in

Review Buku Next Ria Ricis: Kegagalan Selalu Diiringi Keberhasilan

Next Ria Ricis – Buku Next adalah salah satu karya dari selebgram, YouTuber, sekaligus penulis Ria Ricis. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Loveable pada tahun 2020. Buku Next ini memiliki halaman yang berjumlah 220 halaman dengan cover buku yang berjenis soft cover.

Buku ini mewakili penulisnya untuk menuangkan segala hal yang dia pikirkan tentang keluarga, persahabatan, percintaan, sampai perpisahan. Buku ini mengupas banyak hal soal kehidupan pribadi Ricis, mulai dari orang tua dan keluarga, hingga kehidupan lingkungan sekitarnya.

Next Ria Ricis

Kegagalan menjadi alasan dan motivasi Ria Ricis untuk menulis buku ini. Dia tidak ingin kegagalannya menjadi hal yang sia-sia. Dia ingin bangkit dari kegagalan itu dan menjadikannya sebagai sebuah proses untuk kehidupan selanjutnya yang lebih baik.

Dalam buku Next ini Ria Ricis percaya, luka adalah cara dari Tuhan untuk mempertemukannya dengan sebuah kebahagiaan. Karena hidup terus berjalan, dan terus melangkah adalah salah satu bentuk proses pendewasaan diri.

Dari buku ini, Ria Ricis seperti mengajak kepada para pembaca untuk tetap bangkit. Kita dapat senantiasa berkaca bahwa apapun kegagalan yang kita dapatkan dalam hidup, akan tetap ada keberhasilan yang berjalan mengiringinya.

Buku ini memiliki banyak konflik dan rahasia yang Ria Ricis sampaikan. Melalui rangkaian kata yang dia rangkum, ada banyak pembahasan tentang rahasia, luka, dan perpisahan.

Sekilas Tentang Buku Next Karya Ria Ricis

Next Ria Ricis

Buku ini mengisahkan tentang perjalanan hidup dari penulisnya. Buku Next ini dikemas dengan pemilihan bahasa dan diksi yang ringan sehingga siapapun yang membacanya dapat ikut memahami dan merasakan apa yang penulisnya alami secara langsung.

Buku ini mengupas tentang banyak hal. Mulai dari cerita keluarga, kisah perjalanan hidup Ria Ricis sebagai penulis, hingga orang tua dan kehidupannya di lingkungan sekitar.

Buku ini juga menceritakan tentang suasana berlibur keluar Ricis. Dia memberitahukan pemikirannya tentang laut kepada kedua kakaknya, Mbak Oki dan Mbak Sindy, dan juga kepada keponakan-keponakannya.

Selama berada di kapal, terdapat beberapa pelajaran yang bisa diartikan dalam kebaikan. Seperti halnya tentang bersikap tenang walau menghadapi ombak dan ujian.

Ria Ricis pun menyebutkan dirinya sebagai percontohan. Saat ada yang tidak menyukainya sebagai seorang penulis, dia tetap akan bersikap tenang dan membalasnya dengan sebuah karya, bukan membalas lagi dengan sindiran.

Filosofi: Bentuk Refleksi diri Natasha Rizky melalui buku “Kamu Tidak Istimewa”

Terdapat beberapa ungkapan yang Ria Ricis tuliskan tentang lain. Seperti, “Dari laut, kita bisa belajar banyak hal baru. Kita dapat melihat dunia baru,” dan “Dunia ini tidak seluas daratan saja. Ada banyak sisi lalin di dunia laut yang selalu ingin saya jelajahi.”

Buku Next karya Ria Ricis ini juga dibahas tentang keluarga. Dimana keluarga merupakan pelindung terbaik saat ada orang lain yang berusaha menghancurkan bentang pertahanan diri. Keluarga adalah tempat untuk pulang, untuk mencari solusi, dan menjadi tameng yang paling kokoh saat ada permasalahan datang.

Dari buku ini kita dapat belajar, tidak perlu repot untuk mengurusi kehidupan orang lain, apalagi sampai menghujatnya. Karena sejatinya, hujatan itu berasal dari hati yang belum bahagia. Hati yang menahan rasa benci dan menyimpan berbagai kekesalan. Orang-orang dengan hati seperti itu akan mencari pelampiasan dengan cara menghujat dan menghakimi orang lain.

Ria Ricis pun bercerita, saat dia ingin pergi berlibur menjelajahi suatu tempat bersama rekannya, dia selalu ditemani oleh orang hebat yang bertugas mengatur semua jadwal perjalanan hingga menjadi lebih mudah. Orang itu adalah tour planner, orang kepercayaan saat berlibur.

Ternyata nama Ra’am Papua merupakan nama anak dari tour planner Ricis, Mas Bagus. Nama ini diambil karena istri dari Mas Bagus yang melahirkan anak pertamanya tepat beberapa jam sebelum keberangkatan Mas Bagus ke Papua.

Dari Mas Bagus ini Ricis menarik pelajaran yang sangat berarti. Nyatanya, bakti seorang Ayah terhadap keluarganya adalah hal yang sangat besar. Ayah adalah orang yang hebat yang mengorbankan seluruh waktu, tenaga, dan segalanya untuk keluarga tercinta. Dan setiap waktu yang dimilikinya sangat berarti.

Sinopsis Buku Next Karya Ria Ricis

Next Ria Ricis

Dalam buku ini, Ria Ricis membagikan kisah hidup dan pandangannya tentang kehidupan. Dari persoalan tentang keluarga, bermasyarakat, persahabatan, percintaan, dikhianati, hingga perpisahan. Berikut sinopsis buku Next karya Ria Ricis.

Ria Ricis adalah seorang mahasiswi dari jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2013. Ricis pernah memutuskan untuk menunda perkuliahan karena beberapa alasan, salah satunya disebabkan oleh rasa tidak nyaman Ricis kepada salah seorang dosen mata kuliahnya.

Dengan mengesampingkan pendidikannya itu, Ricis pun lebih mengutamakan karier dan menyibukkan diri menjadi seorang content creator, host, dan berbagai kegiatan lainnya. Ricis berpikir, dengan menunda perkuliahannya dia dapat membahagiakan orang-orang di sekitarnya. Dia bisa membelikan apa yang mereka inginkan dan mengajak mereka pergi jalan-jalan ke suatu tempat.

Namun ternyata, kebahagiaan keluarga Ricis adalah dapat menyaksikan Ricis lulus kuliah. Dia pun sempat menyesal.

Suatu saat, Ricis sedang mengerjakan proyek web series pertamanya yang berjudul Setan Ngambek. Web seriesnya ini tayang saat bulan Ramadhan di tahun yang sama.

Pengerjaan webseries ini melibatkan banyak crew. Keramaian di sekitar rumah Ricis pun tak dapat terhindarkan. Masalah terjadi saat salah satu tetangganya, Bu Inne (bukan nama sebenarnya) merasa terganggu dengan adanya mobil crew yang terparkir menutupi jalan.

Singkat cerita, beberapa hari menjelang lebaran, Ricis berinisiatif membagikan parsel ke semua tetangga dan kerabatnya, termasuk Bu Inne. Beberapa hari berselang, Bu Inne mengirimkan tanaman beserta surat yang berisi kalimat damai serta harapan agar Ricis dan dirinya dapat hidup rukun dalam bertetangga.

Setahun berselang, ternyata masalah tersebut terjadi lagi. Kali ini, bukan hanya labrakan, tetapi juga ujaran kekesalan beserta video yang tersebar di dunia maya. Video tersebut diunggah di media sosial Facebook dan menjadi ramai diperbincangkan oleh salah satu akun gosip Instagram.

Seperti biasanya, menjelang lebaran Ricis selalu mengirimkan parsel ke tetangganya. Tentu rumah Bu Inne menjadi tujuan utama. Sayangnya, dua hari kemudian, asisten rumah tangga (ART) Bu Inne beserta anaknya mengembalikan parsel yang telah Ricis berikan.

Dalam parcel itu pun terdapat surat yang berisi bahwa Bu Inne tidak membutuhkan parsel darinya. Bu Inne juga menyarankan agar parcel tersebut diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan.

Tak hanya itu, Bu Inne juga menyebut bahwa konten yang Ricis buat tidak bermutu dan seperti sampah. Dia pun mengatakan bahwa tetangga lain juga tidak menyukai ricis. Hal ini tentu membuat Ricis semakin tidak nyaman untuk hidup bertetangga di sekitar rumahnya.

Setelah ditelusuri, ternyata apa yang dikatakan Bu Inne tidak benar adanya. Para tetangga lain tidak merasa terganggu atau bahkan sampai membenci Ricis. Malah sejak adanya Ricis di komplek tersebut, komplek tersebut menjadi semakin terkenal.

Sejak saat itu, Ricis pun berpikir bahwa kehidupan bertetangga tidak sebahagia dan semenyenangkan yang dia sendiri bayangkan. Walau demikian, Ricis sadar bahwa dia tetap membutuhkan tetangga. Dia tidak masalah pernah disudutkan, karena sejatinya dia tidak bisa untuk hidup sendiri.

Selain tentang kehidupan sosialnya, Ricis pun menuliskan tentang orangtuanya. Dalam buku ini dengan jelas terdapat tulisan “Orangtua adalah Payung Kehidupan”. Ketika masalah menghampirinya, Ricis selalu bersandar pada Mama, sumber kekuatannya.

Saat Ricis bimbang dan tidak memiliki tujuan, Mama lah yang mampu meneguhkan kembali langkahnya. Mamah adalah sosok yang selalu menjadi penenang dari segala hal yang meruntuhkannya.

Begitu pun dengan Papa, laki-laki hebat yang menjadi cinta pertama bagi Ricis di dunia ini. Mama dan Papa seperti payung utama dalam keluarga. Melindungi apapun yang mencoba mengganggunya.

Profil Ria Ricis Sang Penulis

Penulis buku Next, Ria Ricis, bernama asli Ria Yunita. Wanita yang akrab disapa Ricis ini lahir pada tanggal 1 Juli 1995 di Aceh. Ricis adalah seorang aktris, YouTuber, selebritis internet, dan penulis berkebangsaan Indonesia.

Ricis merupakan YouTuber wanita pertama yang memiliki jumlah pelanggan atau subscribers terbanyak di Asia Tenggara dengan 30,2 juta subscribers per 15 Juni 2022. Ricis juga menjadi YouTuber dengan pelanggan terbanyak kedua pada tahun 2019-2020.

Ria Ricis awalnya dikenal sebagai pembuat video yang bergenre lucu di akun Instagram pribadinya. Kini, dia sudah memiliki 31,1 juta pengikut di Instagram dan 27,4 juta pengikut di TikTok (terbanyak di Indonesia).

Ria Ricis memulai debutnya sebagai seorang penulis pada tahun 2014 dengan buku berjudul RICIS (Ria Cantik dan Manis). Setahun berselang, dia pun kembali menerbitkan sebuah buku dengan judul Love Live Laugh.

Di dunia kepenulisan, nama Ria Ricis semakin dikenal saat dia menerbitkan buku ketiganya, Saya Pamit. Karena kesuksesan buku tersebut, Ricis pun kembali mengeluarkan karyanya dengan judul Saya Pamit jilid 2.

Setelah buku Saya Pamit jilid 2, baru lah Ricis merilis buku Next. Buku kelima miliknya yang berisi kisah perjalanan hidupnya tentang banyak hal.

Kelebihan Buku Next Karya Ria Ricis

Next Ria Ricis

Kelebihan dari buku Next karya Ria Ricis ini adalah kita dapat mengerti bahwa kehidupan tidak selamanya akan berjalan seperti apa yang kita inginkan. Dari beberapa bab dalam buku ini, kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa kehidupan penulis sangatlah berat.

Menjadi seorang selebriti membuat penulis tidak luput dari para pembenci atau haters dan membuatnya menerima banyak hujatan. Tapi ternyata penulis dapat menjadi lebih kuat dan berhasil melewati semua cobaan itu.

Buku ini juga melampirkan beberapa gambar dan ilustrasi yang membuat pembaca lebih mudah memahami maksud dari tulisannya. Di samping itu, dalam bukunya penulis juga banyak memberikan motivasi dan dukungan untuk para pembaca.

Ria Ricis membuat buku ini seolah-olah sangat ingin agar pembacanya tahu, kita tetap bisa menyelesaikan masalah dengan baik bagaimanapun situasi dan kondisinya.

Kelebihan lain dari buku ini juga, yakni terdapat sesi tanya jawab dengan penulis. Hal ini tentu semakin membuat para pembaca percaya, Ria Ricis memang seorang pendengar dan motivator yang baik.

Kekurangan Buku Next Karya Ria Ricis

Next Ria Ricis

Setiap kelebihan pasti berpasangan dengan kekurangan. Begitu juga dengan buku karya Ria Ricis ini. Kekurangan yang buku ini miliki adalah terdapat beberapa kalimat yang ambigu atau memiliki makna ganda.

Kalimat ambigu ini dapat membuat imajinasi pembaca berbeda dalam mengartikan kata-kata yang penulis tuangkan. Selain itu, terdapat juga beberapa penulisan kata yang kurang jelas dan salah ketik.

Kekurangan lain dari buku ini juga adalah adanya gambar atau ilustrasi visual yang kurang sesuai dengan isi ceritanya. Hal ini dapat mengakibatkan buku menjadi kurang menarik karena tidak adanya hubungan antara tulisan dan gambar yang disajikan.

Mungkin dengan adanya tambahan visualisasi akan membuat buku ini menjadi lebih menarik,, tetapi penulis tetap perlu menyesuaikan isi cerita dengan visual yang ditampilkan. Penulis juga perlu lebih memperhatikan penggunaan kata dan kalimat dalam buku ini agar sesuai dengan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI).

Pesan Moral dalam Buku Next karya Ria Ricis

Next Ria Ricis

Buku ini sangat inspiratif dan akan membuat seseorang yang membacanya mendapatkan banyak manfaat. Dari kisah-kisah yang dituturkan, penggunaan kalimat yang dipakai, dan perasaan yang penulis tuangkan, seolah-olah menyambut pembaca untuk mengetahui makna hidup yang lebih luas lagi.

Dalam buku ini terdapat sebuah kutipan yang sangat menginspirasi. “Apapun yang kita kerjakan, lakukan sebaik mungkin. Selesaikan apa yang seharusnya kita selesaikan dengan tepat waktu. Jika masalah adalah penghambatmu untuk melangkah, selalu ingat, Allah tidak pernah menutup mata terhadap orang-orang yang berusaha.”

Banyak sekali hal dan cerita yang inspiratif dalam buku dengan 220 halaman ini. Salah satu hal yang dapat menyita perhatian adalah penuturan Ria Ricis sebagai penulis tentang laut dan segala isinya.

Ricis sangat menyukai laut. Keindahan yang ditawarkan laut seolah menghipnotisnya untuk dituangkan dalam buku. Nasihat dari laut yang ditulis secara tersirat adalah, dengan siapapun hidup pada akhirnya, mau suka atau tidak kepada kita, itu bukanlah masalah besar. Asalkan dia mampu untuk menenangkan dan membimbing kita menjadi orang yang lebih baik lagi.

Sejatinya, dalam buku Next ini, Ria Ricis ingin agar pembaca dapat mengambil pelajaran yang berharga dari salah satu keindahan alam yang Tuhan ciptakan, laut. Banyak hal dan nilai positif yang bisa kita dapatkan dari laut maupun kehidupan laut itu sendiri.

Banyaknya air, pasir, hingga terumbu karang di lautan memang tidak dapat dihitung jumlahnya. Namun ada satu hal dasar yang bisa kita ambil pelajarannya dari hal itu, syukur. Kita harus bersyukur atas nikmat yang luar biasa telah Tuhan berikan kepada kita.

Nikmat sekecil pasir di pantai pun harus kita syukuri keberadaannya. Karena sesungguhnya, hal-hal kecil tersebut telah banyak Tuhan berikan. Hingga tanpa sadar karena nikmat yang kecil itu dapat terhampar pasir yang tak dapat lagi dihitung jumlahnya.

Hal kedua yang dapat diambil pelajarannya yaitu kapal. Saat kapal berlayar, kita akan melihat seberapa kuat ia dapat menerjang badai dan ombak dalam perjalanannya. Meski menghadapi rintangan yang dapat dibilang berat, tapi kapal akan dengan kokoh kembali ke tepian untuk berlabuh.

Ini sama halnya dengan hidup. Ria Ricis ingin agar pembacanya dapat kuat menjalani rintangan yang datang dan melewatinya dengan penuh rasa sabar. Ricis ingin agar pembacanya terus berjuang sampai akhirnya mendapatkan tujuannya dan apa yang telah dimimpikan.

Ketika kita merasa Tuhan berlaku tidak adil dengan terus-menerus memberi cobaan, ingatlah bahwa kita tidak pernah sendiri. Justru, dengan ujian yang Tuhan berikan seharusnya kita bersyukur karena menjadi orang pilihan yang sedang Tuhan angkat derajatnya. Buku ini benar-benar memberikan representasi nilai-nilai kehidupan yang begitu nyata.

Rekomendasi Buku Karya Ria Ricis Lainnya

1. Love Live Laugh

Next Ria Ricis

2. Saya Pamit Jilid 2

Next Ria Ricis

3. Bukan Buku Nikah

Next Ria Ricis

4. Maaf untuk Papa

Next Ria Ricis

Demikian review buku Next karya Ria Ricis. Grameds juga bisa mendapatkan buku-buku karya Ria Ricis lainnya di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas Gramedia selalu memberikan produk terbaik untuk Grameds.

Penulis: Raden Putri

Written by Ananda