in

3 Jenis Tipe Kepribadian: Introvert, Extrovert & Ambivert

3 Jenis Tipe Kepribadian: Introvert, Extrovert & Ambivert – Setiap manusia memiliki jenis kepribadian yang berbeda-beda dan unik. Tuhan memang menciptakan manusia dengan beragam watak dan kepribadian. Jenis kepribadian inilah yang akan menentukan bagaimana seseorang tersebut berpikir,bersikap, berinteraksi dalam kesehariannya.

Dalam ilmu psikologi, banyak ilmu yang membahas tentang tipe kepribadian. Ada yang mengatakan, kepribadian manusia tidak bisa diubah dan sudah dibentuk sejak bayi. Kepribadian manusia ini sesungguhnya bisa dipelajari dan ada manusia yang memiliki kesamaan karakter dengan manusia lain.

Kepribadian yang kamu miliki dapat menentukan bagaimana kamu berinteraksi dan bereaksi terhadap lingkungan di sekitar kamu, dengan begitu kamu dapat merasa nyaman baik secara personal maupun profesional. Dimulai dari karakteristik yang suka keramaian, ekspresif dan suka bersosialisasi dengan banyak orang, ada juga yang menyukai ketenangan, serius dan suka menghabiskan quality time untuk diri sendiri. Atau bahkan keduanya?

Mungkin kamu lebih sering mendengar dua jenis kepribadian saja seperti Introvert dan Extrovert. Namun ada satu jenis kepribadian lagi, di mana kepribadian ini cenderung bisa menyeimbangi kedua kepribadian yang ada. Ambivert digambarkan sebagai sosok yang memiliki kepribadian campuran dari Introvert dan Extrovert. Ini dia fakta terkait jenis kepribadianmu.

Buku Babon Membaca Karakter dan Kepribadian
Buku Babon Membaca Karakter dan Kepribadian

tombol beli buku

Buku ini disusun berdasarkan tata urutan perkembangan psikologi kepribadian yang dimulai dari masa pra-ilmiah. Buku ini akan membawa kalian memahami secara lebih mendalam terkait berbagai karakter dasar manusia dan bagaimana mengenali kepribadian serta sifat-sifat mereka hanya dari yang fitur wajah maupun tubuh tertampak di luar.

Kalian juga akan bisa mengenali kepribadian orang dari bagaimana ia bertindak, bergerak, berbicara, atau beraktivitas. Pada dasarnya, mengenali karakter dan kepribadian orang lain itu tidaklah sulit, kalian hanya perlu menemukan buku yang tepat untuk menuntun kalian.

Tipe Kepribadian: Introvert

Beberapa sifat introvert tampaknya sudah tidak asing lagi. Banyak hal yang membuat orang percaya bahwa introvert itu dingin, penyendiri atau angkuh, tapi sebenarnya introvert lebih suka fokus pada perasaan internal daripada pada sumber dorongan eksternal. Kualitas bawaan yang dimiliki sebagian besar introvert adalah suka berintropeksi, kebutuhan akan kesendirian, dan gaya komunikasi yang lebih banyak mengamati dan fokus. 40 persen dari populasi dunia memiliki kepribadian ini.

Introvert cenderung merasa energinya terkuras setelah lama bersosialisasi dan mendapatkan kembali energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian. Ini sebagian besar karena otak introvert merespons dopamin secara berbeda dari otak extrovert. Tentu saja ada banyak introvert yang tertutup secara sosial dan lebih suka tinggal di rumah dan membaca buku daripada pergi keluar, berpesta dan semacamnya, tetapi tidak sedikit dari introvert yang senang bersosialisasi. Meski begitu, introvert sebenarnya bisa datang dalam banyak tipe dengan berbagai karakteristik.

Penting juga untuk dicatat bahwa introvert tidak sama dengan mereka yang memiliki kecemasan sosial atau memiliki rasa malu yang tinggi. Menjadi seorang introvert tidak berarti kamu adalah pribadi yang memiliki kecemasan atau malu di lingkungan sosial.

Ciri-Ciri Tipe Kepribadian Introvert

Berikut ciri kamu seorang introvert:

  1.     Kamu menikmati menghabiskan waktu sendirian.
  2.     Interaksi sosial terkadang membuat kamu lelah dan menguras tenaga.
  3.     Kamu lebih memilih melakukan pekerjaan sendiri.
  4.     Suka bergaul dengan beberapa orang terdekat daripada sekelompok besar orang.
  5.     Kamu memiliki dunia batin yang hidup dan kesadaran diri yang tinggi.
  6.     Kamu sering terjebak di dalam pikiranmu.
  7.     Lebih memilih untuk tetap berada di luar atau belakang layer.
  8.     Kamu tidak selalu tahu harus berkata apa kepada seseorang.
  9.     Lebih baik menuangkan pikiran dalam bentuk karya dibandingkan berbicara.
  10.     Kamu merasakan sesuatu lebih dalam, baik dalam hubungan dan minat kamu.
  11.     Suka mencari makna dari segala sesuatu.

Meski begitu masih banyak orang yang tidak sepenuhnya memahami apa artinya menjadi seorang introvert. Mereka menyamakan seseorang introvert sama dengan pemalu, depresi anti sosial dan egois. Padahal introvert tidak selalu canggung secara sosial, kurangnya obrolan seorang introvert sering disalahartikan. Introvert sering menghindari obrolan ringan karena kami menganggapnya tidak autentik.

Kelebihan Tipe Kepribadian Introvert

  1.     Kamu berpikir sebelum berbicara.
  2.     Pendengar yang aktif.
  3.     Teliti dan jeli.
  4.     Lebih mudah mandiri.
  5.     Kamu membuat pertemanan yang intimate dan berkualitas.
  6.     Hormat terhadap banyak hal.
  7.     Kamu bisa menjadi pasangan hidup yang sangat baik.
  8.     Berorientasi pada detail.
  9.     Pemimpin yang hebat.
  10.     Kamu bisa menjadi mediator yang baik dan memecahkan masalah.
  11.     Dalam banyak hal, kamu didorong oleh apa tujuanmu.
  12.     Kamu bisa jadi sumber penyemangat.
  13.     Kreatif.

Kekurangan tipe kepribadian Introvert

  1.     Terlalu menghabiskan waktu sendiri.
  2.     Selalu dikira tidak tertarik terhadap orang lain.
  3.     Banyak memilih diam.
  4.     Tidak berpartisipasi di lingkungan sosial.
  5.     Tidak memiliki relasi atau jaringan.
  6.     Mudah mengalami depresi.
  7.     Sistem imun yang lemah.
  8.     Lebih sulit untuk percintaan.

Kekurangan seorang introvert adalah mudah dipandang sebelah mata oleh orang lain terutama orang yang belum mengenal mereka dengan dalam. Orang-orang akan mudah mempertanyakan betapa sedikitnya kamu dalam berbicara, mengapa malu dan pendiam? Sesuatu yang menyinggungmu akan membuat kamu diam dan tidak pernah keluar dari zona tersebut.

banner-promo-gramedia

Orang lebih mudah menganggapmu tidak tidak responsif karena kamu tidak banyak berkontribusi dalam percakapan . Meskipun dari dalam diri kamu sebenarnya kamu sedang membangun keberanian untuk berbicara dengan mereka. Bahkan kebanyakan dari introvert dianggap sebagai seseorang yang tidak tahu bagaimana bersenang-senang karena kesenangan kamu dan mereka berbeda. Sehingga mereka akan mencap introvert sebagai orang yang membosankan dan anti-social.

Mungkin terkadang merasa kesepian dan ingin berbincang dengan orang lain, namun kamu mengurungkan niat tersebut karena tidak ingin mengganggu. Kamu juga mungkin sering kewalahan oleh emosi kamu sendiri karena selalu berpikir dan merasakan secara mendalam.

Butuh banyak waktu untuk membuka diri kepada seseorang dan terhubung dengan mereka karena kamu mungkin merasa tidak ada yang memahami. Kamu tidak suka berbasa-basi dengan orang lain, meski begitu jika bertemu dengan orang yang tepat, seorang introvert bisa menuangkan semua perasaannya. 

Diary Introvert
Diary Introvert

tombol beli buku

Seorang yang introvert memang memiliki sisi kelemahan, akan tetapi punya banyak cara menyiasati kekurangan itu menjadi sebuah kekuatan.

Sesuai dengan judulnya, Diary Introvert akan membahas terkait beberapa catatan dan cerita di balik dunia yang hening. Dari sini kalian akan memahami bahwa introvert tak melulu sebuah kelemahan.

Tipe Kepribadian: Extrovert

Di sisi yang berlawanan dengan introvert adalah extrovert. Jika introvert sering dicap sebagai pendiam, extrovert sering digambarkan sebagai orang yang banyak bicara. Sifat mereka yang terbuka, suka bergaul dan antusias menjadi karakteristik mereka. Extrovert berkembang dari interaksi.

Extrovert sering dikira suka mencari perhatian. Pada kenyataannya, ini semata-mata karena extrovert mendapatkan energi mereka dari keterlibatan di dalam interaksi sosial. Orang yang tinggi dalam ekstroversi membutuhkan dorongan sosial yang tinggi untuk merasa berenergi. Mereka mendapatkan inspirasi dan kegembiraan dari berbicara dan mendiskusikan ide dengan orang lain.

Orang yang mengidentifikasi diri sebagai extrovert cenderung mencari pengalaman baru dan koneksi sosial yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan orang lain sebanyak mungkin. Extrovert mendapatkan teman baru dengan mudah. Mereka juga cenderung memiliki jaringan sosial yang besar dan banyak kenalan. Dengan mengejar minat dan aktivitas baru, extrovert sering kali ingin lebih memperluas lingkaran sosial mereka.

Seseorang yang sangat extrovert kemungkinan akan merasa bosan ketika mereka menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian. Nucleus accumbens adalah bagian dari sistem dopamin, yang mempengaruhi cara kita belajar dan umumnya dikenal karena memotivasi kita. Perbedaan dalam sistem dopamin di otak extrovert cenderung mendorong mereka untuk mencari hal-hal baru, mengambil risiko, dan menikmati situasi yang tidak biasa atau mengejutkan lebih dari yang lain.

Ciri-Ciri Tipe Kepribadian Kepribadian Extrovert

Adapun hal yang menunjukkan kamu seorang extrovert adalah:

  1.     Kamu menikmati lingkungan sosial
  2.     Tidak suka banyak waktu sendirian
  3.     Merasa berkembang di sekitar orang-orang
  4.     Berteman dengan banyak orang
  5.     Lebih suka membicarakan suatu isu atau berdiskusi
  6.     Memiliki antusiasme yang tinggi
  7.     Tidak takut mengambil risiko
  8.     Fleksibel
  9.     Inspirasi kamu dating dari bersosialisasi
  10.     Mudah Didekati
  11.     Sangat Terbuka
  12.     Suka memimpin

Sama seperti introvert, extrovert juga sering sekali distereotipkan, seperti semua extrovert memiliki kepercayaan diri yang tinggi, tidak bisa sendirian dengan pikiran mereka, tidak kreatif dan tidak bisa memiliki hubungan dengan introvert dengan baik. Ingat! Ini bukanlah satu ukuran untuk semua orang. Karena kenyataannya kebanyakan orang memiliki campuran sifat introvert dan extrovert, itulah mengapa kita tidak bisa melabeli seluruh kepribadian seseorang.

Keuntungan Tipe Kepribadian Extrovert

  1.     Terbuka dalam banyak hal.
  2.     Berkembang dengan mudah.
  3.     Memiliki banyak motivasi.
  4.     Terus mencari pengalaman baru.
  5.     Menarik perhatian.
  6.     Asertif dan aktif.
  7.     Responsif.
  8.     Memiliki banyak pendapat atau argumen.

Kekurangan Tipe Kepribadian Extrovert

  1.     Mudah bosan.
  2.     Dipandang cerewet.
  3.     Sulit merasakan sesuatu dengan dalam.
  4.     Kurangnya waktu untuk diri sendiri.
  5.     Selalu ingin bersosialisasi.
  6.     Sangat butuh teman
  7.     Terlalu terbuka dengan orang lain.
  8.     Terlalu bersemangat terhadap berbagai hal.
  9.     Dianggap selalu percaya diri.
  10.     Sering dinilai tukang modus.
  11.     Sering dinilai selalu Bahagia padahal tidak
  12.     Sering dianggap sebagai pribadi yang terlalu membutuhkan orang lain.

Meskipun extrovert memiliki kemampuan untuk bertemu banyak orang, seringkali extrovert hanya akan menjadi kenalan dan tidak lebih dari itu. Sering kali tidak ada waktu yang dirasa cukup untuk mereka mempelajari dan mengembangkan hubungan yang dalam dengan setiap orang yang mereka temui.

