in

Ragam Jenis Apel dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Sumber: Burst.Shopify

Jenis-jenis apel – Di seluruh dunia, Apel (Malus) dibudidayakan sebagai pohon buah. Buah ini termasuk yang paling banyak ditanam dalam spesies genus Malus. Nenek moyang liar apel, Malus sieversii, masih ditemukan sampai sekarang dan pohon apel berasal dari Asia Tengah, tempat nenek moyangnya itu pertama kali ditemukan.

Selama ribuan tahun, apel ditanam di Asia dan Eropa dan kemudian penjajah Eropa membawanya ke Amerika utara. Buah ini menjadi populer karena bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, daya tahannya yang baik, serta rasa nyaman saat mengonsumsinya. Sebagai contoh betapa variatif cara pengolahan apel, buah ini bisa dijadikan sekadar irisan, jus, kue, tart, kue kering, pai, sampai jus.

Jenis-Jenis Apel

Seperti yang kita tahu pula, apel memiliki rasa yang cukup renyah dan manis. Dengan cita rasa seperti itu, pohon apel sebenarnya punya lebih dari 30.000 varietas di seluruh dunia. Meski begitu, jenis yang paling umum dan populer adalah Red Delicious, Gala, Granny Smith, Golden Delicious, Lady, Fuji, sampai Cortland.

Kumpulan Dongeng Buah & Sayur

https://www.gramedia.com/products/kumpulan-dongeng-buah-sayur?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Apa jenis apel yang paling populer?

Lantas, dari ribuan jenis apel yang tersedia di dunia ini, mana yang paling populer? Hingga saat ini, varietas yang paling banyak ditanam ialah Red Delicious. Diperkenalkan pada 1880-an di Lowa, jenis ini terkenal dengan warnanya yang merah cerah, serta cita rasa yang sedikit manis dan renyah.
Meski sangat populer, Selecthealth memperkirakan bahwa Red Delicious mungkin tak akan lebih populer lagi dibanding Gala. Jenis itu akan menempati posisi kedua sedangkan Granny Smith akan menjadi peringkat ketiga apel terpopuler.

Grameds, berikut daftar dan ulasan 10 jenis apel terpopuler di dunia versi Gramedia. Mari simak bersama-sama!

1. Red Delicious

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Jenis ini merupakan yang paling umum di seluruh dunia. Pada 1880, jenis ini ditemukan Jesse Hiatt di pertanian miliknya di Lowa. Apel ini ia serahkan ke kompetisi pada 1893 dengan nama “Hawkeye”. Setelah memenangkan kompetisi untuk jenis apel yang populer tetapi hambar itu, perlahan nama apel “Hawkeye” ini berubah menjadi Red Delicious pada 1914 dan jenis ini menjadi yang paling populer di Amerika Serikat.

Mengalami banyak hal, jenis buah ini masih menghadapi persaingan dari varietas baru lain, seperti Gala dan Fuji. Red Delicious berbentuk hati, kulitnya merah cerah dengan garis-garis kecil berwarna emas.

2. Gala

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Apel jenis Gala dikembangkan pada 1930 di Selandia Baru. Varietas ini ialah hasil dari persilangan apel Kidd’s Orange Red dan Golden Delicious. Semakin populer seiring waktu, khususnya di AS, jenis buah ini pun akhirnya diproduksi secara komersial.

Kulit keemasan dengan garis-garis warna merah muda dan oranye ialah ciri dari apel Gala. Teksturnya pun renyah dan rasanya sangat manis. Gala biasanya digunakan untuk membuat salad, pai, makanan penutup, saus, atau bahkan dimakan begitu saja.

3. Golden Delicious

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Sebuah keluarga di Virginia Barat menemukan suatu jenis apel, yakni Golden Delicious yang kemungkinan merupakan campuran dari apel Grimes Golden dan Golden Reinette. Jenis apel ini kemudian diproduksi secara komersial pada 1916 oleh The Stark Brother, bersamaan dengan Red Delicious.

Ciri dari jenis apel ini ialah berkulit hijau kekuningan tipis dan rasa buahnya lezat. Meski banyak keunggulan, apel ini cukup rentan dan halus, perlu perawatan ekstra saat menanganinya. Biasanya, Golden Delicious dikonsumsi sebagai apel panggang, saus, atau untuk salad.

Apel jenis ini ditetapkan sebagai buah resmi dari Virginia Barat. Tempatnya ditemukan, Clay County, pun mengadakan festival tahunan demi menghormati buah ini.

4. Granny Smith

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Di sebuah peternakan di Australia, jenis apel Granny Smith pertama kali ditemukan pada 1868 oleh petani bernama Maria Ann Smith. Jenis ini makin populer pada awal abad ke-20 dikarenakan dapat disimpan dalam waktu lama sehingga bisa diangkut dan dikirim untuk jarak jauh dengan mudah.
Warnanya hijau muda, rasanya renyah dan asam. Idealnya, Granny Smith dikonsumsi begitu saja.

Namun, cukup bisa pula dijadikan kue, pai apel, atau apel yang dihancurkan. Di pasar ekspor AS, jenis apel ini sangat populer karena tetap segar setelah waktu yang cukup lama.

5. Lady

jenis-jenis apel
Sumber: Melissa’s Produce

Jenis apel “lady” juga kerap dikenal sebagai “Apel Natal” atau “Pomme d’Api” yang berasal dari Perancis. Varietas ini diperkenalkan ke Amerika Utara pada 1800 setelah ditemukan pada 1628.
Kulitnya berwarna hijau limau dan jenis apel ini berukuran cukup kecil dibandingkan varietas lainnya.Lady sering dikonsumsi sebagai isian, pai, kue kering, atau dalam pembuatan chutney. Sebab ukuran kecilnya, buah dari varietas ini juga bisa digunakan dalam karangan bunga saat liburan atau sebagai penghias pohon Natal, Grameds.

6. Baldwin

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

DI Massachusetts, AS, untuk pertama kalinya apel Baldwin ditemukan. Jenis ini pernah populer di negara itu, tetapi sebagian pohonnya kemudian hancur setelah musim dingin tahun 1934. Dengan begitu, popularitasnya pun berkurang.

Warna apelnya merah cerah, teksturnya cukup keras. Sebab itu, apel Baldwin cocok untuk dipanggang. Bahkan, jenis ini dapat dikonsumsi sebagai cuka sari apel. Sayangnya, jenis apel Baldwin sudah cukup langka karena digantikan oleh Red Delicious.

7. McIntosh

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Mengapa dinamakan apel McIntosh? Sebab, jenis apel ini ditemukan oleh John McIntosh pada 1811 di Kanada. Di Kanada dan timur laut Amerika serikat, apel biasanya dimakan begitu saja atau dimasak. Grameds, apel McIntosh ini lembut dan kulitnya merah. Buah ini pun menjadi populer di sana.

Sayangnya, jenis apel ini menghadapi persaingan yang cukup ketat dari apel impor seperti Gala. Padahal, sebelumnya varietas itu sangat terkemuka dan bahkan diakui sebagai apel nasional Kanada.

8. HoneyCrisp

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Jenis apel HoneyCrisp dipasarkan pada 1991 setelah dikembangkan di University of Minnesota. Tak berbeda dari namanya, apel ini bertekstur renyah, rasanya manis dan berair. Jenis ini termasuk buah bernilai tinggi dan diproduksi secara komersial untuk dinikmati banyak orang karena sangat populer. Bahkan, buah ini diakui sebagai buah resmi negara bagian Minnesota.

Biasanya, jenis apel ini diolah sebagai salad, pai, camilan, hingga saus.

9. Fuji

jenis-jenis apel
Sumber: Turtle Box Market

Dari namanya, kita bisa tahu bahwa apel ini berasal atau dikembangkan di Jepang. Tepatnya, pada 1930. Namanya sendiri berasal dari nama kota yang mengembangkan apel ini. Apel Fuji merupakan jenis apel hasil persilangan apel Red Delicious dan Virginia Ralls Genet.

Sebagai salah satu jenis apel yang sering kita dengar, apel Fuji ialah varietas paling umum di Jepang, China, negara-negara Asia lainnya, sampai AS.

Ukuran jenis buah ini relatif besar. Sementara itu, teksturnya keras dengan daging yang renyah. Rasanya pun manis, sehingga apel Fuji banyak digunakan sebagai salad, apple crumble, hingga pai.

10. Cortland

jenis-jenis apel
Sumber: World Atlas

Berikut ialah jenis apel terakhir yang paling populer di dunia. Sebagai persilangan dari apel McIntosh dan varietas lain, Agricultural Experiment Station atau Stasiun Percobaan Pertanian di New York menemukan asal-usul apel Cortland pada 1898.

Apel Cortland menjadi salah satu varietas apel yang paling populer di AS, dan ia ditanam untuk tujuan komersial. Bentuknya yang bulat dan kulitnya merah cerah dengan sedikit warna kuning terlihat cantik, ditambah buah ini merupakan satu-satunya jenis apel yang dagingnya tak akan berubah jadi cokelat.

Buku Anak Apel Emas

https://www.gramedia.com/products/apel-emas?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Jenis Apel Mana yang Terbaik?

Setelah mengenal berbagai jenis apel, lantas, mana yang terbaik untuk dikonsumsi?

Sebenarnya, hal ini tergantung pada cara kita mengonsumsi apel. Apakah untuk dicemil, dibuat pai, dibuat salad, atau dijadikan saus apel? Pasalnya, terdapat jenis apel yang sangat cocok untuk satu jenis olahan dan sangat tidak cocok untuk olahan lainnya.

Apel Golden Delicious dan Granny Smith, misalnya, yang cukup baik untuk berbagai jenis olahan. Meski begitu, Gala, Lady, dan HoneyCrisp menjadi favorit jika soal camilan langsung berupa buah apel.

Seberapa Segar Apel di Toko?

Sudah tahu betapa variatif dan menariknya apel-apel di dunia ini, wajar jika kita bertanya-tanya “apakah apel yang kita beli di pasar atau swalayan cukup segar dibandingkan dari kebun?

Secara proses, apel terlebih dahulu dipetik dari kebun, lalu ditaruh di gantang dan dicuci. Setelah itu, diukur ukurannya dan disortir, lalu dikemas pada hari yang sama. Selanjutnya, apel-apel dipindahkan ke penyimpanan yang dingin.

Demi mempertahankan kesegarannya, apel lalu dipindahkan ke rak toko dalam beberapa hari dari penyimpanan. Jadi, tak perlu terlalu ragu karena apel yang biasa kita beli di toko-toko masihlah cukup segar.

Fakta Unik

Tahukah kamu, hanya sekitar 30 jenis apel yang diperdagangkan dari sekitar 30.000 varietas apel yang terus ditemukan di seluruh dunia? Sejarah apel cukup panjang terkait produksinya dan buah ini sendiri merupakan buah terpenting ketiga di dunia!

Masyarakat Romawi melakukan budidaya pada enam varietas apel yang berbeda sejak 2.00 tahun lalu. Melansir Agribenchmark, saat ini terdapat lebih dari 30.000 varietas apel. Meski begitu, keragaman apel berkurang drastis usai Perang Dunia II. Pasalnya, perkebunan mengganti pohon-pohon tunggal yang tinggi dan mendorong produksi intensif hanya pada beberapa varietas untuk memotong biaya tenaga kerja dan menghasilkan apel dengan lebih efisien.

Sebab itulah, hanya ada sekitar 20-40 varietas apel yang diproduksi dan diperjualbelikan secara komersial di seluruh dunia saat ini.

Nutrisi dalam Apel

Secara luas, apel dianggap sebagai buah yang sarat nutrisi karena memberikan banyak nutrisi hanya dalam satu pori. Di Amerika, orang yang sedang berdiet direkomendasikan untuk meminum dua cangkir buang setiap hari. Khusus untuk diet 2.000 kalori, mereka disarankan memakan buah secara utuh, contohnya apel.

Sebuah apel berukuran sedang sekitar 200 gram atau 7 ons, kurang lebih memiliki nutrisi seperti berikut:

  • Kalori: 104
  • Karbohidrat: 28 gram
  • Serat: 5 gram
  • Vitamin C: 10% dari Nilai Harian (DV)
  • Tembaga: 6% dari DV
  • Kalium: 5% dari DV
  • Vitamin K: 4% dari DV

Satu apel yang sama juga bisa memberikan masing-masing 2-5% DV vitamin E, B1, dan B6. Mari kita bahas satu per satu.

  • Vitamin E, berguna sebagai antioksidan yang akan larut dalam lemak.
  • Vitamin B1, yang juga dikenal sebagai tiamin, diperlukan tubuh untuk tumbuh kembang.
  • Vitamin B6, sangat penting untuk metabolisme protein dalam tubuh.

Tak hanya itu, apel juga menjadi sumber yang kaya akan polifenol, salah satu antioksidan yang penting. Jadi, makan apel dapat melindungi sel kita dari radikal bebas yang bisa mengakibatkan kondisi kronis.

Grameds, untuk mendapatkan berbagai manfaat apel secara maksimal, usahakan untuk memakan pula kulitnya karena mengandung setengah dari serat yang terkandung beserta polifenolnya.

Manfaat Apel bagi Kesehatan

Tentunya, banyak dari kita yang menyukai buah apel. Setelah mengetahui berbagai jenisnya, kita juga bisa memilih jenis apel yang sesuai dengan kesukaan lidah kita. Namun, apa saja manfaat apel secara umum?

1. Mendukung Penurunan Berat Badan

Mengapa apel bisa mendukung kita dalam menurunkan berat badan? Kembali lagi, apel kaya akan air dan serat. Dua hal ini bisa membuat kita merasa kenyang saat memakannya. Dalam diet, rasa kenyang yang meningkat sangat berfungsi sebagai strategi. Sebab, ini dapat membantu kita mengatur nafsu makan dan mengurangi asupan energi.

Mengutip Healthline, suatu penelitian menyebut bahwa memakan apel utuh bisa meningkatkan rasa kenyang hingga 4 jam lebih lama daripada minum jus atau daging apel saja dalam jumlah sama. Secara teknis, apel utuh memang mengurangi tingkat pengosongan lambung.

Ada pula studi lain yang mengatakan bahwa memakan buah dan sayur yang berdaging putih seperti pir dan apel dapat menurunkan risiko stroke. Misalnya, 25 gram irisan apel per hari dapat menurunkan risiko stroke sebesar 9 persen.

2. Baik untuk Jantung

Salah satu alasan dikaitkannya apel dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, kemungkinan besar karena buah ini mengandung serat larut. Pasalnya, jenis serat yang satu ini dapat menurunkan kadar kolesterol darah kita.

Terkait alasan lainnya, kemungkinan disebabkan oleh apel yang memang mengandung polifenol, seperti epikatekin flavonoid yang bisa menurunkan tekanan darah. Bahkan, studi juga mengaitkan asupan tinggi flavonoid dengan risiko stroke lebih rendah.

Tak cuma itu, flavonoid ini juga bisa mencegah penyakit jantung dengan cara menurunkan tekanan darah serta mengurangi oksidasi kolesterol dan aterosklerosis yang berupa penumpukan plak di arteri kita.

3. Risiko Diabetes Lebih Minim

Manfaat lain dari buah apel ialah dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Buah ini telah terbukti dapat dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 sebesar 18 persen. Nyatanya, satu porsi saja per minggu dapat mengurangi risiko sebesar 3 persen.

Hal ini dipengaruhi oleh kandungan antioksidan polifenol quercetin dan phloridzin. Polifenol quercetin dapat menimbulkan efek antiinflamasi yang mengurangi resistensi insulin, sedangkan phloridzin diyakini dapat mengurangi penyerapan gula di usus, sehingga dapat menurunkan gula darah dan mengurangi risiko diabetes.

Selain memiliki berbagai jenis, rupanya buah apel yang biasa kita konsumsi sehari-hari juga dapat membantu dengan berbagai nutrisi dan manfaat yang ia tawarkan, Grameds! Secara umum, mengonsumsi buah-buahan memanglah penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang kita. Tak heran jika orang-orang yang gemar makan buah, khususnya apel, tetap sehat dan bugar.

Super Fun Coloring: Seri Buah

Selain mengenai jenis-jenis apel, kamu juga bisa mengenal buah-buahan lebih dalam dengan membaca dan membeli buku terkait melalui Gramedia.com! Dijamin, kamu akan disuguhkan dengan berbagai penawaran menarik dan harga-harga buku yang terjangkau serta membuatmu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sevilla Nouval Evanda

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by M. Hardi