in

Apa Itu Broker dan Perannya dalam Investasi

Broker  – Dengan adanya perkembangan teknologi saat ini, banyak orang yang memanfaatkan untuk berinvestasi atau membeli saham perusahaan luar negeri karena sudah adanya tersedia berbagai layanan yang memudahkan hal tersebut. Dimana saat ini, Grameds sudah dapat melakukannya melalui gadget dan aplikasi yang tersedia.

Dalam dunia investasi, terdapat istilah yang seringkali digunakan di dalamnya, yaitu broker. Istilah ini sendiri juga dapat disebut dengan pialang dalam bahasa Indonesia. Saat ini sendiri, banyak perusahaan broker yang sudah memiliki lisensi serta terjamin aman yang dapat memudahkan kita untuk melakukan transaksi saham. Untuk lebih memahami istilah broker dan perannya dalam melakukan investasi, simak informasi berikut!

Apa Itu Broker?

Definisi broker menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri adalah pedagang perantara yang memiliki tugas untuk menghubungkan antara pedagang satu dengan pedagang yang lain maupun penjual dengan pembeli dalam konteks jual beli saham atau sebagainya.

Selain itu, broker dalam konteks lain juga dapat diartikan sebagai pemasar properti yang juga dibahas lebih lanjut pada buku Catatan Rahasia Broker Sukses – Cara Jitu Berpenghasilan Tinggi dengan Menjadi Broker Properti.

[algolia_carousel]

Selanjutnya, terdapat pula definisi dari Investopedia yang menyatakan broker merupakan seorang individu maupun sebuah perusahaan yang memiliki peran menjadi perantara antara investor dengan pedagang efek.

Hal ini dikarenakan, pedagang efek hanya menerima pesanan dari seorang individu maupun sebuah perusahaan yang telah menjadi bagian dari bursa tersebut. Hal ini yang membuat para trader maupun investor individu membutuhkan jasa dari para anggota yang ada di dalam bursa tersebut.

Tugas dari Broker sebagai Perantara Perdagangan

Broker sendiri menyediakan sebuah jasa yang memiliki tugas untuk mengeksekusi pelayanan para kliennya. Sebagai penyedia jasa ini, broker dapat dibayar dengan berbagai cara, seperti halnya komisi, biaya, maupun dibayar oleh pihak dari bursa tersebut.

Selain memberikan jasa pengeksekusian, para broker juga dapat menyediakan jasa riset, rencana untuk berinvestasi, maupun analisis keadaan pasar kepada para kliennya, yaitu investor.

Sebagai penyedia jasa sendiri, broker saham juga tidak terbatas pada hal-hal yang sudah disebutkan saja. Broker saham juga dapat menawarkan berbagai produk jasa keuangan lainnya, seperti halnya memberikan penawaran maupun solusi untuk berinvestasi bagi individu yang kaya.

Jika pada masa lalu yang dapat menggunakan jasa broker dan mendapatkan akses ke dalam pasar saham pada umumnya hanyalah orang kaya. Kini, dengan perkembangannya zaman proses jual beli saham juga dapat dilakukan secara digital yang membuat kegiatan investasi lebih dapat diakses banyak orang dan terjangkau.

Di negara Indonesia sendiri, terdapat badan yang mengatur segala kegiatan yang dilakukan oleh para broker, yaitu OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Beragam Jenis Broker

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan broker serta tugasnya, terdapat beberapa jenis broker yang harus Grameds ketahui pula, sebagai berikut.

1. Retail Broker

Jenis broker pertama, yaitu retail broker yang memiliki tugas untuk melayani seorang individu yang menjadi kliennya. Retail broker sendiri bekerja dengan mendapatkan komisi dari para kliennya menyesuaikan dengan hasil penjualan maupun pembelian yang telah dilakukan.

2. Full Service Broker

Jenis broker kedua, yaitu full service broker yang memiliki tugas untuk memberikan segala layanan yang ada kepada individu atau investor yang telah menjadi kliennya.

Hal yang termasuk ke dalam layanan ini sendiri, seperti membuat analisis, memberikan informasi, melakukan transaksi serta memberikan pilihan atau langkah terbaik bagi investor yang telah menjadi kliennya tersebut dalam memutuskan sebuah produk.

3. Discount Broker

Jenis broker ketiga, yaitu discount broker yang memiliki tugas untuk melakukan transaksi jual beli saham berdasarkan instruksi yang telah diberikan oleh investor yang telah menjadi kliennya. Namun, seringkali discount broker juga dapat menawarkan berbagai saran berupa analisis atau informasi terkait saham yang ingin dibeli oleh kliennya tersebut.

4. Deep Discount Broker

Jenis broker keempat, yaitu deep discount broker yang memiliki tugas yang paling sederhana jika dibandingkan dengan jenis broker lainnya. Dimana, deep discount broker pada umumnya hanya memiliki tugas untuk melakukan pembelian maupun penjualan serta pengelolaan akun dari kliennya tersebut.

Rekomendasi Aplikasi Broker 

Terdapat pula beberapa rekomendasi aplikasi broker yang dapat Grameds gunakan dalam melakukan transaksi saham perusahaan multinational, sebagai berikut.

1. eToro

Aplikasi broker pertama dengan website www.etoro.com, yaitu eToro merupakan aplikasi yang dapat digunakan jika Grameds ingin melakukan transaksi jual beli saham pada bursa Amerika maupun seluruh negara yang ada pada Eropa.

Selain melakukan transaksi saham, aplikasi eToro juga memiliki fitur yang dapat digunakan bagi para penggunanya untuk berinvestasi Forex serta ETF. Dalam aplikasi ini juga terdapat minimum deposit modal yang perlu terlebih dahulu harus disediakan, yaitu 200 US Dollar.

Aplikasi broker eToro juga telah sepenuhnya teregulasi serta tunduk pada arahan dari CySEC, FCA, dan ASIC. Selain itu, pada tahun 2022 juga aplikasi ini dipilih oleh website brokerchooser.com sebagai perusahaan trading forex terbaik.

Terdapat pula beberapa kelebihan dan kekurangan dari aplikasi eToro ini sendiri, sebagai berikut.

Kelebihan yang dimiliki:

  • eToro memiliki platform trading yang mudah digunakan bagi para penggunanya.
  • Memiliki fasilitas copy-trading yang dapat membuat para penggunanya bahkan pemula bisa mendapatkan keuntungan
  • Memiliki program kemitraan bagi para klien atau nasabahnya.
  • Memiliki program edukasi secara online yang membuat para trader di dalamnya mendapatkan ilmu terkait trading.
  • Memiliki layanan servis konsumen yang baik sehingga para penggunanya dapat menanyakan segala pertanyaan dengan mudah.
  • Aplikasi ini juga tidak mengenakan biaya deposit maupun komisi.

Kekurangan yang dimiliki:

  • Hanya dapat menggunakan mata uang USD.
  • Memiliki minimum deposit yang relatif besar sehingga dapat membebani para trader pemula.

2. GoTrade

Aplikasi broker kedua dengan website www.heygotrade.com, yaitu GoTrade yang merupakan aplikasi yang berasal dari negara Singapura dan menawarkan deposit para penggunanya dengan harga terendah.

Terdapat pula salah satu kelebihan aplikasi GoTrade yang telah beroperasi pada sekitar 150 negara ini dibandingkan dengan aplikasi broker lainnya, yaitu memberikan izin para penggunanya untuk melakukan transaksi saham dengan jumlah di bawah 1 lot.

3. Saxo Bank

Aplikasi broker ketiga dengan website www.home.saxo, yaitu Saxo Bank yang merupakan aplikasi broker internasional yang dapat digunakan para penggunanya untuk melakukan transaksi di berbagai bursa yang ramai.

Seperti contohnya, Tiongkok, Amerika Serikat. Eropa, Singapura, maupun Hongkong. Saxo Bank sendiri juga memiliki minimum deposit modal yang perlu terlebih dahulu harus disediakan, yaitu 3.000 US Dollar.

4. Interactive Brokers

Aplikasi broker keempat dengan website www.interactivebrokers.com, yaitu Interactive Brokers yang merupakan aplikasi broker dimana para penggunanya bisa memiliki akses ke berbagai bursa paling atraktif, seperti Tiongkok, Hongkong, Eropa, USA, maupun  Singapura. Seperti berbagai aplikasi broker lainnya, Interactive Brokers juga memiliki minimum deposit modal yang perlu terlebih dahulu harus disediakan, yaitu 10.000 US Dollar.

[algolia_carousel page=2]

Apa Itu Trading Forex

Setelah memahami platform yang akan digunakan untuk berinvestasi, sekarang saatnya Grameds memahami salah satu jenis investasi yang paling banyak diminati, yaitu Trading Forex.

Trading Forex atau juga yang dikenal di Indonesia sebagai valas atau valuta asing yang menjadi salah satu produk untuk berinvestasi yang dilakukan melalui aktivitas perdagangan jual beli mata uang asing.

Secara umum sendiri, trading forex merupakan sebuah aktivitas transaksi dengan menukarkan mata uang negara tempat kamu berada dengan mata uang negara asing yang telah kamu pilih dan pada umumnya dilakukan secara online.

Tujuan dari melakukan trading forex sendiri adalah untuk berinvestasi dengan mencari keuntungan dari angka selisih penjualan mata uang yang telah dilakukan. Seseorang yang melakukan aktivitas trading forex sendiri juga dapat disebut sebagai trader.

Resiko dari Trading Forex

Sebagai salah satu bentuk aktivitas investasi yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan, terdapat pula beberapa resiko dari Trading Forex, sebagai berikut.

1. Memiliki resiko yang tinggi

Resiko trading forex yang pertama, yaitu memiliki resiko yang tinggi jika dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya seperti saham, obligasi, maupun reksadana.

Resiko yang tinggi ini sendiri bisa didapat karena adanya sistem leverage yang ada pada trading forex. Yang dimaksud sendiri adalah, sebuah sistem yang memungkinkan para penggunanya untuk melakukan transaksi dalam jumlah yang besar walaupun hanya memiliki modal yang sedikit.

Ketika Grameds pertama kali belajar mengenai aktivitas trading forex, pada umumnya kamu akan diperkenalkan pada sistem ini. Untuk lebih mudah memahami sistem ini, berikut gambaran sederhananya menggunakan perbandingan 1:100.

Dimana, jika Grameds sebagai pengguna baru yang hanya memiliki modal sebesar 1 dollar, dapat melakukan aktivitas trading forex dengan nilai sebesar 100 dollar. Hal ini yang membuat banyak orang tergiur walaupun memiliki resiko yang tinggi. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengatur sistem leverage yang ada dengan perbandingan yang tepat, karena jika tidak memikirkan strategi dengan matang, Grameds juga bisa kehilangan lebih dari 100 dollar.

Untuk membantu Grameds mengurangi tingkat resiko yang tinggi tersebut, buku Mahir Online Trading Forex dengan Meta Trader Trading Platform hadir yang akan membantu kamu dari awal pembukaan akun.

2. Pergerakan mata uang yang sulit untuk diprediksi

Resiko trading forex yang kedua, yaitu pergerakan mata uang yang sulit untuk diprediksi, karena pada umumnya pergerakan dari mata uang sangatlah fluktuatif. Oleh sebab itu, sebelum memulai aktivitas trading forex, sangat penting untuk para penggunanya memahami pergerakan mata uang asing dengan baik.

Pada pasar forex sendiri, terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi pergerakan mata uang asing ini sendiri, seperti halnya faktor ekonomi, faktor geopolitik, maupun faktor transaksi yang sedang dilakukan.

Jika pada sebuah mata uang asing terjadi banyak transaksi, maka mata uang asing tersebut juga akan mengalami kenaikan dan juga berlaku sebaliknya, dimana jika banyak penggunanya menjual mata uang asing yang dimilikinya tersebut, maka terdapat pula kemungkinan mata uang asing tersebut akan mengalami penurunan nilai.

3. Resiko penipuan yang tinggi

Resiko trading forex yang ketiga, yaitu resiko penipuan yang tinggi. Hal ini disebabkan trading forex yang terjadi dan dilakukan secara digital atau online melalui internet. Oleh sebab itu, proses transaksi dapat dilakukan tanpa adanya proses tatap muka yang membuat kemungkinan penipuan yang terjadi lebih tinggi.

Contoh penipuan dalam trading forex sendiri, seperti profil broker palsu. Dimana, ketika Grameds ingin untuk menggunakan jasa dari broker, pastikan bahwa broker tersebut sudah terpercaya dan memiliki kualitas serta referensi yang baik.

Jika dalam proses pemilihan broker Grameds tidak melakukannya dengan hati-hati, terdapat kemungkinan besar keuntungan yang nantinya kamu dapatkan bisa di bawa kabur oleh broker tersebut. Dengan tingginya tingkat penipuan pada trading forex ini juga membuat aktivitas ini memiliki reputasi yang buruk.

4. Memerlukan keaktifan yang tinggi

Resiko trading forex yang keempat, yaitu memerlukan keaktifan yang tinggi. Hal ini harus dilakukan agar Grameds sebagai pengguna dapat menghindari kemungkinan terjadinya penipuan. Oleh sebab itu, pada umumnya orang-orang yang melakukan trading forex juga ikut aktif mengawasi pergerakan investasi yang mereka lakukan.

Hal inilah yang membuat para penggunanya kesulitan untuk bekerja sambilan atau beraktivitas sehari-hari. Maka, disarankan bagi Grameds yang ingin memulai trading forex harus memiliki kesiapan untuk menyediakan waktu serta pikiran yang cukup besar dan komitmen untuk menekuni instrumen investasi trading forex ini.

Namun, dengan perkembangan zaman saat ini sudah ada robot forex yang dapat membantu kamu dalam melakukan trading. Pembahasan terkait cara menggunakan robot forex dan berbagai pengetahuan lainnya terkait trading forex dapat ditemukan melalui buku Smart Way Forex Trading: Tools dan Bisnis Trading Forex.

Cara Memilih Broker Forex Terpercaya

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, dimana pada aktivitas trading forex memiliki resiko penipuan yang tinggi. Oleh sebab itu, berikut ini beberapa cara memilih broker forex terpercaya yang dapat Grameds gunakan nantinya.

  • Broker forex yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik pada umumnya akan memberikan para tradernya sebuah materi edukasi berdasarkan data komprehensif, terukur serta tepat sasaran yang dipandu oleh berbagai pakar professional di bidang forex. Berbagai pelatihan yang bisa didapatkan secara online maupun offline tersebut juga diharapkan dapat membantu para trader pemula untuk melakukan trading mata uang asing sesuai dengan yang diinginkan. Seperti contohnya, para broker forex akan menyediakan sebuah akun demo yang dapat digunakan selama masa pelatihan dan melalui akun tersebut Grameds akan mendapat berbagai tawaran uang virtual yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli pada pasar forex yang nyata dalam waktu real-time.
  • Melihat pula biaya trading yang diajukan oleh pihak broker, baik dalam bentuk komisi maupun spread. Hal ini dikarenakan, biaya trading ini akan tetap dibayarkan kepada broker baik kliennya mendapatkan hasil yang menguntungkan ataupun merugikan.
  • Memperhatikan layanan servis konsumen yang diberikan. Pada umumnya, jasa broker yang terpercaya memiliki layanan servis konsumen yang dapat diakses selama 24 jam selama 7 hari. Selain itu, bagaimana cara mereka menjawab dan memegang kendali sebuah situasi juga dapat menjadi indikator lainnya. Dimana, sebuah layanan servis konsumen yang baik akan menjawab segala pertanyaan yang kamu ajukan dengan ramah dan profesional.
  • Broker forex yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik juga pada umumnya memiliki platform trading yang sudah berstandar internasional sehingga dapat digunakan oleh para trader semaksimal mungkin. Contohnya adalah aplikasi mobile dengan berbagai fitur menarik. Beberapa broker forex terpercaya seperti AvaTrade.com, eToro, dan Capital.com sudah memiliki aplikasi serta platform trading dengan teknologi yang canggih sehingga para trader yang ada di dalamnya dapat dijamin kepuasannya.

Nah, itulah sedikit penjelasan terkait apa itu yang dimaksud dengan broker dan peranannya dalam proses investasi. Selain itu, terdapat pula beberapa contoh aplikasi yang dapat digunakan khususnya bagi Grameds yang ingin memulai untuk mempelajari bagaimana cara berinvestasi dengan trading forex.

Agar dapat mempelajari bagaimana cara trading dan mendapatkan keuntungan, Grameds juga dapat membaca berbagai buku rekomendasi terkait investasi dan trading yang tersedia di Gramedia yang pastinya dapat membantu kamu dalam memperkaya ilmu terkait trading. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu membantu kamu dalam memenuhi segala kebutuhan-Mu!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Andrew