in

Cara Merawat Keladi Agar Tumbuh Subur

Cara merawat keladi – Bagi para pencinta tanaman hias pastinya tidak asing ketika mendengar tanaman hias keladi. Tanaman ini sangat populer juga di kalangan ibu-ibu yang memiliki hobi menanam dan merawat tanaman hias. Banyaknya ibu-ibu yang suka tanaman keladi ini karena bisa dijadikan sebagai penghias ruangan rumah, sehingga ruangan rumah terasa lebih sejuk dan lebih asri. Maka dari itu, dalam beberapa tahun terakhir penjualan tanaman keladi terus mengalami peningkatan.

Tanaman ini ada yang mudah didapatkan dan ada juga yang sulit untuk didapatkan. Tanaman keladi yang sulit didapatkan harganya bisa mencapai ratusan ribu, mahal sekali bukan? Keindahan tanaman keladi ini terdapat pada bagian daunnya yang menyerupai bentuk love serta pada warna daun dari tanaman keladi menjadi daya tarik sendiri bagi para pencinta tanaman hias khususnya tanaman keladi.

Bukan hanya bentuk daunnya dan warnanya saja yang menarik, tetapi ukuran daun ini juga beragam. Bahkan, dalam satu pot yang sama terkadang terdapat ukuran daun yang berbeda. Selain itu, dalam satu pot yang sama terkadang corak warna daun keladi juga berbeda, sehingga semakin memperindah tanaman hias keladi itu sendiri.

Meskipun keindahan pada tanaman hias keladi tak perlu dipertanyakan lagi, tetapi harga dari tanaman hias ini bisa dibilang cukup terjangkau. Jadi, jika kamu ingin menanam dan merawat tanaman hias ini tak perlu khawatir dengan isi kantong kamu. Aka tetapi, jika kamu ingin menanam dan merawat tanaman hias ini , sebaiknya kenali dulu apa itu tanaman hias keladi, kemudian mencari tahu bagaimana cara merawat tanaman hias ini.

Untuk kamu para pemula yang ingin mengenali apa itu keladi dan bagaimana cara merawat dan menanam tanaman keladi, kamu bisa membaca artikel ini sampai habis, Grameds. Jadi, tunggu apalagi segera baca artikel ini ya.

Tanaman Keladi

Apakah kamu tahu dari mana asal dari tanaman hias keladi? Tanaman hias keladi ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Tanaman hias yang dikenal dengan corak daun yang beragam ini mampu tumbuh sampai 90 cm atau rata-rata tinggi dari tanaman hias ini sekitar 40-90 cm. sementara itu, lebar dari tanaman hias keladi bisa mencapai 15-35 cm tergantung dari jenis dan di mana tanaman hias ini diletakkan.

Tanaman hias keladi ini termasuk ke dalam keluarga talas-talasan atau family dari Araceae. Selain itu, nama ilmiah dari tanaman hias keladi adalah Caladium. Meskipun berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, tanaman hias keladi mulai banyak dikembangkan di Indonesia. Bahkan, sudah banyak orang yang mulai mengembangbiakan dari tanaman hias ini, sehingga semakin banyak pula yang tahu tentang tanaman hias keladi dan semakin banyak yang suka juga dengan tanaman hias ini.

Tanaman hias keladi bisa ditanam dan dirawat di dalam ruangan atau di luar tergantung sesuai dengan keinginan kamu. Tidak hanya itu, tanaman hias yang dikenal dengan corak daun yang beragam ini bisa tumbuh saat musim kemarau dan musim hujan asalkan dirawat dan dijaga dengan baik.

Tanaman hias keladi memang sanga dikenal dengan keindahannya yang terdapat pada bagian daunnya yang memiliki banyak corak. Setiap corak dari tanaman hias ini pasti perpaduan antara beberapa warna. Misalnya, warna merah, putih, dan hijau, putih dan hijau, dan perpaduan-perpaduan lainnya. Selain itu, tekstur dari daun keladi ini sangat halus dan tekstur tulang daunnya hampir mirip dengan sarang laba-laba.

Namun, dibalik keindahan dari tanaman hias keladi terdapat racun. Racun dalam tanaman hias ini masuk ke dalam kategori 2 dan 3, sehingga tanaman hias ini sangat tidak disarankan berada di dekat hewan peliharaan dan anak kecil karena bisa membahayakan mereka. Apabila tak sengaja menggigit tanaman hias ini, maka bisa memunculkan luka bakar di bagian mulut.

Dengan demikian, tanaman hias keladi ini sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai penghias ruangan, tetapi dengan catatan harus dalam perawatan yang baik dan dilakukan secara rutin. Jadi, tunggu apalagi segera mengetahui cara merawat tanaman hias keladi ini agar kamu bisa melihat corak-corak daun yang indah.

Cara Menanam Tanaman Keladi

Sebelum membahas tentang cara merawat tanaman hias keladi, sebaiknya kita membahas cara menanam tanaman hias keladi. Siapa tahu saja kamu ingin membudidayakan tanaman hias dengan corak daun yang indah. Simak cara menanam tanaman hias keladi sebagai berikut.

1. Memilih Bibit yang Sesuai Keinginan

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat menanam tanaman hias keladi adalah memilih bibit keladi yang sesuai keinginan. Hal ini penting untuk dilakukan agar ketika keladi tumbuh akan muncul rasa bahagia. Pemilihan tanaman hias keladi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menanyakan kepada yang ahli, melihat referensi di internet, mencari referensi melalui buku, dan masih banyak lagi.

banner-promo-gramedia

Dalam memilih bibit ini biasanya ada yang sudah menjadi anakan atau sudah tumbuh dalam ukuran kecil dan ada juga yang berbentuk bibit. Kedua bentuk bibit itu sama-sama bagus asalkan dirawat dengan tepat.

Bibit dari tanaman hias ini berbentuk umbi dan umbi dari bibit keladi ini biasanya berukuran 6-10 cm. Kamu bisa mendapatkan bibit tanaman hias keladi di toko tanaman terdekat atau di toko-toko online. Bibit yang berbentuk umbi ini ternyata dibagi menjadi tiga bentuk, ukuran kecil,  ukuran sedang, dan ukuran besar. Umbi dengan ukuran besar ini pada umumnya akan menghasilkan atau mengeluarkan daun yang lebih banyak daripada ukuran umbi lainnya. Selain itu, pertumbuhan umbi yang berukuran besar juga lebih cepat dibandingkan dengan ukuran sedang dan ukuran kecil.

2. Mempersiapkan Alat Menanam

Hal kedua yang harus dilakukan ketika menanam tanaman hias keladi adalah mempersiapkan alat menanam. Pasti akan terasa sangat aneh jika ingin menanam tanaman hias ini, tetapi tidak mempersiapkan alat untuk menanam. Alat menanam tanaman hias ini, seperti pot tanaman, sarung tangan, sekop, penyiram atau selang air, dan lain-lain. Setiap alat memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya pot yang berfungsi untuk meletakkan tanaman keladi, agar terlihat indah, kemudian sekop yang berfungsi untuk mengambil tanah dan meleburkan tanah, dan sebagainya.

Pot yang ideal untuk menanam tanaman hias ini berukuran 18 inci dengan diameter 24 inci. Selain itu, pemilihan pot harus yang ada saluran airnya agar ketika menyiramnya tidak ada genangan di dalam pot. Setelah mendapatkan pot yang memiliki saluran air, selanjutnya kamu harus memastikan apakah saluran air itu tersumbat atau tidak.

3. Mempersiapkan Media Tanam

Setelah mempersiapkan alat-alat untuk menanam, kini saatnya mempersiapkan media tanam. Hal ini menjadi langkah ketiga dalam menanam tanaman hias keladi. Dalam hal ini, media tanam untuk menanam tanaman hias ini berupa tanah dan pupuk. Kedua media itu merupakan media tanam yang paling penting dalam menanam tanaman hias ini.

Tanah yang digunakan dalam menanam, sebaiknya tanah yang dalam keadaan lembap yang kemudian dikeringkan di bawah cahaya matahari. Penggunaan tanah  yang lembap kemudian dikeringkan ini agar keladi yang akan ditanam mudah beradaptasi. Setelah mengeringkan tanah, langkah selanjutnya yakni m mencampurkan pupuk dengan tanah. Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik agar tidak ada bahan kimianya. Selain itu, pupuk organik juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, sehingga baik digunakan untuk tanaman hias keladi.

4. Mulai Melakukan Penanaman

Setelah pemilihan bibit, persiapan alat untuk menanam, persiapan media tanam, kini saatnya masuk langkah terakhir dalam menanam tanaman hias keladi. Dalam proses penanaman terdapat beberapa cara, yaitu:

1. Masukkan tanah ke dalam pot sebanyak setengah pot.

2. Buatlah lubang untuk saluran air. Namun, jika kamu sudah membeli pot yang sudah ada saluran airnya, maka tidak perlu membuat lubang baru.

3. Kemudian letakkan bibit dalam keadaan tegak agar tanaman hias keladi tumbuh dengan baik.

4. Langkah terakhir yaitu buat ruang kira-kira seperempat jengkal tanah di bagian bawah pot. Ruang tersebut untuk penyerapan air.

Cara Merawat Tanaman Keladi

Setelah melakukan proses penanaman, kini kamu harus merawat tanaman hias keladi yang sudah kamu tanam. Jika hanya ditanam, tetapi tidak dirawat, maka tanaman hias ini akan mudah layu dan kamu tidak bisa melihat keindahan daun-daunnya. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tentan cara merawat tanaman hias keladi.

1. Media Tanah

Media tanah memang menjadi salah satu faktor kunci dari setiap perawatan tanaman atau tumbuhan termasuk tanaman hias keladi. Dalam merawat tanaman hias ini, sebaiknya gunakan tanah yang lembap yang kemudian dikeringkan di bawah cahaya matahari. Tidak hanya itu, tanah yang baik untuk digunakan adalah tanah yang sudah dicampurkan dengan gambut yang cukup lembap.

Supaya pertumbuhan tanaman hias keladi ini tumbuh dengan maksimal, maka kamu perlu mengecek kandungan pH yang ada di dalam tanah tersebut. Kandungan pH yang ideal untuk menanam tanaman hias ini sekitar 5,5 sampai 6,2 pH.

2. Penyiraman Air Secara Rutin dan Seimbang

Air yang dibutuhkan tanaman hias keladi ini tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit atau bisa dikatakan harus seimbang. Air yang berlebihan akan menyebabkan tanah menjadi lembap dan jika kekurangan air tanah akan menjadi kering. Oleh sebab itu, dalam menyiram air ini dibutuhkan feeling yang baik.

3. Pencahayaan

Tanaman keladi memang suka dengan suhu yang sedang, tapi bukan berarti tanaman ini mampu terkena cahaya matahari langsung. Jika tanaman hias keladi terkena sinar cahaya matahari secara langsung, maka kemungkinan besar akan membuat tanaman hias ini seperti terbakar, sehingga mudah layu. Jika kamu menanam tanaman hias di luar ruangan, sebaiknya diletakkan di tempat yang tidak terlalu panas agar keladi tidak mudah layu dan terlihat segar selalu. Akan tetapi, jika kamu menanam tanaman hias ini di dalam ruangan, sebaiknya sesekali dikeluarkan untuk mendapatkan sinar cahaya matahari.

banner-promo-gramedia

4. Kelembapan

Kelembapan tanah sangat perlu untuk diperhatikan karena akan memengaruhi kesuburan dari tanaman hias keladi. Suhu ruangan yang ideal untuk tanaman hias ini yaitu 70 derajat fahrenheit. Akan tetapi, jika kamu menanam tanaman hias ini diluar ruangan, sebaiknya pada bagian pot diberikan gambut.

5. Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk harus dilakukan secara rutin dan harus seimbang. Dalam pemberian pupuk ini bisa dibilang sama dengan penyiraman air, sehingga dibutuhkan feeling. Idealnya dalam pemberian pupuk dilakukan seminggu sekali dan sebaiknya dengan pupuk cair agar proses pertumbuhan berjalan dengan lancar.

Penyebab Tanaman Hias Keladi Layu

Mungkin kamu merasa bingung setelah sudah sesuai melakukan perawatan dengan baik dan benar ternyata terkadang tanaman hias keladi yang ditanam layu. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Dikutip dari Hunker dan diambil dari kompas.com, penyebab keladi menjadi layu ada empat, yaitu air, suhu, pupuk, dan penanaman di pot.

1. Air 

Ketika merawat tanaman hias keladi kelembapan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kelembapan ini berasal dari pemberian air secara berlebihan, sehingga daun-daun akan layu dan keindahannya akan berkurang. Bukan hanya daun-daunya saja yang layu, tetapi umbi dari tanaman hias ini juga ikut mengalami pembusukan.

Salah satu cara agar kondisi tanah dari tanaman hias keladi tidak terlalu lembap, sebaiknya gunakan mulsa sebanyak 2 sampai 3 inci saja dan letakkan di sekitar tanaman hias ini. Selain itu, kamu juga harus pandai mengatur waktu menyiram tanaman hias ini.

2. Suhu

Tanaman hias keladi ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang di mana kedua benua itu memiliki suhu yang cukup panas. Maka dari itu, tanaman hias keladi ini tidak terbiasa dengan suhu dingin atau suhu rendah. Jika suhu udara sudah mulai berada di bawah 18 derajat celcius, baik itu di pagi hari atau di malam hari, maka daun keladi akan mulai layu.

Oleh sebab itu, ketika kamu sudah merasa bahwa suhu udara sudah mulai rendah, sebaiknya segera masukkan tanaman hias keladi ke dalam ruangan (jika ditanam di pot). Akan tetapi, jika di tanam di pekarangan rumah, sebaiknya diberikan penutup agar suhu udara tidak jadi rendah.

3. Pupuk

Pemberian pupuk ini juga harus diperhatikan karena ternyata pemberian pupuk yang salah dapat menyebabkan tanaman hias keladi menjadi layu. Biasanya kesalahan itu terletak pada pupuk yang tidak bisa meresap ke dalam tanah dan hanya berada di sekitar akar. Pupuk yang tidak meresap ini akan menghasilkan kadar garam.

Kadar garam itulah yang menyebabkan tanaman hias keladi pertumbuhannya menjadi terhambat karena tertutup dengan garam. Jika pertumbuhan sudah mulai terhambat, maka tanaman hias ini akan menjadi layu.

Pada dasarnya hal seperti ini bisa kita cegah atau hindari dengan cara menyiram tanaman hias keladi sedikit lebih lama dan sedikit lebih dalam. Dengan penyiraman yang lebih dalam ini akan membuat pupuk yang ada di tanamah hias keladi larut ke dalam dan jauh dari area akar.

4. Penanaman di Pot

Pot yang tidak memiliki saluran airnya akan menyebabkan tanaman hias keladi mengalami pembusukan dan menyebabkan daun-daun indahnya layu. Hal seperti ini memang terlihat sepele, tetapi ternyata bisa berakibat fatal.

Pot yang digunakan untuk menanam tanaman hias keladi ini harus memiliki saluran air agar tidak ada air yang tergenang di dalam pot. Begitu juga jika tanaman hias ini ditanam di pekarangan rumah harus mempunyai saluran air. Jika sudah ada saluran air, sebaiknya sering dilakukan pengecekan apakah saluran air tersebut tersumbat atau tidak.

Kesimpulan

banner-promo-gramedia

Tanaman hias keladi adalah tanaman hias yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Namun, seiring dengan banyaknya peminat di Indonesia, maka tanaman hias ini mulai dikembangkan oleh banyak orang, apakah kamu salah satunya? Hal terpenting dalam merawat tanaman hias ini adalah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan harus dilakukan secara rutin. Selain itu, jika kamu ingin menanam tanaman hias ini, sebaiknya pilih sesuai dengan jenis keladi yang kamu suka.

Sumber: Dari berbagai macam sumber

Penulis: Restu Nasik Kamaluddin

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Restu