in

Apa Itu Panic Attack dan Cara Mengatasinya

Panic attack adalah suatu reaksi dari sebuah situasi dengan penuh tekanan yang terjadi secara spontan.

Panic attack atau serangan panik tidak dapat diprediksi oleh seseorang dengan atau tanpa alasan.

Apa Itu Panic Attack dan Cara Mengatasinya – Kesehatan merupakan hal yang paling penting dalam tubuh kita. Bagaimana kita dapat terus menjaga kesehatan dalam diri untuk dapat terus bisa beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari suatu gangguan kesehatan mental atau penyakit apapun. Gangguan kecemasan yang terjadi dalam tubuh kita tentu tidak dapat dikontrol jika sudah melewati batas kemampuan yang dimiliki.

Berikut enam macam gangguan pada psikologis manusia, yaitu panic attack atau serangan panik, fobia, social anxiety disorder, obsessive compulsive disorder (OCD), post traumatic disorder (PTSD), dan generalized anxiety disorder (GAD).

Grameds, kita tidak akan membahas keenam macam gangguan psikologis di atas. Saat ini kita akan membahas salah satunya saja, yaitu panic attack atau serangan panik.

Panic attack atau serangan panik mungkin sudah tidak asing lagi untuk kita dengar. Beberapa orang mungkin pernah mengalaminya bukan. Sebenarnya apa itu panic attack? Apa kamu pernah mengalaminya tanpa menyadari bagaimana hal itu dapat terjadi.

Pada satu artikel ini, Grameds akan mengetahui lebih jauh tentang pengertian, gejala, penyebab, dampak, dan cara mengatasi panic attack. Simak hingga akhir artikel, ya!

Pengertian Panic Attack

Panic attack atau serangan panik merupakan suatu masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat. Serangan panik muncul secara kebetulan dan tidak diharapkan. Saat serangan panik berlangsung kamu akan memiliki ketakutan dan merasa khawatir secara terus menerus yang akan menetap dalam diri.

Panic attack atau serangan panik dapat terjadi oleh siapa saja, di mana pun dan kapan pun. Seseorang yang mengalaminya tentu akan memiliki perasaan yang cemas dan sangat ketakutan luar biasa walaupun sebenarnya mereka tidak sedang mengalami suatu bahaya apapun.

Cathy Frank M. D direktur Outpatient Behavioral Health Services di Henry Ford Hospital mengemukakan pendapatnya bahwa panic attack atau serangan panik merupakan suatu reaksi dari sebuah situasi dengan penuh tekanan yang terjadi secara spontan. Panic attack atau serangan panik tidak dapat diprediksi oleh seseorang dengan atau tanpa alasan.

Hal lain yang dapat terjadi saat serangan panik muncul secara langsung maka kamu akan kehilangan kontrol atas pikiran di dalam tubuh atau mempunyai pemikiran bahwa akan mati. Selain itu, kamu akan mendapat serangan jantung secara mendadak dan memiliki perubahan atas sikap serta perilaku di lingkungan sehari-hari sebagai akibat dari serangan tersebut.

Grameds telah mengetahui pengertian panic attack atau serangan panik ‘kan? Sekarang yang perlu kamu ketahui, yaitu gejala-gejala apa saja yang dapat dikategorikan sebagai panic attack. Simak lebih lanjut, ya!

The Miracle of Enzyme: Self-healing Program
The Miracle of Enzyme: Self-healing Program

tombol beli buku

Gejala Panic Attack

Panic attack atau serangan panik tentu memiliki gejala-gejala yang terjadi secara mendadak tanpa mengetahui pemicu atau gejala awal yang dimilikinya. Siklus yang terjadi pada serangan panik dapat bermacam-macam tergantung pada keseringan yang dialaminya. Oleh karena itu, gejala yang terjadi pada serangan panik seseorang dapat bervariasi.

Pada umumnya, panic attack atau serangan panik bisa lebih intens dalam beberapa menit dan secara bertahap dapat berkurang hingga menghilang dengan menyisakan perasaan yang cukup lelah.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang dapat kamu ketahui ya, Grameds!

  1. Kehilangan akan keseimbangan pada tubuh.
  2. Jantung berdebar sangat cepat.
  3. Merasa nyeri pada dada.
  4. Kehilangan kontrol atas tubuh dan pikiran.
  5. Mual.
  6. Gemetaran hingga menggigil pada tubuh.
  7. Pusing hingga pingsan.
  8. Merasa tercekik hingga ketakutan akan mati.
  9. Kesulitan bernapas.
  10. Keringat dingin hingga tubuh memerah.
  11. Merasa sesak di sekitar tenggorokan.
  12. Sering mengalami kesemutan.
  13. Berkeringat secara berlebihan.
  14. Kesulitan untuk tidur.
  15. Merasa akan datangnya suatu masalah.
  16. Bibir atau mulut terasa kering.
  17. Tubuh terasa seperti lepas dan tidak nyata.
  18. Sakit kepala hingga merasa seperti melayang.
  19. Kram pada perut.
  20. Berisiko untuk percobaan bunuh diri.
  21. Depersonalisasi dan derealisasi.
  22. Nyeri pada otot atau lebih tegang.

Itulah beberapa gejala panic attack yang dapat Grameds ketahui. Pada umumnya kamu akan menghindari tempat-tempat yang pernah dikunjungi saat mengalami serangan panik tersebut. Selain itu, kamu perlu ditemani oleh seseorang yang dapat dipercaya untuk memberikan pertolongannya saat kamu mengalaminya lagi.

33 Ways to Increase Self Motivation
33 Ways to Increase Self Motivation

tombol beli buku

Penyebab Panic Attack

Penyebab panic attack atau serangan panik dapat bermacam-macam, biasanya dipicu adanya stres yang cukup intens dirasakan pada tubuh. Otak pada sistem saraf di dalam tubuh akan menimbulkan respons, seperti menghindar atau melawan. Hal ini memang dipersiapkan agar tubuh dapat menghindari situasi tertekan secara berlebihan.

Berikut ini adalah beberapa penyebab yang dapat meningkatkan panic attack atau serangan panik dalam diri seseorang, di antaranya:

  1. Memiliki pengalaman yang buruk atau trauma.
  2. Mengonsumsi alkohol, narkoba atau kafein secara berlebihan.
  3. Perubahan suasana atas situasi di sekitar, misalnya mengikuti kegiatan di lingkungan yang baru dengan banyaknya orang dan penuh sesak.
  4. Memiliki perubahan yang cukup besar dalam hidup, seperti pekerjaan baru, melahirkan, perceraian, dan lain sebagainya.
  5. Genetik, yaitu adanya anggota keluarga yang memiliki riwayat atau gejala serangan panik.
  6. Memiliki riwayat kekerasan seksual atau fisik.
  7. Mengkonsumsi rokok secara berlebihan.
  8. Stres yang berat atau berlebihan.
  9. Mengalami masalah pada keuangan.
  10. Adanya masalah yang ditimbulkan dalam hal pekerjaan atau sekolah.
  11. Memiliki gangguan fungsional pada sistem saraf pusat.
  12. Memiliki kecenderungan yang temperamen.
  13. Peka terhadap emosi yang negatif.
  14. Memiliki gangguan keseimbangan biokimia di dalam otak.
  15. Mempunyai kondisi yang membuat penderita merasa tidak nyaman dan cemas terus menerus, seperti saat mengalami bencana alam, turbulensi di atas pesawat, dan menonton film horor.

Setelah Grameds mengetahui apa penyebab dari panic attack, ada hal lain yang perlu untuk kamu ketahui lebih dalam, yaitu dampak dari serangan panik tersebut.

Memahami Trauma dengan Perhatian Khusus pada Masa Kanak-Kanak
Memahami Trauma dengan Perhatian Khusus pada Masa Kanak-Kanak

tombol beli buku

Dampak Panic Attack

Setiap masalah kesehatan tentu akan mengalami suatu dampak bagi kehidupannya. Tidak terkecuali bagi penderita panic attack atau serangan panik ini. Kamu pasti memiliki beberapa dampak yang perlu kamu ketahui jika secara terus menerus tidak ingin menderita berkepanjangan.

Berikut ini merupakan beberapa dampak panic attack yang wajib untuk Grameds ketahui, di antaranya:

Mengganggu aktivitas sehari-hari.

Grameds tentu akan memiliki dampak dari panic attack tersebut yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana tidak kamu akan kesulitan untuk mengatur jadwal secara lebih fleksibel dan waktu yang terbuang karena tidak bisa teratur dalam mengatasinya.

Munculnya fobia atas ketakutan yang baru di lingkungan sekitar.

Kamu akan memiliki perasaan fobia saat mengalami gejala panic attack atas ketakutan yang baru di lingkungan sekitar. Tentu hal ini akan berdampak jika tidak diatasi dengan baik karena akan menambah gangguan kesehatan pada mental yang kamu miliki.

Wiki Fobia: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Wiki Fobia: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

tombol beli buku

Kesulitan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang baru.

Salah satu dampak yang kamu alami saat mendapatkan gejala panic attack, yaitu kesulitan dalam melakukan komunikasi dan bersosialisai terhadap orang asing. Hal ini dikarenakan rasa khawatir secara berlebihan atas pikiran-pikiran negatif jika orang tersebut menganggap diri kita bodoh.

Selain penjelasan di atas, terdapat beberapa dampak lainnya, yakni rentan mengalami depresi, adanya peningkatan pada jantung dan perubahan pola pernapasan, dan munculnya keinginan yang mengarah kepada hal-hal negatif, seperti bunuh diri.

Hal lain yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui di dalam artikel ini, yaitu bagaimana cara mengatasi panic attack atau serangan panik pada kamu yang mengalaminya. Tentu Grameds tidak ingin menderita secara terus menerus bukan? Untuk itu simak hingga akhir artikel ya.

Cara Mengatasi Panic Attack

Bagi kamu penderita serangan panik tidak perlu khawatir akan gejala, penyebab, dan dampak yang pernah kamu alami sebelumnya. Berikut ini ada beberapa penanganan yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi serangan panik tersebut, antara lain:

1. Terapi perilaku kognitif atau penggunaan obat penenang.

Penderita akan diajarkan untuk bagaimana dapat mengatasi rasa takut dan serangan panik tersebut melalui terapi perilaku kognitif ini. Selain itu, penderita akan diajarkan untuk dapat mengubah kebiasaan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan cara mengubah cara berpikir sehingga mendapatkan kesehatan yang lebih baik.

Penggunaan obat penenang yang dimaksud di sini harus sesuai dengan anjuran dan resep yang diberikan oleh dokter spesialis atau psikiater yang biasa menangani penderita panic attack tersebut.

2. Terapi yang dilakukan oleh psikiater atau dokter spesialis kejiwaan.

Terapi atau pengobatan yang diresepkan oleh dokter atau psikiater merupakan obat “anti depresi”. Selain itu, akan diberikan juga golongan serotonin reuptake inhibitors.

3. Melakukan olahraga secara rutin.

Olahraga secara rutin tentu dapat mengurangi atau mengatasi gejala panic attack yang kamu alami. Kamu dapat melakukan olahraga secara rutin minimal tiga kali dalam seminggu dengan kisaran waktu 15 hingga 20 menit. Beragam jenis olahraga tentunya sangat banyak kamu dapat memilih salah satu dari beragam jenis olahraga yang disukai, misalnya lari di pagi, sit up, bulu tangkis, dan lain sebagainya.



4. Menjaga pola tidur yang teratur.

Salah satu hal yang penting dan sangat baik untuk tubuh adalah menjaga pola tidur secara teratur. Kamu tidak boleh memforsir tubuh kamu saat melakukan aktivitas secara berlebihan. Pola tidur yang normal dan baik untuk tubuh serta pikiran, yaitu sekitar 7 hingga 8 jam dalam sehari.

5. Menerima segala situasi sesuai dengan porsinya.

Kamu akan lebih mudah untuk berusaha tenang dalam memahami dan menerima segala situasi pada kondisi yang sedang terjadi tanpa merasa khawatir dan cemas.

6. Menyeimbangkan segala aktivitas sehari-hari.

Grameds tentu dapat lebih mengurangi gejala panic attack yang dialami dengan menyeimbangan aktivitas sehari-hari. Kamu dapat mengatur waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadi secara seimbang. Biasakan diri kamu untuk mengatur segala aktivitas di pagi hari sehingga dalam satu hari ke depan kamu memiliki waktu untuk menyenangkan diri sendiri.

7. Menghindari minuman yang mengandung kafein secara berlebihan dan kopi.

Kamu dapat mengurangi beberapa minuman yang mengandung kafein secara berlebihan. Dalam satu hari kamu bisa minum cukup satu hingga dua kali. Jika kamu mengonsumsi secara berlebihan maka gejala panic attack yang kamu alami akan semakin berkepanjangan dan tentunya tidak baik untuk tubuh di dalam diri.

8. Melakukan relaksasi pada tubuh.

Grameds dapat melakukan salah satu cara untuk mengurangi atau mengatasi panic attack yang terjadi dengan melakukan relaksasi pada tubuh. Bermacam-macam jenis relaksasi pun ada banyak, seperti meditasi, yoga, pilates dan lain sebagainya. Kamu dapat memilih salah satu dari bermacam jenis relaksasi yang kamu sukai agar saat melakukannya bisa membuat tubuh lebih bersemangat dan menyenangkan.

9. Menjaga pernapasan secara lebih pelan dan mendalam.

Salah satu gejala yang sering dialami oleh penderita panic attack, yaitu kesulitan untuk bisa bernapas dengan baik. Kamu dapat mengatasinya dengan menarik nafas dan mengeluarkannya secara teratur dan perlahan selama tiga hingga lima detik saat terjadinya serangan panik tersebut. Hal itu dapat mengurangi gejala pada saat kamu mengalaminya sehingga bisa lebih fokus dalam menjaga pernapasan yang lebih baik.

10. Mengonsumsi makanan dengan gizi dan nutrisi yang seimbang

Makanan dengan gizi dan nutrisi untuk menambah imunitas seperti buah-buahan dan vitamin.

 

11. Meminta dukungan dari orang-orang terdekat.

Komunitas, keluarga, teman, sahabat, kerabat, atau pacar merupakan suatu sikap dukungan dalam memberikan semangat yang lebih baik agar kamu dapat mengurangi gejala-gejala yang terjadi pada saat serangan panik itu terjadi.

12. Mengatasi stres dengan baik.

Saat kamu menghadapi serangan panik secara berlebihan tentunya kamu akan memiliki salah satu dampak, seperti stres yang berlebihan. Kamu dapat atasi dan atur stres yang muncul dengan cara melakukan aktivitas atau hal-hal yang kamu sukai, seperti membaca buku, mendengarkan musik, pilates, yoga, ataupun meditasi.

13. Melakukan psikoterapi dinamik individu.

Kamu akan diajak untuk lebih memahami bagaimana kepribadian yang kamu miliki dan hakikat dalam diri, bukan untuk menghilangkan beberapa gejala yang terjadi.

Chicken Soup for the Soul: Menemukan Kekuatan Batin
Chicken Soup for the Soul: Menemukan Kekuatan Batin

tombol beli buku

Beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai panic attack

Berikut ini terdapat beberapa pertanyaan dan jawaban yang sering ditanyakan oleh beberapa orang. Apa saja pertanyaan tersebut, mari kita simak di bawah ini.

Berapa lama serangan panik dapat berakhir?

Jawab: serangan panik dapat terjadi selama kurang lebih sepuluh menit hingga kurang. Tergantung bagaimana cara kita dapat mengatasinya.

Apa saja gejala yang dialami saat terjadi serangan panik?



Jawab: jantung akan berdebar sangat kencang, merasakan pusing hingga mual bahkan pingsan, kesulitan untuk bernapas, dan otot akan terasa nyeri hingga tegang.

Bagaimana cara kamu dapat menghentikan serangan panik tersebut?

Jawab: berusaha untuk mengambil napas yang cukup dalam dan pelan selama tiga hingga lima detik. Selain itu, mencoba untuk memahami situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kita.

Kesimpulan

Panic attack atau serangan panik merupakan salah satu masalah kesehatan yang tentunya terjadi secara spontan dan tidak diharapkan. Serangan panik akan memberikan ketakutan secara lebih kuat dan mendalam serta kemungkinan yang akan terjadi secara berulang dengan mempengaruhi perubahan atas sikap dan perilaku dalam aktivitas sehari-hari.

Bagi kamu yang mengidap atau memiliki gejala panic attack atau serangan panik tidak perlu merasa takut atau khawatir. Karena gangguan ini dapat diatasi dan ditangani dengan baik oleh ahli profesional, seperti dokter spesialis atau psikiater dengan mengikuti arahan dan bimbingan serta kerja sama yang baik dari kedua belah pihak supaya bisa mengurangi gejala dan dampak yang akan terjadi kedepannya.

Itulah pembahasan mengenai pengertian, gejala, penyebab, dampak dan cara mengatasi dari panic attack atau serangan panik yang perlu dan wajib untuk Grameds ketahui. Semoga beberapa informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas selalu menyediakan buku dengan kualitas yang baik dan pastinya sangat bermanfaat untuk Grameds semua. Dapatkan penawaran menarik dari Gramedia.com tentang buku-buku kesehatan mental dan cara penangannya secara lengkap. Mari membaca dan belajar bersama. Beli bukunya sekarang juga!

Self-Help
Self-Help

tombol beli buku

 

 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Tasya Talitha