Politik Ekonomi

Kelebihan Desentralisasi Bagi Perekonomian Indonesia

kelebihan desentralisasi
Written by Laeli Nur Azizah

Kelebihan Desentralisasi – Desentralisasi adalah salah satu unsur penting yang ada di dalam pemerintahan. Namun, asas tersebut mempunyai kekuatan, dan kelebihan.

Untuk mengetahui, dibutuhkannya sebuah analisis mendalam sehingga pemahaman mengenai dasar pengertian desentralisasi dapat terbentuk, dan memperoleh hasil kesimpulan yang valid.

Guna mengetahui secara lebih lengkap tentang desentralisasi. Berikut ini terdapat beberapa ulasan lengkap yang telah kami sajikan untuk anda.

Pengertian Desentralisasi

Desentralisasi adalah upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka penyerahan kebijakan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah guna mengatur daerahnya masing-masing. Ringkasnya, desentralisasi merupakan pemberian wewenang atau tanggung jawab dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Sedangkan, berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), desentralisasi adalah sistem pemerintahan yang lebih banyak memberikan kekuasaan ke pemerintah daerah, maupun penyerahan sebagian wewenang pimpinan ke bawahan atau pusat pada cabang, dan lainnya.

Sementara itu, jika ditinjau berdasarkan segi bahasa, desentralisasi berasal dari bahasa Belanda yang memiliki gabungan dua kata, yakni de yang berarti bahwa “lepas” dan centerum yang berarti bahwa “pusat.” Istilah itu sebetulnya cenderung terhadap kebijakan pada sebuah organisasi yang secara sederhana bisa diartikan sebagai penyerahan kewenangan.

Pengertian Menurut Para Ahli

Adapun pengertian desentralisasi menurut para ahli, diantaranya sebagai berikut:

1. Menurut Syamsudin Haris (2006)

Menurut Vincent Ostrom dalam Syamsudin Haris (2006), jika desentralisasi dipahami berdasarkan perspektif state society relation, maka akan diketahui bahwa sejatinya keberadaan dari desentralisasi tak lain yaitu untuk mendekatkan negara kepada masyarakat dengan sedemikian rupa sehingga di antara keduanya dapat melahirkan sebuah interaksi yang dinamis, baik terhadap proses pengambilan keputusan maupun dalam mengimplementasikan kebijakan.

2. Menurut Bambang Yudoyono (2003)

Sejalan dengan hal itu, Joseph Riwu Kaho (1991) dalam Bambang Yudoyono (2003) mengemukakan alasan-alasan mengapa pemerintah perlu melakukan desentralisasi kekuasaan terhadap pemerintah daerah.

Alasan-alasan itu didasarkan pada keadaan ideal yang diinginkan sekaligus memberikan landasan filosofis untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan sistem pemerintahan yang dianut oleh negara.

3. Menurut Henry Maddick (1963)

Henry Maddick, menyatakan bahwa desentralisasi merupakan penyerahan kekuasaan secara hukum guna menangani bidang-bidang/ fungsi-fungsi tertentu terhadap daerah otonom.

4. Menurut Rondinelli, Nellis, dan Cheema (1983)

Rondinelli, Nellis, dan Cheema (1983), menyatakan bahwa desentralisasi merupakan penciptaan atau penguatan baik dari segi keuangan maupun hukum, kepada unit-unit pemerintahan subnasional yang penyelenggaraannya secara substansial berada diluar kontrol langsung pemerintah pusat.

5. Menurut Rondinelli (1983)

Rondinelli (1983), desentralisasi merupakan penyerahan, perencanaan, pembuatan keputusan, serta kewenangan administratif dari pemerintah pusat terhadap organisasi wilayah, satuan administrasi daerah, organisasi semi otonom, pemerintah daerah atau organisasi non pemerintah atau lembaga swadaya masyarakat.

Bentuk Desentralisasi

Adapun berbagai bentuk kegiatan utama penerapan desentralisasi. Hal itu berguna untuk membedakan berbagai konsep tersebut, untuk melihat berbagai konsep dimensi dari tipe pemerintahan ini. Berikut ini adalah beberapa bentuk yang pernah dipraktekkan pemerintah dari berbagai negara:

1. Dekonsentrasi Wewenang Administratif

Dekonsentrasi yang dimaksud tersebut, adalah tidak mengaitkan penyerahan atau pelimpahan kewenangan untuk mengambil keputusan atau keleluasaan dalam membuat keputusan, saat terdapatnya pergeseran pekerjaan dari departemen pusat kepada perwakilannya yang ada di daerah-daerah.

2. Delegasi Terhadap Penguasa Otoritas

Delegasi yang dimaksud ini, merupakan penyerahan tugas-tugas khusus terhadap suatu organisasi yang secara langsung berada dibawah pengawasan pusat, dimana sebelumnya telah dilimpahkan pengambilan keputusan, dan kewenangan manajerialnya.

3. Devolusi Terhadap Pemerintah Daerah

Beberapa fungsi tertentu dilakukan secara mandiri oleh unit-unit yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat. Dimana kondisi itu mengacu pada pemerintah pusat yang mentransfer kewenangan kepada pemerintah daerah dalam hal pengambilan keputusan, keuangan, dan manajemen. Itulah yang dinamakan dengan nama devolusi terhadap pemerintah daerah.

4. Pemindahan Fungsi dari Pemerintah Kepada Swasta

Hal itu biasa dikenal dengan nama privatisasi, yang memiliki arti bahwa segala sesuatu yang berhubungan Dengan perencanaan, pelaksanaan, dan tanggung jawab tertentu diserahkan otoriter dan kekuasaannya kepada organisasi swasta.

Jenis Desentralisasi

Desentralisasi tak hanya mempunyai pengertian, dan bentuknya yang beraneka ragam, asas ini juga mempunyai beberapa jenis serta masing-masing fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Politik

Jenis desentralisasi yang pertama ini adalah Politik. Jenis ini memiliki tujuan sebagai pemberi semangat kepada masyarakat maupun perwakilan yang terpilih supaya dapat lebih memihak banyak dalam suatu pengambilan keputusan publik. Hal ini mendapat dukungan demokratis dengan memberikan pengaruh lebih besar terhadap warga negara, maupun perwakilan dalam perumusan dan pelaksanaan suatu kebijakan, walaupun kerap kali dikaitkan dengan politik pluralistik, dan pemerintah perwakilan.

2. Administrasi

Jenis desentralisasi yang kedua ini adalah administrasi. Jenis ini bertujuan supaya dapat mengembalikan kewenangan, tanggung jawab, dan sumber daya keuangan guna melakukan kegiatan penyaluran layanan publik di antara berbagai tingkat pemerintahan. Selain itu, hal tersebut juga memiliki tiga bentuk utama, antara lain yaitu delegasi, dekonsentrasi, dan devolusi.

3. Fiskal

Jenis desentralisasi yang selanjutnya bernama fiskal. Jenis satu ini mempunyai tujuan supaya daerah memperoleh kesempatan guna menggali lagi berbagai sumber dana dalam menunjang jalannya fungsi dari fiskal yang efektif. Dana ini didapatkan baik secara lokal atau ditransfer dari pemerintah pusat. Jenis desentralisasi ini juga mempunyai kewenangan dalam membuat sebuah keputusan mengenai pengeluaran.

4. Ekonomi atau Pasar

Jenis desentralisasi yang terakhir ini adalah ekonomi atau pasar. Jenis ini bertujuan untuk memberikan tanggung jawab sepenuhnya mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan sektor publik terhadap sektor privat.

Tujuan Desentralisasi

Tujuan dari desentralisasi satu ini utamanya, yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Kamu tentunya sudah mengetahui bahwa Indonesia memiliki wilayah dengan luasnya yang sangat luas. Mengatur negara seluas itu dari satu tempat saja itu sangatlah sulit. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk menjadikan tetap berdiri secara kokoh.

Ketimpangan sosial merupakan masalah yang sejak dulu ada di Indonesia. Bagian pusat dianggap yang paling maju, sementara tempat yang letaknya paling jauh dari pusat ketimpangannya sangat terasa sekali. Kamu dapat melihatnya dari perbedaan infrastruktur yang sangat terasa. Sebetulnya semua daerah memiliki potensi seperti Jakarta mamun pemerintah pusat tak dapat melaksanakan sendirian.

Disinilah peran dari pemerintah daerah pun mulai terlihat. Sebetulnya tak perlu serupa dengan kota Jakarta, asalkan masyarakat daerah dapat memenuhi kebutuhannya dan potensi secara maksimal, maka hal tersebut bisa mendongkrak perekonomian negara secara keseluruhan.

Dalam pelaksanaannya sistem ini, tentunya memerlukan beberapa tujuan yang hendak dicapai guna berlangsung suatu visi dan misi. Beberapa tujuan tersebut dibagi kedalam beberapa bagian, diantaranya adalah:

1. Mencegah Pemusatan Keuangan

Kewenangan pengelolaan keuangan terhadap pemerintah daerah tersebut dilimpahkan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Peningkatan kesejahteraan umum di daerah bisa terlaksana secara baik seiring dengan penganggaran dan realisasi yang telah terbentuk.

2. Bentuk Demokrasi Pemerintah Daerah

Sistem ini adalah suatu bentuk usaha dari pendemokrasian pemerintah daerah guna mengaitkan masyarakat supaya turut bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintah.

3. Perbaikan Sosial Ekonomi Daerah

Sistem pemerintahan itu, juga membantu pemerintah daerah dalam menyusun berbagai program dalam upaya perbaikan ekonomi sosial di tingkat daerah.

Kelebihan Desentralisasi

Kelebihan desentralisasi dapat dirasakan dari berbagai pihak, tak hanya pemerintah daerah, namun juga semua masyarakat Indonesia dapat merasakan. Seperti itulah kelebihan dari desentralisasi.

1. Sebagai Jalan Guna Mewujudkan Negara Dengan Asas Demokrasi

Indonesia merupakan negara yang berasas demokrasi. Desentralisasi ini merupakan wujud dari jalannya demokrasi di negara Indonesia. Asas demokrasi tersebut tak hanya berlaku kepada politik, namun juga pada sektor lain seperti perekonomian.

Dengan begitu diharapkan seluruh pihak bisa berjalan secara beriringan sesuai dengan yang diinginkan oleh para pemimpin Indonesia sebelumnya yang telah menciptakan asas tersebut terlebih dahulu. Hal itu juga dapat mengurangi kecemburuan yang sangat riskan terjadi di daerah tertinggal. Semua masyarakat Indonesia berhak mempunyai fasilitas yang sama. Meskipun keseluruhan belum dapat diwujudkan, namun setidaknya secara perlahan hal ini sedang dilaksanakan.

2. Memberikan Kesempatan kepada Daerah untuk Mengembangkan Potensinya

Tiap-tiap daerah mempunyai potensi yang berbeda-beda. Seseorang yang tepat dalam mengembangkan potensi daerah itu sendiri tentunya adalah anak daerah yang berasal dari daerah itu sendiri. Sebab merekalah yang mengenal, serta mengetahui daerahnya sendiri.

Dari sini masyarakat daerah akan diberikan suatu kewenangan untuk mengelola sumber daya alamnya, bebas untuk melakukan kegiatan ekspor, bebas mengeluarkan suatu kebijakan yang berhubungan dengan daerah dan segala yang berkaitannya.

3. Meningkatkan Perekonomian Daerah

Saat daerah berhasil mengembangkan potensi sendiri, maka perekonomian akan ikut andil. Hal itu dikarenakan masyarakat sejahtera dengan baik, kebutuhan juga dapat terpenuhi secara baik. Disinilah tak ada yang berlomba untuk menjadikan daerah yang paling baik. Tiap-tiap daerah dapat menjadi terbaik dengan versinya sendiri. Daerah yang banyak menghasilkan, tentunya akan menjadikan perekonomian negara dengan luas ini ikut meningkat.

4. Mengurangi Birokrasi yang Bertele-tele

Birokrasi di Indonesia memang terlihat panjang jika seluruhnya dikontrol oleh pusat. Jika mendirikan usaha pun perlu memperoleh izin dari pusat, hal tersebut tentunya akan melelahkan untuk para pengusaha kecil maupun menengah. Dengan kehadiran desentralisasi, semuanya dapat dilaksanakan di tiap daerah. Bahkan banyak juga lembaga pemerintah pusat yang mempunyai kantor perwakilan yang ada di daerah.

5. Membantu Pekerjaan Pemerintah Pusat Menjadi Lebih Efektif

Pemerintah pusat memiliki pekerjaan yang sangat banyak. Jika semuanya dilaksanakan oleh pemerintah pusat tentunya hal tersebut akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Kelebihan desentralisasi ini menjadikan pekerjaan pemerintah pusat menjadi lebih efektif sebab adanya pemerintah daerah yang ikut membantu.

Meskipun diberikan suatu kewenangan guna melaksanakan berbagai macam hal yang berkaitan dengan daerah, pemerintah pusat selalu melaksanakan pemantauan supaya pekerjaan pemerintah daerah dilaksanakan sesuai dengan pedoman atau arahan dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Tak heran jika presiden kerap kali mengadakan agenda rapat dengan berbagai kepala daerah.

Kelebihan desentralisasi di Indonesia

Indonesia menerapkan suatu asas otonomi daerah, yakni pemerintah daerah memiliki wewenang dalam mengurus urusan sendiri aturan dan perekonomian daerah. Hal itu membuat dampak dari desentralisasi yang telah diterapkan dimana pemerintah pusat menyerahkan kewenangan kepada pemerintah daerah.

Tentunya penerapan asa itu, akan memunculkan suatu dampak negatif maupun positif. Salah satu dari kelebihan nya yaitu bisa mendorong perekonomian daerah menjadi lebih pesat kembali. akan tetapi, meskipun begitu asas ini tetap memiliki kekurangan dengan salah satu contohnya adalah naiknya kompleksitas dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam sistem pemerintahan di Indonesia, terdapat beberapa kelebihan, dan juga kekurangan desentralisasi. Nah,
berikut ini adalah ulasannya.

1. Menjadi Lebih Efektif

Penyelenggaraan pemerintah supaya dapat lebih efektif seperti di semua daerahnya, sebab tak perlu menunggu sebuah arahan secara langsung maupun pusat.

2. Meringankan Pekerjaan Pemerintah

Ketika setiap daerah melakukan kegiatan pemerintahan sendiri, pekerjaan pemerintah pusat akan terasa menjadi lebih ringan. Upaya untuk mengurangi penumpukan pekerjaan yang dipunyai oleh pemerintah pusat diberlakukan sebagai upaya yang tepat.

3. Birokrasi Tidak Perlu Terlalu Panjang

Hal itu memotong tahapan-tahapan dari prosedur dalam birokrasi sehingga bisa menjadikan sistem pemerintahan menjadi lebih efisien.

4. Lebih Efisien Biaya

Dengan tidak adanya suatu birokrasi yang panjang, dan wewenang pasar, serta finansial turut dipegang oleh pemerintah daerah, pengeluaran daerah menjadi lebih terkontrol, sampai pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat dan efisien.

5. Kemajuan Daerah Terukur

Pemerintah setempat akan lebih memperhatikan daerah yang tertinggal. Pemerintah daerah menjadi lebih fokus dalam membangun daerahnya, dan mengembangkan rencana dari berbagai lembaga pemerintah yang lebih terintegrasi.

6. Meningkatkan Hubungan Pusat dan Daerah

Pemerintah pusat akan selalu ikut andil dalam berbagai keputusan, sehingga dapat menjadikan hubungan pusat dan daerah akan selalu terjalin secara baik.

Kelebihan Desentralisasi Bagi Perekonomian di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang sangat luas akan wilayahnya, sehingga sangat sulit guna memantaunya secara terus dari kejauhan. Hal itu berlaku juga dalam sektor ekonomi. Supaya dapat terus berkembang, semua daerah tidak hanya mengandalkan pusat.

Pihak daerah harus dapat bisa melakukan sebuah inisiatif dalam memajukan tempatnya sendiri. Disinilah kelebihan desentralisasi yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun ini. Desentralisasi merupakan penyerahan sebagian kekuasaan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah guna menerapkan berbagai macam kebijakan dan langkah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Penyerahan sebagian kekuasaan itu benar adanya, namun hukum maupun peraturan utama akan selalu mengacu kepada pemerintah pusat.

Hal itulah yang diterapkan oleh Indonesia pada belakang tahun ini untuk meningkatkan potensi masing-masing daerahnya. Pemerintah pusat tetap mengeluarkan dana belanja untuk daerah, akan tetapi daerah tetap diperbolehkan mempunyai caranya sendiri dalam mendapatkan dana dari sumber lain.

Contoh dari penyerahan wewenang yang berlaku di Indonesia, terdiri dari:

1. Wewenang dalam mengatur, dan mengawasi kebijakan pendidikan di suatu daerah.
2. Wewenang dalam mengatur jalannya pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara langsung.
3. DPRD diperbolehkan untuk membuat undang-undang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.
4. Wewenang dalam meningkatkan salah satu sektor yang menjadi unggulan dari tiap daerah masing-masing. Contohnya, jika suatu daerah maju di sektor perikanan maka pemerintah daerah dapat mengembangkan potensi perikanan tersebut secara lebih lanjut.

Bisa disimpulkan bahwa desentralisasi ini juga dapat berdampak pada kinerja di berbagai macam sektor.

Baca Juga:

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian dan kelebihan dari desentralisasi. Hingga saat ini sistem tersebut masih dijalankan oleh negara Indonesia. Serta tidak terjadi masalah yang berarti. Oleh karena itu, banyak dari negara lain mencoba untuk mencontoh menerapkan sistem ini sebab sistem itu terbukti sangatlah efektif.



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien