in

Review Buku Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik

Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik  – Belakangan ini, istilah toxic ramai digunakan di kehidupan sehari-hari maupun di sosial media. Tidak akan mengherankan lagi jika istilah toxic ini pada akhirnya tidak akan terasa asing di telinga kamu. Istilah toxic sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti racun.

Toxic biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang atau lingkungan yang dinilai sudah tidak sehat lagi. Dengan kata lain, istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan sebuah kondisi ketika seseorang kerap membuat suatu hubungan atau suasana menjadi keruh, entah itu hubungan cinta atau pertemanan.

Bagi seseorang yang memiliki sifat toxic, mereka biasanya selalu menilai jika orang lain memiliki sifat yang buruk. Bahkan, mereka juga memiliki sifat tidak suka apabila orang lain dipenuhi dengan kebahagiaan.

Orang-orang yang toxic selalu berpikir negatif dan sulit untuk mendapatkan kepuasan di dalam dirinya sendiri. Hal tersebutlah yang kemudian membuat mereka selalu memiliki pikiran jika hidupnya tidak bahagia dan hidup orang lain terasa jauh lebih mudah dibandingkan dirinya.

Meskipun terkesan sepele, akan tetapi hubungan yang toxic seringnya dapat menimbulkan dampak yang tidak sehat baik dari segi fisik maupun mental seseorang. Bahkan tidak jarang hubungan toxic ini juga dapat menyebabkan seseorang bisa terkena depresi akut. Lalu, bagaimana caranya agar kamu dapat melihat apakah orang di sekitarmu termasuk orang toxic dan cara untuk menghindarinya?

Untuk kamu yang sedang penasaran dengan toxic relationship dan cara menanganinya, buku Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik Karya Dr. Tim Cantopher ini bisa kamu jadikan sebagai teman baca untuk menemanimu, lho. Lebih lanjut, yuk simak penjabaran terkait buku tersebut!

 

Sinopsis Buku Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik karya Dr. Tim Canthoper

Detail Buku:

Judul buku: Tetap Waras di Tengah Orang Toksik

Cek di Balik Pena : Beby Chaesara

Penulis: Dr. Tim Cantopher

Jumlah halaman: 296

Penerbit: m&C!

Tanggal terbit: 13 Mei 2023

Berat: 0.2 kg

ISBN: 9786230310829

Lebar: 13 cm

Panjang: 19 cm

Bahasa: Indonesia

Kewarasan memang adalah sebuah keadaan. Kewarasan juga memiliki sifat yang tidak tetap sepanjang waktu. Pada beberapa kasus, kita mungkin memiliki kewarasan saat ini, akan tetapi bisa saja besok keadaan menjadi berbeda. Seringkali, kewarasan ini beririsan dengan lingkungan yang ada di sekitar kita.

Kesadaran dan keberanian untuk melihat, mengenali, atau bahkan mempertanyakan kepada banyak orang di sekitar kita dan diri kita sendiri demi kewarasan ini adalah sebuah undangan agar kita selalu rajin untuk berintrospeksi dan memperbaiki diri.

Mungkin kita tidak menyadarinya, akan tetapi kita bisa saja hidup dan bertumbuh di tengah lingkungan toxic yang penuh dengan orang-orang yang juga toxic. Apabila diperhatikan, ketika kita sering merasa kesal, tertekan, dan lelah ketika berhadapan dengan situasi atau seseorang tertentu, itu menandakan jika kita sedang berhadapan dengan lingkungan atau orang yang toxic. 

Meskipun begitu, keadaan tersebut masih belum seberapa. Yang paling membahayakan dari seseorang yang memiliki sifat toxic adalah bahwa tipikal orang yang memiliki sifat tersebut biasanya ahli dalam hal ‘menyamar’.

Konteks menyamar dalam hal ini yaitu ia akan terlihat memiliki sifat yang baik, perilakunya tidak terlalu merepotkan, padahal secara diam-diam ia akan terus memanfaatkan kita untuk pemenuhan setiap keinginannya.

Melihat bagaimana bahayanya orang atau lingkungan yang toxic tersebut, lalu bagaimana kita bisa mengenali dan menghadapi lingkungan dan orang yang toxic ini di sekitar kita ya? Mampukah kita untuk bisa menjalani kehidupan yang tenang dan damai di tengah-tengah mereka?

 

Review Buku Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik karya Dr. Tim Canthoper

Pros & Cons

Pros
  • Materi buku yang dipaparkan cukup detail
  • Terdapat tips bermanfaat
  • Bahasa mudah dimengerti
Cons
  • Terlalu banyak poin yang terus diulang

 

Buku Tetap Waras di Tengah Orang Toksik yang ditulis oleh Dr. Tim Cantopher ini merupakan buku yang berisikan pengenalan bagaimana lingkungan yang toxic. Buku ini dilengkapi dengan berbagai isi yang sangat bermanfaat, yang dapat kamu terapkan untuk menjauhkan dirimu dari lingkungan atau orang yang toksik, sehingga hidupmu dapat berubah menjadi jauh lebih damai, tenang, dan berkualitas.

Berdasarkan opini pribadi, buku ini mendapatkan rating 4 dari 5 bintang serta memiliki kelebihan dan kekurangannya seperti yang sudah tertera pada tabel di atas. Dari segi kelebihan, buku ini menjelaskan dengan detail mengenai tipe-tipe orang toxic yang umum untuk ditemukan di lingkungan sekitar kita.

Selain itu, buku ini juga menjabarkan dengan jelas bagaimana cara mengidentifikasi orang-orang toksik tersebut, dan bagaimana cara kita untuk menghadapi mereka. Secara sederhananya, buku ini memandu kita untuk bisa menangani orang-orang yang egois.

Selain menjelaskan materi dengan detail, buku Tetap Waras di Tengah Orang Toksik ini juga dilengkapi dengan berbagai tips yang bermanfaat. Tips yang ada di dalam buku ini seperti tips untuk ‘memperbaiki diri sendiri’ apabila kita menyadari bahwasanya kitalah yang merupakan orang toksik tersebut. Buku karangan Dr. Tim Cantopher ini juga dilengkapi dengan gaya narasi yang mudah untuk dipahami oleh pembaca.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, buku Tetap Waras di Tengah Orang Toksik ini ternyata juga dilengkapi dengan kekurangan, yaitu banyaknya poin-poin materi yang diulang pembahasannya di dalam buku tersebut. Banyaknya pengulangan tersebut tentunya terasa melelahkan.

 

Mengenal Dr. Tim Cantopher, penulis buku Tetap Waras Di Tengah Orang Toksik

Dr. Tim Cantopher mengenyam pendidikannya di University College, London dan University College Hospital. Setelah menamatkan pendidikannya, Cantopher dilatih menjadi seorang psikiater di Rumah Sakit St. James, Portsmouth dan St. George, Universitas London. Selain itu, Cantopher juga ternyata telah menjadi seorang anggota dari Royal College of Psychiatrists sejak tahun 1983. Bahkan, dirinya juga terpilih sebagai fellow of the college di tahun 1999.

Dr. Tim Cantopher bekerja sebagai seorang konsultan psikiater di Priory Group of Hospitals dari tahun 1993 hingga dirinya pensiun dari praktik klinis di tahun 2015. Dirinya telah menerbitkan sejumlah proyek penelitian di bidang psikiatri. Selain berkecimpung di dunia psikiatri, Cantopher juga ternyata menerjunkan dirinya sebagai seorang penulis buku.

Buku pertama yang telah ditulis dan diterbitkan oleh Cantopher berjudul Depressive Illness: The Curse of The Strong. Buku tersebut berhasil terjual habis dan menjadi salah satu buku best selling. 

Selain itu, Dr. Tim Cantopher juga menulis berbagai buku lainnya seputar dunia kesehatan. Buku-bukunya yang lain, misalnya berjudul Toxic People: Dealing with dysfunctional relationship yang diterbitkan pada tahun 2017, Stress-Related Illness: Advice for people who give too much pada tahun 2019, dan Overcoming Anxiety: Without Fighting It yang diterbitkan pada tahun 2019.

 

Penutup

Nah, itu dia buku Tetap Waras di Tengah Orang Toksik karya Dr. Tim Cantopher yang sudah dipaparkan di atas. Jika Grameds tertarik untuk membaca dan membeli buku karya Dr. Tim Cantopher ini, maka Grameds bisa langsung mendapatkannya dengan cara mengunjungi laman gramedia.com.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia menyediakan berbagai macam jenis buku yang diperlukan oleh Grameds, lho. Dijamin original dan tentunya berkualitas. Jangan lewatkan promo diskon menarik dan Gramedia selama periode berlangsung. Yuk, beli sekarang sebelum kehabisan!

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

 

Nama penulis: Riva Destira Ramadhani

 

Rekomendasi Buku Bertema Toxic Relationship Lainnya

  • Book of Toxic Relationship

 

Buku Book of Toxic Relationship ditulis oleh Tony Ibrahim. Buku ini disusun dengan tujuan untuk membantu para pembaca menjadi orang yang lebih baik dan tidak toksis pada orang lain maupun diri sendiri. Melalui buku ini, para pembaca dapat mempelajari bagaimana cara untuk menangani orang toksik, sehingga  hidup lebih bebas akan stres dan komunikatif.

 

  • Toxic Relationship Itu Menyakitkan: Pada Akhirnya Semua Akan Berlalu

 

Buku Toxic Relationship Itu Menyakitkan: Pada Akhirnya Semua Akan Berlalu karya Galuh Manggarrani ini menceritakan mengenai seorang wanita muda bernama Rani yang mengalami perjalanan pahit semenjak dirinya mengenal dan menikah dengan seorang pria yang merupakan pujaan hatinya. Galuh Manggarrani mengabadikan kisah Rani tersebut agar para pembaca bisa kembali fokus akan tujuan hidup dan bahagia.

 

  • A Handbook for Toxic Relationship

 

Buku A Handbook for Toxic Relationship karya Astrid Savitri ini menjelaskan mengenai berbagai jenis hubungan, baik itu yang sehat ataupun yang toxic. Di dalam buku ini, juga akan dijelaskan berbagai jenis toxic people yang mungkin dapat ditemukan di lingkungan sekitar kita.

Pada bagian akhir buku, akan dijabarkan mengenai bagaimana cara untuk berdamai dengan diri kita sendiri setelah seseorang melepaskan diri dari hubungan yang toksik. Dengan adanya buku ini, para pembaca diharapkan dapat memiliki awareness dan wawasan di dalam mengenai hubungan toksik yang sedang atau pernah dijalani.

 

Rujukan:

  • https://www.gramedia.com/literasi/toxic-relationship/
  • https://www.hachette.com.au/tim-cantopher/books
  • https://www.gramedia.com/products/a-handbook-for-toxic-relationship?queryID=1d90cfef7916d3268e2af1512ffc54be
  • https://www.gramedia.com/products/toxic-relationship-itu-menyakitkan-pada-akhirnya-semua-akan-berlalu?queryID=1d90cfef7916d3268e2af1512ffc54be
  • https://www.gramedia.com/products/book-of-toxic-relationship?queryID=1d90cfef7916d3268e2af1512ffc54be
  • https://www.gramedia.com/products/tetap-waras-di-tengah-orang-toksik?queryID=a8b4b702606d50e1a3085e74cc76a15c

 

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy