaro yang terkadang mematahkan usulan untuk memajukan sekolah yang dicetuskan Anggia. Sejak awal, Anggia yang perfeksionis menganggap Alvaro sebagai saingannya.

Sebab, hanya Alvaro lah yang menghalangi Anggi dan membuatnya gagal menjadi yang terbaik ketika MOS. Anggia terpilih menjadi ratu MOS, dan Alvaro terpilih menjadi raja MOS. Namun, Alvaro tidak sengaja menjatuhkan mahkota Anggia saat acara penobatan. Hal itu menjadi alasan utama yang kuat bagi dirinya untuk membenci Alvaro. Ditambah lagi Alvaro lagi-lagi mengalahkan dirinya, dan malah Alvaro yang terpilih menjadi Ketua OSIS.

Namun, keadaan mulai berubah saat Bu Lynda menyatukan mereka berdua. Bu Lynda menunjuk Anggia sebagai mentor musik bagi Alvaro di suatu kelas. Oleh karena mereka berdua sering bertemu, perasaan lain mulai hadir pada diri Alvaro, rasa yang tidak lain adalah rasa cinta. Secara perlahan, Alvaro mulai jatuh cinta kepada Anggia.

Begitu juga Anggia mulai jatuh cinta kepada Alvaro. Namun, lagi-lagi Alex hadir menjadi orang ketiga di antara Anggia dan Alvaro. Alex mulai mendekati Anggia, seperti ia mengungkapkan pikirannya bahwa Athala tidak akan sadar dari komanya. Alex yang mengetahui kedekatan Alvaro dengan Anggia kemudian mengajak Alvaro untuk bersaing secara sehat. Alex tidak ingin kejadian seperti dengan Athala terulang lagi.

Anggia bersedih ketika mengetahui fakta bahwa Alex dan Alvaro pernah bersaing seperti memperebutkan dirinya. Anggia mengetahui bahwa Alex dan Alvaro pernah atau masih terperangkap pada satu nama, yakni Athala. Ia pun merasa sakit hati dan tak ingin menjadi Athala kedua. Namun, Alvaro meyakinkan Anggia bahwa ia benar-benar menyayangi Anggia dan berjanji bahwa Athala hanya orang di masa lalunya.

Setelah 3 tahun koma, Athala akhirnya sadar kembali. Athala tentunya sangat merindukan kedua sahabat kecilnya itu. Namun, dalam waktu yang terbilang cukup lama itu membuat keadaan sudah sangat berubah, tidak lagi sama seperti dulu. Segala hal yang berhubungan dengan Alex, Alvaro, dan hal lainnya.

Athala juga merasa terlambat, karena Alvaro kini telah memilih Anggia. Athala mencoba untuk menerima kenyataan dan mencoba tidak kecewa dengan cara mendekatkan diri pada Anggia. Sampai pada akhirnya Athala dan Anggia menjadi sahabat.

Bagaimana kelanjutan kisah cinta yang rumit antara Alvaro, Anggia, Athala, dan Alex?

Kelebihan Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Novel A: Aku, Benci, dan Cinta kaya akan konflik. Hal ini menjadikan cerita ini memiliki ciri khas yang mudah diingat dan juga menarik. Hal ini juga menjadi salah satu alasan yang membuat kisah ini dapat diadaptasi menjadi film layar lebar.

Wulan Fadi mampu membangun karakter tokoh yang menarik, berbeda, dan kuat. Dinamika antar tokoh juga sangat menarik untuk terus diikuti. Selain itu, dialog yang disampaikan para tokoh juga dinilai dapat menghidupkan cerita ini.

Oleh karena cerita yang khas dan hidup ini, novel A: Aku, Benci, dan Cinta menjadi menarik untuk dibaca, terutama oleh para remaja yang menginginkan bacaan ringan untuk mengisi waktu senggang.

Kekurangan Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Alur novel A: Aku, Benci, dan Cinta yang memiliki total 456 halaman ini dinilai cukup lambat, karena banyaknya konflik dan sub-konflik yang harus dilalui para tokoh.

Premis cerita novel ini, yakni berawal dari benci jadi cinta dinilai cukup klise. Alasan tokoh bisa saling membenci dan akhirnya bisa saling mencintai juga dinilai kurang kuat.

Gaya penulisan Wulan Fadi dinilai seperti gaya menulis terjemahan dari Bahasa Inggris yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, tapi masih mentah. Terdapat beberapa kalimat yang membingungkan pembaca.

Terdapat banyak dialog dalam novel ini yang menggunakan Bahasa Inggris tanpa menyertai terjemahannya. Hal ini cukup menjadi hambatan bagi para pembaca yang tidak menguasai Bahasa Inggris.

Pesan Moral Novel A: Aku, Benci, dan Cinta

Ketika pasangan tidak dapat hadir menemani di sisi kita, sesungguhnya saat itu lah yang menjadi ujian bagi diri kita. Ujian untuk mengetahui apakah kita benar-benar yakin dan tulus dalam mencintai pasangan kita, juga ujian untuk mengetahui apakah kita dapat setia kepada pasangan kita.

Jika anda memiliki harapan dan keinginan, hendaknya anda selalu berjuang dan bertahan melewati segala rintangan yang ada. Ego tidak akan mampu untuk memuaskan atau memenuhi kebutuhan batin seseorang.

Bagi kalian yang ingin mengetahui bagaimana kisah cinta Athala, Alvaro, dan Alex secara lengkap, kalian bisa mendapatkan novel A: Aku, Benci, dan Cinta karya Wulan Fadi ini di Gramedia.com. Selamat membaca!

Written by Gabriel