in

Profil Jo Yuri, Soloist Cantik Eks Member IZ*ONE Bersuara Merdu!

https://kpop.fandom.com/wiki/Jo_Yuri/Gallery

Jo Yuri – Para WIZ*ONE atau sebutan bagi penggemar IZ*ONE banyak yang terkejut dengan debut Jo Yuri sebagai penyanyi solo setelah grup lamanya resmi dibubarkan. Ia merilis single pertamanya bertajuk GLASSY pada 7 Oktober 2021 silam melalui kanal YouTube resminya dan sudah ditonton hingga lebih dari 14 juta kali.

Beberapa bulan kemudian, ia melakukan comeback dengan mini album yang berjudul “Op.22 Y-Waltz: in Major” dengan lagu Love Shhh! sebagai lagu utamanya. Supaya makin kenal dengan gadis cantik, mantan vokalis utama IZ*ONE ini, mari simak profil hingga fakta menariknya berikut ini!

Profil Jo Yuri

jo yuri
https://kpop.fandom.com/wiki/Jo_Yuri/Gallery

Jo Yuri lahir pada 22 Oktober 2001 di Seoul. Ia memiliki berat 45 kg dan tinggi badan 163 cm. Ia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara dengan salah satu adik perempuannya terpaut 4 tahun lebih muda darinya.

Gadis berzodiak leo ini dikenal memiliki bakat dan ketertarikan pada bidang musik. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuannya dalam memainkan berbagai alat musik seperti gitar, piano, dan drum.

Selain itu, Yuri juga sangat ahli dalam menyanyi dan ditempatkan pada posisi sebagai vokalis utama saat masih di IZ*ONE. Girl group ini dibentuk melalui acara survival yang diselenggarakan oleh Mnet yang bertajuk Produce 48. Sayangnya, girl grup ini resmi dibubarkan pada 29 April 2021 silam.

Setelah grupnya dibubarkan, gadis yang memiliki tipe kepribadian INFJ ini, lantas bergabung dengan agensi WAKEONE Entertainment untuk debut menjadi penyanyi solo. Selain menjadi penyanyi solo, ia juga dikenal sebagai pemain drama dan penulis lagu lho, Grameds! Ada 2 lagu IZ*ONE yang Yuri tulis, yakni With*One dan Someday.

Perjalanan Karier Jo Yuri

Jo Yuri memulai karirnya dengan berpartisipasi dalam audisi daru JYP Entertainment, tetapi ia tidak lolos. Kemudian, ia kembali mencoba audisi yang diselenggarakan oleh agensi lain, yakni Stone Music Entertainment dan berhasil lolos. Kemudian, Yuri menjalani masa pelatihan seperti calon idol Kpop lainnya.

Mewakili Stone Music Entertainment di Produce48

jo yuri
https://kpop.fandom.com/wiki/Jo_Yuri/Gallery

Produce48 adalah sebuah acara survival populer di Korea Selatan yang pemenang dari acara tersebut akan dihadiahi proyek girl group baru.

Yuri bersama dengan tiga trainee lainnya menjadi perwakilan dari agensi Stone Music Entertainment di acara survival tersebut pada Juni – Agustus 2018 dengan hasil akhir, Jo Yuri berada di peringkat ketiga dan berhasil menempati posisi main-vocal dalam girl group IZ*ONE.

Jo Yuri dan Kesuksesan Debutnya Bersama IZ*ONE

jo yuri
https://kpop.fandom.com/wiki/Jo_Yuri/Gallery

Sebelum debut solonya, Jo Yuri sudah populer sebagai personel dari IZ*ONE pada Oktober 2018 dan kini bubar karena masa kontraknya selama 2,5 tahun (2018-2021) telah berakhir. Di IZ*ONE, ia diposisikan menjadi main-vocal. Bersama IZ*ONE, Jo Yuri dkk telah merilis:

  1. Mini-album Korea: COLOR*IZ (2018), HEART*IZ (2019), Oneiric Diary (2020), dan One-reeler / Act IV (2021).
  2. Mini-album Jepang: Suki to Iwasetai (2019), Buenos Aires (2019), dan Vampire (2019).
  3. Full-album Korea: BLOOM*IZ (2020).
  4. Full-album Jepang: Twelve (2020).
  5. Single kolaborasi: Rise (2019), D-D-DANCE (2021), ZERO;ATTITUDE (2021), dan Rewind : Blossom (2021).

IZ*ONE Meledak di Pasaran

Proyek girl grup dari acara Produce 48, IZ*ONE yang debut pada 2018, sejak awal direncanakan hanya akan berlangsung selama 2 tahun 5 bulan. IZ*ONE resmi bubar pada 29 April 2021.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Grup ini beranggotakan 12 member yang berasal dari Korea dan Jepang, yaitu

  1. Jang Won Young: Lead dancer, sub vocalist, sub rapper, center, maknae
  2. Miyawaki Sakura: Sub-vocalist, sub rapper, visual
  3. Jo Yuri: Main vocalist
  4. Choi Yena: Main rapper, lead vocalist, lead dancer
  5. Ahn Yujin: Lead dancer
  6. Yabuki Nako: Sub vocalist
  7. Kwon Eunbi: Leader, main dancer, lead vocalist.
  8. Kang Hyewon: Lead rapper, sub vocalist, visual
  9. Honda Hitomi: Lead dancer, sub vocalist, sub rapper
  10. Kim Chaewon: Lead vocalist, lead dancer
  11. Kim Min Ju: Lead rapper, sub vocalist, visual
  12. Lee Chae Yeon: Main dancer, lead vocalist, lead rapper

Sebelum resmi dibubarkan, WIZ*ONE (sebutan untuk penggemar IZ*ONE) telah melakukan upaya untuk mencegah pembubaran dengan memulai inisiatif yang dinamai “Parallel Universe” pada 21 April 2021. Aksi inisiatif tersebut berhasil mengumpulkan hingga 1 miliar won atau setara dengan Rp 12,7 miliar. Akan tetapi, dukungan WIZ*ONE tersebut ditolak oleh agensi dan IZ*ONE pun akhirnya tetap dibubarkan sesuai rencana awal.

Selama masa promosinya, IZ*ONE memiliki banyak sekali prestasi. Melalui mini-album pertamanya yang bertajuk COLOR*IZ, mereka meraih beberapa penghargaan, yakni Best New Artist dalam Mnet Asian Music Awards ke-20, New Artist Award pada Seoul Music Awards ke-28, dan Rookie of The Year di Golden Disc Awards ke-33.

Mini-album kedunya HEART*IZ juga memperoleh sambutan baik. IZ*ONE berhasil dinominasikan Bonsang pada Golden Disc Award ke-34 dan Seoul Music Awards ke-29. Lagu utama dalam mini-album tersebut “Violeta” dinominasikan Song of The Year pada Mnet Asian Music Awards ke-21.

IZ*ONE memperoleh nominasi penghargaan Daesang pertama melalui album BLOOM*IZ. Album ini juga dinominasikan sebagai Album of The Year Melon Music Awards ke-12 dan juga Gaon Chart Music Awards ke-10. Lagu utama dalam album ini, “Fiesta” juga turut dinominasikan dalam Best Dance dan Female Song Of The Year.

Lalu, IZ*ONE menerima Bonsang Artist of The Year di Melon Music Awards serta diberikan tambahan nominasi Bonsang pada Seoul Music Awards ke-30. Album berikutnya Oneiric Diary juga dinominasikan sebagai Album of The Year Gaon Awards serta menerima penghargaan, yaitu Artist of The Year ketiga dalam acara Fact Music Awards.

Setelah kontraknya habis, IZ*ONE sempat menjadi pemenang dalam nominasi Artist of The Year Album Division Quarter Pertama di ajang Gaon Chart Music Awards. Album “One Reeler / Act IV” dengan lagu utanabta “Panorama” berhasil membuat IZ*ONE memenangkan penghargaan tersebut. Album terakhir IZ*ONE tersebut sangat populer dan terjual lebih dari 400.000 eksemplar.

IZ*ONE menjadi girl group kedua setelah SNSD yang mendapatkan penghargaan tersebut. Hal itu membuat grup yang debut di bawah naungan Off The Record Entertainment itu langsung menjadi perbincangan dan menduduki trending topic Twitter Korea.

Debut Solo Jo Yuri

jo yuri
https://kpop.fandom.com/wiki/Jo_Yuri/Gallery

Tidak terpaut lama setelah dibubarkannya IZ*ONE, banyak berita yang mengatakan bahwa Jo Yuri menandatangani kontrak eksklusif dengan WAKEONE Entertainment. Ia kemudian debut sebagai penyanyi solo dan merilis single pertama yang bertajuk GLASSY pada 7 Oktober 2021. Video klipnya sudah ditonton hingga lebih dari 14 juta kali di kanal YouTube resminya, JO YURI.

Meraih kesuksesan dengan single debutnya, ia lantas melakukan comeback dengan merilis mini album yang berjudul “Op.22 Y-Waltz: in Major” dengan track utamanya, yakni lagu Love Shhh!. Video klipnya yang dirilis pada 2 Juni 2022 sudah ditonton hingga lebih dari 12 juta kali di YouTube.

Selain itu, berdasarkan Hanteo chart penjualan album comeback mininya ini berhasil menembus angka 44.582 copy pada hari pertama. Tidak hanya itu saja, Jo Yuri juga gencar melakukan promosi albumnya dengan melakukan kolaborasi TikTok bersama dengan Kep1er, Golden Child, TNX, dan Dance Kang melalui akun Instagram resminya @joyuri_offcl.

Demikian pembahasan seputar Jo Yuri. Semoga semua pembahasan di atas menginspirasi kamu, Grameds.

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Jika kamu ingin mencari buku seputar K-pop, maka bisa mendapatkannya di gramedia.com. 

Rekomendasi Buku Terkait

1. Bahasa Korea Bareng BTS

jo yuri

Bahasa Korea merupakan bahasa resmi Korea Selatan maupun Korea Utara. Bahasa ini juga dipakai secara luas di Yanbian, Tiongkok Timur Laut. Secara keseluruhan, ada hingga lebih dari 78 juta penutur bahasa Korea di seluruh dunia termasuk beberapa kelompok besar yang tersebar di Jepang, Amerika Serikat, Rusia dan Kanada.

Klasifikasi resmi dari bahasa Korea belum mendapatkan persetujuan secara universal, tetapi dianggap sebagai bahasa isolat oleh banyak orang. Beberapa ahli bahasa mengkelompokannya ke dalam kelompok bahasa Altaik. Bahasa Korea juga memiliki banyak kemiripan dengan bahasa Jepang, meskipun status kekerabatannya masih kurang jelas.

Di masa sekarang ini, bahasa Korea menjadi salah satu bahasa yang banyak memiliki peminat dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Nah, bagi Grameds yang gemar atau memiliki keinginan untuk mempelajari bahasa Korea secara otodidak, Buku “Les Bahasa Korea Bareng BTS” dapat membantu Grameds untuk mempelajari secara otodidak bahasa Korea dengan cara yang asyik dan unik bersama BTS.

2. Kpop Party

jo yuri

K-Pop telah ada sekitar empat generasi. Generasi pertama dimulai oleh H.OT, G.O.D, S.E.S, Sechs Kies, Turbo, dan lainnya sebagainya. Rata-rata, mereka melakukan debut pada tahun 1990 hingga awal tahun 2000an. Kemudian, generasi pembaharuan K-Pop muncul pada tahun 2000-an dan ditandai dengan munculnya idol band-idol band populer seperti TVXQ, Super Big Bang, Super Junior, Girl’s Generation, 2NE1, dan lain sebagainya.

Generasi kedua ini berhasil mendunia seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi yang kian modern. Selera masyarakat dunia juga makin terpenuhi dengan berbagai lagu yang dirilis oleh grup-grup idola generasi kedua ini. Intinya, generasi kedua merupakan generasi pembaharu sekaligus generasi pembeda dari generasi sebelumnya serta pembuka jalan bagi generasi berikutnya.

Tak puas dengan kesuksesan generasi kedua, setelah tahun 2010 banyak terbentuk grup generasi ketiga dari K-Pop dan hingga saat ini masih banyak band dari berbagai agensi yang terbentuk dan hilang satu per satu dari hasil seleksi alam. Produk generasi tiga yang banyak dikenal masyarakat luas ialah EXO, BTS, Red Velvet, TWICE, Blackpink, dan lain sebagainya.

Buku ini tak akan membahas seluruh grup K-Pop yang pernah ada, tetapi sekadar mengambil sampel supaya Grameds yang masih awam dengan dunia K-Pop bisa sedikit banyak lebih mengerti.

3. All About Kfood in Kpop, Kdrama, dan Kvariety

Segala sesuatu perihal Korea Selatan memang berhasil menarik perhatian dari masyarakat mancanegara. Baik dari segi musik, drama, fashion, skin care, make up, hingga makanan Korea yang berhasil membuat banyak orang di seluruh dunia tertarik dan selalu ingin tahu lebih banyak mengenai budaya Korea Selatan.

Banyak makanan yang tentunya cukup populer dan memang disukai oleh banyak orang di Korea Selatan. Seperti ayam goreng khas Korea yang kelezatannya telah mendunia hingga sundubu jjigae atau sup tahu hangat yang nikmat.

Nah, pasti Grameds sudah tidak asing lagi kan dengan makanan khas Korea Selatan? Kuliner Korea Selatan menjadi viral dan sangat popular di seluruh dunia, terutama ketika para K-Pop idol turut memperkenalkan makanan favorit mereka. Kira-kira, apa saja makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh para idol K-Pop? Let’s check this out!

4. Panduan Bijak Mengenal Budaya Populer Korea: Korean Wave

Deskripsi Buku

Korean Wave atau budaya Korea telah berhasil mencuri perhatian dari banyak orang bahkan hingga taraf Internasional. Sebagai suatu fenomena yang tidak terelakkan dalam kurun waktu satu dekade terakhir, merupakan hal yang bijak bagi kita untuk bisa mengenal lebih jauh mengenai apa sebenarnya yang dimaksud dengan Korean wave. Tak perlu heran jika artis Korea, bahasa Korea, dan produk Korea sekarang ini banyak dijadikan sebagai favorit dan inspirasi.

Kendati demikian, sayangnya masih sulit sekali untuk menemukan panduan yang dapat menolong untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai Korean wave. Buku ini akan memberikan kilasan informasi penting tentang serba-serbi Korea mulai dari awal mula munculnya Korean wave, K-pop, K-style, K-food, hingga operasi plastik yang populer dilakukan di Korea Selatan. Buku ini ditujukan bagi para remaja dan pemerhati remaja yang tentunya ingin mempelajaru berbagai hal positif serta untuk menyikapi hal-hal negatif yang ditimbulkan dari Korean wave.

5. Komik Next G: Journey To Korea

“Komik Next G: Journey To Korea” adalah karya sastra fiksi yang ditulis oleh Soraya Firmansjah & Fia, Dkk. Komik merupakan narasi yang dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang diatur di dalam garis-garis horizontal, kotak (panel) atau strip, serta teks verbal. Komik secara umum juga menggambarkan mengenai kisah dari satu karakter atau lebih dengan rangkaian waktu yang terbatas.

Tulisan teks atau dialog yang dimasukkan ke dalam balon teks. Pada dasarnya, cerita komik merupakan perpaduan karya antara sastra dengan seni rupa yang di dalamnya dapat ditemukan berbagai bentuk visual atau gabungan antara bentuk visual dengan keterangan verbal atau teks.

Komik ini menceeritakan mengenai gadis kecil yang sedang libur sekolah dan berencana hendak meluangkan waktunya untuk pergi dan berwisata ke suatu tempat. Ia sangat ingin untuk berlibur ke luar negeri, yaitu ke negeri ginseng (Korea).

Korea Selatan merupakan salah satu negara yang banyak dijadikan sebagai destinasi liburan populer bagi wisatawan baik dari Indonesia maupun mancanegara, terutama bagi para penggemar Korean Drama (K-Drama) dan Korean Pop (Kpop). Hal tersebut tidak lepas dari efek Gelombang Korea atau Korean Wave, yakni fenomena menyebarnya budaya populer Korea secara global dan masif di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Sinopsis:

Liburan sekolah kali ini terasa sangat membosankan bagi Anis. Tidak ada kegiatan yang dapat dilakukan selain mendengarkan lagu-lagu dari band Korea Favoritnya. Untungnya, Putri memberi tahu bahwa ada promo murah mengenai tiket pesawat ke luar negeri. Mereka, lantas memutuskan untuk pergi berlibur ke Korea. Kira-kira, apa saja kegiatan yang mereka lakukan di sana? Yuk, ikuti perjalanan wisata Anis dan Putri di Korea! Grames penasaran bukan, keseruan apa saja yang mereka lakukan?

Rujukan:

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum

Perkembangan dunia industri kreatif berkembang dengan pesat. Kpop, Kdrama, dan Kfilm sudah tersebar dan disukai oleh banyak orang, salah satunya saya yang suka dengan kebudayaan Korea.