in

Review Buku The Power of Habit Charles Duhigg

Detail Buku:

Judul: The Power of Habit

Genre: Self Improvement

Penulis: Charles Duhigg

Penerjemah:

Bahasa: Indonesia

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun Terbit: 19 Agustus 2019

Jumlah Halaman: 392 halaman

Berat Buku: 0.403 Kg

Lebar Buku: 15 Cm

Panjang Buku: 23 Cm

ISBN: 9786024241391

Harga Buku: Rp 90.000

banner-promo-gramedia

Deskripsi Buku:

Kebiasaan adalah Rahasia Keberhasilan. Travis, seorang pemuda broken home degan orang tua pecandu obat, berkali-kali dipecat dari pekerjaan karena tidak bisa mengendalikan emosi. Namun sesudah menjalani pelatihan pegawai Starbucks yang mengajarkan kekuatan tekad, Travis kini sukses menjadi manajer dua cabang kafe terkenal itu. Seorang CEO baru memegang salah satu perusahaan raksasa Amerika. Perintah pertamanya adalah menumbuhkan kepedulian keselamatan kerja-dan hasilnya saham perusahaan itu, Alcoa, menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di Dow Jones.

 

Sinopsis Buku The Power of Habit:

Kebiasaan adalah Rahasia Keberhasilan. Travis, seorang pemuda broken home dengan orang tua pecandu obat, berkali-kali dipecat dari pekerjaan karena tidak bisa mengendalikan emosi. Namun sesudah menjalani pelatihan pegawai Starbucks yang mengajarkan kekuatan tekad, Travis kini sukses menjadi manajer dua cabang kafe terkenal itu. Seorang CEO baru memegang salah satu perusahaan raksasa Amerika. Perintah pertamanya adalah menumbuhkan kepedulian keselamatan kerja-dan hasilnya saham perusahaan itu, Alcoa, menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di Dow Jones.

Buku karya Charles Duhigg “The Power of Habit” ada buku yang akan membawa kita pembacanya dalam pengendalian diri dan merubah pola pikir kita pembacanya ketika kita dihadapi dan menyikapi suatu keadaan. Charles Duhigg akan menjabarkan secara sistematis suatu sikap atau kebiasaan seseorang melalui sebuah kejadian yang akan terkait dalam diri orang tersebut. Diharapkan dengan membaca buku karya Charles Duhigg kita dapat kembali bersemangat memulai sesuatu dari “small step” untuk membangun kebiasaan baru yang lebih baik lagi. Di dalam buku ini Charles Duhigg menjelaskan pada tahap awal untuk membuat lingkaran kebiasaan yang dapat menjelaskan bagaimana suatu kebiasaan terbentuk menjadi hal yang otomatis dilakukan oleh suatu individu. Ada 3 tahapan dalam membuatnya yaitu tanda, rutinitas, dan ganjaran. Hal yang paling utama dalam membantu menciptakan sebuah pola pikir yang lebih sistematis pagi kita pembacanya. Charles Duhigg menjelaskan cara membuat pola kebiasaan dengan cara yang sangat mudah untuk kita pembacanya dalam pengaplikasikannya di kehdiupaan sehari-hari. Meskipun terlihat seperti buku yang akan berisikan hal-hal yang berat namun pembahasan yang dibawakan oleh Charles Duhigg tidak seberat itu dan mudah untuk kita pahami. Pada akhir buku ini Charles Duhigg akan mempertegas tentang perbedaan antara kebiasaan baik dan buruk dan kebiasaan suatu individu tergantung dari tingkat konsistensi mereka terhadap sebuah perubahan dan kontrol  terhadap diri sendiri.

 

Penulis Buku The Power of Habit:

Charles Duhigg,

Charles Duhigg lahir pada tahun 197 di kota Meksiko, Amerika. Merupakan seorang reporter investigasi di perusahaan “The New York TImes” Charles Duhigg kerap mendapatkan penghargaan seperti, National Academies of Sciences, National Journalism, TIm Hadiah Pulitzer 2009. Buku ini ditulis oleh Charles Duhigg untuk para pemimpin yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kemampuannya dan untuk siapapun yang ingin mengubah kebiasaan diri menjadi kebiasaan yang berpotensi menuju keberhasilan

 

Review Buku The Power of Habit:

Bab utama dari buku karya Charles Duhigg,

ini memaparkan bagaimana cara dari “kebiasaan” bekerja salah satu contoh dalam buku ini adalah seorang pria separuh baya yang menderita ensefalitis viral dimana penyakit yang disebab akibat dari jenis virus yang relatif tidak berbahaya namun dalam kasus-kasus yang langka virus itu bisa masuk kedalam otak dan hal itu dialami oleh Eugene Pauly yang mengakibatkan dia tidak dapat mengingat hal-hal hingga peristiwa yang baru saja terjadi, nama anak hingga peletakan benda-benda. Namun Eugene Pauly tetap mengetahui dan mampu menemukan jalan pulang ke rumah bahkan letak dapur di dalam rumahnya walaupun jika ditanya ia tidak bisa menjawabnya sama sekali dimana letaknya namun ia tetap mampu untuk menemukannya. Hal tersebut terjadi karena “kebiasaan” menurut para ilmuwan akan muncul karena kerja otak yang terus menerus mencari cara untuk menghemat upaya dan jika dibiarkan saja otak akan mencoba menjadikan nyaris setiap dari rutinita suatu individu sebagai suatu kebiasaan dan karena itu “kebiasaan” memungkinakan benak suatu individu untuk lebih sering bersanatai.

Bab kedua dari buku karya Charles Duhigg,

ini memaparkan cerita bagaimana terciptanya suatu kebiasaan baru dan memberikan contoh dari bagaimana brand pepsodent dapat mengungguli berbagai macam pasta gigi di masanya, bagaimana bran Febreze mampu mendobrak penjualan di antara berbagai macamnya produk pewangi saingannya di dunia. Hal itu dijawab dengan “kegiatan ngidam”.

Bab ketiga dari buku karya Charles Duhigg,

ini kita pembacanya akan dipaparkan oleh hal-hal yang menjelaskan bagaimana suatu perubahan bisa terjadi. Dalam bab ketiga ini Charles Duhigg akan menceritakan kisah Tony Dungy yang merupakan seorang pelatih football profesional dan menyatakan bahwa  menjadi juara tidak melakukan hal-hal yang luar biasa. Hal tersebut adalah hal-hal yang biasa hanya saja tanpa berpikir dan sedemikian cepat sehingga tim lawan tidak sempat bereaksi dan akhirnya mereka mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang mereka telah pelajari sebelumnya dipelajari.

banner-promo-gramedia

Bab keempat dari buku karya Charles Duhigg,

akan mendapatkan jawaban dari kebiasaan mana yang paling bermakna dan pada bab keempat ini kita akan menemukan jawaban dari kisah O’Neill yang mampu menjadikan salah satu perusahaan terbesar, paling membosankan, dan paling berpotensi dalam menjadi mesin laba dan benteng keselamatan. Salah satu rahasia perusahaan ini adalah kepercayaan pada daftar.

Bab kelima dalam buku karya Charles Duhigg, 

Ketika suatu kekuatan dari “tekad” akan menjadi secara otomatis ada tema yang akan menjadi kunci penting dalam keberhasilan individu yang merupakan suatu kekuatan dari tekad yang besar.

Bab keenam dalam buku karya Charles Duhigg,

Kita akan mengetahui bagaimana para pemimpin-pemimpin dapat menciptakan suatu kebiasaan melalui suatu ketidaksengajaan dan kesengajaan dan dalam tiga bab selanjutnya akan dipaparkan bagaimana suatu perusahaan dapat memanipulasi “kebiasaan” bagaimana pergerakan yang terjadi dan apakah kita bertanggung jawab atas kebiasaan yang kita sebagai pembacanya punya? Buku The Power of Habit akan dipaparkan secara mendetail serta pemberian contoh yang nyata terjadi di dunia ini. Terutama sebagian dari kalian yang memiliki pemikiran kritis dan sedang mencari alasan di balik suatu masalah dan akan mengaitkannya dengan sains.

Buku The Power of Habit memiliki beberapa point penting didalamnya yang mencakup kebiasaan adalah rahasia keberhasilan, mengapa suatu perubahan terjadi, kebiasaan mana yang paling berarti,

kebiasaan adalah rahasia keberhasilan:

Bagaimana “kebiasaan” dapat membantu seseorang dalam meraih suatu keberhasilan dalam hidupnya. Kebiasaan terbagi menjadi dua, yang pertama adalah kebiasaan baik dan yang kedua adalah kebiasaan buruk. Kedua hal tersebut berdampak di dalam kehidupan ini. Baik dalam perspektif keberhasilan dimana pilihan kebiasaan yang mana yang individu ingin ditonjolkan dalam dirinya. Seseorang yang sukses tidak ada yang melakukan kebiasaan buruk.

mengapa suatu perubahan terjadi:

Suatu “kebiasaan” dapat terbentuk akibat dampak dari rutinitas dan rutinitas sendiri akan adanya suatu gejolakan atau suatu tanda yang muncul dalam pikirin seseorang. Rutinitas akan menghasilkan suatu ganjaran yang dibutuhkan oleh suatu individu. Seperti contohnya ketika kita memiliki kebiasaan untuk bermain sosial media terlalu sering dimana berdampak pada kehidupan kita dimana kita menjadi pribadi yang tidak produktif dan setiap merasa bosan (tanda) kita akan terbiasa untuk berlari untuk membuka sosial media  (rutinitas) untuk mendapatkan endorfin (ganjaran) yang memberikan hiburan. Kebiasaan ini akan berdampak kurang baik bagi kehidupan kita,

kebiasaaan mana yang paling berarti:

Dalam kehidupan ini adanya skala prioritas yang sama halnya dengan “kebiasaan” dalam meraih suatu tujuan tertentu kita perlu untuk merubah kebiasaan kita dan melalui tujuan yang ada kita bisa menentukan skala prioritas mengenai kebiasaan kurang baik seperti apa yang harus kita ubah, dalam buku The Power of Habit karya Charles Duhigg memberikan contoh kita harus mengubah kebiasaan dengan cara bangun lebih pagi, berolahraga, makan makanan bergizi agar tubuh kita tetap kuat dan sehat ketika menjalani aktivitas dan hal tersebut membuat suatu individu lebih produktif kedepannya.

 

Kelebihan dan Kekurangan Buku The Power of Habit:

Kelebihan,

-Charles Duhigg dalam mengisahkan secara mendetail kehidupan dari tokoh dalam buku “The Power of Habit” dapat menggabungkan sumber-sumber yang membuat kita pembacanya dapat mengetahui kebiasaan para tokoh dalam buku ini secara rinci sehingga kita dapat terinspirasi dan merubah kebiasaan buruk dan melatih sebuah kebiasaan yang mendukung tercapai pada kesuksesan.

Kekurangan,

-bahasa dalam buku “The Power of Habit” versi terjemahan membuat buku ini bukan masuk ke tipe ringan dimana ada sebagian pembaca menjadi kurang tertarik dengan penjelasan ilmiah yang dipaparkan oleh Charles Duhigg dalam buku ini dan bagi sebagian orang akan merasa cepat jenuh dan kurang memahami pesan yang disamapikan oleh Charles Duhigg namun dalam buku ini juga terdapat gambar-gambar diharapkan dapat memudahkan pembaca agar lebih memahami pesan-pesan ya

Kesimpulan Buku:

banner-promo-gramedia

Charles Duhigg menjelaskan dalam bukunya bahwa ketika suatu kebiasaan sejatinya tidak dapat diubah. Namun kebiasaan dapat diubah. Kebiasaan sendiri bernilai positif maupun negatif, tergantung dari setiap individu untuk menentukan kebiasaan mana yang ingin kita ubah untuk meraih tujuan hidup. Seperti yang sudah disebutkan diatas, dalam merubah suatu kebiasaan yang paling pertama kali diubah adalah rutinitasnya karena tanda dan ganjaran adalah awal dan hasil akhir. Mencari rutinitas alternatif menjadi kunci dari sebuah perubahan kebiasaan.

-Terdapat 3 proses dalam lingkaran kebiasaan dalam otak kalian, terdiri dari kalian, rutinitas dan juga ganjaran.

-suatu kebiasaan baru tercipta dengan menyatukan satu tanda, satu rutinitas, dan juga satu ganjaran, kemudian tumbuhnya perasaan keinginan atau “ngidam” yang akan mendorong lingkaran kebiasaan baru.

-dalam proses mengubah suatu kebiasaan kita sebagai pembacanya harus mempertahankan tanfa yang lama, diselipkan ganjaran yang sama juga serta selipkan rutinitas baru ditengahnya.

-menumbuhkan suatu tekad yang penuh, dengan berlatih menghemat energi kekuatan tekad di hari itu dan anggaplah kebiasaan itu ada di bawa kendali kita.

-dalam proses mengubah kebiasaan pastinya terkadang terasa sulit namun kita bisa membuat kerangka kerja dimana kerangka kerja merupakan titik awal untuk memulai kebiasaan baru.

Nah, itulah review buku karya mengenai Grameds.

Seperti yang dapat di lihat, terdapat berbagai poin-poin dan juga kesimpulan dari dampak kebiasaan baik dalam buku The Power of Habit karya Charles Duhigg akan membawa kita pembacanya dalam pengendalian diri dan merubah pola pikir kita pembacanya ketika kita dihadapi dan menyikapi suatu keadaan. Charles Duhigg akan menjabarkan secara sistematis suatu sikap atau kebiasaan seseorang melalui sebuah kejadian yang akan terkait dalam diri orang tersebut. Diharapkan dengan membaca buku karya Charles Duhigg kita dapat kembali bersemangat memulai sesuatu dari “small step” untuk membangun kebiasaan baru yang lebih baik lagi.

Jika Grameds ingin mencari informasi lebih dalam mengenai buku The Powe of Habit karya Charles Duhigg ini maupun buku-buku bergenre self improvement, kalian dapat membaca berbagai buku yang ada di Gramedia yang pastinya mudah dipahami dan kaya akan informasi.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu membantu Grameds.

Semoga bermanfaat!

 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Chelsea