in

Review Novel Buku Besar Peminum Kopi

Buku Besar Peminum Kopi – Grameds, pasti kalian tahu dong cerita Laskar Pelangi? Itu lho cerita tentang perjuangan pendidikan di Belitung. Pasti salah satu dari kalian sudah pernah membaca ataupun menonton film Laskar Pelangi dan sangat terkenal karena ceritanya yang sangat inspiratif.

Penulis novel Laskar Pelangi yaitu Andrea Hirata juga ikut terkenal karena kepopuleran karyanya itu. Nama Andrea Hirata terus melonjak tinggi saat ia menerbitkan novel keduanya yang berjudul Sang Pemimpi. Sejak saat itu, nama Andrea Hirata terus memiliki kepopuleran setiap ia merilis novel dengan judul yang baru.

Salah satu karya novel Andrea Hirata yang ceritanya penuh inspirasi adalah Buku Besar Peminum Kopi. Sudah pernah membaca novel ini? Atau Grameds justru ingin memiliki novelnya dan membaca kisahnya sampai habis?

Biar Grameds nggak penasaran dengan isi dari novel Buku Besar Peminum Kopi, yuk simak bersama-sama review singkat ini, ya.

 

Tentang Buku Besar Peminum Kopi

Buku Besar Peminum Kopi ini merupakan sebuah buku yang masih berkaitan dengan Tetralogi Laskar Pelangi, buku ini juga menempatkan Ikaludin sebagai tokoh utama pencerita. Di dalam buku ini, disajikan cerita seorang perempuan yang penuh dengan semangat untuk melanjutkan kehidupannya dan berniat untuk memperbaiki kehidupannya yang malang itu. Andrea Hirata menuliskan buku ini dengan latar belakang pendidikan, hal ini membuat buku ini sangat inspiratif dan memberikan motivasi kepada para pembacanya.

Buku Besar Peminum Kopi ini dapat menjadi sebuah bacaan yang bermanfaat sekaligus hiburan yang menyenangkan. Disusun dengan gaya bahasa yang mudah dipahami dan alur cerita yang menarik, membuat buku ini menjadi populer dan menarik perhatian para pembaca awam. Lantas apa ya yang akan dilakukan oleh Maryamah untuk memperbaiki kehidupannya? Apakah Maryamah menemukan salah satu keahliannya?

 

Review Buku Besar Peminum Kopi

Pros & Cons

Pros
  • Cerita di dalam buku ini dirangkum dengan singkat dan jelas.
  • Membawa cerita yang sangat menarik dengan menyuguhkan cerita berlatar belakang pendidikan
Cons

 

Buku Besar Peminum Kopi Karya Andrea Hirata ini menceritakan kisah tentang Nong Maryamah yang mulanya memiliki kehidupan dan pendidikan yang baik sewaktu ayahnya masih hidup. Namun, sang ayah bekerja sebagai penambang timah dan kehilangan nyawanya saat bekerja. Sang Ayah meninggal karena tertimbun tanah.

Oleh karena itu, Nong selaku putri sulung harus menggantikan peran ayahnya sebagai kepala keluarga untuk kedua adiknya. Sejak ayahnya meninggal, Nong terpaksa berhenti sekolah karena harus mencari uang dengan harapan kedua adiknya dapat melanjutkan sekolah.

Sementara itu, di cerita lainnya mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Ikaludin yang merupakan seorang mahasiswa yang sedang memperjuangkan gelar magisternya. Ikal merupakan seorang pemuda yang sangat pintar, kepintarannya membuat Ikal dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas di salah satu Universitas di Inggris.

Setelah menempuh pendidikannya dan lulus dengan gelar magisternya, Ikal pun memutuskan untuk kembali ke tanah air tercinta. Namun, ketika Ikal sudah sampai di tanah kelahirannya, Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi. Hal tersebut yang membuat Ikal tidak langsung mendapatkan pekerjaan sewaktu sampai di kota Jakarta.

Setiap novel karya Andrea Hirata selalu membuat para pembaca nyaman saat membaca ceritanya. Hal tersebut dikarenakan, meskipun novel-novelnya berlatar belakang pendidikan yang merupakan sedikit berat untuk sebuah cerita, namun Andrea Hirata selalu menyelipkan humor-humor lucu di dalam ceritanya. Kisah-kisah di dalam novel ini dapat membuat para pembaca terkagum terlebih dengan novel ini dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami dan ringkas.

