in

Review Buku Surrounded by Idiots

Komunikasi adalah skill yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Tak hanya mereka yang bekerja dan berbisnis, kehidupan sehari-hari nyatanya membutuhkan keterampilan komunikasi yang optimal agar pesan tersampaikan dan membuat hubungan terjalin dengan baik serta seharmonis mungkin.

Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam berkomunikasi dengan siapa saja, tidak bisa memaksakan kehendak sendiri, ini bisa membuat orang lain menjadi tidak nyaman. Contohnya, seperti kita bertemu dan berbicara dengan yang lebih tua, kita harus memiliki sikap serta bahasa yang baik dan sopan dalam berinteraksi.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada orang yang memiliki kepribadian untuk memimpin suatu tim, ada orang yang bisa mudah bergaul dengan siapa saja, lalu ada orang yang bersikap santai dan tenang untuk mengikuti aturan yang ada, berusaha untuk tidak membuat masalah atau keributan.

Lalu ada juga yang memiliki pemikiran kritis dan memiliki analisa yang tajam dalam menghadapi setiap masalah dan mencari solusi untuk menyelesaikannya. Keanekaragaman itu sebenarnya akan membuat kehidupan yang lebih bervariasi. Ini dikarenakan akan ada saling keterkaitan satu sama lain, dan akan membentuk suatu tim atau kelompok yang lebih baik.

Namun bagaimana sebaliknya, kalau dalam satu kelompok memiliki banyak atau dominan yang memiliki karakter yang sama.

Kemungkinan yang terjadi akan menciptakan kondisi yang kurang baik atau malahan akan membuat sebuah masalah. Ambil contoh ketika satu kelompok memiliki banyak orang dengan tipe yang suka memimpin. Kemungkinan yang akan terjadi adalah dimana tidak ada yang mau mengalah dalam mengambil sebuah keputusan, dan bersikeras dengan pendiriannya.

Jadi, memiliki keragaman tipe kepribadian dalam satu tim atau kelompok itu sangat penting apalagi dalam dunia kerja.

Ini juga disebutkan sebagai sebuah komposisi terbaik. Dimaksudkan agar bisa menciptakan suasana yang saling melengkapi satu sama lain, dan menciptakan lingkungan kerja yang baik dan solid. Namun, pada kenyataannya banyak perusahaan atau organisasi yang ternyata terdiri dari mayoritas tipe karakter tertentu saja.

Membicarakan tema terkait self-improvement, dalam artikel ini akan membahas buku dengan judul Surrounded by Idiots karya Thomas Erikson dimana isi buku tersebut menjelaskan tentang bagaimana mengenal tipe kepribadian manusia sehari-hari.

Mari kita simak artikel ini selengkapnya.

Tentang Buku Surrounded by Idiots

Penulis: Thomas Erikson

Tanggal Terbit: Juli 2019

Penerbit: Bentang Pustaka

Jumlah Halaman: 304 Halaman

ISBN: 9781250255174

Pros & Cons

Pros
  • Penjelasan dalam buku memiliki narasi dan sisematis yang baik, sehingga mudah dimengerti dan dipahami
  • Bahasa terjemahan mudah dimengerti
  • Salah satu buku best seller di dunia
Cons
  • Ada istilah yang penjelasannya membuat pembaca bingung memaknainya

Sinopsis Surrounded by Idiots

Terdapat empat tipe perilaku utama manusia yang menentukan bagaimana untuk berinteraksi dan memandang orang-orang yang ada di sekitar kita. Memahami pola perilaku seseorang adalah kunci keberhasilan komunikasi.

Ada empat jenis tiper perilaku dan menyimbolkannya dalam bentuk warna merah yang memiliki makna bahwa seseorang itu dominan dan memerintah, lalu ada warna kuning yang menggambarkan seseorang yang mudah untuk bersosialisasi dan memiliki sikap yang optimis.

Lalu ada warna hijau yang menggambarkan seseorang yang memiliki sikap santai dan ramah, dan yang terakhir warna biru yang menjelaskan bahwa seseorang itu memiliki analisis yang kuat dan tepat, serta bisa menjelaskan cara mengindentifikasi dan berinteraksi dengan setiap tipe dari orang.

