in

Kenalan Dengan Daun Katuk: Cara Mengolah, dan Manfaat Daun Katuk

Manfaat Daun Katuk – Di Indonesia, daun katuk biasa dikonsumsi oleh ibu menyusui. Namun, sesungguhnya daun katuk dapat menjadi pilihan sayur untuk berbagai variasi menu makan sekeluarga di rumah. Selain itu, kamu juga dapat mengolahnya dengan cara ditumis, dicampurkan dengan telur dadar, ataupun dibuat sayur bening berkuah.

Selain enak untuk dikonsumsi, daun katuk juga memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan. Lalu, apa saja manfaat dari daun katuk? Sebelum membahas akan hal itu, ada baiknya kita akan membahas tentang daun katuk terlebih dahulu.

Tentang Daun Katuk

kompas.com

Daun katuk (Sauropus androgynus) merupakan sayuran yang bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui. Daun katuk sebagai jenis sayuran asal Asia Tenggara dari suku phyllanthaceae  dan termasuk di antara kerabat ceremai, berry, dan mentang.

Selain itu, pada daun katuk ini terdapat  banyak sekali klorofil (zat hijau daun). Daun katuk memiliki banyak sekali gizi yang baik bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat daun katuk bagi kesehatan adalah berguna dalam memperlancar air susu ibu (ASI). Jadi, kamu juga tak perlu heran, jika kini sudah banyak produk susu ibu hamil dengan ekstrak daun katuk.

Daun katuk yang memiliki nama ilmiah Sauropus androgynus sebagai tanaman yang memiliki bentuk daun lonjong dengan corak keperakan pada bagian tengahnya. Biasanya, orang-orang mengolah sayuran hijau ini sebagai sayur bening dengan potongan jagung manis serta wortel. Seperti kebanyakan sayuran hijau, daun katuk kemudian memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.

Hal ini karena daun katuk sangat kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram daun katuk segar terkandung berbagai nutrisi, di antaranya:

  • Protein 6,4 gram
  • Lemak 1 gram
  • Karbohidrat 9.9 gram
  • Serat 1,5 gram
  • Kalsium 233 mg
  • Fosfor 9,8 mg
  • Zat besi 3,5 mg
  • Natrium 21 mg
  • Kalium 477,8 gram
  • Tembaga 0,30 mg
  • Seng 1,3 mg
  • Beta-Karoten 9,152 mcg
  • Karoten Total 10,020 mcg
  • Riboflavin (vitamin B2) 0.31 mg
  • Niacin (vitamin B3) 2.3 mg
  • Vitamin C 164 mg.

Itulah beberapa penjelasan tentang daun katuk beserta dengan kandungan didalamnya. Dari kandungan itulah dapat dikatakan bahwa daun katuk ini memiliki banyak sekali manfaat. Pada pembahasan selanjutnya, kita akan bahas manfaat daun katuk.

Manfaat Daun Katuk

daun katuk 1

health.kompas.com

Berdasarkan kandungan gizinya, mengonsumsi daun katuk kemudian akan memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut beberapa diantaranya:

Manfaat Daun Katuk: Memperlancar Air Susu Ibu (ASI)

Daun katuk ialah makanan ibu menyusui yang populer karena memiliki banyak sekali manfaat untuk memperlancar air susu ibu (ASI). Diketahui bahwa kandungan daun katuk kemudian akan meningkatkan hormon yang mempengaruhi produksi ASI, yaitui hormon prolaktin serta oksitosin. Kedua hormon ini kemudian akan merangsang alveoli pada payudara dalam menyerap lebih banyak protein, gula, dan lemak dalam darah.

Semua nutrisi ini nantinya akan digunakan untuk memproduksi ASI. Kemudian, jaringan sel yang mengelilingi alveolus akan menekan kelenjar serta  mendorong ASI ke saluran yang disebut sebagai duktus. Studi pada tahun 2011 di Journal of Nutrigenetics and Nutrigenomics kemudian membuktikan bahwa kegunaan daun katuk ini. Hasilnya, menunjukkan bahwa tikus yang tengah menyusui dan diberikan ekstrak daun katuk akan mengalami peningkatkan air susu.

Manfaat Daun Katuk: Mengatasi Sekaligus Mencegah Peradangan Serangan Jantung

Pada daun katuk, terkandung vitamin C serta karotenoid yang bersifat antioksidan. Di samping itu, antioksidan pada daun ini juga kian lengkap dengan adanya senyawa flavonoid, seperti apigenin, quercetin, dan luteolin. Nah, antioksidan kemudian diketahui dapat membantu melindungi berbagai sel tubuh dari kerusakan serta peradangan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Paparan radikal bebas pada tubuh ini dapat berasal dari radiasi, asap rokok, asap kendaraan, atau dari dalam tubuhmu sendiri saat sedang memecah makanan.

Peradangan juga adalah respons alami tubuh akibat adanya infeksi ataupun cedera. Umumnya, peradangan dalam akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dalam jangka panjang peradangan akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Dengan mengonsumsi daun katuk, kamu akan mendapat manfaat antioksidan bagi tubuh. Itu artinya, makanan ini kemudian akan membantu mengatasi peradangan serta mencegahnya semakin bertambah parah.

Sebuah studi berbasis hewan pada tahun 2015 yang diterbitkan pada The Natural Products Journal kemudian menyebutkan bahwa zat anti radang pada daun katuk dapat mengurangi pembengkakan lebih cepat dibanding obat papaverine. Pembengkakan (edema) ini sering kali terjadi ketika peradangan terjadi.

Manfaat Daun Katuk: Mempercepat Proses Penyembuhan Luka-luka Lecet

Tak hanya menangkal radikal bebas, daun katuk juga memiliki berbagai manfaat yang akan membantu mempercepat penyembuhan luka. Mengapa demikian? Vitamin C yang terkandung di dalam daun katuk juga akan membantu pembentukan kolagen, yaitu protein penting pembangunan kulit. Saat kamu berada dalam keadaan terluka, bagian kulit paling luarlah yang kemudian akan paling sering mengalami kerusakan.

Jika kamu mengkonsumsi daun katuk, maka vitamin C dari daun ini kemudian akan dipecah oleh tubuh dan diangkut bersama aliran darah menuju ke sel-sel yang membutuhkan, termasuk diantaranya pada kulit yang terluka. Kemudian, vitamin C pada kulit ini akan membantu perbaikan luka,  sehingga luka kemudian menjadi lebih cepat sembuh.

Manfaat Daun Katuk: Mencegah Infeksi Bakteri Tertentu Mencegah Infeksi Jamur Pencernaan

Khasiat daun katuk yang tak boleh kamu lupakan selanjutnya adalah berpotensi mencegah infeksi. Pada studi yang sama melaporkan bahwa ekstrak etanol pada daun katuk juga akan menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumoniae serta Staphylococcus aureus, yang akan menyebabkan penyakit pneumonia serta bakteremia.

Kedua bakteri ini sesungguhnya hidup pada usus serta hidung. Akan tetapi, jumlahnya tak banyak, sehingga tidak membahayakan tubuh. Namun, pada beberapa kondisi tertentu, pertumbuhan bakteri kemudian akan tumbuh terkendali sehingga akan menyebabkan infeksi. Selain itu, mengonsumsi daun katuk juga akan memberikan manfaat bagi tubuh untuk mencegah infeksi dari bakteri ini.

Manfaat Daun Katuk: Meningkatkan Sistem Imun

Kegunaan daun katuk bagi sistem imun ini dikarenakan adanya kandungan vitamin C di dalamnya. Tubuh tidak memproduksi vitamin ini secara alami, sehingga kamu perlu memenuhi asupannya lewat makanan serta minuman.

Salah satu manfaat vitamin C adalah mendukung sistem kekebalan imunitas tubuh. Jika asupan vitamin C ini terpenuhi, tentu saja sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat melawan infeksi dari virus, bakteri, serta parasit yang mengganggu.

Manfaat Daun Katuk: Mencegah berat badan berlebih

Kelebihan berat badan (obesitas) kemudian akan meningkatkan berbagai risiko penyakit kronis. Jika kamu tak ingin mengalami obesitas, pilihan makananmu kemudian harus diperhatikan. Kamu dapat memperbanyak sayuran hijau, seperti diantaranya daun katuk. Jika kamu perhatikan kandungan daun katuk, per 100 gram kemudian terdapat 1 gram lemak.

Itu artinya, sayuran ini adalah sayur rendah kalori. Di samping itu, daun katuk juga mengandung flavonoid, serat, serta air yang akan membantu perut kenyang dengan lebih lama. Otomatis, hal ini akan menekan keinginan untuk ngemil makanan tidak sehat.

Cara Mengolah Daun Katuk

daun katuk

bola.com

Tumis Katuk Telur Dadar

Bahan-Bahan yang dibutuhkan:

  • Siapkanlah 300 gr daun katuk
  • Siapkanlah 2 sdm minyak untuk menumis
  • Siapkanlah 2 lembar daun salam
  • Siapkanlah 2 cm lengkuas, memarkan
  • Siapkanlah 1 tongkol jagung manis, serut
  • Siapkanlah 2 buah cabai merah besar, iris serong
  • Siapkanlah garam secukupnya
  • Siapkanlah 1/2 sdt gula pasir
  • Siapkanlah 150 ml santan kental
  • Siapkanlah 1 batang daun bawang, iris
  • Siapkanlah 2 buah telur ayam, buat dadar tebal, potong kotak

Bumbu halus:

  • Siapkanlah 4 butir bawang merah
  • Siapkanlah 2 siung bawang putih
  • Siapkanlah 1/4 sdt merica butir

Langkah membuat:

  1. Petiklah daun katuk kemudian  ambil pucuknya yang muda dan Sisihkan.
  2. Panaskanlah minyak, tumis bumbu halus, daun salam serta lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan daun katuk, jagung manis serta cabai merah. Tambahkan juga garam, gula pasir, dan santan, aduk rata.
  4. Masak hingga daun katuk layu serta matang. Masukkan daun bawang dan telur dadar, aduk sebentar. Angkat.

Muffin Kukus Katuk Polong

Bahan-Bahan yang dibutuhkan:

  • Siapkanlah 2 kuning telur
  • Siapkanlah 100 gr daun katuk, cincang halus
  • Siapkanlah 100 gr kacang polong, cincang halus
  • Siapkanlah  25 gr keju

Langkah membuat:

  • Kocoklah kuning telur, tambahkan daun katuk cincang, kacang polong cincang, serta  keju.
  • Masukkanlah ke dalam cetakan muffin, kukus hingga matang dan Sajikan.

Stik Kentang Katuk

Bahan-Bahan yang dibutuhkan:

  • Siapkanlah 500 gr kentang
  • Siapkanlah 100 gr tepung maizena
  • Siapkanlah Daun katuk, cincang
  • Siapkanlah Himalayan salt secukupnya

Bumbu halus:

  • Siapkanlah 2 siung bawang putih
  • Siapkanlah Lada putih

Langkah membuat:

  1. Kukus kentang kemudian haluskan dan masukkan sisa bahan serta bumbu halus, kemudian aduk hingga rata, dan tes rasa.
  2. Selanjutnya, gulung adonan sambil di tekan atau boleh juga dicetak. Panaskanlah minyak.
  3. Gorenglah dengan api sedang ke kecil hingga matang dan sajikan.

Sayur Kunci Daun Katuk

Bahan-Bahan yang dibutuhkan:

  • Siapkanlah 50 gram daun katuk
  • Siapkanlah 1 buah wortel, potong bulat-bulat
  • Siapkanlah 1 buah jagung, sisir
  • Siapkanlah 4 ruas temu kunci, keprek
  • Siapkanlah 2 lembar daun salam
  • Siapkanlah 5 butir bawang merah, keprek
  • Siapkanlah 1/2 sdm garam
  • Siapkanlah 1 sdm gula pasir
  • Siapkanlah Air secukupnya

Langkah membuat:

  1. Rebuslah air hingga mendidih, kemudian masukkan jagung sisir, temu kunci, daun salam, bamer, rebus hingga mendidih.
  2. Masukkan juga wortel, tambahkanlah daun katuk, gula pasir, dan tunggu hingga empuk.
  3. Tes rasa, kemudian matikan kompor, dan sajikan.

Daun katuk memiliki kandungan papaverine (alkaloid yang juga dapat ditemukan dalam opium). Karenanya jika dikonsumsi secara berlebihan kemudian akan menimbulkan efek samping seperti diantaranya keracunan papaverin. Itu tadi kandungan gizi daun katuk serta beberapa manfaat daun katuk bagi kesehatan.

Ternyata kita jadi tahu, kalau daun katuk sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan berguna dalam memperlancar produksi ASI. Untuk mendapatkan manfaat daun katuk, kita juga perlu tahu cara mengolah daun katuk. Perlu diingat, daun katuk sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, karena dapat menimbulkan efek samping yang berisiko menyebabkan berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Dari semua pembahasan di atas dapat dikatakan bahwa manfaat daun katuk sangatlah banyak. Namun, kamu juga tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sofyan

Sumber: Dari berbagai sumber

Rekomendasi Buku-Buku Terkait Daun Katuk yang Wajib Kamu Coba!

 

SajianKu VOL. 2/I/2013 Serba-Serbi Teknik Menumis Menyiapkan Sajian Akhir Pekan

SajianKu VOL. 2/I/2013 Serba-Serbi Teknik Menumis Menyiapkan Sajian Akhir Pekan

Mau masak apa hari ini? Menu apa saja yang lezat ya? Pertanyaan seperti ini kerap mengganggu pikiran ibu tiap harinya yang bingung mau menyajikan hidangan seperti apa untuk keluarga tercinta. Nah, buat kamu yang kreatif tak ada salahnya merencanakan menu dengan berbagai variasinya. Dengan anggaran dan waktu yang pas-pasan, siapa tahu menu dalam majalah SajianKu ini bisa kamu tiru. Tanpa harus mengeluarkan kata – kata repot.

Majalah ini memberi inspirasi bagi kamu untuk menyiapkan sajian sehari – hari yang bervariasi dan menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga tercinta. Dengan bahan yang mudah dijumpai di pasar tradisional maupun di pasar swalayan, dengan teknik yang sangat mudah dipraktekkan. Satu tips yang harus diingat, jangan takut untuk menggunakan masakan yang sarat bumbu dan rempah, sehingga seluruh anggota Keluarga semakin lahap menyantap olahanmu Pastinya sajian yang bervariasi ini lengkap lho, ada masakan, kue-kue, puding hingga minuman yang menggugah selera. Mari masak Bu!

 

Hidroponik Bertanam Sayur Tanpa Tanah | S05174

Hidroponik Bertanam Sayur Tanpa Tanah | S05174

Hidroponik, solusi bertanam tanpa tanah. Dengan media air, kamu dapat bertanam di mana saja. Tentunya harus memenuhi syarat syarat yang relatif mudah untuk dilakukan. Aplikasinya pun beragam dan bisa dimulai dari yang mudah dan murah, terutama bagi para pemula. Buku ini berisi tentang pengetahuan tentang hidroponik yang aplikatif, inovasi hidroponik, cara meramu pupuk nutrisi, sampai cara membangun kebun hidroponik tanpa greenhouse. Tertarik berhidroponik? Buku ini akan memandumu dari awal hingga bisa bisa memetik sendiri sayuran yang kamu inginkan tanpa harus belepotan tanah.

 

Bertanam Sayuran Organik Di Halaman

Bertanam Sayuran Organik Di Halaman

Ungkapan “let food be your medicine and medicine be your food” menggambarkan jika kita ingin selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit, konsumsilah makanan yang bergizi, sehat, dan aman. Produk yang memenuhi ketiga ciri tersebut umumnya dihasilkan secara organik. Sayangnya, harga produk organik, termasuk sayuran organik, di pasaran relatif mahal. Untuk menyiasatinya, kita bisa menanam sayuran organik di halaman rumah. Keterbatasan area halaman rumah pun tidak menjadi masalah karena bertanam sayuran organik bisa dilakukan menggunakan berbagai wadah, termasuk wadah bekas.

Dalam buku ini dipaparkan cara praktis bertanam sayuran organik di halaman rumah yang terbatas menggunakan wadah bekas, pot, dan polybag. Dipaparkan juga cara bertanam secara vertikultur dan aquaponik. Selain itu, dituturkan juga cara menyemai benih. Semua bahasan disampaikan secara praktis dan sederhana sehingga dapat dengan mudah dipraktikkan di rumah. Let’s grow your own! Meta description: Buku tentang Bertanam Sayuran Organik Setiap Hari di Halaman Rumah Meta tag: Urban farming, Sayuran, Organik, Halaman Rumah, panen sayur, hobi.

 

Mudah Bertanam Sayur Di Teras Panen Kapan Aja

Mudah Bertanam Sayur Di Teras Panen Kapan Aja | S03394

Ingin panen cabai di pot?atau ingin panen kangkung hidroponik?atau ingin memelihara bayam dengan lele?semuanya bisa dilakukan di teras atau pekarangan rumah kita tanpa haru membeli di pasar.Artinya,semua masyarakat perkotaan bisa menjadi petani. Banyak cara yang bisa diaplikasikan untuk bertanam sayur di teras.Mulai dari hidroponik,aeroponik,vertikultur atau di pot.Buku ini memandu kita menjadi petani kota yang bisa memanen sayur kapan pun.Di samping itu kita bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga,bahkan sampai meningkatkan pendapatan keluarga.



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy