in

Arti Prospek, Cara Menemukan Prospek, dan Mengelola Prospek

unsplash.com

Sebelum memulai sebuah bisnis, seorang pebisnis terlebih dulu mencari tahu apakah bisnis yang akan dijalankan memberikan prospek yang bagus atau tidak. Selain mempunyai prospek yang bagus, juga dapat dilakukan strategi positioning untuk meningkatkan prosek agar mencapai hasil yang diinginkan atau diharapkan perusahaan.

Arti Prospek

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti prospek adalah suatu harapan atau kemungkinan. Arti prospek sebagai suatu hal yang dapat terjadi sehingga akan berpotensi menimbulkan dampak – dampak tertentu

Secara sederhana prospek adalah suatu hal yang kedepannya dapat terjadi dan dapat membuat suatu efek tertentu.

Dalam sebuah bisnis, arti prospek merupakan hal-hal yang berpotensi memberikan sebuah keuntungan yang besar bagi para pembisnis tersebut

Sementara itu, finding prospect atau prospecting adalah kegiatan unuk memperoleh calon konsumen atau calon pembeli. Konsumen umum yang potensial untuk dapat melakukan pembelian barang atau jasa terhadap yang ditawarkan merupakan keberhasilan prospek.

Pengertian prospek menurut para ahli :

  • Menurut Siswanto Sutojo : 1945
    Prospek adalah suatu gambaran jelas terkait peluang dan ancaman dari suatu aktivitas pemasaran serta penjualan di masa yang akan dating
  • Bilson Simamora : 2001
    Prospek adalah organisasi, kelompok atau individu yang dinilai mempunyai potensi dalam melakukan suatu pertukaran bisnis atau calon pembeli yang mempunyai kemauan pada suatu produk maupun jasa.
  • M Ridki Zarkasyi : 2013
    Prospek adalah suatu gambaran keberlangsungan suatu ide di masa depan yang berupa peluang yang masih harus diadaptasikan dengan berbagai keterbatasan dan kondisi yang melingkupinya
  • Paul R. Krugman
    Prospek adalah peluang yang timbul atas usaha seseorang yang bertujuan untuk memnuhi kebutuhan hidup dan meraih kemungkinan
  • Djasmin
    Prospek adalah kebijakan yang diambil perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan cara memanfaatkan semua peluang dan mengatasi semua hambatan yang ada dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan.

Istilah prospek lebih sering digunakan dalam dunia bisnis karena untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan peluang dan resiko yang akan muncul dalan legiatan pemasaran serta penjualan yang bersiat tidak pasti.

Arti Prospek

Sumber Informasi Tentang Prospek

Berikut ini beberapa sumber informasi dalam mendapatkan data calon konsumen :

1. Keluarga

Keluarga merupakan sumber informasi pertama dalam memperoleh calon konsumen. Pastinya dengan senang hati mau menunjukkan siapa saja yang mungkin sesuai dengan target. Maka, mulailah mencari tahu dengan orang terdekat di dalam keluarga

2. Teman-Teman

Teman dapat dijadikan sebagai konsumen pertama atau minimal mereka akan senang hati membantu dalam menujukkan serta mengenalkan yang mungkin dapat dijadikan konsumen atau pelanggan

3. Perkumpulan

Setiap lingkungan masyarakat dapat dipastikan mempunyai perkumpulan, misalnya perkumpulan pengajian, perkumpulan arisan, perkumpulan senam, perkumpulan ibu-ibu PKK dan lain sebagainya. Mereka juga dapat dijadikan prospek dalam penjualan

4. Organisasi atau Klub

Organisasi atau klub hamper sama dengan perkumpulan, yang membedakan pada umumnya organisasi atau klub lebih terstruktur serta memiliki pihak manajemen yang lebih rapi

5. Industri atau Pameran

Industri atau pameran merupakan tempat berkumpulnya para pembeli dan para penjual. Oleh karena itu, acara ini sangat bagus untuk mendapatkan calon konsumen.

6. Iklan usaha

Mereka yang melihat iklan kompetitor pada bidang yang sejenis atau sama dapat dijadikan sebagai calon pembeli yang potensial.

Cara Menemukan Prospek atau Calon Konsumen

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menemukan calon pelanggan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menemukan calon konsumen, antara lain:

1. The Endless Chain atau Referensi

Strategi ini paling cepat untuk menemukan prospek ataupun calon pelanggan, yaitu dengan menemukan rekan bisnis atau rekan kerja. Misalnya, sales executive yang berusaha untuk meminta referensi kepada rekan bisnisnya. Hal ini akan mendatangkan prospek baru yang potensial.

Peristiwa ini disebut kerja sama antara perusahaan satu dengan yang lain. Untuk mendapatkan prospek yang maksimal maka carilah rekan yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat serta dapat bekerja sama secara baik dan sehat.

2. The Center of Influence atau Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat orang-orang yang mempunyai pengaruh besar dalam lingkungan masyarakat, baik bersifat formal maupun informal. Di setiap daerah pasti mempunyai tokoh masyarakat yang dapat membawa pengaruh baik dalam lingkup agama, pendidikan hingga sosial

Sehingga dapat meminta bantuan dari tokoh masyarakat tersebut dalam mencari calon pelanggan yang sesuai dengan bisnis tersebut.

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

3. Demo di Tempat atau Direct Demonstration

Metode ini digunakan dengan cara mengunjungi suatu tempat kemudian meminta izin terlebih dahulu untuk mempromosikan atau melakukan demo produk tersebut.

Agar demo produk berhasil, maka carilah tempat atau daerah yang strategis serta ramai agar mudah menawarkan produk atau jasa kita. Sehingga akan mendapatkan konsumen yang potensial.

Misalnya, di acara arisan, PKK ibu-ibu, demo produk sering dilaksanakan bersamaan dengan acara tersebut.

4. Canvassing atau keliling

Keliling atau canvassing merupakan salah satu aktivitas sales untuk melaksanakan kontak dengan calon pelanggan maupun pelanggan tetap.

Aktivitas keliling yang dilakukan sales memberikan peluang menghasilkan uang, maka dalam hukum probabilitas semakin sering melakukan canvassing akan semakin banyak terjadinya komunikasi serta meningkatkan kemungkinan untuk terjadinya penjualan.

Metode ini dengan berkeliling menwarkan produk secara langsung serta membawa brosur yang kemudian di demokan.

5. Personal Observation atau Observasi Pribadi

Observasi pribadi merupakan suatu cara yang selalu memperhatikan sekeliling terkait peluang yang bisa didapatkan untuk mengarah ke pembelian atau propecting.

Metode ini dapat diterapkan dimana saja dan kapan saja, contohnya ketika bertemu dengan teman, menghadiri suatau event atau acara dan saat mengunjungi suatu tempat.

Arti Prospek

Langkah-Langkah dalam Melakukan Prospek Agar Memiliki Hasil yang Maksimal

Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan prospek yang dapat diterapkan, sebagai berikut:

1. Mencari rekan yang tepat

Salah satu strategi yang cepat untuk mendapatkan prospek yang maksimal yaitu dengan mencari serta menemukan rekan bisnis agar dapat membantu bisnis tersebut. Peristiwa ini disebut sebagai kerja sama antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain

Namun, agar hasil yang didapatkan maksimal maka harus mencari rekan kerja yang mempunyai karakter pemimpin serta dapat bekerja sama secara sehat, mempunyai bentuk kerja sama yang kuat

2. Melakukan komunikasi dengan baik

Komunikasi merupakan suatu kontak awal dengan konsumen. Karena dengan adanya komunikasi yang baik akan membawa propsek serta menciptakan kepercayaan dari sebuah prospek

Komunikasi dapat melalui jaringan media sosial dan melalui sebuah kontak email ataupun telepon. Apabila sudah mendapatkan kontak calon konsumen, maka harus menjalin sebuah hubungan komunikasi yang baik terhadap calon konsumen

Meskipun calon konsumen tidak jadi melakukan transaksi, apabila suatu saat nanti dating kembali untuk melakukan sebuah transaksi, maka data konsumen sudah ada atau sudah didata.

3. Membangun sebuah hubungan yang personal

Menjalani sebuah hubungan personal pada konsumen perlu diterapkan. Jika hanya focus pada relasi antara kedua belah pihak, penjual dengan pembeli secara formalitas maka prospeknya tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan

Agar propsek dapat berjalan dengan lancar, salah satunya caranya adalah mendekati calon konsumen secara personal. Misalnya dengan menanyakan kebutuhan konsumen, meminta pendapat dari calon konsumen, menghafal nama lengkap, melakukan sebuah meeting online atau perjumpaan untuk mendekatkan diri secara personal.

4. Jadilah sumber yang dapat dipercaya oleh konsumen

Dengan memulai dari tingkat pengetahuan tentang sebuah produk yang dimiliki, mengetahui harga jual sebuah produk, fokus terhadap layanan, produk yang berkualitas serta komunikasi dengan pelanggan.

Hal ini akan membuat para konsumen percaya akan setiap produk yang dimiliki, sehingga akan prospek sesuai dengan yang diharapkan

5. Melakukan sebuah follow up

Follow up merupakan salah satu bagian dari sebuah prospek. Ada beberapa langkah agar prospek tersebut mendapatkan hasil yang maksimal yaitu :

  1. Ada saat menghubungi konsumen dan memperkenalkan diri, biarkan konsumen yang mengingat tanpa harus diberitahu. Hal ini akan memudahkan untuk melakukan penawaran bahkan untuk closing apabila konsumen mengingat tentang percakapan beberawa waktu lalu.
  2. Buatlah konsumen merasa bahwa tujuan menghubunginya yaitu untuk menawarkan solusi yang tepat tentang kebutuhan mereka
  3. Apabila situasi tidak memungkinkan untuk melakukan sebuah transaksi, maka jangan closing terlebih dahulu. Akan tetapi, melakukan beberapa tahap follow up kembali misalnya seperti mengirimkan email, menelfon untuk melakukan closing
  4. Melakukan follow up tidak dapat diprediksi kapan harus berakhir dan juga tidak dapat memaksa atau menghubungi secara terus menerus kepada calon konsumen. Apabila melakukan hal tersebut tanpa cara yang benar, maka akan membuat calon konsumen risih. Sehingga, prospek yang ada tidak dapat berjalan dengan baik serta tidak membawa sebuah pengaruh yang baik pada sebuah bisnis.

6. Membuat sebuah artikel di blog

Selain cara diatas, juga dapat dilakukan melalui akun media sosial yang dimiliki. Cara yang paling membantu mendapatkan lebih banyak prospeknya dengan menulis artikl di setiap blognya.

Contohnya, menjual produk pakaian. Maka jenis artikel yang cocok adalah membahas mengenai seputar dunia fashion.

7. Membangun kepercayaan

Agar terjadi sebuah transaksi penjualan, maka harus mempunyai kepercayaan terlebih dahulu terhadap produk atau jasa yang akan ditawarkan. Membangun kepercayaan sangat penting.

Dengan mengedepankan kualitas serta pelayanan dan komunikasi yang baik akan membantu mereka mendapatkan rasa percaya dan akhirnya memutuskan untuk membeli.

8. Memaksimalkan referensi

Usahakan mencari rekan kerja atau bisnis yang tepat, hal ini agar mendapatkan referensi prospek potensial untuk kemanjuan bisnis yang sedang dijalani.

9. Mengembangkan blog website

Cara ini menyediakan berbagai artikel informative mengenai bisnis yang dijalankan. Akan sangat berpeluang untuk menarik lebih banyak prospek sekaligus kepercayaan para pelanggan melalui informasi yang diberikan dalam bentuk artikel.

Prospek usaha merupakan sebuah potensi yang dapat dijadikan guna memperoleh keuntungan. Proses ini melihat prospek yang tidak bisa dilakukan sembarangan, karena merupakan penentu bisnis yang akan berjalan ke depannya.

Evaluasi Calon Konsumen

Arti Prospek
unsplash.com

Tidak semua calon konsumen dapat dijadikan sebagai calon konsumen potensial. Hal ini dilakukan karena kebanyakan sales executive yang membuang banyak waktunya dengan cara melakukan prospecting dengan prospek calon konsumen yang tidak tepat.

Beberapa cara yang perlu diperhatikan dalam melakukan evaluasi konsumen adalah sebagai berikut:

1. Kebutuhan dan keinginan akan suatu produk

Setiap calon konsumen mempunyai keinginan atau keperluan pada produk barang maupun jasa yang ditwarkan.

Keperluan atau keinginan suatu produk memang tidak selalu terlihat dengan jelas, karena terkadang dipersatukan dengan permasalahan yang dirasakan serta solusi yang ditawarkan dengan produk tersebut. Oleh karena itu, setiap sales diharapkan mampu membaca kondisi konsumen.

Konsumen juga sering tidak sadar bahwa mereka memerlukan produk yang ditawarkan. Padahal dengan memiliki produk tersebut, mereka akan lebih produktif dalam melakukan sesuatu.

2. Mempunyai daya beli

Terkadang calon konsumen memang memerlukan poduk atau jasa yang ditawarkan, namun mereka mempunyai daya beli yang rendah. Dapat dikatakan mereka bukan calon konsumen yang potensial, sehingga para sales tidak perlu menghabiskan tenaga untuk melakukan prospek kepada mereka.

Apabila hal ini diabaikan, nantinya akan menimbulkan masalah pembayaran bahkan dapat menyebabkan macetnya pitang.

3. Pengambilan keputusan

Sales harus lebih pandai dalam memperhatikan prospek calon konsumen dalam mengambil keputusan. Jika melakukan prospek pada suatu istitusi, maka pihak yang mempunyai keputusan adalah orang-orang tertentu. Misalnya, pimpinan institusi atau mereka yang diberikan wewenang tertentu.

Maka, harus melakukan prospek ke orang yang tepat serta mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan membeli suatu produk maupun jasa, agar proses prospek dapat dilakukan dengan lancar.

4. Syarat khusus atau produk

Dalam kegiatan jual beli, ada beberapa persyaratan yang berkaitan dengan produk yang akan dijual. Beberapa produk mempunyai syarat kondisi tertentu agar mempunyai ataupun menggunakan produk tersebut, namun apabila syaratnya tidak dapat dipenuhi maka calon konsumen tidak termasuk ke dalam prospek yang bagus atau potensial.

5. Kunjungan penjualan

Meskipun semua persyaratan sudah dipenuhi oleh calon prospek, akan percuma apabila calon kinsmen menjadi sulit ditemui. Bagaimana sales dapat melakukan penwaran stau presentasi terhadap produk maupun jasa yang akan ditawarkan jika mereka atau calon konsumen sulit dihubungi dan sulit untuk ditemui. Maka jangan habiskan tenaga untuk calon konsumen yang seperti ini.

Arti Prospek

Fase Konsumen dalam Tahap Pembelian

Calon konsumen akan dihadapkan pada tiga fase yang menentukan apakah mereka akan membeli atau meninggalkan sebuah produk :

1. Kesadaran merk

Konsumen akan mengalami ketidaktahuan tentang produk atau jasa yang akan dipromosikan. Sehingga, sales menyadarkan mereka dengan mencari serta menemukannya sebagai prospek. Dengan bertemu maka akan memperkenalkan dan menjelaskan apa yang sedang di lakukan ditempat ini.

Sales hanya perlu mencari prospek dengan tujuan utama agar mereka memberi pendapat serta memperlihatkan minat terhadap perusahaan layanan, informasi serta produk yang ada di dalam bisnisnya.

Buatkan konten semenarik mungkin dengan menyebarkan baik secara online maupun offline. Apabila ada satu calon konsumen yang mengambil keputusan untuk membeli artinya sales tersebut berhasil.

2. Pertimbangan

Konsumen akan mempunyai kesadaran terhadap produk tau jasa yang ditawarkan. Namun calon konsumen belum menentukan pilihan. Karena zaman semakin canggih, sales dapat menyampaikan informasi melalui fitur media sosial, disisi lain juga akan lebih menarik.

3. Keputusan

Di fase ini, masyarakat atau calon konsumen sudah mempunyai informasi dalam jumlah cukup banyak dan mereka akan melakukan verifikasi fakta atau menyakinkan diri dengan pertanyaan terakhir.

Apabila bisa menjawab dengan baik, maka mereka akan masuk ke dalam daftar konsumen baru.

Nah, itulah penjelasan tentang Pengertian Prospek dan Cara Mengatasinya dalam Kehidupan Sehari-hari. Semoga bermanfaat. Jika Grameds masih membutuhkan referensi untuk memahami tentang prospek dan cara menemukan serta mengelola prospek, maka Grameds bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di http://gramedia.com

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda