in

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol dan Tips-Tipsnya

unsplash.com

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol – Perkembangan internet di Indonesia bisa dibilang sangat baik. Meski koneksi internet di Indonesia bukan yang tercepat, namun pengguna internet Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia.

Saat ini, hampir semua hal di Indonesia bisa dilakukan secara online. Dulu, internet hanya digunakan untuk mencari informasi atau sekedar main media sosial. Hari ini, kamu bisa mendapatkan uang dari internet, menonton film terbaru, mendengarkan musik baru rilis, memesan makanan, bekerja, bahkan konsultasi dengan dokter juga bisa dilakukan secara online. Selama ada internet, semua hal bisa dilakukan, termasuk berbisnis.

Dulu sebelum perkembangan internet belum semaju sekarang, orang-orang yang ingin memulai bisnis harus memiliki modal besar. Mereka yang ingin punya toko baju misalnya, mereka harus punya modal untuk menyewa toko, membeli bahan, termasuk membayar para pekerja konveksi, hingga pegawai yang bekerja di toko. Hari ini, orang bisa dengan mudah membuka sebuah toko di aplikasi e-commerce tanpa membayar sepeserpun. Tidak hanya itu, mereka juga bisa mempromosikan tokonya dengan mudah secara online di berbagai media sosial, lagi-lagi tanpa perlu membayar biaya apapun. Makanya dengan segala kemudahan itu, tidak heran rasanya jika banyak orang berlomba-lomba untuk memulai bisnis online. Kalau kamu adalah salah satunya, sebelum membuka bisnis online, kamu harus tahu dulu apa saja hal yang harus dihindari dalam memulai bisnis online dari nol berikut ini!

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol

5 Hal yang Wajib Dihindari Ketika Memulai Bisnis Online dari Nol

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol
unsplash.com

Banyak orang yang memulai bisnis online, namun tidak semuanya berhasil. Bukannya untung, banyak orang justru harus rela menanggung kerugian karena bisnis online-nya gulung tikar. Nah, supaya bisnismu tidak mengalami nasib serupa, berikut 5 kesalahan yang harus dihindari saat memulai bisnis online dari nol!

1. Memilih bisnis yang sama sekali tidak dikuasai

Dengan metode online, kamu bisa memulai bisnis apapun yang ada di kepalamu. Banyak orang memilih sebuah bisnis hanya didasari oleh keuntungan yang besar, tanpa memiliki ilmu apalagi ketertarikan di bidang tersebut. Benar bisnisnya bisa berjalan, namun biasanya bisnis seperti ini tidak akan bertahan terlalu lama. Bukan hanya karena keuntungannya yang tidak sesuai harapan, tetapi juga karena kita tidak menikmati apa yang kita kerjakan.

2. Perencanaan yang kurang matang

Sebagai permulaan, kamu harus lebih dulu membuat perencanaan bisnis. Kenapa ini penting? Perencanaan bisnis akan menjaga agar bisnis yang kamu jalankan tetap berada di jalur yang benar. Sebelum membuka toko, kamu harus tahu dulu nih produk yang akan kamu pasarkan, bagaimana cara memasarkannya, apakah akan dijual online atau offline, promosi apa yang akan dilakukan, hambatan yang akan muncul juga cara mengatasinya, modal dan keuntungan yang akan kamu dapatkan. Semua ini bisa dijawab dengan riset dan hitung-hitungan yang benar. Sayangnya, banyak orang malas melakukan riset. Perhitungannya pun asal-asalan. Alhasil, ketika bisnis dimulai, mereka kelabakan karena banyak hal yang muncul di luar perkiraan dan mereka tidak siap untuk menghadapinya.

3. Salah dalam mengelola keuangan

Mengelola keuangan adalah hal yang penting dalam sebuah bisnis, terutama jika kamu masih pemula. Kamu harus menghitung dengan cermat berapa modal yang kamu keluarkan untuk bisnis online ini, keuntungan, dan kerugiannya. Salah perhitungan, bukan hanya keuntungan yang akan lenyap, bisnis kamu bahkan juga terancam bangkrut. Selain perhitungan yang keliru, kesalahan lain yang sering dilakukan adalah, mereka mencampur adukkan keuangan pribadi dan bisnis. Alhasil, perhitungan yang sudah dibuat cermat jadi berantakan. Karena semua uang yang datang masuk ke kantong pribadi, kamu tidak memiliki catatan yang jelas berapa modal yang dikeluarkan dan keuntungannya. Lebih parahnya lagi, karena perhitungan yang berantakan, kamu tidak bisa lagi membedakan mana uang untuk pribadi dan mana yang untuk bisnis hingga menghabiskannya tanpa sadar untuk kepentingan pribadi.

4. Berkeras melakukan semuanya sendiri

Di awal bisnis, kita memang harus melakukan segalanya sendiri. Mulai dari mengurus produksi, packing, hingga pengiriman semua dilakukan seorang diri. Hal ini wajar, karena sebagai pebisnis pemula, kita belum sanggup untuk membayar orang untuk membantu kita. Namun seiring waktu, bisnis yang kita mulai akan semakin berkembang. Pesanan semakin banyak sehingga kita tidak bisa menangani semuanya sendirian. Di saat seperti ini, banyak orang berkeras melakukan semuanya sendiri karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk membayar pekerja. Meski sekilas menguntungkan, sifat pelit ini sebenarnya sangat merugikan. Selain melelahkan, kamu juga berpotensi kehilangan pelanggan. Kok bisa? Jadi begini, karena bekerja sendiri, kamu harus menangani semua pesanan sendirian. Karena jumlahnya terlalu banyak, bukan tidak mungkin akan banyak pesanan yang terlambat. Hal seperti ini sepele, namun bisa membuat pelanggan kecewa dan akhirnya berpaling ke pesaing. Jika dibiarkan, kamu akan kehilangan kehilangan pelanggan.

5. Salah memilih rekan bisnis

Memulai bisnis online memang tidak sesulit membuka bisnis offline. Namun kadang kita butuh rekan untuk memulai agar semuanya menjadi lebih mudah. Nah urusan memilih rekan bisnis ini yang harus kamu waspadai. Ini karena, yang namanya bisnis, tidak akan selalu mudah. Ada saja hambatan dan masalah yang muncul, entah itu dari produksi, pengiriman, atau pelanggan. Di saat-saat seperti ini, hubungan kamu dan rekan bisnis akan diuji. Rekan bisnis yang tepat akan saling mendukung dan menguatkan. Namun jika rekan bisnis yang kamu pilih adalah orang yang salah, mereka justru akan menjadi ancaman. Bukannya mendukung, mereka justru memilih untuk menyalahkan, bahkan seenaknya pergi begitu saja dan membiarkanmu menangani semuanya sendirian.

5 Cara Memulai Bisnis dari Nol

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol
unsplash.com

Banyak orang yang ingin memulai bisnis online, tapi mereka ragu bahkan tidak tahu darimana harus memulainya. Alhasil, niat itu tidak pernah terwujud karena kamu terus merasa ragu. Memulai apa pun butuh keberanian, begitu juga dengan bisnis. Kalau kamu salah satu orang yang masih bingung, berikut 5 cara memulai bisnis online dari nol yang bisa kamu gunakan sebagai panduan!

1. Kamu harus tahu apa yang akan kamu jual

Sebelum memulai bisnis, kamu tentu harus tahu dulu bisnis di bidang apa yang akan kamu kerjakan. Apakah bisnis di bidang barang seperti membuka toko online, atau bisnis di bidang jasa seperti membuka jasa menjadi penerjemah. Jika membuka toko online, kamu harus tahu dulu nih tentang produk yang akan kamu jual. Bagaimana kualitasnya, manfaatnya, dan berbagai informasi detail lainnya. Sedangkan untuk jasa, kamu jelas harus memiliki kemampuan untuk itu. Misalnya, kamu mau membuka jasa sebagai penerjemah online, maka kamu harus menguasai bahasa asing yang akan kamu terjemahkan. Akan lebih bagus lagi kalau kamu tidak hanya menguasai satu, tetapi juga beberapa bahasa.

2. Belajar dari kompetitor

Sama seperti bisnis offline, bisnis online juga memiliki banyak kompetitor alias pesaing. Bahkan bisa dibilang, kompetitor dalam bisnis online jauh lebih banyak. Jika ingin sukses dalam berbisnis online, kamu tentu tidak boleh mengabaikan kompetitor kamu. Sebaliknya, kamu justru harus rajin memata-matai kompetitor. Kamu bisa memulai dengan membuka toko online mereka di berbagai e-commerce. Lihat apa saja yang mereka jual, bagaimana review, pengemasan, kelebihan dan kekurangan yang mereka punya. Kamu bisa belajar banyak dari kompetitor sekaligus juga memanfaatkannya. Misalnya, kompetitor kamu memiliki penjualan yang bagus, namun memiliki masalah dalam pengemasan barang. Dari situ, kamu bisa meniru strategi penjualan mereka, dan mengemas produk lebih baik ketimbang kompetitor. Begitu juga jika bisnis online yang kamu kerjakan ada di bidang jasa seperti penerjemah. Misalnya, kompetitor hanya bisa menerjemahkan dua bahasa, kamu bisa menawarkan menerjemahkan dalam tiga atau empat bahasa dengan kualitas terjemahan yang jauh lebih baik.

3. Cari supplier yang terpercaya

Hal ini berlaku buat kamu yang memiliki bisnis online dalam bentuk barang atau produk. Biasanya, online shop pemula akan lebih memilih menjadi reseller ketimbang memproduksi sendiri produk mereka. Salah satu alasannya karena modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Nah kalau kamu juga memulai online shop dengan cara yang sama, maka kamu wajib hati-hati dalam memilih supplier. Pilih supplier yang bukan hanya menawarkan harga yang tidak terlalu tinggi, tetapi juga memiliki kualitas produk yang mumpuni. Jangan sampai, kamu terkecoh dengan harga yang murah, tapi akhirnya kecewa dengan kualitas barang yang mereka kirim.

4. Melakukan promosi

Namanya bisnis, mau itu barang ata jasa, tetep aja butuh promosi agar semakin banyak orang tahu dan mau membeli. Sebenarnya ketimbang bisnis offline, promosi bisnis online jauh lebih mudah. Saat ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempromosikan produk yang kita jual. Salah satu yang paling ampuh adalah dengan menggunakan media sosial. Kamu bisa melakukan promosi secara gratis di media sosial toko online. Bisa juga dengan melakukan promosi berbayar dengan menggunakan jasa para influencer untuk mempromosikan produk kita. Tentu saja, kamu tidak bisa sembarangan dalam memilih influencer. Pilih influencer yang memang benar-benar profesional dan mempromosikan produkmu dengan baik. Jangan pilih influencer yang sekedar punya banyak followers tapi asal-asalan dalam promosi. Apalagi beberapa influencer menetapkan tarif bayaran yang cukup mahal untuk satu kali postingan di Instagram mereka. Salah-salah, kamulah yang akhirnya rugi karena modal yang dikeluarkan tidak kembali.

5. Menjaga pelanggan agar tidak berpaling

Keberadaan pelanggan, sangat penting untuk memastikan agar sebuah bisnis tetap berjalan. Semakin banyak pelanggan, maka sebuah bisnis akan berjalan semakin baik. Saking pentingnya, sampai ada sebuah pepatah mengatakan bahwa pelanggan adalah raja. Untuk menjaga agar pelanggan tidak kabur kemana-mana, kamu bukan hanya harus memberikan pelayanan terbaik untuk mereka. Misalnya, bisnis kamu bergerak di bidang produk atau barang, maka kamu harus menjaga agar kualitas produk yang dikirim tetap baik hingga ke tangan pelanggan. Bagaimana pun, percuma jika kualitas produk baik tapi pelayanannya amburadul atau pengirimannya berantakan. Yang ada pelanggan justru akan protes dan kapok untuk belanja di toko online kita lagi.

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol

5 Rekomendasi Bisnis Online dari Nol Tanpa Modal Besar

Setelah mengetahui cara memulai bisnis online dari nol, sekarang giliran kamu memulainya. Ada banyak jenis bisnis yang bisa kamu pilih. Supaya tidak bingung, berikut 5 rekomendasi bisnis online dari nol tanpa modal besar yang bisa kamu coba!

1. Menjadi dropshipper

Dropshipper menjadi salah satu solusi untuk kamu yang mau bisnis tapi tidak punya modal. Sekilas dropshipper dan reseller memang terlihat sama, tapi sebenarnya keduanya berbeda. Menjadi dropshipper, kamu memang perlu membuka toko online kamu sendiri, juga mempromosikannya di media sosial. Namun kamu tidak perlu membeli produk apa pun. Ketika ada pelanggan yang membeli sebuah produk, kamu akan meneruskan pesanannya ke supplier. Nantinya, supplier-lah yang akan mengirimkan barang tersebut ke pelanggan. Kamu akan mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi yang berhasil, dengan besaran keuntungan yang sudah disepakati sebelumnya.

2. Menjadi reseller

Selain dropshipper, reseller juga banyak diminati oleh mereka yang baru memulai bisnis online dari nol. Berbeda dengan dropshipper yang tidak butuh modal, seorang reseller harus terlebih dahulu membeli produk ke supplier untuk dijual lagi. Modal yang dikeluarkan bisa cukup besar tergantung jumlah produk yang akan kita beli. Namun keuntungan yang didapat juga lebih besar. Berbeda dengan dropshipper yang keuntungannya sudah ditentukan oleh supplier, para reseller yang membeli produk setidaknya memiliki kebebasan dalam menentukan harga, juga keuntungan yang mereka dapatkan untuk setiap produk.

3. Membuka jasa titip barang

Jasa titip barang bisa menjadi pilihan bisnis yang pas untuk kamu yang suka traveling ke luar negeri tapi pengen tetap menghasilkan uang. Sebelum pergi, kamu bisa membuka pesanan di Instagram, WhatsApp atau aplikasi chat lainnya. Orang-orang kemudian akan memesan sejumlah produk dan membayarnya. Orang yang memesan, bukan hanya membayar produk tersebut, tetapi juga membayar komisi untukmu, plus ongkos kirim. Dengan uang yang mereka berikan, kamu harus membelikan barang yang mereka pesan dan mengirimkannya setelah kembali ke Indonesia. Besaran komisi yang kamu dapatkan ditentukan olehmu sendiri. Asik banget, kan?

4. Menjadi translator

Selain jasa titip barang, kamu juga bisa memanfaatkan kemampuan bahasa asing yang kamu miliki untuk menghasilkan uang. Selain mengiklankannya di media sosial dan LinkedIn, kamu juga bisa mengiklankan bisnismu di website freelancer seperti Fiverr, Fastwork, Upwork, Project.co.id, dan sejumlah website freelancer lainnya. Di website ini, kamu bisa mendaftar dan mengisi semua informasi tentang kemampuan kamu plus bayaran yang kamu tetapkan. Nantinya, klien yang membutuhkan akan menghubungi kamu untuk bekerja sama. Semakin baik hasil kerja kamu, maka bayaran yang bisa kamu patok juga akan semakin besar.

5. Membuka jasa desain

Buat kamu yang kuliah di jurusan desain grafis atau memiliki kemampuan untuk membuat desain yang bagus, kamu bisa membuka jasa desain online di internet. Sama seperti translator, kamu juga bisa berpromosi di media sosial, atau bergabung dengan website freelancer. Di sana, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan lebih banyak klien, yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Untuk bayaran, semua tentu saja tergantung dengan hasil kerja kamu. Kalau hasil desain yang kamu buat bagus, lain kali klien juga akan percaya dan kembali dengan proyek yang lebih besar plus bayaran yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol

Di masa sekarang, memulai bisnis online menjadi jauh lebih mudah. Semua orang, termasuk kamu,bisa melakukannya. Namun yang sulit adalah mempertahankannya. Jadi buat kamu yang sedang merintis bisnis online, kamu bisa mencoba beberapa tips dan arahan di atas. Semoga berhasil!

Buat Grameds yang mau mempelajari semua hal tentang bisnis, kamu bisa banget mengunjungi www.gramedia.com. Di sini, kamu bisa mendapatkan berbagai buku seputar bisnis dan ilmu pengetahuan lainnya. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu berusaha untuk menyediakan informasi terbaik dan terbaru untuk kamu.

[algolia_carousel page=2]

Penulis: Siti Marliah

BACA JUGA:

  1. 10 Tips dan Cara Jualan Online Bagi Para Pemula 
  2. Belajar Bisnis dari Nol dengan Buku-Buku Bisnis Terbaru di Gramedia Digital 
  3. 19 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal 
  4. 14 Ide Bisnis Online 2022 Terbaru 
  5. 10 Peluang Bisnis Usaha yang Cocok untuk Anak Muda 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda