Biologi

Mengetahui Fungsi Kepala Putik pada Bunga dan Organ Bunga Lainnya

Written by ziaggi

Fungsi Kepala Putik – Halo sobat Grameds, pasti kalian banyak yang mengira bahwa bunga hanyalah hiasan atau pemanis tumbuhan. Padahal bunga sebenarnya memiliki fungsi yang sangat penting dan vital bagi tanaman itu sendiri. Dapat dikatakan bahwa bunga merupakan organ yang sangat penting karena bunga merupakan salah satu organ reproduksi dengan fungsi utama untuk proses perkembangbiakan tumbuhan.

Bunga dikatakan lengkap jika organ-organnya lengkap. Organ yang biasanya ada pada bunga sempurna adalah mahkota, kelopak, putik, dan bahkan benang sari. Sedangkan bunga tidak sempurna biasanya tidak memiliki keempat bagian tersebut.

Bunga yang tidak memiliki salah satu organ tersebut dapat mengganggu reproduksi tanaman itu sendiri. Memang setiap organ bunga memiliki fungsinya masing-masing. Berikut penjelasan lengkap tentang fungsi kepala putik dan organ lain pada bunga!

Pengertian Kepala Putik

Bagian-Bagian Bunga

Kepala putik adalah salah satu dari komponen dari putik atau alat kelamin wanita pada bunga.  Pada bunga alat kelamin wanita pada penyerbukan antara lain: Tangkai putik, kepala putik, dan bakal buah.

Menurut buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Akhir 2007 Tim Matrix Media Literata (2007), pada saat penyerbukan, serbuk sari jatuh pada kepala putik. Penyerbukan diikuti oleh pembuahan. Pembuahan adalah proses peleburan sperma (jantan) dengan sel telur (betina). Serbuk sari yang jatuh pada kepala putik akan membentuk tabung melalui kepala putik untuk mencapai bakal biji.

Hasil dari pembuahan tersebut adalah zigot atau kandung lembaga. Zigot dan kandung lembaga akan tumbuh menjadi biji. Biji yang ditanam akan jatuh ke tanah dan menumbuhkan akar atau kecambah

Fungsi Bunga

Fungsi bunga adalah menarik penyerbuk untuk menyerbuki tumbuhan untuk membantu penyerbukan tumbuhan agar menghasilkan biji. Warna-warna cerah, aroma yang kuat, dan nektar manis bergabung untuk menarik burung, lebah, dan serangga lain yang memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya. Setelah penyerbukan, bunga berubah menjadi biji. Setidaknya ada 4 fungsi bunga yang harus anda ketahui, yaitu :

  • Fungsi bunga yang paling penting dan vital adalah bunga sebagai alat reproduksi.
  • Fungsi bunga yang kedua adalah menarik burung, serangga dan lebah ke tanah dan menyerbukinya.
  • Fungsi bunga ketiga adalah untuk menampung atau berfungsi sebagai tempat peleburan gamet jantan dan betina.
  • Fungsi bunga keempat adalah untuk menghasilkan biji.

Tentu saja, selain empat fungsi bunga tersebut, Anda juga dapat menambahkan bahwa bunga dapat diapresiasi oleh manusia karena keindahannya, yang terpenting adalah Anda manusia tidak merusaknya dan tidak mencegah bunga saat berkembang biak.

Selain itu, fungsi bunga sebagai perkembang biakan genetif dapat dijabarkan menjadi 4 yaitu:

1. Organ Reproduksi Tanaman

Fungsi dari bunga itu sendiri adalah untuk menggabungkan atau memadukan peleburan sperma atau gamet jantan dengan ovum atau gamet betina. Dengan ini, produksi benih akan terwujud. Susunan atau rangkain bunga dalam satu batang bisa disebut sebagai pembungaan. Organ reproduksi bunga disebut benang sari dan putik.

2. Menarik Polinator

Seperti yang kita ketahui ada hewan yang makanan utamanya nektar. Selama ini, bunganya memiliki nektar atau cairan yang manis. Jika Anda menggunakan simbiosis, nektar akan diambil sebagai makanan, di mana terjadi penyerbukan bunga.

Selama penyerbukan, polen berpindah dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menyebabkan lisis gamet pada tumbuhan.

3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga

Bunga selalu memberikan madu. Nektar memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, itulah sebabnya nektar disebut cairan bunga yang manis. Cairan manis ini dihasilkan saat tanaman sedang berbunga.

Saat bunga mekar, saat itulah hewan pemakan nektar akan tertarik pada bunga. Semakin banyak hewan yang tertarik, semakin cepat proses penyerbukannya.

4. Bagian Indah Pada Tumbuhan

Tidak jarang bunga menjadi bagian tak terpisahkan dari tumbuhan. Sehingga bunganya selalu berwarna cerah dan bentuknya menarik. Jika tanaman tidak berbunga, mungkin akan kurang menarik jika dilihat. Warna cerah dan bentuk bervariasi membuat bunga menjadi tanaman hias yang sangat digemari. Selama ini bunga masih disukai banyak orang untuk ditanam sebagai tanaman hias di taman halaman rumah mereka.

Fungsi Kepala Putik

Kepala putik adalah bagian yang berada paling ujung atas dari putik. Kepala putik memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat untuk menerima serbuk sari saat terjadinya proses penyerbukan.

Fungsi Kepala Putik dalam Penyerbukan

Setiap perkembangbiakan tumbuhan berbunga selalu disertai dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah proses dimana serbuk sari mencapai putik melalui benang. Penyerbukan dibagi menjadi tiga jenis penyerbukan, yaitu penyerbukan sendiri, penyerbukan silang dan penyerbukan bastar.

1. Penyerbukan Sendiri

Penyerbukan sendiri hanya dapat terjadi pada tumbuhan berbunga yang jenisnya sama atau pada tumbuhan berbunga yang berbeda jenis, tetapi selalu dari jenis yang sama. Penyerbukan sendiri dapat diamati pada jelai, kacang panjang, wijen, beras, buncis dan lain-lain. Namun penyerbukan sendiri memiliki kekurangan yaitu benih yang diperoleh dari penyerbukan ini tidak dapat berkecambah.

Penyerbukan sendiri dibagi lagi menjadi dua kategori: penyerbukan sendiri alami dan penyerbukan sendiri buatan. Penyerbukan sendiri secara alami adalah penyerbukan yang terjadi apabila tumbuhan berbunga memiliki alat reproduksi yang lengkap.

Organ reproduksi lengkap terdiri dari benang sari dan putik yang terletak di dalam bunga. Dengan kata lain, tanaman berbunga yang tidak memiliki organ reproduksi lengkap tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri secara alami.

Penyerbukan sendiri buatan adalah proses penyerbukan melalui campur tangan manusia. Penyerbukan sendiri yang dibantu oleh campur tangan manusia dikenal sebagai persilangan sendiri atau pembuahan sendiri. Cara kerja penyerbukan, misalnya manusia mengumpulkan putik yang tersedia pada benang sari kemudian serbuk sari tersebut diletakkan pada kepala putik tumbuhan berbunga yang sama.

2 . Penyerbukan Silang

Setelah membahas penyerbukan sendiri, sekarang kita akan membahas penyerbukan silang. Penyerbukan silang adalah penyerbukan benang sari dan putik yang terjadi pada dua spesies tanaman yang berbeda.

Perantara diperlukan selama penyerbukan silang. Perantara ini bertujuan untuk mengangkut serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya. Anda dapat melihat mediator penyerbukan silang pada serangga, seperti kupu-kupu, tawon, burung kolibri, di angin.

Hewan pemakan nektar ini sangat membutuhkan bunga sebagai sumber makanan karena bunga mengandung nektar. Saat hewan-hewan ini mencari makan di satu bunga dan lainnya, beberapa serbuk sari menempel pada putik dan di sinilah terjadi penyerbukan silang.

Penting untuk ditekankan selama penyerbukan silang bahwa tidak semua bunga dihargai oleh serangga. Pada umumnya serangga ini hanya menyukai warna bunga yang mencolok dan bau yang menyengat. Namun, dengan kupu-kupu itu berbeda. Bunga juga mengandung madu, kupu-kupu menyukai bunga.

Sedangkan penyerbukan dengan bantuan atau angin biasanya terjadi pada tumbuhan berbunga tanpa kepala dan kelopak bunga, seperti gulma.

3. Penyerbukan Bastar

Penyerbukan terjadi apabila serbuk sari dari satu bunga hinggap pada kepala putik bunga lain yang sejenis tetapi berbeda jenis. Penyerbukan biasanya dibantu oleh hewan seperti lebah, kumbang dan kupu-kupu atau burung seperti kolibri, jalak dan burung pipit, namun ada juga yang dibantu oleh angin, air dan manusia.

Penyerbukan yang dibantu angin terjadi pada bunga yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Jumlahnya banyak dan berkumpul membentuk kelompok
  • Serbuk sari kering, jumlahnya banyak, kecil dan ringan
  • Mahkota kecil atau tanpa mahkota
  • Bentuk kepala sari besar
  • Tangkai sari panjang
  • Kepala putik berbulu dan mencuat ke luar

Fungsi Komponen Bunga Lainnya

1. Tangkai Bunga

Bagian pertama dari bunga adalah tangkai bunga. Tangkai bunga terletak di bagian bawah bunga. Tangkai bunga bertindak sebagai penghubung antara bunga dan cabang. Selain fungsi penghubung, tangkai bunga juga memiliki fungsi sebagai penyangga bunga.

2. Dasar Bunga

Bagian kedua dari suku bunga adalah dasar bunga. Dasar bunga terletak di bagian bawah bunga, tepat di atas tangkai bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat untuk memperbaiki karangan bunga.

3. Kelopak

Bagian ketiga dari bunga adalah kelopak. Kelopak terletak di bagian terluar bunga. Kelopak melindungi kelopak saat masih kuncup dan akan terbuka saat kelopak mekar penuh.

Kelopak biasanya sesuai dengan warna dan bentuk daunnya. Setiap helai kelopak disebut kelopak. Pada beberapa bunga, selain kelopak, tumbuh kelopak tambahan atau yang biasa dikenal dengan epicalicia.

4. Mahkota Bunga

Bagian keempat dari bunga adalah mahkota bunga. Mahkota bunga terletak di lapisan kedua dan bersebelahan dengan kelopak bunga. Mahkota bunga digunakan untuk menarik serangga dan/atau hewan lain untuk tinggal, yang nantinya akan membantu penyerbukan.

Selain fungsi utama untuk menarik perhatian serangga dan/atau hewan lain untuk penyerbukan, karangan bunga memiliki fungsi lain yaitu melindungi alat kelamin bunga sebelum terjadi penyerbukan

Mahkota bunga merupakan bagian bunga yang paling indah dan seringkali berwarna cerah. Mahkota bunga juga biasa disebut sebagai perhiasan bunga. Setiap helai mahkota bunga juga memiliki namanya masing-masing yaitu petal.

5. Benang Sari (Alat Kelamin Jantan)

Bagian bunga yang kelima adalah benang sari. Benang sari biasanya berada di tengah mahkota. Fungsi utama benang sari adalah sebagai alat reproduksi (alat kelamin jantan) tumbuhan.

Benang sari terbagi menjadi 3 bagian yaitu kepala sari, kepala sari dan batang penghubung sari. Benang sari adalah bagian filiform yang biasanya berbentuk bulat melintang sedangkan antera adalah bagian benang sari yang terletak di ujung benang sari.

Fungsi Benang sari dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu :

a. Tangkai Sari

Tangkai sari yaitu bagian dari benang sari yang memiliki fungsi untuk membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi dari mahkota bunga. Tangkai sari memiliki bentuk seperti benang dengan penampang melintang dan umumnya berbentuk bulat.

b. Kepala Sari

Kepala sari adalah bagian dari benang sari yang berfungsi sebagai penampung serbuk sari. Letak antera berada di atas tangkai antera. Kepala sari di dalamnya memiliki dua kompartemen sari. Di dalam ruang serbuk sari ada serbuk sari.

Serbuk sari adalah alat perbanyakan sel jantan. Serbuk ini melekat pada kepala sari. Serbuk ini juga akan dibawa oleh serangga dan hewan lainnya dan akan menempel pada bunga lainnya.

c. Penghubung Ruang Sari

Penghubung ruang sari adalah batang atau tangkai sari gang mempunyai fungsi sebagai penghubung antara kedua bagian kepala sari yang berada di bagian kanan dan bagian kiri.

6. Putik (Alat Kelamin Betina)

Bagian bunga yang keenam adalah putik. Putik biasanya terletak di tengah bunga. Putik adalah fungsi utama tanaman reproduksi (betina).

Putik juga memiliki bagian-bagian tersendiri, yaitu:

a. Kepala Putik

kepala putik (stigma), kepala putik ini terletak pada bagian paling atas dari putik. Kepala putik umumnya bersifat lengket karena kepala putik merupakan tempat untuk melekatnya polen.

b. Tangkai Putik

Tangkai putik adalah bagian yang menghubungkan putik dengan bakal buah. Selain berfungsi sebagai pengikat, tangkai juga memiliki fungsi sebagai penopang gaya agar dapat berdiri tegak, mantap dan tetap pada tempatnya. Bagian tangkai putik memiliki tabung serbuk sari yang berfungsi untuk menunjang proses pembuahan dengan menyediakan bakal buah (ovarium).

c. Bakal Buah

Bakal buah atau bisa juga disebut sebagai ovary/ovarium adalah salah satu bagian putik yang menumpang pada dasar bunga. Bakal buah akan membesar ketika proses penyerbukan telah selesai. Pada bakal buah, juga terdapat carpell/carpellum. Carpell/carpellum adalah daun buah yang tiap-tiap daun buah mengandung bakal biji atau yang bisa juga disebut ovule/ovulum.

d. Bakal Biji

Bakal Biji juga dikenal sebagai ovula, adalah bagian struktur tumbuhan berbiji, yang melindungi dan menyimpan ovum. Benih kemudian akan berkembang menjadi benih setelah pembuahan selesai.Bakal biji mudah terlihat pada tanaman berbiji terbuka dan pada tumbuhan berbunga bakal biji ditutupi dengan bakal buah.

Bunga juga merupakan salah satu organ tumbuhan yang membutuhkan unsur hara untuk kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, di setiap bunga Anda dapat menemukan alat pengangkut berbeda yang berfungsi sebagai makanan bagi bunga tersebut.

Hal yang Membantu Proses Penyerbukan Generatif

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi penyerbukan tanaman. Unsur-unsur tersebut dapat berasal dari kegiatan alam atau dari organisme hidup lainnya. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat membantu keberhasilan penyerbukan tanaman.

1. Perkembangbiakan Generatif dengan Bantuan Angin

Proses penyerbukan atau cara perkembangbiakan tumbuhan dengan bantuan angin sering disebut anemogami. Ciri dari proses reproduksi ini adalah sering terjadi pada tumbuhan yang hidup di tempat yang tidak terlalu banyak air dan cenderung gersang. Selain itu polen yang dihasilkan biasanya kering dan ukuran tajuk relatif lebih kecil.

Selama penyerbukan ini, angin menggerakkan batang menyebabkan benang sari jatuh ke putik dan penyerbukan terjadi pada tanaman. Contoh tumbuhan yang berkembang biak atau penyerbukannya sering dibantu oleh angin, yaitu rumput dan jagung.

2. Perkembangbiakan Generatif dengan Bantuan Hewan

Reproduksi atau proses penyerbukan dengan bantuan hewan, bisa juga disebut zoidiogami. Ciri-ciri utama tumbuhan yang berkembang biak dengan cara ini adalah tumbuhan tersebut biasanya menghasilkan nektar yang berwarna cerah dan memiliki bau atau wangi yang disukai hewan.

Selama penyerbukan ini, tanaman akan mengeluarkan ciri-cirinya seperti warna cerah atau bau yang menarik untuk menarik hewan. Kemudian hewan akan mendarat menyebabkan serbuk sari menempel pada hewan. Hewan-hewan itu kemudian menempel pada bunga lain dan menyebarkan serbuk sari yang lengket ke tubuh mereka untuk proses penyerbukan yang lancar.

Contoh tumbuhan yang mengandalkan perkembangbiakan atau penyerbukan dengan cara ini adalah bunga rafflesia arnoldi. Bunga Raflesia arnoldi akan mengeluarkan bau yang sangat sedap, menarik lalat untuk hinggap. Lalat kemudian akan menuju ke bunga Rafflesia Arnoldi lainnya dan memperbaiki serbuk sari dari bunga sebelumnya, yang akan mempercepat penyerbukan bunga Rafflesia Arnoldi.

3. Perkembangbiakan Generatif dengan Bantuan Air

Reproduksi secara generatif dapat juga terjadi dengan menggunakan air, disebut juga irigasi. Tangs vegetatif berkembang biak dengan cara ini, seringkali dengan ciri-ciri khusus, yaitu; Seluruh batang pohon tertutup air, habitat pohon juga berada di dalam air, pohon berperan sebagai penghasil makanan bagi hewan disekitarnya.

Perkembangbiakan ini biasanya terjadi pada tumbuhan seperti ganggang atau rumput laut. Penyerbukan pada tanaman alga terjadi ketika air menyapu benang sari dan secara tidak sengaja menempelkannya ke putik alga lainnya.

4. Perkembangbiakan Generatif dengan Bantuan Manusia

Selain penyerbukan dengan bantuan angin, hewan dan air, ada pula tumbuhan perkembangbiakan yang berkembang hanya dengan bantuan manusia. Proses reproduksi manusia ini juga biasa disebut sebagai antropogami.

Contoh tumbuhan yang diperbanyak dengan cara kloning antara lain vanili, salak bahkan anggrek. Pada anggrek, penyerbukan dengan bantuan manusia diperlukan karena tumbuhan ini hanya memiliki satu organ kelamin per bunga. Oleh karena itu, dimulainya kembali benang sari dengan putik membutuhkan bantuan manusia.

Penulis: Ziaggi Fadhil Zahran

Baca juga:

Bagian-Bagian Bunga & Fungsinya

Mengenal Fungsi Benang Sari Pada Bunga Dan Komponen Bunga Lainnya

Pengertian Respirasi: Jenis, Fungsi, Gangguan, dan Prosesnya

Okulasi sebagai Teknik Pembiakan Tanaman serta Cara Melakukannya!

Jaringan pada Tumbuhan, Yuk Kenali Lebih Dekat



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien