in

Review Novel “Fish in the Water”

Lee Chan Hyuk, merupakan penyanyi serta berkarir dalam dunia musik AKMU dan memulai debutnya dalam Akdong Musician di tahun 2012. Lahir pada tahun 1996 tanggal 12 september di kota Goyang-si, Korea Selatan.

Lee Chan Hyuk memutuskan untuk menulis buku novel Fish in the Water ditujukan untuk menuangkan buah dalam pikirannya yang tidak melulu ke dalam musik namun ia juga mulai menuangkannya dalam bentuk tulisan dan dijadikan buku novel.

Buku Fish in the Water merupakan buku yang menjelaskan pandangannya tentang kehidupan dan seni dalam bentuk kiasan. Dimana buku ini mengandung pertanyaan-pertanyaan yang memandang dunia dari sudut pandang yang berbeda serta keingin Lee Chan Hyuk untuk menulis dan bertujuan untuk memastikan para pembaca dalam memahami album musiknya yang berjudul “Sailing”. Lee Chang Hyuk akan terus bercerita tentang musik dan juga topik filosofis dan memikirkan sudut pandang seninya sendiri, arti cinta, dan juga momen berharga yang terlewatkan dalam hidup kita.

Buku “Fish in the Water” karya Lee Chan Hyuk ini terus membuktikan kepopularitasnya dengan terus berada dalam daftar novel terlaris selama hampir sebulan setelah dirilis.sumber dari dunia penerbitan menyatakan bahwa tidak biasa untuk novel debut untuk memasuki peringkat setelah dirilis dan dipublikasi.

Debut novel Lee Chan Hyuk merupakan jenis promosi baru yang bersandingan dengan perilisan sebuah album, dimana cerita dan kisahnya berkesinambungan satu sama lain sehingga membawa sensasi baru di pasar. Walau pada awalnya orang-orang mencari buku karya Lee Chan Hyuk karena buku ini merupakan karya penyanyi dan pemusik terkenal Lee Chan Hyuk dari AKMU, kini sekarang  banyak orang mencari buku ini karena kualitas dari  tulisan hingga pesan yang ingin disampaikan dalam buku Fish in the Water karya Lee Chan Hyuk.

 

Detail Buku:

 

tombol beli buku

Judul: Fish in the Water
Genre: Romantis
Penulis: Lee Chanhyuk
Penerjemah: Lingliana
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 10 Februari 2021
Jumlah Halaman: 176 halaman
Berat Buku: 0.13 Kg
Lebar Buku: 13.5 Cm
Panjang Buku: 20 Cm
ISBN: 9786020648781
Harga Buku: Rp 63.000

Sinopsis

Buku ini memiliki cerita kisah yang intens serta menjungkirbalikkan imajinasi kita pembacanya dan mengkomposisikan ambisi dan juga ketakutan. kesedihan, harapan, idealisme, pertanyaan-pertanyaan. Dimana Seon memiliki keempat komposisi itu dan merupakan pribadi yang bertekad mencari panutan, seseorang yang bisa menjawab segala pertanyaan tentang seni dan hidup. Hingga akhirnya suatu hari Seon bertemu Hae-ya, kehadirannya mengubah cara berpikir Seon selama ini.

Kehadiran Hae-ya bagaikan peri kecil yang terombang-ambing di laut tanpa adanya kepastian dan tanpa pedoman dalam menjalani hidup, karen itu Hae-ya memiliki cara pikat dirinya sendiri.

Buku ini akan dipenuhi dengan emosi yang terpatri halus dalam setiap kalimatnya serta kesan yang jelas menenangkan hati dan menjernihkan pikiran kita pembacanya namun topik-topik dalam buku ini akan dipenuhi dengan emosi yang terpatri halus dalam setiap kalimatnya yang memberikan kesan jelas yang menenangkan hati serta menjernihkan pikiran serta filosofis yang membuat kita pembacanya berpikir dengan saksama.

Daftar Isi buku “Fish in the Water”

Bab 1 Berlayar
Bab 2 Freedom
Bab 3 Bulan
Bab 4 Berlayar
Bab 5 Lagu Pelaut
Bab 6 Seniman
Bab 7 Harta
Bab 8 Berlayar
Bab 9 Freedom 2
Bab 10 Kebun
Bab 11 Ikan Dalam Air
Bab 12 Ikan Paus
Bab 13 Salam Perpisahaan
Bab 14 Berlayar

Deskripsi Buku:

Fish in the Water bertutur tentang kisah intens yang menjungkirbalikkan imajinasi, dengan komposisi kuat untuk menunjukkan pertentangan antara ambisi dan ketakutan, kebebasan dan kendali, kebahagiaan dari cinta dan luka dari kehilangan, serta arti kehidupan, terkadang dengan tenang dan terkadang dengan fantastis. Penulis berharap pembaca bisa dengan bebas menemukan arti dari novel ini tanpa interpretasi yang tergesa-gesa. Silakan menyelami novel ini, tarik napas dalam-dalam, lalu ajukan pertanyaan dan berikan jawaban tentang hidup. Novel ini dipenuhi emosi yang terpatri halus dalam setiap kalimatnya, kesan jelas yang menenangkan hati dan menjernihkan pikiran, serta topik-topik filosofis yang membuat pembaca berpikir dengan saksama. Jika kalian adalah pembaca yang pernah menikmati dunia penulis melalui lirik-lirik lagunya yang singkat dan masih menginginkan lebih, semoga kalian menikmati dunia luas yang dibentangkannya dalam novel ini.

Review buku “Fish in the Water”

“Semoga kita bisa hidup seperti kita menyanyi, seperti kita berbicara, seperti kita berenang”

“Bernapas adalah freedom
Menatapku adalah freedom
Mencintaiku adalah freedom
Mengenalku adalah freedom
Menyanyi adalah freedom
Menari adalah freedom
Berpihak padaku free, anti also free”
-Fish in the Water

Dalam buku ini Chan Hyuk menyisihkan banyak pertanyaan, bagaimana pencariannya akan bagaimana penulis menginterpretasikan musk dan juga seni. Dimana buku ini memiliki dua pemeran utama yang pertama adalah Seon yang merupakan tokoh yang ingin menemukan dan mencari jawaban dari banyaknya hal-hal mengenai seni dan juga seniman, musik, serta tentang kebebasan dan prinsip.
“Kesedihan memang membuat orang-orang berduka dan terluka, namun kesedihan tidak melulu berarti keputusasaan” -halaman 23

Hae-ya merupakan karakter perempuan yang membuat perubahaan suasana yang lantas datang

Hingga kemudian kehadiran sosok Hae-ya dalam hidup Seon membuatnya menemukan bagian dari dirinya yang selama ini hilang dan  ia cari ditemukan dengan hadirnya Hae-ya mengubah cara pandang Seon. pada akhirnya mereka melakukan perjalanan bersama-sama, berbagi cara pandang serta kisah dalam hidup masing-masing. Hae-ya merupakan karakter yang memiliki kepribadian yang penuh dengan misteri serta pikirannya yang out of the box, melakukan banyak hal abnormal dan hal itu membuat Seon menjadi tertarik dan menyukai kepribadian serta cara berpikir Hae-ya dan kehadiran Hae-ya adalah musik bagi Seon.

Namun Hae-ya menganggap musiknya adalah laut, Hae-ya bahkan sampai meletakan mimpinya di lautan. Seon mengatakan bahwa Hae-ya merupakan tokoh utama dalam kisah ini dan Seon menjadi tokoh pendukung serta pelengkap kisah Hae-ya, namun pada kenyataannya memang seperti itu dan hingga sampai akhirnya sosok Hae-ya masih penuh dengan misteri seakan-akan Chan Hyuk membiarkan adanya misteri dalam kisah Hae-ya dan membiarkan kita pembacanya untuk menginterpretasikannya sendiri akan jadi seperti apa kisah tokoh Hae-ya dalam buku ini

Seon menggambarkan tokoh Hae-ya perempuan yang membuat Seon jatuh cinta  dengan kata-kata yang indah dan penuh dengan dambaan sehingga kita pembacanya hanyut dibawanya. Namun kita pembacanya dibawa kepada sisi dimana tokoh Seon dijungkirbalikkan dengan kenyataan yang tengah dihadapinya. Buku Fish in the Water merupakan buku dengan filosofi ketika memaknai arti kehidupan, kita pembacanya akan dibawa menyelami kata demi kata indah serta puitis sehingga membuat kita bertanya-tanya dan berpikir tentang hal-hal yang mungkin saja terjadi dalam hidup kita.

Dalam buku ini juga terdapat sudut pandang dari karakter Yangi, dimana Yangi merupakan tokoh yang memiliki karakter yang memutuskan untuk menarik diri dari hiruk pikuknya kehidupan manusia dan keramaian kota, dimana dalam masa pencarian tempat dan daerah baru Yangi bertemu Seon. Yangi menganggap Seon merupakan seseorang yang rapuh. bahkan dari sinar  mata,Yangi dapat menemukan kesedihan yang disembunyikan di baliknya. Sehingga Yangi ingin menjadi teman yang selalu ada untuk Seon dan berharap kehadiran dirinya dapat membantu Seon untuk bangkit untuk melewati semua yang telah dilaluinya selama ini.
Chan Hyuk menaruh beberapa penggalan lirik didalam cerita didalamnya dan hal itu berhubungan dengan alur cerita dalam buku ini. Sehinga kita pembacanya perlu untuk fokus untuk memahami maksud pesan yang ditulis oleh Chan Hyuk agar kita dapat memahami serta mencernanya pesan tersebut. Diharapkan buku terjemahan ini tidak mengurangi pesan dan makna yang ingin disampaikan oleh Chan Hyuk.

Kelebihan dan Kekurangan buku “Fish in the Water”

Kelebihan dalam buku “Fish in the Water”,

Buku karya Lee Chan Hyuk ini memiliki penulisan yang begitu indah sehingga kita pembacanya dapat terhanyut dibawanya, makna yang disampaikan dipenuhi oleh emosi yang terpatri halu dalam setiap pikirannya dan topik-topik filosofis yang terkandung dalam buku ini membuat kita pembacanya harus berpikir dengan saksama dan memiliki alur maju mundur.

Kekurangan dalam buku “Fish in the Water”,

Karena memiliki alur yang maju mundur kita pembacanya barangkali akan membutuhkan waktu yang relatif banyak atau lama untuk benar-benar bisa memahami serta mengurai setiap isi  cerita dalam buku ini.

Kesimpulan buku “Fish in the Water”

Buku karya Lee Chan Hyuk merupakan buku yang memiliki isi yang menarik serta topik filosofis dan juga makna dari filosofis yang harus dicerna oleh kita membacanya. Memiliki alur maju mundur serta memuat banyak metafora, serta narasi dan deskripsi yang digambarkan oleh Chan Hyuk menampilkan interpretasi yang akan memiliki beberapa perbedaan pemahaman bagi setiap kita pembacanya.
Walau masuk kedalam jenis tipe buku yang memiliki cerita yang simple namun buku ini memiliki karakter sulit untuk dimengerti sehingga kita membacanya harus berkonsentrasi untuk memahami makna pesan yang ingin disampaikan oleh Chan Hyuk. perlu diketahui Lee Chan Hyuk merupakan seseorang yang tidak terlalu gemar dalam membaca buku namun karya debut  Lee Chan Hyuk sukses membuat orang-orang yang membacanya kagum akan tulisan serta pandangan yang dibagikan olehnya serta bagaiaman Lee Chan Hyuk menggambarkan secara rinci cerita dalam buku ini serta  memilih kata demi kata yang menjadikannya begitu indah.

Nah, itulah review buku Fish in the Water yang ditulis oleh Lee Chan Hyuk mengenai tentang kisah intens yang menjungkirbalikkan imajinasi, dengan komposisi kuat untuk menunjukkan pertentangan antara ambisi dan ketakutan, kebebasan dan kendali, kebahagiaan dari cinta dan luka dari kehilangan, serta arti kehidupan, terkadang dengan tenang dan terkadang dengan fantastis Grameds. Seperti yang dapat di lihat, terdapat berbagai poin-poin dan juga kesimpulan buku ini yang dipenuhi dengan emosi yang terpatri halus dalam setiap kalimatnya, kesan jelas yang menenangkan hati dan menjernihkan pikiran, serta topik-topik filosofis yang membuat pembaca berpikir dengan saksama. Jika kalian adalah pembaca yang pernah menikmati dunia penulis melalui lirik-lirik lagunya yang singkat dan masih menginginkan lebih, semoga kalian menikmati dunia luas yang dibentangkannya dalam novel ini. Lee Chan Hyuk selaku penulis buku “Fish in the Water” mengharapkan kita pembaca bisa dengan bebas menemukan arti dari novel ini tanpa interpretasi yang tergesa-gesa.

Jika Grameds ingin mencari informasi lebih dalam mengenai buku buku Fish in the Wateri ini maupun buku-buku bergenre Romantis, kamu dapat membaca berbagai buku yang ada di Gramedia yang pastinya mudah dipahami dan kaya akan informasi.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu membantu Grameds.
Semoga bermanfaat !

Written by Chelsea