Uncategorized

Pengertian Vendor: Fungsi, Tanggung Jawab, Tugas dan Jenisnya

Written by Laeli Nur Azizah

Pengertian Vendor – Istilah vendor tentu sudah tidak asing lagi untuk orang-orang yang sudah lama bergelut di dunia bisnis. Tapi juga tidak jarang sebagian besar orang masih belum memahami arti dari vendor. Jika dijelaskan secara umum, vendor adalah pihak yang berasal dari lembaga maupun perorangan dan mempunyai tugas untuk menyediakan dan menjual suatu bahan.

Selain itu, pihak vendor juga biasanya akan menjual bahan dukungan untuk produk, jasa maupun produk yang telah diolah. Kemudian nantinya produk tersebut akan dijual kembali oleh perusahaan guna menunjang performa perusahaan. Selain dari pengertian yang sudah dijelaskan di atas, arti dari istilah vendor juga kerap kali dikaitkan dengan perusahaan maupun perorangan yang melakukan kegiatan penjualan produk berupa barang maupun jasa kepada perusahaan lain. Tujuan utama dari vendor adalah untuk menunjang performa perusahaan guna memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar.

Namun, hal penting yang harus digaris bawahi yaitu pihak vendor tidak hanya menjual bahan baku atau bahan yang mentah saja. Bahkan beberapa dari mereka juga ada yang menjual bahan pendukung atau komponen lainnya. Agar kita bisa mengenal lebih dalam tentang arti vendor dan juga beberapa jenis dan cara kerjanya. Berikut adalah beberapa penjelasan lengkapnya.

Pengertian Vendor

Seperti penjelasan di atas, vendor adalah suatu pihak yang berperan untuk menyediakan bahan baku atau bahan mentah guna memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan lain. Bahan mentah yang disediakan oleh vendor akan dipakai untuk kegiatan produksi. Beberapa orang juga seringkali mengganti istilah vendor dengan sebutan supplier atau distributor.

Untuk orang-orang awam, pasti lebih paham kedua istilah tersebut bukan? Jadi, selain menyediakan bahan baku atau bahan mentah, pihak vendor atau distributor juga kerpa memasok barang atau produk setengah jadi. Bahkan, ada beberapa pihak vendor yang juga menyediakan layanan atau jasa yang dapat dipesan kapanpun sesuai kebutuhan.

Contohnya saja perusahaan yang menyediakan smartphone dengan merk terkenal. Di dalam kasusnya, perusahaan tersebut ingin membuat smartphone yang memiliki komponen LCD sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Dengan begitu, perusahaan tersebut akan membutuhkan perusahaan lain yang bisa membuat komponen LCD yang diperlukan oleh perusahaan smartphone tersebut. Nah, perusahaan yang bertugas membuat LCD bisa disebut dengan vendor.

Beli Buku di Gramedia

Fungsi Vendor

Setelah memahami apa itu vendor, maka tidak lengkap jika kita tidak memahami fungsi dari vendor itu sendiri. Jika mengacu pada definisi vendor yang sudah dijelaskan di atas. Maka bisa kita pahami bahwa fungsi dari vendor adalah suatu pihak yang bertugas untuk memastikan bahwa barang atau jasa yang diperlukan oleh perusahaan lain bisa dipenuhi dengan baik dan maksimal.

Sehingga bisa dikatakan bahwa sebuah perusahaan yang tidak bisa mencukupi kebutuhan bahan bakunya sendiri untuk proses produksi, maka mereka memerlukan vendor untuk membantunya dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Seperti yang sudah kita ketahui, vendor berperan sebagai penyedia berbagai macam bahan yang nantinya akan digunakan untuk menunjang proses produksi. Jadi, keberadaan vendor sangat penting untuk mencapai kelancaran proses produksi dan operasional suatu perusahaan atau bisnis.

Jika terjadi permasalahan pada pihak vendor, maka hal tersebut bisa memberikan dampak buruk bagi perusahaan yang menggunakannya, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Oleh sebab itu, supaya proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Pastikan untuk memilih distributor atau vendor yang tepat. Supaya distribusi bahan baku yang dibutuhkan dapat terjamin kualitas dan ketersediaannya.

Tanggung Jawab dan Tugas Vendor

Pada intinya, tugas yang harus dilakukan oleh pihak vendor yaitu memastikan semua kebutuhan barang dan jasa sesuai dengan hasil kesepakatan. Namun jika berdasar pada arti dari vendor itu sendiri, maka tugas mereka adalah memenuhi permintaan dan kebutuhan perusahaan yang bekerjasama dengan mereka. Tak hanya itu, pihak vendor juga harus memastikan bahwa produk yang diberikan kepada konsumen merupakan produk yang berkualitas tinggi, kemudian memastikan bahwa produk dikirim secara tepat waktu, dan memberikan pelayanan terbaik dengan harga bersaing.

Beli Buku di Gramedia

Jenis-jenis Vendor

Vendor biasanya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jenis vendor yang menyediakan produk atau barang dan jenis vendor yang menyediakan jasa. Adapun vendor khusus yang hanya menyediakan produk dalam bentuk bahan mentah atau bahan baku, bahan setengah jadi, dan bahan pendukung. Kemudian juga terdapat vendor yang khusus menyediakan produk berupa jasa. Berikut adalah penjelasan lengkapnya mengenai jenis vendor.

1. Vendor Penyedia Barang

Vendor yang bergerak di bidang penyedia barang merupakan sebuah lembaga maupun perorangan yang menyediakan atau menjual produk barang untuk sebuah perusahaan guna mendukung kegiatan produksi perusahaan terkait. Contohnya saja, ketika sebuah pabrik kain membutuhkan mesin yang bisa menghasilkan sebuah kain, maka otomatis pabrik tersebut akan mencari vendor atau perusahaan yang bisa menyediakan mesin tersebut.

2. Vendor Penyedia Jasa

Vendor yang khusus menyediakan produk berupa jasa adalah suatu bentuk lembaga ataupun perorangan yang menyediakan jasa keahlian kepada perusahaan lain yang sedang memerlukannya. Misalnya saja, jika ada perusahaan yang membutuhkan jasa ekspedisi untuk bertugas mengirimkan barang hasil produksi perusahaan tersebut kepada perusahaan retail yang sudah bekerjasama dengan mereka. Maka secara otomatis perusahaan tersebut akan membutuhkan perusahaan vendor yang bergerak di bidang pengiriman barang atau ekspedisi.

Cara Kerja Perusahaan Dengan Vendor

Vendor adalah sebuah mata rantai yang memiliki peran penting dalam hal pasar, keuntungan, dan juga kelangsungan bisnis bagi sebagian besar perusahaan. Untuk sekarang ini, beberapa perusahaan yang mempunyai mindset yang lebih maju sudah mengajak vendornya menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Beberapa perusahaan berskala besar juga telah berhasil dan menyadari bahwa keterlibatan sebuah vendor memang sangat diperlukan di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Bahkan banyak perusahaan besar yang menyertakan semua pemasok dan juga sub pemasok ikut serta di dalam jajaran petinggi perusahaan.

Hal ini terjadi karena perusahaan-perusahaan tersebut memang membutuhkan hubungan timbal balik dengan para vendor guna memenuhi kebutuhan dan mengembangkan langkah yang lebih baik lagi serta inovatif dalam memenuhi semua keperluan perusahaan. Pihak perusahaan sangat sadar bahwa kualitas dari produk serta layanan mereka berhubungan langsung dengan kualitas produk serta jasa yang diberikan oleh pihak vendor.

Beli Buku di Gramedia

Prose Pemilihan Vendor yang Baik

Dalam proses pemilihan vendor, tentu pihak perusahaan akan memilih vendor yang bisa memenuhi persyaratan yang sudah mereka tentukan. Persyaratan tersebut biasanya berbentuk biaya yang ditawarkan oleh pihak vendor, kualitas produk ataupun layanan yang disediakan, dan juga kriteria pengiriman barang-barang tersebut.

Secara umum, kualitas pengiriman yang disediakan oleh pihak vendor adalah kesesuaian produk dengan spesifikasi yang telah ditentukan sebelumnya di dalam dokumen pengadaan barang. Sedangkan untuk kriteria pengiriman, umumnya akan berhubungan dengan waktu pengiriman dan juga kriteria biaya atau harga yang harus diberikan oleh pihak perusahaan dalam melakukan kerjasama dengan vendornya.

Tahapan seleksi tersebut dilakukan untuk memilih vendor yang tepat dan bisa diajak bekerjasama dengan baik oleh perusahaan. Dari banyaknya daftar vendor, nantinya perusahaan akan melakukan seleksi sampai jumlah pemilihan vendornya akan mengecil. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan survey untuk menggali informasi yang berhubungan dengan kondisi vendor tersebut.

Informasi dan data yang harus dicari tahu lebih dalam yang berkaitan dengan segi teknis bisa diperoleh dari tersedianya berbagai alat produksi dan juga tenaga ahli. Apakah dari alat dan tenaga ahli yang mereka miliki bisa memenuhi kebutuhan pesanan perusahaan dengan baik? Kemudian, hal yang perlu digali juga adalah ketersediaan perhatian di dalam beberapa aspek tertentu, misalnya tentang pengendalian mutu.

Dalam proses pemilihan vendor, biasanya bagian divisi pengadaan barang akan menentukan pilihan dengan berdasar pada harga yang ditawarkan oleh pihak vendornya. Padahal, ada banyak kriteria lainnya yang harus dimiliki oleh pihak vendor apabila perusahaan tersebut ingin mencapai kesuksesan dengan lancar. Jadi bukan hanya berfokus pada harga yang ditawarkan saja ya. Berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi oleh pihak vendor antara lain, konsep pengirimannya, hubungan manajemen, dukungan pihak vendor maupun proyek perusahaan dan ekspansi yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Berikut adalah tujuan dari penilaian vendor yaitu untuk:

a. Mengahsilkan pengukuran yang bersifat objektif dan kuantitatif terhadap kinerja vendor
b. Membantu dalam membuat penilaian yang seimbang terhdapa kinerja vendor dalam memenuhi semua kebutuhan pelanggan
c. Menyediakan kebutuhan informasi yang faktual tentang kinerja keseluruhannya, entah untuk pelanggan atau pihak vendornya
d. Mengidentifikasi hal-hal yang bermasalahan, jadi tindakan yang bersifat korektif bisa dilakukan

Beli Buku di Gramedia

Cara Memperoleh Vendor yang Berkualitas

Sekarang ini, sudah ada banyak sekali vendor yang dapat kita temukan dengan mudah dimana saja. Setiap vendor akan berupaya untuk menawarkan barang dan jasa yang menarik untuk menarik perhatian perusahaan atau konsumen. Hal tersebut tentu akan sangat menyulitkan pihak perusahaan dalam memperoleh vendor yang berkualitas baik. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan saat mencari vendor yang berkualitas baik.

1. Cek Variasi Produk yang Disediakan

Pada penjelasan di atas kita sudah membahas mengenai fungsi vendor yaitu sebagai penyedia bahan baku yang dibutuhkan oleh konsumennya. Jadi, semakin banyak variasi produk yang ditawarkan oleh pihak vendor, maka semakin bagus pula kualitas vendor tersebut. Sehingga kita tidak perlu lagi mencari vendor yang lain lagi. Sebab, vendor tersebut sudah menyediakan semua keperluan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

2. Harga Sesuai Standar

Sebuah perusahaan yang mempunyai pengalaman yang banyak pasti akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggannya. Salah satu yang mereka lakukan yaitu dengan memberikan harga yang sesuai dengan standar bahan produknya. Jika menemukan vendor yang menawarkan harga terlalu murah, maka pihak perusahaan harus waspada dan hati-hati. Sebab, bisa saja kualitas yang dimiliki di bawah rata-rata atau dibawah standar.

3. Kapasitas Pelayanan

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan ketika memilih vendor adalah dengan memastikan kapasitas pelayanan dalam proses menentukan harga. Jadi, semakin bagus pelayanan yang diberikan oleh phak vendor, maka gara yang ditawarkan juga akan lebih tinggi pastinya. Hal tersebut juga berlaku untuk sebaliknya.

4. Cek Referensi

Proses pemilihan vendor merupakan salah satu langkah yang serupa dengan merekrut karyawan di dalam sebuah perusahaan. Pihak recuiter tentu akan mengecek referensi dari setiap kandidat, begitu juga dengan pemilihan vendor. Kita dapat meminta pihak vendor unuk memberikan beberapa referensi yang diperlukan. Apabila vendor tersebut terlihat ragu dan enggan memberikan referensi tersebut, maka lebih baik memilih perusahaan vendor lain.

5. Rekomendasi Dari Pihak Lain

Untuk bisa memperoleh vendor yang tepat, pihak perusahaan bisa meminta rekomendasi dari pihak yang sudah pernah bekerjasama dengan vendor tertentu. Pihak perusahaan bisa menanyakan beberapa hal terkait vendor tersebut dari keloga atau pihak lain. Biasanya mereka akan memberikan beberapa pendapat denan jujur terkait hal tersebut.

Beli Buku di Gramedia

Perbedaan Vendor dan Supplier

Kedua istilah tersebut kerap kali digunakan di dalam rantai pasokan. Vendor dan supplier digunakan untuk menunjukkan pihak tertentu guna menyediakan suatu produk. Tapi, perlu dipahami bahwa ternyata keduanya memiliki perbedaan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan vendor dan supplier.

1. Vendor Bisa Menjadi Supplier dan Sebaliknya

Vendor biasanya menjual suatu produk yang berasa dari distributor dari waktu ke waktu kepada pelanggan dalam jumlah yang kecil. Sedangkan supplier biasanya memasok jenis layanan atau barang tertentu ke produsen dalam jumlah yang besar. Istilah tersebut memang seringkali membingungkan, karena tidak sedikit dari pemilik usaha yang memainkan peran ganda, yaitu sebagai supplier dan juga sebagai vendor.

Namun agar tidak terlalu bingung, penting untuk memahami bahwa vendor adalah pihak yang menjual barang maupun jasa kepada pihak lain yang bukan konsumen tingkat akhir dan memiliki tujuan untuk menjual kembali barang tersebut. Jika seperti itu, maka vendor tersebut bisa disebut sebagai supplier. Begitu pun sebaliknya, jika supplier menyediakan barang ataupun jasa kepada konsumen tingkat akhir, maka supplier tersebut bisa disebut dengan vendor.

2. Perbedaan Berdasarkan Fungsinya

Jika berdasar pada fungsi keduanya, vendor memiliki peran sebagai penyedia barang dan juga jasa dan memiliki tugas utama yaitu memenuhi semua kebutuhan barang ataupun jasa untuk perusahaan tertentu. Sedangkan supplier adalah pihak yang menyediakan sumber utama dari rantai pasokan.

Mereka biasanya menyediakan barang dan jasa kepada para produsen. Namun terkait relasi bisnis, vendor akan berhubungan langsung dengan para pengguna jasa maupun produk. Sementara supplier akan melakukan hubungan bisnis yang terhubung dari satu bisnis ke bisnis lain. Vendor sendiri memiliki tujuan yaitu menjual atau menyediakan barang ataupun jasa kepada konsumen tingkat akhir. Sedangkan supplier memiliki tujuan untuk menyediakan barang maupun jasa kepada para produsen yang memerlukannya.

Setelah mengetahui arti dari istilah vendor secara lengkap beserta fungsi, jenis, dan tugasnya. Maka Grameds sudah pasti tahu tentang apa saja yang harus dipersiapkan saat ingin memilih vendor yang tepat. Semoga bermanfaat ya.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien