in

Kumpulan Kisah Inspiratif Singkat Beserta Pesan Moral

Kisah inspiratif yang merupakan bentuk teks narasi yang memiliki tujuan untuk membuat para pembacanya untuk dapat lebih memiliki motivasi serta inspirasi dalam hidupnya sehari-hari setelah membaca kisah atau cerita tersebut.

 

Kisah inspiratif sendiri memiliki tujuan untuk membangun semangat dari para pembacanya agar dapat lebih termotivasi untuk berbuat sesuatu dan menginspirasi orang lain yang ada disekitarnya.

Deskripsi Buku:

Hidup Bahagia; 30 Langkah Inspiratif Menuju Hidup yang Lebih Baik

 

Pada buku Bahasa Indonesia Kelas XI yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, disebutkan mengenai kisah inspiratif yang memiliki struktur tertentu di dalamnya, yang terdiri dari:

  • Orientasi yang merupakan pengantar dari sebuah cerita
  • Perumitan peristiwa
  • Komplikasi 
  • Resolusi
  • Koda

Dalam membuat sebuah kisah inspiratif sendiri, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para pembacanya. Berikut ini beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membuat sebuah kisah inspiratif yang baik, simak informasi berikut.

  • Sebuah kisah inspiratif harus dapat menggugah perasaan dari para pembacanya
  • Sebuah kisah inspiratif harus dapat mudah dipahami. Hal tersebut dikarenakan agar makna yang terkandung di dalam sebuah cerita tersebut dapat diterima lebih mendalam.
  • Sebuah kisah inspiratif harus berdasarkan pengalaman nyata yang pernah terjadi atau dialami oleh seseorang.
  • Sebuah kisah inspiratif juga pada umumnya menggunakan gaya bahasa sehari-hari agar pembacanya dapat lebih mudah menerima pesan yang coba disampaikan.

 

Kisah Inspiratif Pertama – Gagal Berulang Kali

Kisah inspiratif pertama ini diangkat dari kisah kehidupan nyata seorang Michael Jordan yang memiliki pesan moral bagi kita untuk tidak mudah menyerah. Dimana sepanjang karirnya ia melakukan berbagai kesalahan dan juga kekalahan yang bukanlah suatu permasalahan. Namun, dengan kita takut untuk mencoba, itulah yang menjadi kegagalan yang sebenarnya.

 

Sejak masih kecil, Michael Jordan sudah memiliki ketertarikan dan menyukai berbagai hal yang ada di bidang olah raga dan salah satu abang olah raga yang paling ia sukai adalah bola basket. 

 

Permasalahan dimulai saat ia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, dimana Jordan suatu waktu pernah mengikuti seleksi tim basket yang ada di sekolahnya, namun ia ditolak karena berbagai alasan. Alasan utama yang membuatnya ditolak adalah karena badannya yang jauh lebih pendek jika dibandingkan kualifikasi yang dibutuhkan. Jordan juga dinilai kurang mahir dalam bermain bola basket tersebut.

 

Walaupun sedih, Jordan tidak menjadikan kegagalan itu akhir dari segalanya dan tidak mudah menyerah. Ia malah menjadikan kegagalan tersebut sebagai pemacunya untuk lebih giat lagi berlatih bola basket setiap harinya di rumah. 

 

Setiap harinya, selain melatih berbagai teknik permainan bola basket, untuk menguatkan tubuhnya ia juga melatih fisiknya sekeras dan sedisiplin mungkin. Hingga dua tahun waktu berlalu, Jordan kembali mengikuti seleksi tim basket Sekolah Menengah Atas tempat ia bersekolah dan pada akhirnya diterima.

 

Dengan mendapatkan pencapaian tersebut, tidak membuatnya jadi besar kepala dan bermalas-malasan. Namun, pencapain tersebut membuatnya lebih semangat untuk berlatih dan seringkali Jordan pulang terlambat untuk memaksimalkan latihan bola basketnya. 

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

 

Hingga pada kompetisi pertama yang Jordan ikuti di bangku SMA tepatnya pada tahun 1981, ia berhasil membuktikan hasil kerja kerasnya selama ini. Dimana pada kompetisi pertamanya tersebut, Jordan berhasil mencetak angka dengan total 40 score. Dan seiring berjalannya waktu dan berbagai kompetisi dilewati, Jordan juga memiliki statistik yang mengesankan, dimana memiliki rata-rata mencetak angka dengan total 25 setiap permainannya, serta berhasil memenangkan kompetisi SMA di tahun itu pula. 

 

Karena kemampuannya tersebut, karir basket yang ia jalani terus menanjak. Hingga akhirnya ia bergabung pada tim Universitas Carolina Utara dan berhasil memenangkan berbagai kompetisi yang ada pada tahun 1983 hingga 1984. Pada tahun 1984, Jordan juga berhasil mendapatkan kontrak dan bergabung ke dalam tim basket bernama Chicago Bulls.

 

Hingga pada akhir karirnya Jordan di dunia basket profesional NBA tercetak sangatlah gemilang, dimana Jordan mengantar tim basketnya mendapatkan juara dengan total enam kali, menjadi MVP sepanjang musim selama lima kali, dan masuk ke dalam NBA All Stars dengan total empat belas kali. 

 

Jordan kemudian pensiun pada tahun 2003 dan masuk ke dalam rekor sebagai pemain yang berhasil mencetak angka terbanyak urutan kedua di dalam satu musim. Hingga saat ini, Jordan sudah memiliki klub NBA nya sendiri, pebisnis, serta menjadi salah satu legenda basket yang menjadi inspirasi para calon atlet dan atlet sepanjang masa.

Deskripsi Buku:

Buku ini mencoba untuk mengkaji dan mempertanyakan secara kritis beragam persoalan yang muncul dalam masyarakat digital; mengajak pembaca untuk selalu bertanya dan bersikap kritis terhadap penggunaan media digital dan beragam konten yang tersaji di internet; bersikap kritis terhadap kebebasan dan pilihan pribadi; selalu bertanya apa manfaat dan tujuannya; selalu memiliki kesadaran dan tanggung jawab; membuat informasi menjadi pengetahuan (knowledge) dan menerapkannya menjadi kearifan (wisdom).

Kisah Inspiratif Kedua – Lompatan Belalang

Kisah inspiratif yang menceritakan kisah seekor yang berada di dalam sebuah kotak dan berusaha melepaskan diri dari kotak tersebut. Simak cerita berikut. 

 

Pada suatu hari, terdapat seekor belalang yang sudah lama terkurung pada sebuah kotak. Hingga pada suatu saat, belalang tersebut berhasil mengeluarkan dirinya dari kotak yang menjadi tempat dikurungnya tersebut.

 

Dengan perasaan gembira, ia melompat kesana kemari untuk merayakan kebebasannya tersebut. Hingga pada suatu hari, belalang melakukan perjalanan dan secara tidak sengaja bertemu dengan seekor belalang lainnya. 

 

Namun, ia kebingungan karena belalang yang ia temui tersebut dapat melompat dengan sangat tinggi dan jauh lebih tinggi dari lompatan yang ia lakukan. Karena penasaran, ia menghampiri seekor belalang yang ia temui tersebut dan menanyakan pertanyaan, “ Mengapa kamu bisa melompat sangat tinggi dan jauh, padahal kan usia dan bentuk tubuh kita tidak berbeda jauh?”.

 

Dengan terheran-heran belalang tersebut pun menjawab, “Memangnya selama ini kamu tinggal dimana? Karena setahuku semua belalang yang tinggal di alam bebas pada umumnya dapat melakukan semua hal yang aku lakukan.” Perkataan belalang tersebut membuatnya tersadar, selama berada di dalam kotak tersebut membuatnya tidak dapat meloncat sejauh serta setinggi belalang lain yang tinggal di alam bebas. 

 

Cerita belalang yang ada diatas dapat kita umpamakan ke dalam kehidupan kita sehari-hari. DImana seringkali kita sebagai manusia tanpa sadar juga mengalami hal yang sama. Kita seringkali tidak sadar akan lingkungan tempat kita tinggal yang dapat membentuk diri kita. Lingkungan buruk, trauma yang di dapat dari kejadian masa lalu, berbagai kegagalan, perkataan orang-orang yang ada di sekitar kita, dan masih banyak lagi membuat kita menjadi terbatas untuk mengembangkan diri kita. 

 

Seringkali kita mendengarkan perkataan orang lain bahwa kita tidak bisa dan otomatis kita berpikir bahwa kita tidak akan bisa melakukan hal tersebut. Namun, kita harus percaya pada diri kita sendiri bahwa kita bisa melakukan segala hal dan pada saat itulah kamu bisa berkembang. 

 

Diumpamakan seperti kotak yang menghalangi belalang tersebut, kita juga harus bisa melewati rintangan yang ada dihadapan kita yang terus menerus membatasi kita untuk berkembang dan berusaha untuk mencapai apapun yang kita inginkan.

Deskripsi Buku:

Seorang pengemis wanita memasuki toko pakaian yang sangat mewah. Pakaiannya compang-camping, tubuhnya berbau menyengat, drastis sekali perbandingannya dengan pengunjung lainnya. Pengemis itu mendekati seorang pelayan toko yang lantas melayaninya seolah dia adalah sosok terhormat—tak berbeda dari yang lain. Beberapa baju dicobanya, tetapi tentu saja pengemis itu tidak membeli apa-apa. Setelah si pengemis pergi, seorang gadis pengunjung bertanya pada si pelayan toko, “Mengapa Anda membiarkan pengemis itu mencoba gaun-gaun indah ini? Anda tahu bahwa pengemis itu tidak mungkin sanggup membeli gaun-gaun mahal ini, kan?” Pelayan itu menjawab, “Maaf, soal itu bukan urusan saya. Saya tidak dalam posisi untuk menilai atau menghakimi para pelanggan saya. Tugas saya adalah untuk melayani dan berbuat baik.”

Kisah Inspiratif Ketiga – Rusa Yang Tahu Membalas Budi

Pada suatu hari di sebuah hutan, terdapat gemercik anak sungai yang mengalir melewati pepohonan liar yang indah terdapat sebuah rumah kecil di dalamnya. Dimana matahari bersinar dengan terangnya menghiasi awan-awan.

 

Hingga pada suatu saat terdapat seekor rusa yang berlari menuju halaman rumah di tengah hutan tersebut dimana seorang anak sedang bermain di dalamnya. Rusa yang datang tersebut kemudian mengaitkan baju yang dipakai anak tersbut ke dalam tanduknya yang membuat anak tersebut kaget dan ketakutan.

 

Karena takut, anak tersebut terus menerus menjerit sekuat mungkin agar terdengar. Ibu dari anak tersebut yang ada di dalam rumah mendengar jeritan anaknya dan langsung bergegas keluar untuk melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ibu yang baru saja keluar dari rumahnya melihat seekor rusa yang membawa anaknya berlari menuju ke arah gunung. 

 

Mengumpulkan segala keberanian untuk menolong anaknya tersebut, sang ibu bergegas mengejar rusa tersebut dengan penuh ketakutan. Setelah berlari beberapa waktu sang ibu akhirnya menemukan anaknya dalam keadaan selamat duduk diantara rumput-rumput. 

 

Kedatangan sang ibu tersebut membuat anaknya yang tadinya sedih menjadi bahagia dan berusaha menjulurkan tangan ke sang ibu. Dengan perasaan gembira yang tidak terbendung, akhirnya sang ibu menggendong anaknya sambil meneteskan air mata bahagia. 

 

Setelah menenangkan diri, sang ibu bersama anaknya bergegas kembali ke rumah mereka. Hingga di tengah perjalanan, sang ibu berhenti dan kaget melihat apa yang ia saksikan saat itu. Rumah tempat mereka tinggal tertimpa sebuah pohon besar yang membuat rumahnya roboh. 

 

Seluruh rumah menjadi rata dengan tanah karena tertimpa pohon besar tersebut. Yang membuatnya berpikir, jika saja ia dan sang anak masih berada di rumah saat hal itu terjadi maka mereka tidak bisa menyelamatkan diri.

 

Hal tersebut membuat sang ibu teringat akan sebuah kejadian yang terjadi setahun lalu, dimana pada hari tersebut seekor rusa berusaha melarikan diri dari seorang pemburu yang berusaha menangkap dan menembaknya menuju rumah tempat mereka tinggal.

 

Karena merasa kasihan, sang ibu menutupi seekor rusa yang sangat ketakutan tersebut dengan tumpukan kain yang membuat para pemburu tidak dapat menemukan rusa tersebut. Para pemburu berpikir bahwa rusa yang mereka kejar telah melarikan diri melalui pintu belakang dan membiarkannya lolos. 

 

Setelah para pemburu tersebut pergi jauh, sang ibu kemudian membuka tumpukan kain tersebut dan membiarkan rusa tersebut pergi ke dalam hutan dan menyelamatkan dirinya. Rusa tersebut seperti berusaha mengucapkan sesuatu karena telah diselamatkan oleh sang ibu. Pasalnya, ketika ia berjalan menuju hutan, rusa tersebut terus berpaling ke arah sang ibu seakan-akan berusaha untuk berterima kasih atas bantuannya tersebut.

 

Sang ibu pun tertegun dan tak menyangka, bahwa seekor rusa yang ia selamatkan masih mengingat bantuan yang ia berikan dan mau repot-repot membantunya di saat hal tersebut terjadi. Ia juga kebingungan, mengapa rusa tersebut bisa mengetahui bahwa pohon besar yang ada tersebut akan runtuh menimpa rumah mereka.

 

Sang ibu kemudian berusaha berkata kepada sang anak, “menyelamatkan nyawa makhluk lain bisa menjadi kunci untuk menyelamatkan diri kita sendiri”.

 

Berdasarkan cerita diatas, kita dapat memetik pesan moral bahwa kadang kita tidak sadar bahwa perbuatan yang kita lakukan dapat berdampak pada orang lain. Dengan kita berbuat baik pada orang tersebut maka mereka akan mengingatnya dan begitu pula sebaliknya. Oleh sebab itu, berbuat baiklah sebanyak mungkin karena kita tidak tahu kapan kita akan membutuhkan bantuan mereka.

Deskripsi Buku:

Air dalam secangkir teh hangat memang terasa sangat nikmat. Tapi perjalanan air itu mungkin tidak sederhana. Air itu mungkin telah melewati berbagai samudra dan sungai di seluruh dunia, menjadi saksi semua kehidupan di dunia ini. Teh juga merupakan wujud dari kerja keras buruh di kebun dan pabrik teh, lalu perjuangan keras para manusia yang memasarkannya dari pabrik, pasar, hingga akhirnya ada di meja kita. Seluruh semesta saling bekerja sama dengan penuh kasih menghidangkan secangkir teh hangat untuk kita.

Kisah Inspiratif Keempat – Raja dan Laba-laba

Pada zaman dahulu kala di suatu negeri bernama Skotlandia, terdapat sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang bernama James. Selama masa jabatannya, James telah memimpin pasukannya menuju medan perang sebanyak enam kali melawan sang agresor yang berasal dari England. 

 

Namun, pada setiap pertempurannya tersebut, pasukannya selalu saja kalah dan dihajar habis-habisan oleh pihak musuh yang membuat mereka terpaksa untuk mundur dan melarikan diri ke hutan menerima kekalahan. 

 

Hingga pada suatu hari, James masuk ke dalam hutan dan melihat sebuah gubuk tua tanpa penghuni dan memutuskan untuk bersembunyi di sana untuk sementara waktu hingga keadaan membaik. 

 

Setelah ia berhasil bersembunyi di dalam gubuk tersebut, James memutuskan untuk beristirahat sejenak dan memejamkan matanya. Hingga pada suatu waktu, hujan deras turun mengguyur hutan. Hujan yang deras membuat atap dari gubuk tua tersebut tidak dapat menahan tekanan air yang membuat atap gubuk tersebut bocor dan air mengenai wajah James yang membuatnya terbangun dari tidurnya. 

 

Pada saat itu, ia semakin terpikir dan merenungi nasibnya karena telah mengalami kekalahan berulang-ulang kali padahal sudah berusaha semaksimal mungkin dan mengerahkan segala sumber daya yang ia miliki. Dengan kesunyian yang ditambah suara hujan tersebut membuatnya semakin memikirkan hal tersebut yang membuat hatinya semakin sakit dan merasa putus asa. 

 

Suatu saat, James menatap ke arah langit-langit dari gubuk yang melintang diatas kepalanya, dan disana ia melihat terdapat seekor laba-laba yang sedang berusaha untuk membuat sarang di tengah keadaan hujan saat ini.

 

James dengan seksama memperhatikan bagaimana laba-laba tersebut membuat sarangnya dan laba-laba tersebut terus menerus gagal dalam mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu. Namun, laba-laba tersebut tidak kunjung putus asa dan terus berusaha untuk mengaitkan benangnya. Hingga pada percobaan ketujuh, laba-laba tersebut berhasil mengaitkannya. 

 

Melihat hal tersebut, James merasakan kekaguman yang luar biasa pada usaha laba-laba tersebut dan mengingat kembali peristiwa yang menimpa dirinya. Hingga pada akhirnya, James berdiri dan menghela napas panjang dan dengan lantang berteriak, “Aku akan masuk ke medan perang lagi untuk ketujuh kalinya!”

 

Dengan semangat yang ia dapatkan tersebut ia bergegas keluar dan berusaha untuk mengumpulkan pasukannya, mengatur strategi untuk kembali bertempur melawan musuh yang ada dihadapannya.  Dengan susah payah, James dan para pasukannya berjuang untuk mengambil kembali tanah air milik Skotlandia. Hingga pada akhirnya ia berhasil mengusir prajurit musuh dan mendapatkan kemenangan yang ia inginkan.

 

Berdasarkan cerita mengenai raja dan laba-laba di atas, kita juga dapat memetik pesan moral yang ada di dalamnya. Dimana, kita seringkali merasa putus asa setelah gagal akan suatu hal. Kita berpikir bahwa kita tidak cukup baik dan menyerah begitu saja. 

 

Namun, kita harus mengingat bahwa jika kita berusaha dengan keras dan terus menerus berjuang untuk mencapai suatu hal, tidak ada yang tidak dapat kita capai dengan kekuatan diri kita sendiri. Walaupun harus terjatuh berkali-kali, namun jika kita tetap bangkit setiap kita terjatuh, maka percayalah kemenangan akan berada di sisi kita. Semoga bermanfaat!

Deskripsi Buku:

Buku ini menjelaskan secara sederhana mengenai apa sesungguhnya arti berjuang dalam hidup. Buku ini harus dibaca oleh Anda semua yang ingin menapaki anak tangga menuju kesuksesan. ?Abdi Sastrawinata, S.E., M.M., CBA Chief Executive Sastra Sinergi Consultant Buku ini sangat menginspirasi semua orang yang membacanya. Dituliskan dengan gaya bahasa yang provokatif dan positif. Menggugah rasa optimisme!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Chelsea