Dari waktu ke waktu mereka juga mungkin harus belajar memutuskan hubungan yang tidak diinginkan karena karena banyaknya orang yang mungkin mereka temui. Kebutuhan untuk terus-menerus terlibat dengan orang lain dapat menjadi penghalang bagi extrovert karena mereka dapat merasa cukup sulit untuk menyendiri atau menyendiri terlalu lama.

Meskipun kebanyakan orang menikmati kebersamaan dengan orang extrovert karena sifatnya yang ceria dan terbuka, mereka dapat merasakan kekosongan rasa dalam hubungan mereka.

Introvert and Extrovert is Fine
Introvert and Extrovert is Fine

tombol beli buku

Ada banyak pakar psikologi yang telah meneliti kepribadian manusia dan mengelompokkan ke dalam beberapa kategori. Salah satu kategori kepribadian manusia yang paling dikenal, yaitu introversion dan extroversion. Keduanya merupakan kategori yang paling sering digunakan dalam menilai karakteristik seseorang. Dalam buku ini dijelaskan bahwa menjadi introvert ataupun ekstrovert bukanlah suatu masalah.

Tipe Kepribadian: Ambivert

Baru-baru ini, beberapa peneliti telah mengusulkan keunggulan ambivert. Mereka berteori bahwa ambivert adalah individu yang berada di tengah skala introvert dan extrovert. Jika kamu merasa tidak cocok dengan semua karakteristik extrovert, kamu tidak sendirian. Nyatanya, kebanyakan orang jatuh di tengah. Sangat sedikit orang yang murni mempunyai satu jenis kepribadian.

Kamu mungkin lebih introvert saat anak-anak tetapi menemukan bahwa kamu lebih extrovert saat dewasa atau sebaliknya. Fluktuasi dalam spektrum kepribadian adalah normal. Tentu saja, sebagian besar kepribadian ditentukan bahkan sebelum kamu memiliki teman pertama. Gen juga berperan dalam kepribadian kamu. Faktanya, satu penelitian menemukan bahwa gen juga dapat memprediksi karakteristik kepribadian kamu.

banner-promo-gramedia

Ciri-ciri kepribadianmu adalah bagian dari evolusi dan pertumbuhan sebagai individu. Kepribadian terdiri dari kecenderungan yang stabil yang melalui kecenderungan itu, kita berperilaku di dunia. Ciri-ciri kepribadian terbentuk pada usia dini dan ditetapkan pada masa dewasa awal. Banyak hal penting tentang kamu yang berubah selama hidup, tetapi kepribadian kamu bukan salah satunya.

Ambivert memiliki keunggulan berbeda dibandingkan introvert dan extrovert sejati. Karena kepribadian mereka tidak terlalu condong ke kedua arah, mereka berperilaku berdasarkan situasi. Hal ini memungkinkan mereka untuk terhubung lebih mudah, dan lebih dalam, dengan lebih banyak variasi orang.

Mereka yang secara alami memiliki tingkat stimulasi yang tinggi cenderung introvert, mereka mencoba dan menghindari rangsangan sosial tambahan yang mungkin membuat mereka merasa cemas atau kewalahan. Mereka yang memiliki tingkat stimulasi rendah cenderung extrovert. Kurang stimulasi membuat extrovert merasa bosan, sehingga mereka mencari rangsangan sosial untuk merasa baik.

Ambivert, terkadang mungkin merasa perlu mencari dorongan sosial, sementara di lain waktu mungkin menghindarinya. Penting untuk menentukan di mana kamu berada dalam skala introvert dan extrovert. Kamu dapat mengembangkan rasa yang lebih baik dari kecenderungan kamu dan mulai bermain untuk kekuatanmu. Jika Sebagian dari pernyataan ini sesuai denganmu, kemungkinan besar kamu adalah seorang ambivert:

Ciri-Ciri Tipe Kepribadian Kepribadian Ambivert

  1. Beberapa orang melihat saya aktif dalam dunia sosial namun juga tidak terlalu banyak berbicara.
  2. Suka melakukan tugas sendiri atau dalam kelompok.
  3. Interaksi sosial tidak membuat kamu tidak nyaman, tetapi kamu terlalu lelah berada di sekitar banyak orang.
  4. Tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian dalam waktu yang lama.
  5. Tidak suka banyak menghabiskan tenaga, tetapi terlalu banyak waktu luang membuat kamu merasa bosan.
  6. Kamu suka merenung tetapi kamu juga suka menuangkan aspirasimu itu.
  7. Tidak mudah percaya sesuatu tapi suka mengambil resiko.
  8. Sendirian bisa terasa bosan, di kerumunan orang kamu merasa lelah.
  9. Pendengar dan komunikator yang baik.
  10. Memiliki kemampuan untuk mengatur dan menyeimbangi.
  11. Empati datang secara alami dalam diri kamu.
  12. Ambivert dapat menunjukkan bahwa mereka mengerti orang lain.

Itu mengapa seorang ambivert juga biasa dijuluki dengan outgoing introverts dimana kamu bisa keluar dari zona nyaman seorang introvert di keadaan tertentu. Ambivert juga disebut anti-social extrovert karena kamu membutuhkan waktu untuk mengisi energimu sebelum bersosialisasi atau bahkan menjadi extrovert namun suka menyendiri.

Sehingga suasana, orang dan tempat yang tepat menjadi faktor utama kamu dalam menunjukkan kepribadianmu. Trik untuk menjadi seorang ambivert adalah mengetahui kapan harus memaksakan diri untuk bersandar ke satu sisi spektrum ketika itu tidak terjadi secara alami.

Adapun kelebihan dan kekurangan yang didapat tidaklah jauh dari kepribadian extrovert dan introvert karena kepribadian ambivert berada di antara keduanya.

Keuntungan Tipe Kepribadian Ambivert

Mampu menyeimbangkan ekstraversi dan introversi.

  1.     Fleksibel
  2.     Stabil
  3.     Intuitif

Kekurangan Tipe Kepribadian Ambivert

  1.     Perlu merencanakan segala sesuatu bahkan hanya untuk berbincang dengan orang lain.
  2.     Sering menyetujui sesuatu yang mereka belum rasa pasti.
  3.     Perlu suasana hati yang tepat.
  4.     Tidak yakin dengan kepribadian mereka.
  5.     Mudah merasa lelah saat banyak melakukan sosialisasi.
  6.     Sering mengalami kesulitan saat membuat suatu perencanaan.
  7.     Sering terlihat ambigu.
  8.     Kepribadiannya sulit ditebak.
  9.     Sulit membuat suatu keputusan.

Dari banyak hal yang telah dibahas, apakah kamu menemukan jenis kepribadian yang kamu banget? apakah kamu seorang introvert, extrovert atau ambivert? Apapun kepribadianmu, pastinya kamu memiliki keunggulan masing-masing. Jadikan jenis kepribadianmu sebagai kekuatanmu untuk membawa diri ke dunia luar. Demikian informasi mengenai tipe kepribadian manusia yang perlu untuk diketahui. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan kita dan memudahkan kita untuk mengenali kepribadian masing-masing individu.

Grameds, menarik bukan ulasan tentang tipe kepribadian setiap individu? Untuk kamu yang sedang belajar psikologi, kamu bisa mendapatkan dengan mudah buku-buku psikologi hanya di Gramedia.com. Tidak perlu susah keluar rumah di masa pandemi seperti sekarang ini, karena Gramedia menyediakan layanan digital hanya dengan sekali klik.

Langsung saja kunjungi websitenya ya Grameds. Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk menemani kamu selama pandemi. Tunggu apa lagi? Yuk cus belanja sekarang juga dan nikmati diskonnya. Tidak hanya buku-buku pembelajaran, kamu juga bisa berbelanja perlengkapan kantor, elektronik, dan lain-lain.

Magnet Kepribadian
Magnet Kepribadian

tombol beli buku

Apabila kita melihat pemimpin dunia, kita mungkin takjub akan magnet kepribadiannya yang kuat dan seakan mampu menghisap semua orang. Akan tetapi, apa sebenarnya rahasia dari semua itu

Di buku ini dibahas tuntas mengenai bagaimana menciptakan dan menguatkan magnet kepribadian yang sudah ada dalam diri kita. Secara keseluruhan, buku ini akan memandu kita agar memiliki kepribadian yang hebat, tangguh, memikat, dan berpengaruh.



Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Tasya Talitha