Buku Besar Peminum Kopi ini bertemakan pendidikan, di mana seorang anak perempuan yang memiliki cita-cita yang tinggi juga semangat hidup yang tinggi harus dihadapkan dengan realita yang pahit tentang kehidupannya. Dia harus rela berbalik arah dengan cita-citanya dan harus mengubur dalam-dalam cita-citanya karena faktor ekonomi.

Tidak hanya itu, Nong Maryamah juga menampilkan sisi hati baja nya yang tak kenal putus asa untuk selalu mengambil lagi cita-citanya. Meskipun cita-citanya tidak tercapai, Nong mampu menjadi sebuah juara dalam kompetisi di kampungnya karena kegigihannya.

Lantas bagaimanakah kelanjutan cerita penuh perjuangan di dalam novel ini? Apa sih yang membuat Nong Maryamah memiliki semangat hidup yang tinggi meskipun realita kehidupannya pahit? Dan bagaimana kelanjutan cerita mengenai kehidupan Nong Maryanah di kampung? Jika Grameds penasaran, Grameds bisa membaca Buku Besar Peminum Kopi ini dan dapatkan cerita kisah tentang sebuah perjuangan hidup yang penuh dengan suka dan cita ini dari karya Andrea Hirata di Gramedia.com

 

Buku Besar Peminum Kopi yang ditulis oleh Andrea Hirata ini dapat dibaca oleh segala kalangan karena kisah ceritanya yang umum, ringan, dan sangat inspiratif. Novel ini juga merupakan salah satu novel yang memiliki cerita yang unik dengan membawa tema pendidikan dan kemiskinan di dalam novelnya. Novel ini memiliki berbagai macam pelajaran yang dikutip dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga para pembaca dapat merasakan motivasinya. Ada beberapa hal yang dapat dikutip dari novel ini, salah satunya adalah bagaimana perjuangan seseorang untuk mengubah kehidupannya menjadi lebih baik dengan terus berusaha dan bersyukur.

Buku Besar Peminum Kopi ini merupakan salah satu novel yang wajib masuk ke daftar keinginan buku kamu lho, Grameds! Buku ini juga cocok bagi Grameds yang mungkin menyukai novel bertemakan pendidikan yang didalamnya penuh dengan cerita kerja keras untuk melangsungkan kehidupan dengan realita yang pahit. Jika Grameds belum membaca karya dari Andrea Hirata, Buku Besar Peminum Kopi ini cocok sebagai awalan Grameds untuk menekuni karya-karya Andrea Hirata.

 

Profil Andrea Hirata

Andrea Hirata lahir pada tanggal 24 Oktober 1966 di Bangka Belitung. Andrea lahir dengan nama panjang Andrea Hirata Seman Said Harun. Andrea merupakan seorang novelis yang berasal dari Pulau Belitung, novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang sangat populer bahkan diadaptasikan menjadi sebuah film layar lebar.

Andrea Hirata tumbuh dalam keluarga yang tidak jauh dari tambang timah pemerintah, hal ini membuat Andrea memiliki wawasan yang banyak tentang tambang timah untuk dituangkan di dalam novelnya ini. Andrea menempuh studinya di Universitas Indonesia dengan gelar bidang ekonomi.

Meskipun ia mengambil studi di bidang ekonomi, Andrea sangat menyukai ilmu sains seperti fisika, kimia, biologi, astronomi dan juga sastra. Andrea juga mendapatkan beasiswa dari Uni Eropa, ia mengambil gelar magisternya di Universitas Paris lalu di Universitas Sheffield Hallam di Inggris.

Andrea Hirata merilis novel terkenalnya yang berjudul Laskar Pelangi pada tahun 2005. Novel ini ditulis dalam waktu enam bulan berdasarkan pengalaman masa kecilnya di Belitung. Andrea Hirata kemudian memvisualisasikan dalam bukunya sebagai sebuah ironi tentang kurangnya akses pendidikan bagi anak-anak di salah satu pulau terkaya di dunia. Novel Laskar Pelangi ini berhasil terjual sebanyak lima juta eksemplar, dengan edisi bajakan terjual 15 juta lebih. Novel ini menghasilkan trilogi novel, yaitu Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov.

 

Penutup

Dilatarbelakangi dengan kemiskinan dan pendidikan yang terjadi di Indonesia membuat novel ini semakin menarik karena kisahnya yang penuh dengan perjuangan hingga harus merelakan sebuah mimpi yang dijunjung tinggi. Terutama bagi Grameds yang menyukai buku-buku bergenre inspiratif dan penuh dengan motivasi, buku ini akan sangat cocok untuk Grameds.

Apabila Grameds ingin membaca buku karya Andrea Hirata ini, mungkin Grameds akan dapat memahami kisah suka dan cita dalam perjuangan untuk melanjutkan kehidupan yang pahit dari Nong Maryamah melalui tulisan-tulisan dari Andrea Hirata.

Itulah sedikit penjelasan dan review singkat tentang Buku Besar Peminum Kopi Karya Andrea Hirata. Semoga penjelasan diatas dapat memberikan pemahaman lebih dalam terkait buku-buku bergenre inspiratif dan motivatif. Apabila Grameds tertarik untuk membaca dan membeli buku ini, Grameds bisa membeli bukunya di gramedia.com.

Karena sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan beragam buku menarik dan berkualitas untuk Grameds. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Jadi tunggu apa lagi? Segera beli dan miliki bukunya sekarang juga!

 

Penulis: Sabrina Gasella Ghaisani

 

Rekomendasi Buku Terkait

Laskar Pelangi

 

Laskar Pelangi telah menjadi international bestseller, diterjemahkan ke-40 bahasa asing, telah terbit dalam 22 bahasa, dan diedarkan di lebih dari 130 negara. Melalui program beasiswa, Hirata meraih Master of Science (Msc) bidang teori ekonomi dari Sheffield Hallam University, UK. Hirata juga mendapat beasiswa pendidikan sastra di IWP (International Writing Program), University of Iowa, USA.

Karya Hirata berbahasa Indonesia: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta di dalam Gelas, Sebelas Patriot, Laskar Pelangi Song Book, Ayah, Sirkus Pohon, dan Guru Aini. Karya dalam bahasa asing The Rainbow Troops, Der Träumer, Dry Season. Sejak Tahun 2010, secara mandiri Hirata mempromosikan minat baca, minat menulis, dan mendirikan museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia, yaitu Museum Kata Andrea Hirata di Belitung.

 

Sang Pemimpi

 

Arai adalah saudara jauh Ikal yang telah menjadi yatim piatu sejak kelas 3 SD. Ia adalah anak yang sangat tabah menjalani hidupnya. Bayangkan saja, ketika Ikal dan Ayahnya menjemput Arai, mereka sedih melihat keadaan Arai, tetapi Arai menghibur Ikal dengan mainan buatannya. Adapun Jimbron adalah sahabat setia mereka yang sangat terobsesi kepada kuda. Ia sangat mengerti seluk-beluk setiap jenis kuda.

Ketiga anak itu sering dimarahi Pak Mustar karena ulah konyol mereka. Pak Mustar adalah sosok orang yang sangat bersahaja, tegas, dan disiplin. Ia adalah pahlawan bagi anak-anak di Belitung. Berkatnya, Ikal dan teman-temannya tidak perlu menempuh jalan sejauh ratusan kilometer untuk pergi ke sebuah sekolah negeri. Pak Mustar menjadi galak karena anaknya tidak dapat masuk ke SMA yang susah-payah dibangunnya hanya karena nilai ujiannya kurang 0,25 dari batas minimal.

 

Sumber Artikel:

  • https://www.goodreads.com/en/book/show/50993190
  • https://passinggrade.co.id/sinopsis-novel-buku-besar-peminum-kopi/
  • https://bincangmuslimah.com/buku/resensi-buku-besar-peminum-kopi-kisah-penambang-timah-perempuan-di-bangka-belitung-37489/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Andrea_Hirata
  • https://buku.kompas.com/read/391/biografi-andrea-hirata-sosok-penulis-di-balik-buku-laskar-pelangi

 

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy dan website saya luvne.com