in

Angkak Merah: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Angkak Merah : Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi – Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kasus paling tinggi untuk penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal ini bukanlah merupakan suatu hal yang mengherankan mengingat Indonesia termasuk dalam negara yang mempunyai iklim tropis. Negara yang mempunyai iklim tropis pada umumnya merupakan tempat yang sangat cocok bagi nyamuk jenis aedes agypti dan aedes albopictus yang dikenal membawa virus DBD untuk berkembang.

Nyamuk jenis aedes agypti dan aedes albopictus diketahui sering bersarang dan berkembang biak di daerah atau tempat yang lembab dan banyak sampah ataupun tempat lembab yang banyak dikelilingi tumbuhan.

Karena penyakit DBD ini telah ada sejak zaman dahulu, nenek moyang bangsa Indonesia pun telah mencoba mencari dan menggunakan obat tradisional untuk melakukan penyembuhan. Salah satu obat tradisional yang hingga kini masih dipercaya dapat menyembuhkan demam berdarah dengue adalah angkak merah. Meski demikian, menurut sisi medis, apakah benar angkak dapat menyembuhkan DBD?

PENGERTIAN ANGKAK

https://www.shutterstock.com

Angkak merah adalah salah satu jenis beras merah yang berasal dari Tiongkok. Angkak pada mulanya adalah beras ketan putih biasa yang kemudian diolah dengan cara diberikan ragi merah atau ragi berjenis monascus purpureus supaya terjadi proses fermentasi.

Pada umumnya beras angkak merah digunakan untuk bahan pewarna makanan, bahan pengawet makanan, campuran dalam rempah masakan, dan juga sebagai bahan untuk membuat minuman beralkohol yaitu anggur beras. Di samping kegunaannya dalam dunia kuliner, beras angkak merah juga telah digunakan sejak berabad-abad yang lalu dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Masyarakat Tiongkok mempercayai bahwa beras angkak merah mempunyai manfaat yang sangat mujarab untuk meningkatkan sirkulasi darah serta mengurangi rasa sakit pada gangguan pencernaan, seperti misalnya diare. Obat tradisional yang berwarna merah ini telah dipercayai selama bertahun-tahun oleh para dokter di Indonesia untuk pengobatan penyakit demam berdarah. Angkak merah dapat diberikan sebagai obat untuk pasien demam berdarah dengan berbagai macam cara, mulai dari bentuk kapsul, minuman yang dicampur dengan angkak merah, maupun makanan yang juga dicampur dengan angkak merah.

Walau demikian, seberapa efektif kah angkak merah untuk mengatasi penyakit demam berdarah? Untuk mencari tahu jawabannya, mari simak penjelasannya berikut ini!

KANDUNGAN DALAM ANGKAK

Mengutip dari penelitian yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Pharmacology, khasiat utama dari angkak merah didapatkan dari berbagai macam kandungan yang terbentuk pasca proses fermentasi. Berikut ini adalah kandungan aktif dalam angkak merah yang memiliki khasiat dalam pengobatan.

  • Monacolin K atau lovastatin yang memiliki fungsi untuk menghambat enzim dalam pembentukan kolesterol.
  • Gamma-aminobutiric acid (GABA), yaitu asam amino yang baik bagi sel saraf.
  • Polisakarida sebagai sumber serta cadangan energi.

MANFAAT ANGKAK

Sama halnya dengan berbagai jenis beras lainnya yang mempunyai manfaat yang berbeda-beda, beras dengan fermentasi ragi merah ini mempunyai khasiat tersendiri.

https://www.merdeka.com

Berikut beberapa khasiat angkak merah untuk kesehatan.

1. Menyembuhkan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Di Indonesia, angkak merah menjadi salah satu jenis obat herbal yang cukup populer untuk pengobatan alami. Pasien dengan penyakit demam berdarah yang kerap muncul selama musim hujan.

Beras angkak memiliki fungsi untuk meningkatkan trombosit darah secara signifikan sebagai berkat efek anti-inflamasi atau antiradang.

Hal ini telah dibuktikan di dalam sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang menyatakan bahwa adanya penurunan drastis dari kadar TPO (trombopoietin).

Kadar TPO ini merupakan tolok ukur utama dari keparahan infeksi DB. Dari kadar TPO tersebut, dokter juga bisa mendeteksi ada atau tidaknya perdarahan di sumsum tulang belakang pada pasien demam berdarah.

2. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah mendorong pembuluh darah arteri dengan sangat kuat. American Heart Association (AHA) sering menyebut kondisi ini sebagai silent killer atau sebagai pembunuh diam-diam.

Dapat dikatakan begitu karena penyakit hipertensi tidak memunculkan berbagai macam gejala, tetapi memiliki resiko memunculkan penyakit serius yang lainnya, seperti penyakit jantung atau bahkan hingga kematian.

Mengutip dari situs National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) atau Pusat Nasional Untuk Kesegatan Pelengkap Dan Integratif dari Amerika Serikat, penelitian pada manusia menunjukkan bahwa mengonsumsi angkak merah ini dapat memperlancar aliran darah.

Kandungan beras ini dapat membantu melebarkan pembuluh darah sekaligus memiliki sifat antiradang yang tentu saja dapat meredakan adanya peradangan.

Walau demikian, penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan guna untuk menentukan apakah terdapat efek samping penggunaan angkak merah untuk pasien penyakit jantung.

3. Menurunkan kolesterol

Saat menjalani pemeriksaan kesehatan seperti medical check-up, kadar kolesterol yang tinggi biasanya menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian.

Kolesterol yaitu salah satu jenis lemak yang diproduksi secara alami oleh organ hati. Lemak ini juga dapat ditemukan di dalam makanan yang berasal dari hewan, misalnya seperti susu, keju, dan daging. Di dalam tubuh, kolesterol sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel sehat, memproduksi sejumlah hormon, serta dapat menghasilkan vitamin D.

Walau begitu, apabila kadar kolesterol dalam tubuh melebihi dari batas normal, maka kolesterol akan menumpuk di dalam pembuluh darah dan akan membentuk plak di saluran pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan. Dari penyumbatan tersebut, apabila berlangsung dalam waktu yang lama maka akan bisa menyebabkan munculnya penyakit stroke.

Angkak merah biasanya mengandung sejumlah senyawa yang mirip dengan bahan aktif yang digunakan untuk membuat obat penurun kolesterol. Para dokter biasanya akan meresepkan statin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol buruk (LDL) sekaligus membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung.

NCCIH juga mengatakan bahwa terjadi penurunan total kolesterol berkisar 20-25% pada orang yang mengonsumsi ekstrak angkak merak dengan dosis yang tinggi, yaitu kurang lebih sekitar 2,4 gram per hari.

4. Manfaat lain dari angkak merah

Selain tiga kondisi di atas, beras dengan fermentasi ragi merah ini dapat digunakan untuk membantu mengatasi kondisi kesehatan lainnya,

Meski begitu, efektivitas beras angkak sebagai obat dari kondisi berikut belum diketahui dengan pasti. Beberapa khasiat beras ragi merah tersebut, yaitu:

  • Kadar kolesterol tinggi yang berkaitan dengan virus HIV,
  • Permasalahan gula darah dan diabetes melitus,
  • Gangguan organ hati, misalnya seperti perlemakan hati,
  • Penyakit jantung koroner
  • Permasalahan pencernaan dan metabolisme tubuh.

ATURAN KONSUMSI ANGKAK

Penggunaan angkak untuk kondisi kesehatan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya masih berdasarkan kepada tradisi serta teori-teori ilmiah yang masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

Pada dasarnya, berbagai macam teori ini belum diujikan secara menyeluruh pada tubuh manusia, sehingga kemanjuran dan keamanannya belum tentu terjamin. Meski demikian, ada beberapa peraturan yang perlu untuh diperhatikan saat hendak mengonsumsi angkak merah.

Berikut aturan konsumsi angkak merah yang perlu untuk diperhatikan.

  • Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan ibu hamil.
  • Konsultasikan dengan dokter apabila sedang mengonsumsi berbagai macam obat lainnya.
  • Biasanya, jumlah konsumsi wajar ekstrak angkak merah yaitu dua kali dengan jumlah sebanyak 600 mg/hari.
  • Hindari untuk mengonsumsi beras angkak merah secara berlebihan untuk mendapatkan manfaat dengan instan.
  • Apabila anda mempunyai riwayat penyakit yang kronis, usahakan untuk mengkonsultasikannya dengan ahli medis guna untuk mendapatkan dosis konsmsi yang tepat. Hal ini sangat diperlukan karena apabila mengonsumsi angkak merah dengan cara yang kurang tepat akan berisiko mendapatkan efek samping yang berbahaya.

EFEK SAMPING ANGKAK MERAH

Di balik dari seluruh khasiat dari angkak merah, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan efektivitasnya.

Penelitian yang telah ada biasanya dilakukan dengan objek penelitiannya adalah masyarakat Tionghoa. Sehingga, peneliti masih perlu untuk melakukan pengujian penggunaan angkak pada kelompok dari ras lain yang mempunyai pola makan yang berbeda.

Di samping itu, karena tingginya kandungan monacolin K, Food And Drugs Administration (FDA) atau Badan Pengawasan Obat Dan Makanan Amerika Serikat tidak memberikan persetujuan atas suplemen angkak merah sebagai obat medis. Tingginya kandungan monacolin K dalam suplemen angkak merah dapat menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya dan juga apabila terjadi interaksi obat yang sama dengan lovastatin akan memberikan efek yang cukup parah.

FDA menyatakan bahwa kegiatan menjual dan mempromosikan suplemen angkak merah yang mengandung kadar zat penurun kolesterol yang melebihi batas normal termasuk sebagai kegiatan yang ilegal. Selain itu, penggunaan obat herbal seperti beras angkak merah dengan tidak dibarengi oleh pengawasan dari ahli dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan.

Beberapa efek samping dari angkak merah yang perlu diketahui, yaitu :

  • Sakit perut
  • Pusing disertai sakit kepala,
  • Perut kembung
  • heartburn
  • Reaksi alergi
  • Hepatitis
  • Disfungsi ereksi.

Selain efek samping seperti yang telah dijelaskan, beras angkak merah mempunyai potensi sebagai penyebab dari beberapa masalah kesehatan yang cukup serius seperti berikut ini.

Kandungan monacolin K bisa memiliki hubungan dengan gangguan nyeri otot kronis dan fungsi hati apabila digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat-obatan yang lainnya. Selain itu, dalam pemrosesan fermentasi beras angkak merah yang tidak tepat dan sesuai dapat menyebabkan terjadnya kontaminasi pada zat citrinin yang dapat meningkatkan kemungkinan risiko gagal ginjal.

Penggunaan angkak merah sebagai pengobatan herbal sangat memerlukan pengawasan oleh ahli medis guna untuk mencegah terjadinya risiko gangguan kesehatan

CARA MENGONSUMSI ANGKAK

https://dapursasa.web.app/

Angkak banyak digunakan untuk masakan China. Bumbu angkak ini berasal dari beras ketan yang telah diproses dengan cara difermentasi kemudian di keringkan. Angkak bisa diberikan ke pasien DBD atau kepada orang yang membutuhkan dalam berbagai cara, mulai dari kapsul, teh angkak, ataupun makanan yang telah dicampur dengan angkak.

Memiliki warna kemerahan serta sedikit kusam, membuat angkak  dapat digunakan untuk memberikan warna merah yang alami pada masakan. Haluskan angkak bersama dengan bumbu yang lainnya. Angkak basah, memilki bentuk yang mirip dengan tapai ketan, tetapi berwarna kemerahan, sedikit basah dan biasanya dijual di dalam kemasan botol.

Angkak sangat berguna untuk menambahkan aroma segar serta memberikan warna merah yang alami pada daging ayam maupun daging sapi yang dipanggang. Angkak basah sangat sedap apabila langsung dimasak dengan cara ditumis menggunakan  tahu dan sayur-sayuran segar seperti pakcoy, wortel, dan jamur.

Sedangkan angkak kering biasanya dicampurkan bersama dengan bahan-bahan lainnya seperti daging, wortel, dan jamur lalu dimasak hingga lunak dan memiliki warna kemerahan. Angkak merah untuk masakan dapat dengan mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun di pasar modern seperti swalayan dan supermarket.

Salah satu resep atau cara untuk mengolah angkak sebagai hasil masakan adalah ayam angkak atau juga biasa disebut dengan ayam cao atau ayam merah.

Bahan yang diperlukan untuk membuat masakan tersebut yaitu angkak sebanyak 1 sendok makan, ½ ekor ayam kampung atau ayam broiler kurang lebih 1kg, sayur asin 1-2 ikat sesuai dengan selera, dan bumbu lain seperti bawang merah, bawang putih, lada, garam, dan gula pasir secukupnya.

Cara pengolahan nya yaitu pertama-tama ayam dibersihkan, lalu kulitnya dibuang. Ayam tersebut kemudian dipotong-potong seperlunya sesuai selera.

Angkak ditumbuk hingga halus. Sayur asin dipotong dengan ukuran kecil. Bawang putih dan bawang merah ditumbuk hingga halus. Tumis bawang merah dan bawang putih yang telah ditumbuk sebelumnya menggunakan api kecil hingga wangi dan berwarna kekuningan, lalu masukkan angkak yang telah ditumbuk. Setelah itu, masukkan ayam sambal diaduk-aduk hingga merata, lalu masukkan air bersih hingga seluruh permukaan daging ayam terendam.

Setelah daging ayam dirasa cukup empuk dan air dalam wajan menyusut, masukkan sayur asin, dan juga bumbu lainnya seperti gula pasir, garam, dan lada. Tunggu dan biarkan hingga mendidih sebentar, lalu api dimatikan. Masakan siap dihidangkan, dan lebih sedap apabila disantap bersama denngan makan nasi panas.

Namun, apabila anda merasa memasak dengan menggunakan angkak cukup merepotkan, anda juga bisa mengonsumsi angkak dengan cara dicampurkan dengan berbagai minuman hangat seperti teh dan juga wedang jahe. Caranya cukup mudah yaitu hanya dengan membuat minuman anda seperti biasa, lalu tambahkan angkak kering sekitar kurang lebih 1 sendok makan, lalu aduk hingga larut.

Cukup sekian rangkuman mengenai pengertian, manfaat, efek samping, dan juga cara mengkonsumsi angkak merah. Semoga artikel ini dapat membantu serta bermanfaat bagi anda.

Baca juga :



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy