in

14 Rekomendasi Model Jenggot Keren untuk Pria

Bagi kaum pria, memiliki jenggot bisa membuat tampilan lebih gagah dan maskulin. Tak heran banyak pria yang menumbuhkan kumis dan jenggot untuk membuat wajah lebih berdimensi, serta meningkatkan kewibawaan diri. Berikut adalah model jenggot yang populer bagi kaum pria!

 

14 Model Jenggot Keren

Berikut adalah beberapa model jenggot yang keren dan populer bagi pria:

1. Full Beard

(Sumber foto: www.pexels.com)

 

Model jenggot full beard adalah gaya jenggot di seluruh area wajah, termasuk pipi, dagu, dan kumis, yang membentuk satu kesatuan yang padat dan tebal. Karakteristik utamanya adalah keseluruhan penutupan wajah dengan jenggot yang panjang dan lebat, menciptakan tampilan yang sangat maskulin dan alami.

Full beard sering kali dianggap sebagai simbol kejantanan dan kewibawaan, serta memberikan kesan yang kuat dan penuh kepercayaan diri. Gaya ini sangat fleksibel dalam hal penataan, dengan banyak variasi seperti garis runcing di dagu, atau gaya tanpa trim yang lebih kasual.

Merawat full beard mencakup perawatan yang teratur seperti penyisiran untuk menjaga kebersihan dan kerapihan, serta pemangkasan sesuai kebutuhan untuk menjaga panjang dan bentuk yang diinginkan. Para pria sering memilih gaya full beard untuk menonjolkan karakteristik unik wajah mereka, serta menambah dimensi dan ketegasan dalam penampilan mereka sehari-hari.

 

2. Stubble Beard

(Sumber foto: www.pexels.com)

 

Model ini merupakan jenggot pendek yang memberikan tampilan seperti baru saja bercukur. Stubble beard memberikan tampilan yang santai dan tidak terlalu formal, namun mudah dirawat. Grameds tidak perlu mencukur secara presisi, justru looks yang natural ini membuatmu semakin terlihat trendy. Cara merawatnya juga mudah, Grameds perlu menjaga panjang jenggot dengan alat cukur atau trimmer pada pengaturan rendah.

 

3. Goatee

(Sumber foto: www.pexels.com)

 

Model Goatee adalah jenggot yang hanya tumbuh di dagu dan sering kali disertai dengan kumis. Model jenggot ini menonjolkan dagu dan cocok untuk pria dengan bentuk wajah oval atau persegi. Perawatan untuk pemilik jenggot Goatee cukup melakukan pemangkasan dan penyisiran rutin untuk menjaga bentuk dan panjang yang diinginkan.

 

4. Van Dyke

(Sumber foto: menshaircuts.com)

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

 

Model jenggot Van Dyke merupakan kombinasi antara jenggot Goatee dan kumis yang tidak tersambung. Tampilan model Van Dyke memberikan kesan  yang elegan dan klasik, sehingga sering kali dikaitkan dengan seniman dan tokoh sejarah.Perawatan jenggot model ini memerlukan perhatian khusus untuk menjaga garis dan bentuk yang bersih dan rapi.

 

5. Balbo

(Sumber foto: beard.org.in)

 

Jenggot ini merupakan kombinasi jenggot yang tumbuh di dagu dengan kumis yang terpisah, namun tidak ada rambut di pipi. Jenggot ini memberikan tampilan yang unik dan modern, sehingga cocok untuk pria dengan wajah persegi atau bulat. Perawatan untuk jenggot Balbo cukup melakukan pemangkasan dan perawatan rutin untuk menjaga bentuk yang diinginkan.

 

6. Anchor Beard

(Sumber foto: gillette.co.uk)

 

Jenggot Anchor Beard atau model jangkar ini yang membentuk garis di sepanjang rahang dan menghubungkan ke jenggot di dagu, disertai dengan kumis. Kenunikan pada model ini menekankan rahang dan dagu, sehingga memberikan tampilan yang tegas dan maskulin. Untuk menjaga model Anchor Beard tetap rapi, Grameds perlu melakukan pemangkasan guna menjaga bentuk tetap rapi.

 

7. Circle Beard

(Sumber foto: www.pexels.com)

Circle Beard merupakan kombinasi kumis dan jenggot kambing yang membentuk lingkaran di sekitar mulut. Kelebihan dari model jenggot ini yakni memberikan tampilan yang rapi dan mudah dirawat, sehingga cocok untuk berbagai bentuk wajah. Perawatan untuk Circle Beard memerlukan pemangkasan dan penyisiran rutin untuk menjaga bentuk lingkaran yang simetris.

 

8. Beardstache

(Sumber foto: brio4life.com)

 

Beardstache merupakan kombinasi antara kumis tebal dan jenggot kasar yang lebih pendek. Keunikan dari gaya ini yakni memberikan tampilan yang rugged dan maskulin, sehingga sering kali dikaitkan dengan gaya petualang. Beardstache memerlukan pemangkasan agar panjang kumis lebih tebal dari jenggot.

 

9. Scruffy

(Sumber foto: beardstyle.net)

 

Model jenggot Scruffy adalah gaya jenggot yang dikenal dengan tampilan kasar dan tidak rapi, namun tetap terlihat stylish. Scruffy beard sering kali ditandai dengan jenggot yang tumbuh dengan panjang sedang hingga panjang, tetapi tidak dibiarkan tumbuh begitu panjang seperti pada model jenggot penuh.

Karakteristik utamanya adalah kekumuhan yang terkontrol, di mana jenggot tidak dipangkas dengan sangat rapi sehingga tetap menampilkan tekstur kasar alami. Gaya ini sering dipilih untuk menciptakan penampilan yang santai, tanpa perlu penataan yang terlalu rumit.

Meskipun terlihat acak-acakan, merawat jenggot Scruffy tetap memerlukan perhatian terhadap kebersihan dan pemeliharaan bentuk agar tetap terlihat rapi dan terawat. Jenggot Scruffy cocok bagi pria yang ingin menunjukkan kesan maskulin dan santai, sambil tetap menjaga penampilan yang menarik dan trendy.

 

10. Imperial

(Sumber foto: travel.stackexchange.com)

 

Model jenggot Imperial adalah gaya jenggot yang terkenal dengan tampilan yang mewah, tebal, dan teratur. Gaya ini melibatkan pertumbuhan jenggot penuh yang terkumpul di dagu, sering kali disertai dengan kumis tebal yang terhubung.

Jenggot Imperial menonjolkan kekayaan dan kekuatan, serta memberikan tampilan yang sangat maskulin dan elegan. Karakteristik utamanya adalah jenggot yang rapi dan terpelihara dengan baik, dengan perhatian khusus pada garis tepi yang bersih dan simetris.

Para pria sering memilih gaya ini untuk menciptakan kesan keanggunan dan ketegasan yang klasik, sering dikaitkan dengan tokoh-tokoh sejarah dan figur-figur yang berpengaruh. Merawat jenggot Imperial memerlukan pemangkasan teratur dan perawatan yang cermat untuk menjaga garis-garis yang tegas dan tetap terlihat teratur.

 

11. Duck Tail

(Sumber foto: wisebarber.com)

 

Model jenggot duck tail adalah gaya jenggot yang menggabungkan elemen dari jenggot penuh dengan bentuk yang lebih terfokus pada ujung dagu yang menyerupai bentuk ekor bebek (duck tail).

Gaya ini terkenal dengan jenggot yang tumbuh panjang di dagu dan mengecil secara bertahap ke arah ujung, menciptakan siluet yang menyerupai ekor bebek.

Karakteristik utamanya adalah ujung jenggot yang runcing dan tegas, sementara bagian atas jenggot lebih lebat dan panjang. Gaya duck tail memberikan tampilan yang maskulin dan tegas, sering kali dianggap sebagai alternatif yang lebih modern dari jenggot penuh yang konvensional.

Merawat jenggot duck tail cukup mudah, yakni dengan pemangkasan teratur untuk menjaga bentuknya yang khas dan memastikan garis tepi yang terdefinisi dengan baik. Para pria sering memilih gaya ini untuk menambahkan dimensi dan karakteristik unik pada penampilan jenggot mereka, sehingga menciptakan kesan yang elegan dan menarik.

Pria Posesif Wanita Sensitif

https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

 

 

12. Dutch

(Sumber foto: henorsegrooming.com)

 

Model jenggot dutch, atau yang sering disebut juga sebagai jenggot Belanda, adalah gaya bentuk jenggot tebal dan terlihat seperti kipas. Beberapa pria tidak menambahkan kumis pada gaya ini. Kumis sebaiknya dicukur sangat tipis, tetapi tidak sampai menyentuh jenggot. Model jenggot ini juga identik dengan jenggot yang tebal dengan kumis tipis.

Perawatan untuk model dutch ini cukup memangkas untuk menjaga panjangnya tetap rapi dan simetris. Grameds juga harus rutin memangkas kumis agar jenggot lebih dominan daripada kumis.

 

13. Verdi

(Sumber foto: maaz.id)

 

Model jenggot verdi adalah gaya jenggot yang menggabungkan elemen dari jenggot penuh dengan kumis tebal yang terpisah, tetapi dengan rambut jenggot di dagu dipangkas lebih pendek. Gaya ini dinamai dari Giuseppe Verdi, komponis Italia terkenal, yang sering terlihat dengan gaya jenggot seperti ini.

Karakteristik utamanya adalah jenggot yang tumbuh penuh di dagu dan menyatu dengan kumis yang tebal, sementara bagian atas jenggot di dagu dipangkas lebih pendek dan rapi. Gaya verdi memberikan tampilan yang maskulin dan artistik, sering kali dianggap sebagai pilihan yang elegan dan terpelihara.

Merawat jenggot verdi melibatkan pemangkasan rutin untuk menjaga bentuk yang tegas dan rapi, serta perawatan kumis untuk menjaga kelebatan dan kebersihan. Para pria sering memilih gaya ini untuk menambahkan karakter dan keanggunan pada penampilan mereka, menciptakan kesan yang kuat dan menonjolkan fitur wajah dengan cara yang estetis dan moderat.

 

14. Klingon Beard

(Sumber foto: betrendsetter.com)

 

Klingon beard terinspirasi dari penampilan karakter dari serial televisi dan film fiksi ilmiah “Star Trek”, yaitu ras alien bellicose yang dikenal sebagai Klingon. Gaya jenggot ini ditampilkan dengan jenggot yang tumbuh panjang, tebal, dan sering kali bercabang di ujungnya.

Karakteristik utamanya adalah jenggot yang dibiarkan tumbuh dengan lebat, menciptakan kesan yang kuat dan garang. Sering kali, gaya ini juga disertai dengan kumis yang tebal dan tegas, menambah dimensi pada penampilan keseluruhan. Merawat jenggot klingon melibatkan pemangkasan teratur untuk menjaga bentuk dan panjang yang diinginkan, serta memastikan kebersihan dan kesehatan kulit di sekitar jenggot.

Gayanya mencerminkan kekuatan dan karakter yang tangguh, sering kali menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menambahkan elemen dramatis dalam penampilan jenggot mereka dengan gaya yang terinspirasi dari dunia fiksi ilmiah yang ikonik.

 

Tips Merawat jenggot Agar Tebal dan Rapi

Untuk merawat jenggot agar tetap tebal dan rapi, perlu diperhatikan beberapa langkah perawatan yang teratur dan tepat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Grameds ikuti:

1. Cuci Jenggot secara Teratur

Membersihkan jenggot secara rutin adalah kunci utama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Gunakan sampo khusus jenggot yang mengandung bahan-bahan alami dan bebas sulfat untuk menghindari pengeringan kulit di sekitar jenggot.

 

2. Gunakan Kondisioner Jenggot

Setelah mencuci, aplikasikan kondisioner khusus jenggot atau minyak jenggot untuk menjaga kelembaban rambut dan kulit di sekitarnya. Pilih produk yang mengandung bahan-bahan seperti minyak argan, minyak jojoba, atau minyak kelapa untuk memberikan nutrisi tambahan.

 

3. Sisir Jenggot secara Teratur

Menyisir jenggot setiap hari membantu meratakan minyak alami dari akar hingga ujung rambut, serta mencegah rambut menjadi kusut atau berantakan. Gunakan sikat atau sisir khusus jenggot dengan gigi yang lebar dan bulat agar tidak merusak rambut.

 

4. Pemangkasan yang Tepat

Meskipun Grameds ingin jenggot tetap tebal, tetapi pemangkasan rutin tetap penting untuk menghilangkan ujung-ujung rambut yang bercabang dan mempertahankan bentuk yang diinginkan. Gunakan gunting jenggot atau trimmer dengan pengaturan yang tepat untuk memotong rambut dengan presisi.

 

5. Perhatikan Pola Makan dan Kesehatan Umum

Kesehatan jenggot juga dipengaruhi oleh kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral yang mendukung pertumbuhan rambut yang sehat. Minumlah air yang cukup dan hindari stres berlebihan, karena hal ini juga dapat memengaruhi kesehatan rambut.

 

6. Hindari Produk Kimia yang Berlebihan

Menggunakan terlalu banyak produk styling atau penggunaan bahan kimia yang keras bisa merusak rambut dan kulit di sekitar jenggot. Gunakan produk secara moderat dan pilihlah yang mengandung bahan-bahan alami.

Kitab Memahami Pria

https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

 

Tips Memilih Jenggot Sesuai Bentuk Wajah

Memilih jenggot yang sesuai dengan bentuk wajah adalah kunci untuk menciptakan penampilan yang seimbang dan menonjolkan fitur wajah dengan baik. Berikut adalah beberapa tips umum untuk memilih jenggot sesuai dengan bentuk wajah:

1. Oval

Jika wajah Grameds berbentuk oval, hampir semua gaya jenggot akan cocok dengan baik. Grameds memiliki fleksibilitas untuk memilih antara Full beard, Goatee, atau gaya lainnya tanpa terlalu membatasi pilihan.

 

2. Bulat

Untuk wajah bulat, pilih gaya jenggot yang bisa memberikan kesan tirus pada wajah, seperti jenggot yang lebih panjang di dagu dengan kumis yang terpisah. Hindari gaya yang terlalu tebal di samping atau di bawah dagu, karena dapat membuat wajah terlihat lebih bulat.

 

3. Persegi atau Kotak

Wajah dengan bentuk persegi atau kotak terlihat lebih maskulin, sehingga gaya jenggot yang menonjolkan bentuk ini bisa menjadi pilihan yang baik. Contohnya adalah jenggot penuh dengan garis tegas di sisi dagu atau garis yang lebih lebar di bawah dagu.

 

4. Panjang

Wajah panjang biasanya terlihat proporsional dengan jenggot yang lebih panjang, seperti jenggot penuh atau jenggot Duck Tail yang membentuk ujung runcing di dagu.

 

5. Hati atau Segitiga Terbalik

Untuk wajah dengan bentuk hati atau segitiga terbalik, fokuskan pada gaya jenggot yang mengisi dagu dengan baik, seperti Goatee yang mengarahkan perhatian ke bagian bawah wajah.

 

6. Diamond

Wajah dengan bentuk diamond cenderung memiliki pipi yang lebih lebar dan dagu yang tirus. Pilih gaya jenggot yang bisa menciptakan keseimbangan antara kedua bagian ini, seperti jenggot yang lebih tebal di dagu dengan kumis yang terpisah.

Lelaki Tegar

 

Jangan Lakukan Ini saat Memelihara Jenggot!

Memelihara jenggot memerlukan perhatian dan perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar jenggot tetap sehat dan terlihat rapi:

  • Mengabaikan Kebersihan

Jangan biarkan jenggot kotor. Jenggot yang tidak dibersihkan secara teratur dapat menumpuk kotoran dan minyak, yang bisa menyebabkan jerawat, iritasi kulit, dan bau tidak sedap.

  • Menggunakan Produk yang Salah

Hindari menggunakan sampo atau sabun biasa yang bisa mengeringkan rambut dan kulit. Gunakan produk khusus jenggot yang dirancang untuk menjaga kelembapan dan kesehatan rambut wajah.

  • Mengabaikan Kondisioner

Jangan lupa untuk menggunakan kondisioner atau minyak jenggot. Ini membantu menjaga kelembutan dan menghindari rambut bercabang.

  • Mencukur Terlalu Sering

Meskipun memangkas jenggot penting, mencukur terlalu sering bisa mengganggu pertumbuhan alami dan menyebabkan iritasi kulit. Biarkan jenggot tumbuh untuk mencapai panjang yang diinginkan sebelum memangkasnya.

  • Tidak Menyisir Jenggot

Mengabaikan penyisiran dapat menyebabkan kusut dan simpul yang sulit diurai, serta distribusi minyak alami yang tidak merata. Gunakan sikat atau sisir khusus jenggot untuk menjaga jenggot tetap rapi.

  • Mengabaikan Nutrisi

Jangan mengabaikan diet sehat. Nutrisi yang buruk dapat memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan rambut. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral.

  • Mengabaikan Pemangkasan

Jangan biarkan jenggot tumbuh tanpa kendali. Pemangkasan teratur membantu menjaga bentuk yang rapi dan menghilangkan ujung rambut yang bercabang atau rusak.

  • Menggaruk atau Menarik Jenggot

Menggaruk atau menarik jenggot bisa merusak folikel rambut dan menyebabkan kerontokan. Jika jenggot terasa gatal, gunakan minyak atau balm jenggot untuk meredakan iritasi.

  • Mengabaikan Kesehatan Kulit

Kulit di bawah jenggot juga memerlukan perawatan. Gunakan pelembab dan eksfoliator yang lembut untuk menghindari kulit kering dan ketombe.

  • Stres Berlebihan

Stres dapat memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan jenggot. Temukan cara untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau hobi yang menyenangkan.

 

Itulah rekomendasi model jenggot trendy yang bisa Grameds coba. Sesuaikan saja model jenggot dengan bentuk wajah agar tampilan Grameds makin berwibawa dan gagah. Kamu juga bisa menaikkan rasa percaya diri melalui buku self improvementdi Gramedia.com.



Live Apakah Anda berminat jika disediakan fasilitas baca buku sepuasnya di Gramedia ?
  • Ya, tentu saja!
    92% 92% 1.3k / 1.4k
  • Tidak
    7% 7% 105 / 1.4k


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Laila Wu