Alih-alih terjebak dengan kategorisasi yang terlalu teknis, sistem empat warna yang sederhana memungkinkan untuk mengetahui kepribadian orang-orang di sekitar kita dengan cepat dan menyesuaikan cara kita berinteraksi dan berbagi dengan mereka.

Review Buku Surrounded by Idiots

Buku ini dimulai dengan menjelaskan bagaimana metode untuk menangani berbagai tipe orang. Metode yang paling umum adalah bagaimana meneliti masalah dengan mempelajari dasar-dasarnya, jadi jangan hanya berpaku mempelajari bagian teoritis saja, karena belum tentu membuat seseorang menjadi komunikator handal.

Ketika memiliki suatu pengetahuan, itu bisa dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan nyata serta berfungsi ketika menjalankannya.

Contohnya ketika pertama kali belajar mengendarai sepeda, kita harus naik sepeda terlebih dahulu, baru kemudian melakukan langkah selanjutnya yaitu bagaimana menyeimbangkan dan cara mengayuhnya agar bisa bergerak.

Dikisahkan Pelle, salah seorang tetangga dari Thomas, sangat suka bersaing sehingga dia berusaha untuk mengembangkan minat yang sama sekali baru hanya untuk bersaing. Thomas suka berkebun, jadi dia menghabiskan sebagian waktunya untuk melakukannya.

Pelle tidak suka berkebun, tetapi ketika dia sudah cukup sering mendengar orang-orang mengomentari taman Thomas yang indah, dia akhirnya merasakan sebuah tantangan.

Dia memulai dengan perlahan satu demi satu proyek, selalu memiliki satu tujuan yaitu untuk mengalahkan Thomas. Suatu ketika, istrinya bingung dan terkejut dengan melihat Pelle menggali beberapa petak baru untuk bunga, menanam beberapa tanaman yang luar biasa dan tidak dapat dipercaya, lalu mengolah rumput dengan standar lapangan golf.

Satu-satunya  hal yang Thomas bisa lakukan untuk bisa bersaing adalah berencana untuk membeli lebih banyak tanaman. Lalu kemudian dia segera pergi ke taman lokal secepatnya untuk membeli tanaman tersebut agar tidak kalah dari Pelle.

Selain itu ada kisah lainnya, yaitu pada suatu hari Thomas ditelpon oleh seorang rekan yang tidak begitu dikenalnya. Dia pun agak terkejut dan bingung ketika apa yang diinginkan dari rekannya itu. Dia hanya menyapa dengan ramah dan bertanya apa yang sedang dilakukan. Thomas pun menjawab baru saja membeli rumah.

Tiba-tiba dengan cepat pula rekannya mengakhiri percakapan via telepon itu. Sebuah situasi yang mungkin terasa aneh, mungkin bisa disimpulkan kepribadian dari orang tersebut yang selalu penasaran terhadap kondisi kehidupan  orang lain.

Satu pengamatan yang sering muncul ketika Thomas menangani masalah di organisasi yang berbeda adalah tipe kepribadian berwarna merah dan kuning khususnya, mereka harus pandai dalam melakukan penjualan, tapi nyatanya mereka agak kesulitan.

Mereka mengajari tenaga penjualan untuk lebih sedikit berbicara dan lebih banyak mendengarkan, sebuah hal yang sudah dilakukan oleh tipe kepribadian hijau secara alami.

Tipe kepribadian merah adalah orang yang energik. Bagi mereka, menganggur adalah membuang-buang waktu. Selain itu, ia lebih senang dan cepat untuk mengambil alih komando serta keputusan jika diperlukan.

Mereka bisa membuat sesuatu terjadi. Namun, ketika mereka sudah terlampau melewati batas, mereka bisa menjadi gila kontrol dan bisa sulit untuk dihadapi. Dan paling parahnya mereka bisa meremehkan orang lain. Hal terbaik ketika menghadapi masalah dengan tipe kepribadian merah adalah lebih baik bersikap mengalah, daripada membuat masalah yang lebih serius dan parah selanjutnya.

Cara berkomunikasi tipe kepribadian merah yang begitu terang-terangan dan langsung, banyak yang menganggapnya mereka terlalu agresif. Ini kemungkinan logis, tetapi pada saat yang sama pandangan ini menjadi bervariasi, tergantung pada siapa yang menjadi korban dari sudut pandang tipe kepribadian merah.

Contohnya di Swedia tidak bisa diterima untuk berperilaku seperti cara konfrontatif yang kemungkinan ini akan baik-baik saja di Jerman dan Prancis. Ini bukan bermaksud bahwa di negara-negara tersebut lebih sering bertengkar, tetapi mereka memiliki pendekatan yang sedikit berbeda dalam menangani masalah.

Ada beberapa tokoh-tokoh terkenal yang memiliki tipe kepribadian merah, ada Steve Job, FDR, Venus Williams, Margaret Thatcher, Barack Obama hingga Mother Teresa.

Anda mungkin sedikit terkejut Mother Teresa termasuk ke dalam tipe kepribadian in, melihat dari sikapnya yaitu memiliki kekuatan yang dibutuhkan dengan yaitu sangat memiliki tekad yang kuat dalam berurusan dan menghadapi pemimpin terkemuka di dunia, untuk mencapai apa yang dia lakukan.

Lalu ada tipe kepribadian Kuning adalah orang yang banyak bicara, memiliki sifat menyenangkan, kreatif dan meningkatkan suasana hati terlepas dari siapa mereka bersama.

Namun ketika mereka diberi ruang tanpa batas, mereka akan menghabiskan semua oksigen di dalam ruangan. Mereka adalah yang terbaik dalam berkomunikasi, karena mereka dapat mengubah lingkungan yang suram menjadi ceria hanya dengan kehadiran mereka.

Terima saja ketika tipe kepribadian kuning merasakan jalannya.

Dia memiliki toleransi yang tinggi terhadap ketidakpastian dan tidak takut dalam mengambil resiko. Mudah untuk beradaptasi dengannya. Anda dapat menghubunginya dengan menunjukkan kepadanya bahwa anda juga mengikuti naluri anda. Tidak peduli betapa salahnya ini bagi anda, karena ini adalah sebuah cara untuk bisa mendekati tipe kepribadian kuning.

Dia akan mengenali dirinya di dalam diri anda, lalu akan menjadi teman terbaik. Tidak ada batasan bagaimana pengetahuan ini bisa diterapkan. Memahami seseorang akan selalu menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan hidup agar bisa lancar. Kelemahan dari tipe berwarna kuning adalah mereka tidak banyak mendengar, karena energi mereka dihabiskan untuk berbicara.

Ada beberapa tokoh-tokoh terkenal yang memiliki tipe kepribadian kuning, seperti Oprah Winfrey, Robin Williams, Ellen DeGeneres, ada beberapa contoh tokoh fiksi seperti Pippin dari The Lord of The Rings dan Han Solo dari Star Wars.

Selain itu ada berwarna hijau yang memiliki sifat lebih tenang. Mereka akan berusaha menghindari masalah sebanyak yang mereka bisa. Mereka dikenal sebagai pendengar terbaik. Bagi mereka orang lain selalu yang pertama. Itu sebabnya mereka juga populer sebagai pemain tim yang baik. Mereka terkadang memiliki sifat introvert, karena mereka tidak banyak berbicara.Beberapa tokoh terkenal dengan kepribadian warna hijau adalah Gandhi, Michelle Obama dan Jimmy Carter.         

Mau tahu apa saja pembahasan selengkapnya, anda bisa mendapatkan secara menyeluruh dengan mengakses Gramedia.com untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap dan detail dari buku Surrounded by Idiots karya Thomas Erikson.

Kelebihan dan Kekurangan Surrounded by Idiots

Dalam pembahasan ini akan dijabarkan beberapa kelebihan yang terdapat dalam buku Surrounded by Idiots. Penjelasan dalam isi  buku dibuat dengan narasi dan sistematis sehingga memudahkan pembaca untuk memahami dan mengerti keseluruhan isi buku. Selain itu, terdapat diagram untuk memandu para pembaca. 

Selain itu, ada juga kekurangan yang ditampilkan dalam buku ini, ada beberapa istilah-istilah yang sulit untuk dimengerti penjelasannya. Ini mungkin bisa mengakibatkan pembaca bingung dengan makna dari istilah tersebut

Secara keseluruhan buku ini patut menjadi buku yang direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini mendapat rating yang cukup tinggi 3,41 di goodreads, buku yang tidak boleh dilewatkan untuk dibaca.

Kesimpulan

Buku Surrounded by Idiots adalah salah satu buku best seller di dunia, dimana sudah terjual 1,5 juta di seluruh dunia. Buku ini memaparkan sebuah metode sederhana yang inovatif dalam menilai kepribadian dalam diri manusia, yang dijelaskan dalam buku ini  dibedakan menurut 4 tipe warna yaitu merah, biru, hijau dan kuning. Buku ini memberikan penjelasan bagaimana tata cara yang tepat untuk berkomunikasi sesuai dengan tipe warna, khususnya di dunia pekerjaan.

Dalam buku ini, penulis memberikan penjelasan untuk mengedukasi kita, agar bisa mengenal dan memahami diri kita sendiri dengan lebih baik, mengasah keterampilan berkomunikasi dan sosial, bisa mengatasi setiap masalah dengan baik dan percaya diri, bisa meningkatkan hubungan antara pemimpin dan tim nya, serta menciptakan hasil terbaik dari sebuah tim. 

Dijelaskan juga, beberapa metode sederhana terkait bahasa tubuh, cara meningkatkan komunikasi melalui tulisan, saran  terkait kapan harus mundur atau kapan saatnya mendesak, dan kapan waktunya untuk memberikan pendapatnya atau diam.

Cara penyampaian dari Thomas Erikson yang luwes membuat topik bahasanya mudah dimengerti. Ia bahkan menggunakan contoh kasus kehidupan pribadinya sendiri selain membahas kasus umum.

Menyimak cerita-cerita dari Erikson yang terasa membumi dan terkadang mengundang senyum, karena kejadian tersebut juga terjadi di kehidupan sehari-hari kita. Tidak jarang sekali membaca kita bisa terbawa suasana akan teringat pada rekan-rekan kerja termasuk diri sendiri yang kebetulan karakternya sedang dibahas.

Buku ini penuh dengan informasi praktis untuk berinteraksi dengan orang-orang berdasarkan warna mereka, termasuk kekuatan dan kelemahan semua orang, bagaimana memberikan umpan balik positif dan negatif untuk masing-masing, dan cara terbaik untuk mengirim pesan kepada seseorang dengan profil yang berbeda.

Buku ini layak direkomendasikan untuk dibaca, terutama bagi yang sudah memiliki pekerjaan. Meskipun isi buku ini terfokus kepada komunikasi bisnis, teori-teorinya bisa diterapkan dalam dunia kerja. Narasinya mudah dicerna, penjelasannya mudah dipahami.

Buku ini sistematis sehingga memudahkan para pembaca untuk mengerti isi buku nya. Ada beberapa tips dan strategi yang bisa diterapkan, sehingga buku ini tidak hanya dibaca saja tapi bisa langsung diterapkan langsung ke dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam dunia kerja.

Pembaca bisa belajar banyak tentang diri nya sendiri agar bisa mengetahui cara mengembangkan dirinya dengan mengikuti teori-teori yang disampaikan dalam buku ini.

Mungkin setelah membaca buku ini, kita bisa langsung membaca karakter tiap orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang memiliki karakter yang unik dan berbeda-beda, dalam buku ini menjadi sebuah landasan pengenalan dan pembelajaran terkait dengan tipe kepribadian manusia.

Tujuan dari semua metode ini adalah untuk menyoroti bahwa tidak ada kelompok yang hanya terdiri dari individu-individu dari jenis yang sama. Memiliki keanekaragaman adalah satu-satunya rute yang mungkin. Cara terbaik untuk menyatukan sekelompok orang adalah dengan mencampurkan berbagai jenis orang. Ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai suatu tujuan yang layak dalam kelompok mana pun.

Ini tampaknya intuitif tetapi terlepas dari ini, sebagian besar organisasi yang ditemui gagal dalam persyaratan mendasar ini ketika mereka memecat seseorang. Seorang pemimpin pada akhirnya membawa orang-orang baru  yang harus memiliki kesamaan sepertinya agar mudah saling memahami.

Demikianlah review buku dari Surrounded by Idiots karya Thomas Erikson. Semoga artikel ini membantu kamu dalam memahami dan menumbuhkan niat untuk membaca buku ini ya

Written by Mega