in

Rekomendasi Umpan Ikan Nila Terbaik untuk Mancing

Gramedia.com, Umpan Ikan Nila – Bagi Grameds yang memiliki hobi memancing ataupun yang baru ingin mempelajari bagaimana cara memancing, sangat penting untuk mengetahui umpan ikan nila yang tepat. Ikan nila sendiri sudah banyak dikenal dalam kalangan pemancing sebagai salah satu ikan air tawar yang tidak sulit dalam hal umpan.

Selain itu, ikan nila juga dapat dengan mudah di berbagai tempat, seperti rawa, waduk, maupun sungai. Untuk membantu Grameds menentukan umpan yang tepat untuk memancing ikan nila yang terkenal sebagai jenis ikan yang rakus dan juga mudah untuk berkembang biak, berikut ini beberapa rekomendasi jenis umpan ikan nila yang tepat di setiap tempat dan karakteristik perairan yang ada. Simak informasi berikut.

Rekomendasi Umpan Ikan Nila Terbaik

1. Umpan lumut

umpan lumut

Rekomendasi umpan ikan nila yang pertama adalah umpan lumut yang biasanya digunakan para pemancing ikan nila yang ada di Indonesia, hal ini dikarenakan umpan lumut sendiri merupakan umpan yang mudah ditemukan dan menjadi salah satu umpan yang paling jitu untuk menangkap ikan nila.

Namun, hanya terdapat beberapa jenis lumut saja yang dapat digunakan sebagai umpan bagi ikan nila liar. Jenis lumut yang dapat digunakan sendiri pada umumnya dapat Grameds temukan di bebatuan di dekat sungai, sawah, maupun selokan. Lumut yang dapat digunakan sendiri pada umumnya memiliki warna hijau cerah serta tekstur yang lembut sehingga dapat membuat ikan nila liar yang ingin ditangkap lebih tertarik.

2. Umpan Usus Ayam

umpan usus ayam

Rekomendasi umpan ikan nila yang kedua adalah umpan usus ayam yang juga banyak digemari oleh ikan nila. Umpan usus ayam ini sendiri pada umumnya dapat digunakan untuk menangkap ikan nila yang ada di dalam sungai.

Namun, untuk menggunakan usus ayam sebagai umpan, sebelumnya kamu harus terlebih dahulu mencucinya serta merebus usus ayam tersebut. Kemudian, usus ayam yang sudah direbus tersebut kemudian disimpan di dalam wadah tertutup selama dua hari agar terjadi proses pembusukan pada usus ayam tersebut. Setelah itu, barulah usus ayam dapat digunakan sebagai umpan ikan nila ketika memancing.

3. Umpan Pelet

umpan pelet

Rekomendasi umpan ikan nila yang ketiga adalah umpan pelet yang juga banyak digunakan para pemancing untuk menangkap ikan nila yang ada di daerah sungai, kolam pemancingan, maupun danau.

Umpan pelet sendiri merupakan produk olahan, sehingga sebenarnya ikan nila sendiri tidak terbiasa mengkonsumsi umpan tersebut. Namun, umpan pelet dapat menjadi salah satu jenis umpan yang ampuh dan manjur untuk menangkap ikan nila.

Untuk menggunakan umpan pelet ini sendiri, hampir sama dengan berbagai umpan lainnya yang harus terlebih dahulu diolah dan ditambahkan bahan campuran lainnya agar dapat menarik perhatian ikan nila yang ada.

Pada umumnya, umpan pelet yang digunakan untuk menangkap ikan nila sendiri dapat diolah dengan ditambahkan dengan air panas maupun vanili agar kemungkinan berhasil menangkap ikan nila lebih besar.

4. Umpan Mie Instan

umpan mie instan

Rekomendasi umpan ikan nila yang keempat adalah umpan mie instan. Penggunaan mie instan sebagai umpan sendiri memang terlihat aneh dan unik, namun ternyata umpan mie instan sendiri sangatlah manjur untuk menangkap ikan nila.

Selain itu, umpan mie instan sendiri dapat kamu jadikan alternatif, ketika kamu sudah kehabisan umpan utama ikan nila ketika memancing. Untuk menggunakan umpan ini sendiri, kamu dapat mencampurkannya dengan kuning telur ayam yang dapat meningkatkan aroma dari umpan tersebut agar ikan nila yang ada lebih tertarik.

Kamu juga dapat mencampurkan umpan mie instan ini dengan air hangat yang dapat membuat mie instan tersebut memiliki tekstur yang lebih halus sehingga dapat dengan mudah menempel pada kail di pancingan.

5. Umpan Rumput

umpan rumput

Rekomendasi umpan ikan nila yang kelima adalah umpan rumput yang sangat direkomendasikan untuk menangkap ikan nila jenis babon. Umpan rumput sendiri juga masih belum banyak diketahui bahkan di kalangan pemancing, karena penggunaan bahannya yang unik ini.

Namun, umpan rumput dapat menjadi sangat manjur pada ikan nila berukuran besar seperti jenis ikan nila babon ini yang memang menyukai umpan rumput ini. Namun, rumput yang dapat digunakan sebagai umpan sendiri juga terbatas dan pada umumnya dapat ditemukan di daerah pinggiran sungai. Contoh rumput yang dapat digunakan sendiri terdapat dua jenis, seperti rumput kolonjo serta pelembem.

6. Umpan Cacing

umpan cacing

Rekomendasi umpan ikan nila yang keenam adalah umpan cacing yang juga sangat sering digunakan untuk memancing ikan nila maupun berbagai jenis ikan lainnya oleh para pemancing.

Umpan cacing ini sendiri dapat menjadi salah satu alternatif bagi para pemancing yang tidak ingin membuat umpannya sendiri, karena dapat dengan mudah dibeli maupun ditemukan di daerah dekat tempat pemancingan.

Cacing sendiri dapat menjadi salah satu umpan yang baik untuk menangkap ikan nila karena sebagai omnivora, ikan nila dapat memakan segala jenis umpan dan pada umumnya ikan nila yang hidup di alam liar biasanya mengkonsumsi umpan cacing ini.

7. Umpan Kroto

umpan kroto

Rekomendasi umpan ikan nila yang ketujuh adalah umpan kroto atau juga yang dikenal sebagai telur semut. Umpan kroto atau telur semut ini sendiri merupakan salah satu makanan alami para ikan nila liar seperti halnya umpan lumut maupun cacing.

Untuk mendapatkan umpan ini sendiri kamu dapat mencarinya ke penjual pakan burung yang pada umumnya harga umpan ini sendiri sebesar Rp 10 ribu per ons. Atau bahkan jika memang kamu ingin untuk mencarinya sendiri, umpan kroto ini bisa ditemukan di dekat pepohonan. Umpan kroto atau telur semut ini juga sangat ampuh untuk menangkap ikan nila karena mudah menarik perhatiannya.

Selain dengan menggunakan umpan yang baik, ternyata memancing juga memerlukan teknik yang baik pula. Pelajari segala hal tentang memancing melalui buku Asyiknya Macing, Cara Ampuh Menaklukan Ikan Di Laut dan Air Tawar.

Rekomendasi Umpan Ikan Nila Terbaik di Malam Hari

Dengan berkembangnya tren memancing, banyak pula para pemancing yang lebih menyukai memancing di malam hari, baik di laut, kolam, sungai, maupun danau. Dengan memancing di malam hari sendiri, terdapat beberapa keuntungannya sendiri, salah satunya adalah meningkatnya nafsu makan para ikan karena minimnya cahaya matahari.

Namun, untuk berhasil menangkap ikan di malam hari, umpan yang digunakan juga berbeda agar bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Simak informasi berikut.

1. Ulat Beras

Umpan ikan nila terbaik di malam hari pertama adalah ulat beras yang menjadi salah satu rekomendasi terbaik bagi Grameds yang ingin memancing ikan nila di malam hari. Ulat beras sendiri sesuai dengan namanya, dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat penyimpanan beras yang sudah lama tidak dibuka.

Namun, umpan yang satu ini sendiri sulit untuk ditemukan karena lokasinya tersebut. Selain itu, ulat beras juga memiliki bentuk fisik yang sangat kecil karena memiliki ukuran sebesar 1 butir beras dengan warna putih kekuningan yang menyerupai beras.

2. Udang

Umpan ikan nila terbaik di malam hari kedua adalah udang. Udang yang dapat digunakan sendiri juga terbatas, dimana hanya udang yang berasal dari perairan air tawar sajalah yang dapat digunakan. Udang air tawar sendiri pada umumnya memiliki ukuran yang kecil, sehingga akan lebih baik untuk memancing menggunakan kail pancingan yang berukuran kecil pula.

Untuk menggunakan umpan yang satu ini sebenarnya dapat secara utuh langsung digunakan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, akan lebih baik untung pertama-tama mencincang kasar daging udang terlebih dahulu, dan kemudian masukkan potongan daging udang satu per satu ke dalam kail sehingga kail pancingan dipenuhi dengan daging udang dari pangkal hingga ke bagian ujung.

3. Cacing Kristal

Umpan ikan nila terbaik di malam hari ketiga adalah cacing kristal yang memiliki ciri khas berwarna coklat kemerahan dan pada umumnya dapat dengan mudah ditemukan di berbagai toko perlengkapan memancing. Cacing kristal sendiri juga pada umumnya dikemas didalam plastik yang sudah dicampur dengan serbuk sagu dan tanah.

Umpan yang satu ini juga memiliki variasi panjang yang beragam, mulai dari 10 cm hingga 15 cm dan menjadi salah satu umpan favorit para pemancing karena ampuh untuk menangkap ikan nila.

Untuk menggunakan umpan cacing kristal ini, pertama-tama Grameds harus memasang secara perlahan cacing ke dalam kail pancing dengan menyisakan bagian ekornya. Hal ini dilakukan agar ikan nila mengira umpan tersebut sebagai cacing yang sedang berenang dan menjadi daya tariknya tersendiri.

4. Lumut Sawah

Umpan ikan nila terbaik di malam hari keempat adalah lumut sawah yang juga menjadi salah satu umpan ikan nila yang paling mudah untuk ditemukan. Lumut sawah sendiri dapat dengan mudah ditemukan di daerah sawah maupun rawa dengan ciri khas berwarna hijau, serta memiliki tekstur yang lembut dan kenyal.

Selain itu, untuk menggunakan umpan ikan nila yang satu ini secara maksimal, Grameds juga dapat menambahkan campuran perasa vanila serta kelapa pandan agar dapat menarik perhatian ikan nila dan meningkatkan kemungkinan untuk menangkapnya.

5. Ulat Belimbing

Umpan ikan nila yang terbaik di malam hari kelima adalah ulat belimbing yang merupakan hama yang pada umumnya dapat ditemukan di berbagai buah-buahan terutama buah belimbing.

Umpan yang satu ini biasanya dapat ditemukan pada buah belimbing yang telah mengalami proses pembusukan dan kamu bisa menemukan ulat ini di dalam buah tersebut. Memiliki tubuh berwarna putih dan ukuran sebesar jari kelingking orang dewasa, kamu dapat menggunakan ulat belimbing untuk memancing ikan nila di malam hari yang telah terbukti manjur.

6. Pelet BP-9

Umpan ikan nila yang terbaik di malam hari keenam adalah pelet BP-9 yang merupakan produk jenis pelet siap pakai sehingga lebih efisien. Untuk menggunakan pelet jenis ini, Grameds hanya perlu menambahkan sedikit air saja agar memiliki tekstur lebih kenyal dan lengket agar mudah menempel pada kail pancing. Selain itu, umpan yang satu ini juga dapat digunakan sebagai pakan bom yang ditebarkan pada sekitar tempat pemancingan.

7. Kroto

Umpan ikan nila yang terbaik di malam hari ketujuh adalah kroto atau telur maupun anakan semut yang bisa didapatkan dengan mencari sarang semut. Namun, umpan ini sendiri sulit untuk ditemukan karena memiliki ukuran yang kecil serta untuk mendapatkan umpan ini kamu harus menghadapi kumpulan semut yang bisa berbahaya.

Oleh sebab itu, bagi Grameds yang ingin menggunakan umpan ikan nila yang satu ini, sangat disarankan untuk membelinya secara langsung di toko perlengkapan pancing yang lebih mudah dijangkau. Untuk menggunakan umpan satu ini sendiri, kamu juga harus memastikan tingkat kesegarannya. Kroto yang masih berada di kondisi segar pada umumnya tidak memiliki bau kecut yang menyengat.

Selain menjadi kegemaran para pemancing, ikan nila juga bisa sangat menguntungkan untuk di budidaya. Indonesia sendiri menjadi negara produsen ikan nila nomor dua terbesar di dunia, seperti halnya yang dibahas pada buku Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.

Cara Memancing Ikan Nila dengan Umpan yang Tepat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai berbagai rekomendasi ikan nila yang dapat digunakan untuk memancing, terdapat pula beberapa hal lain yang harus diperhatikan dalam memancing ikan nila yang tepat, sebagai berikut.

1. Membuat umpan ikan nila yang baik menggunakan pelet

Untuk membuat umpan ikan nila yang baik sendiri kamu dapat menggunakan berbagai bahan yang dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari umpan ikan nila yang berisi campuran lumut sungai dengan pelet, umpan ikan nila yang berisi campuran lumut basah dengan masako, maupun umpan ikan nila yang berisi campuran perpaduan essen choya dengan pelet.

Untuk membuat pelet ikan nila dan mencampurkan bahannya sendiri, kamu dapat mengikuti beberapa langkah sebagai berikut.

  • Pertama, siapkanlah terlebih dahulu sebuah mangkuk kecil.
  • Kemudian, ambil setengah gelas air hangat dan masukkan ke dalam mangkuk kecil yang sudah ada tersebut.
  • Masukkan essen choya yang ada dan teteskan setidaknya 15 tetes ke dalam campuran air hangat tersebut.
  • Masukkan pelet udang yang sudah dibeli sebanyak 50 butir ke dalam mangkuk kecil dan kemudian aduklah hingga semua tercampur sempurna.
  • Setelah tercampur merata, maka umpan ikan nila telah siap digunakan.

Dengan tingginya minat masyarakat dengan ikan nila karena rasanya yang enak, mudah di dapat, serta harga terjangkau. Akan sangat menguntungkan bagi Grameds untuk membudidayakan ikan air tawar yang satu ini. Pelajari caranya melalui buku Kiat Sukses Budi Daya Ikan Nila.

2. Aroma yang disukai oleh ikan nila

Sebagai omnivora, ikan nila sendiri sebenarnya adalah pemakan segala. Namun, terdapat beberapa aroma yang dapat menarik perhatian ikan nila, seperti lumut sungai, masako, pelet ikan, maupun telur mentah.

Hal yang menyebabkan ikan nila tidak mau memakan umpan

  • Pemakaian pelampung yang salah sehingga terlihat terlalu mencolok atau ramai yang seringkali membuat ikan nila yang ada takut karena dianggap sebagai objek asing. Hal ini dikarenakan, ikan sendiri merupakan makhluk yang menyukai kebersihan sehingga lebih sensitif dengan permasalahan tersebut.
  • Memilih tempat atau spot memancing yang kurang tepat.

Cara Memilih Spot yang Tepat untuk Memancing Ikan Nila

  • Pertama, sebagai jenis ikan yang membutuhkan konsumsi oksigen dalam jumlah yang cukup besar, pada umumnya ikan nila akan menempati atau berada di daerah perairan yang memiliki banyak kandungan oksigen dan hal ini dapat diindikasikan melalui banyaknya gelembung yang ada pada perairan tersebut.
  • Kedua, ikan nila juga biasanya dapat ditemukan di daerah perairan mengalir seperti di di dekat kucuran air sungai maupun waduk.
  • Ketiga, ikan nila menyukai tempat atau spot yang bersih, sehingga jika sebuah perairan memiliki banyak sampah maupun ranting pohon maka tempat tersebut bukanlah spot yang tepat untuk menemukan ikan nila.
  • Keempat, ikan nila juga dapat ditemukan di daerah perairan yang teduh dan pada umumnya bergerombol bersama kawan ikan nila lainnya.
  • Kelima, pastikan pula daerah perairan yang ada memiliki air yang jernih, karena jika air yang ada di daerah perairan berwarna coklat kehijauan maka sudah dapat dipastikan tidak akan ada ikan nila di dalamnya.
  • Dan yang terakhir, jika Grameds memancing di daerah kali, maka carilah tempat yang menjadi persilangan patahan kali karena pada umumnya ikan nila berkumpul disana.

Nah itulah rekomendasi umpan ikan nila yang dapat kamu gunakan ketika memancing. Dengan begitu beragamnya umpan yang ada, Grameds dapat memilih umpan yang tepat menyesuaikan dengan lokasi dan keadaan air tempat pemancingan. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai umpan ikan lainnya atau mengetahui lebih banyak terkait berbagai jenis ikan air tawar lainnya, Grameds dapat menemukan buku seputar ikan tersebut melalui Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas kamu! Semoga bermanfaat!

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Umpan Ikan Nila



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Andrew