in

Clingy adalah Salah Satu Ciri Toxic Relationship, Ini Tanda-Tandanya!

unsplash.com

Clingy adalah – Kata clingy seringkali kita temukan saat kita sedang berseluncur di media sosial. Banyak pengguna media sosial yang menggunakan istilah clingy ketika mereka mengomentari suatu hal yang berkaitan dengan hubungan atau relationship. Banyak orang yang menggunakan istilah clingy ini untuk menggantikan kata manja, khususnya digunakan kepada pasangan.

Memiliki sifat clingy terkadang mampu membuat pasangan menjadi jengah juga merasa ruang geraknya dibatasi. Sifat clingy dari pasangan biasanya juga bisa memicu pertengkaran yang terjadi di sebuah hubungan, tidak hanya pada hubungan orang yang masih berpacaran saja, tetapi juga pada hubungan orang yang telah menikah.

Awalnya, sifat clingy kerap disalahartikan sebagai sebuah rasa cinta, jadi tidak sedikit pasangan yang membiarkan itu terjadi pada mereka. Padahal, sifat clingy adalah definisi dari sebuah rasa cinta yang berlebihan dan sebuah wujud dari rasa terlalu terobsesi pada sesuatu.

Jadi, apa sebetulnya clingy? Berikut penjelasan lengkapnya, yuk, disimak!

Apa Itu Clingy?

Clingy adalah sifat atau karakter seseorang yang cenderung bergantung pada orang lain.

Berdasarkan situs dictionary.com, clingy adalah seseorang yang terlalu dekat baik secara emosional dan bergantung pada orang lain. Ia juga selalu orang tersebut dapat melindungi dirinya dengan lebih ekstra.

Tidak heran kalau orang clingy adalah orang yang tumbuh menjadi pribadi yang sulit untuk mengerjakan sesuatu tanpa ditemani oleh orang terdekatnya, baik kekasih, sahabat, maupun orang tua. Kalau dia tidak bersama dengan orang terdekatnya, ia akan merasa sangat sedih atau tidak bersemangat, walaupun ia sedang mengerjakan sesuatu yang ia senangi. Padahal ia mampu melakukannya sendiri, tetapi karena ia sangat bergantung pada orang lain, makanya pekerjaan itu selalu ingin dibantu oleh orang lain.

Menurut situs verywellmind.com, sebetulnya sifat clingy adalah sifat yang muncul akibat adanya rasa kurang percaya diri dan rasa cemas yang terlalu berlebihan kepada pasangan. Dalam istilah lain, sifat clingy adalah sifat yang muncul karena adanya insecure yang ada pada diri orang tersebut terhadap pasangannya.

Menurut Urban Dictionary, clingy adalah saat seseorang menjadi sangat terobsesi pada satu orang saja. Sampai ia tidak ingin lepas dan hanya ingin menghabiskan waktu dengan orang itu sepanjang hari.

Sifat clingy adalah sifat yang juga bisa muncul dikarenakan adanya sebuah bayangan skenario terburuk yang bisa terjadi dalam hubungan, seperti diabaikan sampai ditinggalkan. Sikap ini juga muncul karena adanya keinginan yang kuat untuk memenuhi kebutuhan emosional, mental, spiritual dan fisik yang tidak didapatkan dalam hidup seseorang.

Sehingga, seseorang melakukan hal itu sebagai bentuk tindakan preventif untuk menghindari rasa cemas dan takut akan kehilangan hal yang sebelumnya tidak mereka dapati.

Clingy adalah

Tanda-Tanda Pasangan Clingy

Clingy adalah
unsplash.com

Sifat clingy adalah sifat yang memiliki tanda-tanda, lho. Jadi kalau kamu melihat tanda-tanda ini ada di diri pasangan kamu, maka kamu harus waspada dan bisa segera mendiskusikannya dengan pasangan agar sifat clingy ini tidak semakin parah. Berikut adalah tanda-tanda kalau pasangan kamu terlalu clingy.

1. Orang clingy sering menghubungi

Hal pertama jika pasangan kamu clingy adalah ia sering sekali menghubungi kamu. Ciri ini biasanya paling sering umum terjadi dalam kasus hubungan percintaan.

Coba ingat-ingat, berapa kali pasangan kamu meneleponmu dalam satu hari? Jika jawabannya 1 sampai 3 kali itu masih dalam hal wajar. Jika menghubungi kamu sebanyak 3-5 kali dalam satu hari, masih wajar juga, jika konteksnya adalah karena ada hal yang bersifat darurat.

Akan tetapi, jika pasangan menghubungi kamu lebih dari 5 kali dalam satu hari dan hanya untuk menanyakan hal yang remeh, itu tandanya pasangan kamu sudah clingy. Biasanya pasangan akan meneleponmu selama beberapa jam sekali untuk memastikan kegiatan yang kamu lakukan.

2. Sosok clingy biasanya selalu ingin tahu keberadaanmu

Orang yang memiliki sifat clingy adalah orang yang biasanya bersikap melebihi orang tuanya yang setiap saat selalu bertanya kamu lagi sama siapa, lagi di mana, dan seterusnya. Yang lebih menyebalkan lagi, jika ia kerap meminta bukti berupa foto atau video call, bahkan share loc di aplikasi chatting hanya untuk memastikan kamu saat itu tidak sedang berbohong.

3. Marah ketika chat dibalas lama

Orang clingy biasanya kalau chatnya tidak dibalas dengan cepat dalam hitungan menit, ia akan langsung marah atau akan terus mengganggumu dengan membombardir pesan secara terus menerus seperti mengirimi pesan, “Kamu lagi ngapain?” “Halo kamu lagi apa sih?”

Bahkan ada juga biasanya yang langsung menghubungi kamu. Ketika menghubungi kamu, ia biasanya beralasan kalau ia merasa cemas dengan keadaan kamu. Padahal sebetulnya ia merasa kamu sedang melakukan sesuatu hal yang tidak ingin diketahui olehnya.

4. Selalu memeriksa konten media sosialmu

Pasangan yang mempunyai tanda-tanda clingy adalah ia yang selalu memeriksa media sosial kamu secara berkala. Ia merasa kalau ia perlu memantau seluruh kegiatan kamu, terutama dalam hal media sosial. Ia akan memantau dengan siapa kamu berteman di media sosial, apa saja yang kamu posting, dan sebaliknya.

Selain itu, orang yang memiliki sifat clingy adalah yang biasanya tidak mempercayai kamu, sehingga mereka takut kalau kamu berselingkuh darinya di media sosial dan flirting dengan orang lain melalui media sosial.

5. Menyelidikimu dengan banyak pertanyaan

Jika pasangan kamu memiliki sifat clingy, maka pasangan kamu akan selalu menanyakan berbagai macam pertanyaan kepada kamu. Kebanyakan pertanyaan yang ditanyakan olehnya adalah hal-hal sepele yang tidak terlalu penting.

Seperti, tadi di kantor ngobrol dengan siapa saja, lalu di media sosial siapa saja yang memberikan like di postingannya atau kenapa kamu menyukai atau berkomentar di postingan orang lain.

6. Selalu ingin ikut ke mana pun kita pergi

Kebanyakan pasangan yang selalu clingy adalah ia yang akan selalu ingin ikut pergi dengan pasangannya. Hal ini merupakan salah satu sikap over protective yang muncul secara perlahan.

Dengan begitu, kamu tidak akan lagi punya waktu untuk pergi sendiri atau bersama dengan teman tanpa pasangan, karena ia selalu ingin ikut ke mana pun kamu pergi.

Nah, kalau kamu pergi tanpa dirinya, ia akan merasa marah karena kamu tidak mengikut sertakan dirinya dan ini akan menjadi pemicu pertengkaran pada hubungan.

7. Mudah cemburu

Salah satu yang menjadi tanda kalau pasangan kamu clingy adalah mudah sekali bersikap cemburu.

Jadi, siapapun lawan jenis yang berkomunikasi atau pergi bersama dengan kamu, pastinya ia akan merasa tidak suka. Entah itu teman lama, rekan kantor, bahkan saudara. Kalau hal ini semakin parah, maka bukan hanya lawan jenis saja yang akan dicemburuinya tetapi juga teman perempuan kamu. Ia bisa akan menganggap kalau orang yang bersama dengan kamu adalah musuhnya dan harus dijauhkan dari kamu.

8. Pasangan tidak mempercayaimu

Salah satu alasan kenapa seseorang menjadi sangat clingy kepada pasangannya adalah karena adanya perasaan tidak percaya sehingga ia takut kehilangan. Inilah mengapa pasanganmu akan men-stalking media sosial kamu, menelepon, atau chat berkali-kali, sampai ikut denganmu kemanapun kamu mau pergi.

Jadi, jika ada pertengkaran di antara kalian berdua, lalu kamu membela diri, maka ia tidak akan percaya karena ia selalu menganggap kalau kamu bisa saja berbohong kepada dirinya.

9. Menuruti segala permintaannya

Biasanya, pasangan yang terlalu clingy adalah ia yang sangat dominan dalam suatu hubungan, sehingga ia akan merasa kalau ia adalah pemegang kendali pada hubungan ini.

Ini yang akan membuat kamu harus selalu menuruti apapun perkataan serta permintaannya. Kalau kamu tidak menurutinya, maka ia akan merasa kesal dan marah, serta menganggap kalau kamu tidak lagi menyayangi dan mencintainya lagi.

10. Selalu menuntut menyatakan rasa sayang dan cinta

Dilansir dari situs bustle.com, seseorang dengan sifat clingy tidak peduli seberapa sering kamu menyatakan perasaan sayang dan cinta kepada pasangan kamu, ia akan selalu merasa kalau hal itu tidaklah cukup. Kamu harus selalu menyatakan rasa sayang dan cinta kepadanya.

Hal tersebut muncul karena adanya rasa insecure yang ia rasakan. Ia akan merasa nyaman dan tenang saat kamu sudah menyatakan perasaan kepadanya. Jika sehari saja kamu tidak menyatakan perasaan sayang dan cinta kepadanya, entah karena kamu lupa atau hal lainnya, maka ia akan langsung merasa kalau kamu sudah tidak menyayangi dan mencintainya lagi.

11. Tidak tertarik lagi pada hobinya

Tanda pasangan kamu clingy adalah ia tidak tertarik lagi dengan hobinya. Kalau awalnya, pasangan kamu memiliki hobi bermain futsal bersama teman-temannya, sekarang hobinya seolah sudah tidak membuatnya tertarik lagi.

Itu disebabkan karena fokusnya sudah pindah kepada kamu saja dan hubungan percintaannya sehingga ia tidak lagi memiliki hobi.

Clingy adalah

Penyebab Munculnya Sifat Clingy

Clingy adalah
unsplash.com

Sifat clingy adalah sifat yang muncul dari dalam diri seseorang yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. Bisa faktor dari dalam diri sendiri atau dari luar. Berikut beberapa pemicu sifat clingy:

1. Insecure

Perasaan insecure dalam sebuah hubungan bisa membuat kamu menjadi clingy. Hal ini bisa saja terjadi karena kamu terlalu bergantung pada pasangan dan takut kehilangan. Perasaan tersebut yang kemudian membuat kamu mencari segala macam cara agar bisa terus lengket dengan pasangan.

2. Harga diri rendah

Saat kamu menghargai diri kamu sendiri, kondisi tersebut bisa berpotensi memicu munculnya sifat clingy. Kamu mungkin akan berpikir bahwa pasangan kamu terlalu baik dan juga sempurna. Pikiran itu pun lalu membuat pasanganmu jadi takut ditinggalkan dan memilih untuk mencintai pasangannya secara berlebihan.

3. Ketakutan akan ditinggalkan

Beberapa orang mungkin pernah mengalami yang namanya kegagalan dalam menjalin sebuah hubungan. Kegagalan tersebut bisa membuat mereka takut mengalami hal yang serupa kembali. Tidak mau kejadian tersebut menimpanya kembali, kemudian kamu membentengi pasangan dengan rasa cinta yang berlebihan agar tidak ditinggalkan oleh pasangan.

4. Kecemburuan

Rasa cemburu yang berlebihan kepada pasangan kamu, akan membuat kamu menjadi clingy. Orang yang clingy biasanya merasa bahwa pasangannya adalah milik mereka seutuhnya. Mereka akan merasa cemburu apabila pasangannya dekat dengan orang lain.

5. Krisis kepercayaan

Salah satu yang menjadi penyebab clingy adalah krisis kepercayaan atau trust issue. Jika kamu tidak memiliki kepercayaan sepenuhnya pada pasangan dan terus menuntutnya untuk selalu menghabiskan waktu berdua. Ketika pasangan sedang bersama dengan orang lain, kamu akan merasa cemas dan berpikir bahwa ia melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dengan mereka.

Cara Supaya Tidak Clingy pada Pasangan

Clingy adalah
unsplash.com

1. Berikan kebebasan

Hindari mengikuti atau selalu ingin diajak oleh pasanganmu saat mereka pergi. Pasanganmu dan kamu juga membutuhkan waktu untuk diri sendiri, tanpa harus selalu bersama dengan pasangan. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan sama-sama tersadar bahwa kamu dan pasangan memiliki hidupmu sendiri dan kamu bahagia berada di dalamnya.

2. Berhenti untuk terlalu ingin tahu

Tahan diri kamu untuk terlalu menyelidiki pasangan di mana mereka berada dan dengan siapa pasanganmu saat ini. Karena beberapa pertanyaan tersebut akan membuatmu tampak seperti menuntut.

3. Membicarakannya bersama pasangan

Kalau kamu sadar memiliki sifat clingy, cobalah untuk membicarakannya bersama pasangan. Dengan begitu, mereka mungkin akan menempatkan diri dengan lebih baik dan bisa mencari jalan keluar bersama untuk mengatasinya.

Mungkin memang akan sedikit menyakitkan bahwa upaya yang kamu lakukan untuk menjalin sebuah hubungan malah menjadi bumerang bagi pihak lain. Namun, setidaknya permasalahan ini sudah kamu komunikasikan bersama.

4. Luangkan waktu untuk diri sendiri

Salah satu cara agar kita tidak hanya fokus pada pasangan saja adalah dengan cara menyibukkan diri sendiri. Kamu bisa mencari hobi yang mungkin selama ini sudah kamu tinggalkan.

Tapi, bukan berarti kamu harus menjauhi pasangan, ya. Namun sebaliknya, kamu bisa mengatur ritme hubungan, dengan begitu justru bisa membuat hubunganmu menjadi lebih baik.

5. Jangan terlalu banyak stalking

Hindari menguntit atau mengikuti teman mereka di media sosialnya hanya untuk mengetahui keberadaan pasangan kamu. Meskipun ia tidak mengetahuinya, tapi bukan menjadi hal yang baik, lho. Kamu malah akan menaruh rasa curiga yang berlebih, yang malah bisa memecahkan hubunganmu dengan pasangan.

6. Jangan berasumsi buruk

Jangan pernah berperilaku agresif pasif kepada pasangan untuk membuat mereka menghargaimu atau menginginkanmu. Jangan berasumsi yang buruk atau menganggap pasanganmu selingkuh kalau mereka tidak membalas atau mengirimimu pesan selama satu hari. Karena bisa saja pasanganmu sedang sibuk dengan aktivitas yang dimilikinya.

7. Jangan mudah cemburu

Jangan menunjukkan tanda kecemburuan kamu pada pasangan, saat pasanganmu sedang bercerita tentang teman atau rekan kerja mereka. Tentunya pasanganmu itu memiliki kehidupan pribadi, teman, serta keluarga.

Clingy adalah sifat yang membuat seseorang ingin terus berada di dekat pasangannya. Meski terlihat seperti romantis, namun sifat ini memberikan dampak yang buruk bagi hubungan apabila tidak segera dihilangkan. Apabila Grameds memiliki salah satu dari tanda-tanda clingy pada pasangan, kamu bisa segera membicarakannya pada pasangan secara baik-baik dan juga memberi perhatian lebih supaya ia tidak merasa ditinggalkan oleh kamu.

Clingy adalah

Apabila kamu kesulitan dalam menghilangkan sifat clingy di dirimu, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional yang bisa membantumu. Dengan begitu, sifat buruk ini bisa hilang dan hubungan bersama pasangan menjadi lebih sehat, karena sifat ini juga termasuk ke dalam toxic relationship.

Demikian ulasan mengenai clingy. Bagi Grameds yang ingin mengetahui tentang sifat ini lebih detail, kamu bisa membaca buku-buku yang berkaitan dengan clingy, yang bisa kamu dapatkan di Gramedia.com, supaya kamu bisa memiliki informasi #LebihDenganMembaca

Penulis: Nurul Ismi Humairoh



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda